
Messi mengalami kesulitan ketika Hartono yang terus mendesaknya untuk mengatakan yang sesungguhnya tentang status Arjuna.
Sementara itu Andrew dan Karina mereka berdua langsung memisahkan ayahnya Karina dengan Messi yang tadi terlihat berdebat dengan sengit.
" Karina penuhilah semua janjimu padaku! Kalau kau akan mencintai anakku. Ingatlah! Kalau aku tahu kau sampai berbuat aniaya terhadapnya, aku pasti tidak akan pernah membiarkanmu melakukan hal itu!" ucap Messi yang kemudian mengambil putranya yang tadi dibawa ke dalam kamar dan memberikannya kepada Karina.
" Messi Aku tidak akan mengijinkanmu untuk memberikan Putraku kepada Karina!" ucap Hartono yang tidak juga mau setuju dengan keputusan Messi.
Akan tetapi Messi yang sudah ketakutan duluan. Bahwa masa lalunya akan terbongkar di hadapan banyak orang. Dia lebih memilih untuk kehilangan anaknya dan melanjutkan hidupnya sebagai wanita terhormat di kalangan pengusaha Surabaya.
Messi sebelumnya pernah menikah dengan seorang pengusaha kaya raya. Tetapi Suami Messi meninggal sehingga mengakibatkan semua warisannya jatuh ke tangannya. Entah bagaimana caranya Messi bisa menjadi selingkuhan dari Hartono, hal itu sampai sekarang masih belum bisa diketahui oleh semua orang yang ada di dalam ruangan itu.
Messi kemudian menyuruh semua orang untuk keluar dari rumahnya termasuk Hartono yang kemudian diputuskan olehnya.
Ya, Messi sudah memutuskan untuk tidak mau lagi berhubungan dengan Hartono karena dia takut kalau sampai ancaman dari Karina benar-benar akan dilakukannya.
' Biarlah! Aku yakin dengan harta kekayaan yang ditinggalkan oleh Mas Danu. Aku yakin aku masih bisa hidup dengan layak tanpa harus merendahkan diriku dengan menjadi selingkuhan dari suami wanita lain yang sedang sakit parah. Bagaimana pun aku juga seorang wanita. Pasti akan sangat sakit ketika suamiku lebih memilih wanita lain daripada diriku sendiri! Apalagi Tante Maya dulu sangat baik padaku. Aku tidak mungkin membuat dia harus unfall lagi setelah menjalani operasi yang begitu sulit!' bathin Messi ketika dirinya mengusir Hartono dari kediamannya.
Hartono yang merasa kesal dan marah dengan semua yang terjadi akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Jakarta bersama dengan istri dan anaknya.
" Karina berikan Arjuna padaku. Papa tidak akan mengizinkanmu untuk mengurusnya!" ucap Hartono sambil menatap Karina yang saat ini sedang memeluk Arjuna dengan erat.
Arjuna saat ini sedang tertidur. Jadi dia tidak terlalu banyak mengetahui tentang keributan yang terjadi di rumah ibunya yang mulai hari ini tidak akan pernah dia lihat lagi.
" Apa kabar janji kalau papa akan melupakan Messi dan mulai fokus untuk menjadi suami mamaku?" tanya Karina sampai menatap ayahnya yang tampak begitu frustasi.
" Baiklah Papa berjanji tidak akan lagi menghubungi Messi ataupun menemuinya. Asalkan kau berikan Arjuna pada papa. Papa sangat menyayangi Arjuna dan Papa tidak akan pernah bisa hidup kalau berjauhan dengan dia!" Hartono tampak terlihat berkaca-kaca matanya ketika dia mengatakan tentang kasih sayangnya kepada Arjuna.
Hartono sejak dulu memang sangat menginginkan untuk memiliki seorang anak laki-laki. Tetapi keadaan Maya yang sakit-sakitan tidak memungkinkan untuk mereka memiliki anak lagi. Oleh karena itu Hartono memendam keinginannya tersebut di dalam hatinya dan memutuskan untuk bercerai dengan Maya ketika Messi sudah setuju untuk menikah dengannya setelah dia membujuk begitu lama.
" Buatlah surat perjanjian di atas hitam putih yang menyatakan kalau papa, benar-benar akan meninggalkan Messi dan tidak akan pernah mencari dia lagi dengan alasan apapun." ucap Karina memberikan syarat kepada Hartono.
Sejak tadi Andrew hanya diam saja saat dia mendengarkan semua pengaturan yang dibuat oleh istrinya mengenai anak kecil yang saat ini berada di dalam pelukan Karina.
Andrew percaya apapun yang dilakukan oleh Karina pasti memiliki alasan yang sangat kuat dan dia tidak mau mengganggu gugat keputusan istrinya itu.
" Lalu bagaimana dengan janji kamu untuk mengadopsi Arjuna untuk menjadi anak kita?" tanya Andrew kepada Karina.
Karina tersenyum kepada Andrew. Lalu memberikan kode untuk mereka berbicara nanti. Ketika kedua orang tuanya sudah tidak ada di hadapan mereka.
Andrew akhirnya hanya bisa diam saja dan menuruti apapun yang diinginkan oleh Karina. Karena jujur saja, Dia pun tidak mengerti apa yang sedang dilakukan oleh istrinya.
Setelah mereka sampai di Jakarta. Mereka pun kemudian mengurus surat adopsi Arjuna yang dilakukan oleh Andrew dan Karina.
Surat adopsi tersebut kemudian dikirimkan kepada Messi untuk bukti kalau mereka tidak membohonginya. Padahal yang sesungguh nya adalah Arjuna tinggal bersama dengan kedua orang tuanya.
Akan tetapi Hartono yang memang pada dasarnya sudah terlanjur menyayangi Arjuna. Dia tidak peduli dengan status apapun yang di miliki oleh Arjuna.
Bagi Hartono dia hanya ingin memiliki seorang anak laki-laki di dalam rumahnya dan dia sudah pasrah mengenai Arjuna yang bukan anak kandungnya sendiri.
" Baiklah Pah. Karina akan memegang janji Papa yang tidak akan pernah bertemu lagi dengan Messi dan mulai fokus kepada Mama yang sedang membutuhkan Papa. Kalau sampai Karina mendengar kabar Papa bermain gila lagi di luar sana dengan Messi atau pun perempuan lain, maka Karina akan mengambil Arjuna dari sisi papa!" ucapkan Rina memberikan ancaman berat kepada ayahnya yang langsung menganggukkan kepalanya tanda setuju.
" Tenanglah Karina kau bisa percaya pada papa!" ucap Hartono ketika dia mengantarkan Karina dan Andrew menuju bandara, dan bersiap-siap untuk berangkat kembali ke Amerika.
Cuti pernikahan mereka sudah selesai dan tugas mereka sebagai dokter di Amerika sudah menunggu. Waktu bersantai dan untuk keluarga Karina juga sudah selesai.
Setidaknya Karina merasa senang. Karena sudah menyelesaikan permasalahan kedua orang tuanya dan membatalkan niat mereka untuk bercerai. Itulah hal yang lebih penting di atas segalanya.
" Karina titip mama Pah. Kalau sampai kenapa-napa dengan Mama. Karina pasti tidak akan pernah memaafkan Papa seumur hidup Karina!" Hartono hanya bisa mengganggukan kepalanya dengarkan semua pesan dan ancaman yang diberikan oleh karena kepada dirinya.
Sebenarnya Hartono merasa malu kepada Andrew karena menantunya itu harus melihat drama rumah tangganya dengan sang istri.
" Maafkan Papa Andrew. Karena kamu harus melihat semua keburukan di dalam rumah tangga papa dan mamanya Karina. Tolong kau tidak usah meniru apa yang dilakukan olehku. Jagalah Karina dan cintailah dia dengan tulus. Karena papa percaya dia layak untuk dicintai oleh laki-laki hebat sepertimu!" ucap Hartono ketika dia berpesan kepada menantunya sebelum terbang ke Amerika.
" Iya Pah jangan khawatir. Saya pasti akan menjaga Karina dengan baik. Papa dan Mama berbahagialah bersama dengan Arjuna dan Doakanlah semoga kami segera memiliki momongan untuk menambah kebahagiaan rumah tangga kami!" ucap Andrew merasa sedih ketika dia mengingat tentang kondisi Karina yang katanya sulit untuk mengandung anak mereka sendiri.
" Yah Papa pasti akan mendoakan kebahagiaan kalian dan semoga dipercepat untuk memiliki momongan!" suasana di bandara yang begitu ramai sehingga mereka pun akhirnya saling melepaskan satu sama lain karena pesawat mereka sudah siap untuk lepas landas dan menuju Amerika yang sudah menunggu mereka untuk bekerja.
Di dalam pesawat terlihat Karina yang matanya mulai berkaca-kaca.
Karina sadar bahwa dia telah melakukan sebuah kesalahan. Karena dia dengan begitu tega sudah memisahkan seorang ibu dengan anaknya. Akan tetapi dia pun tidak bisa membiarkan kedua orang tuanya bercerai demi anak itu yang ternyata memang bukan darah daging ayahnya.
Entah anak siapa Arjuna itu. Karina pun tidak tahu. Bahkan Hartono pun tidak bisa menebak ayahnya Arjuna. Karena selama ini dia bertemu dengan Messi hanya ketika dia sedang bertugas di Surabaya dan itu bisa terhitung dengan jari.
Setelah sampai di Amerika, Andrew dan Karina pun langsung menemui Edward yang sudah sangat merindukan mereka berdua.
Mereka baru tahu kalau ternyata Siska dan Farel sudah pindah ke Indonesia.
" Wah kalau aku tahu bahwa mereka sudah di Indonesia, kami pasti akan mengunjungi mereka di sana!" ucapkan ru yang seperti menyesal bahwa dia baru tahu tentang kepergian Siska dan Farel dari Amerika.
Alona dan David juga sekarang sudah dikembalikan ke Indonesia dan menjalani hukuman di sana. Setelah pengadilan memutuskan bahwa mereka bersalah.
" Tampaknya ada yang belum bisa move on!" ucap Karina sambil mencebikan bibirnya ketika melihat Andrew yang tampak lemas setelah mendengarkan kabar tentang Siska yang sekarang sudah menetap di Indonesia.
Andre sadar bahwa istrinya sedang menyendirinya yang terlihat begitu sedih mendengar Siska sekarang tidak ada lagi di Amerika.
" Sudahlah kalian ini sudah menikah masih saja saling menggoda begitu! Karina kau harus mengerti. Bahwa hubungan antara Andrew dan Siska terjalin begitu dalam sejak lama. Pahamilah bahwa akan sangat sulit untuk suamimu bisa melepaskan hubungan itu begitu saja. Apalagi Andrew____dia___, Ah sudahlah lupakan saja!" ucap Edward membatalkan apa yang ingin dia katakan kepada Karina yang tampak penasaran dengan apa yang ingin di sampaikan oleh mertuanya pada dirinya.