
Soundtrack//luka yang kurindu-mahen//
Kau tak akan tau betapa sakitnya hati yang kau tinggalkan tanpa jejak.
-mina-
Aku memarkirkan mobil tepat di loby rumah mas ken.
Rumah mereka sangat besar dan mungkin melebihi besarnya rumah mas astan eh rumah kami maksudnya.
"Abang nanti pas masuk ngapain? " Tanyaku sebelum turun dari mobil dan membenahi pakaian alfa yang berantakan karena ia sempat menari nari tadi.
"Alam unda mah" Ucap alfa dengan semangat.
Aku sangat bangga dengan alfa yang tak pernah sedikitpun mengabaikan segala sesuatu yang aku ajarkan padanya.
Aku membuka pintu dan menurunkan alfa dari mobil, belum juga aku tutup pintu mobil alfa sudah lari lari menuju rumah kak adin.
"Aaa,, " Alfa tiba tiba sedikit berteriak karena ia terjatuh hingga tengkurap.
Aku langsung panik berlari menuju alfa dan memeriksa keadaan nya.
Kakinya sedikit tergores"duhh sakit yah sayang? "Tanyaku panik.
" Ndak mah"ucapnya tersenyum lebar padaku yang sedang khawatir itu.
Alfa memang sangat kuat dan tegar,ia tak akan mudah menangis hanya karena hal hal sepele seperti itu, bahkan pernah sekali ia tak menangis saat tangannya terluka parah karena tertimpa kursi.
Ia hanya akan menangis saat tak melihat aku dalam jangka waktu yang lama.
"Abang keren banget yah, udah jatuh gitu ngk nangis"pujiku dengan elusan dipucuk kepalanya.
Kami menekan bel rumah kak adin dan tak lama dari itu kak untuk adin membukakan pintu untuk kami.
Alfa langsung menyalami tangan kak adin hingga kak adin lagi lagi tak kuat untuk tidak mengecup pipi imut alfa.
" Duhh anak bunda dah dateng nih, kok ngk ngasih tau bunda sih sayang? "Kak adin memeluk alfa lagi dengan sayang hingga zifa menangis karena cemburu.
Aku tertawa dan meraih zifa yang berjalan beberapa langkah itu.
" Kamu sama bunda aja sayang, biarin mereka berdua sama-sama, kalau udah bareng suka lupa daratan mereka "ucapku pada zifa yang kini diam dalam gendonganku.
Kak adin tertawa mendengar penuturanku tadi, yang aku katakan memang benar adanya. Kak adin dan alfa kalau sudah jumpa tuh kayak belahan jiwa yang bersatu,suka lupa kalau ada orang lain yang butuh perhatian termasuk zifa.
" Aku kira tadi kakak sama mas ken belum pulang dari palangkaraya "ucapku pelan.
" Soalnya semalam aku sama alfa sempat datang eh rumah kosong, alfa udah kangen banget sama zifa katanya "jekasku lagi.
" Hmmm alfa gitu yah sekarang,ngk Kangen bunda lagi nih? Cuma zifa doang yang alfa kangenin?"goda kak adin hingga alfa tersenyum cengengesan seperti tau saja apa yang kak adin katakan.
"Kamu sih suka kebiasaan kalo mau kunjungan ngk ngasih kabar dulu,kan biar tau sediain alfa makanan kan sayang" Kak adin lagi lagi hanya peduli dengan alfa.
"Oh iya bunda ada es krim loh buat adek cantik zifa" Ucapku memberikan es krim yang sudah mulai cair itu di cup nya kepada zifa yang kini masih dalam pangkuan ku.
Alfa yang melihat itu langsung bangkit dari pangkuan kak adin dan menghampiri ku.
"Au mah,, afa uga au"ucap alfa seperti sedang cemburu karena hanya zifa yang aku kasih es krim.
" Dasar yah kamu fa, giliran liat makanan bunda kamu buang"ucap kak adin tertawa.
"Oh iya kak mas ken mana nih? " Tanyaku penasaran sejak tadi belum melihat sosok mas ken.
"Tadi ada butik yang punya sedikit masalah jadi mas pergi bentar buat ngurus" Tutur kak adin.
Aku hanya mengangguk pelan karena mengerti dengan kesibukan mereka yang kini tengah naik daun dalam dunia fashion.
Aku membersihkannya dengan tisu yang ada diatas meja.
"Astagah aku sampai lupa" Ucapku menepok jidat ku sendiri.
Kak adin melihat kearahku dengan pandangan yang mengartikan penasaran apa yang aku lupakan itu.
"Tadi ada orang yang nelpon kalau mereka liat seseorang yang mirip dengan mas astan" Ucapku dengan semangat.
Kak adin langsung berubah sendu saat mendengar itu.
"Lagi? Ini sudah ke 97 kalinya kamu dihubungi seperti itu dan hasilnya tidak benar sama sekali,kakak tau kamu pasti masih berharap Tapi kakak udah ngk sanggup liat kamu terus terusan dibohongi oleh mereka" Ucap kak adin dengan wajah khawatir khas miliknya.
Aku tersenyum melihat kak adin"Kita tidak tau kak apa yang menanti di depan kita, sudah terlalu jauh jika aku berhenti sekarang, jadi apa salahnya aku tetap berharap sama berusaha mencari hingga mas astan benar-benar ditemukan "ucapku tersenyum memang tapi hatiku sudah mendung dan berhujan di dalam.
Kak adin hanya terdiam mendengar jawabanku itu, aku tau sebenarnya kak adin mengatakan hal tadi karena kasihan melihat ku terus terusan menerima panggilan dan SMS bahwa mereka melihat orang yang sama dengan brosur mas astan yang aku sebar kesana kemari.
Namun sampai kini tak ada satupun laporan yang sungguh melihat mas astan.
"Tak ada yang bisa kakak berikan selain doa dan dukungan untuk mu " Kak adin menghadap kearah lain dan dapat aku lihat ia menyeka air matanya.
Lagi lagi ia malah menangis melihat ku yang tak pernah patah semangat itu untuk menemukan mas astan.
"Aku bersyukur bisa dipertemukan dengan kalian kak hiks,, tanpa kalian aku tak akan sekuat ini" Aku mendekap tubuh kak adin yang bergetar karena menangis itu.
Ia juga membalasnya dengan erat"kalau kamu sudah lelah tak apa untuk menyerah, kamu sudah lama berjuang sendirian "
Air mataku lagi lagi semakin deras saja mendengar ucapan kak adin.
"Mah,, apa angis? " Alfa datang tiba-tiba kearahku merasa heran melihatku menangis.
Aku buru-buru menghapus air mataku dan tersenyum kearah alfa yang terlihat khawatir itu.
"Mamah lagi latihan drama sama bunda sayang, kayak yang di TV ituloh" Ucapku tersenyum dan alfa langsung faham kemudian bermain lagi dengan zifa.
Sedang kak adin sudah berlalu ke kamar dan menangis lagi disana.
Aku dapat mendengar samar samar suara tangisan kak adin.
Ia sungguh berhati lemah lembut dan sangat perasa, selalu saja ia tak kuasa menahan tangis kalau memikirkan perjuangan ku sendirian dan harapan ku yang sudah mulai dikatakan mustahil itu.
Aku sungguh bersyukur sebesar-besarnya bisa dipertemukan dengan kak adin yang berhati lemah lembut itu.
Mereka memberikan aku kekuatan yang menjadikan aku semakin semangat dan yakin bahwa aku tak sendirian.
Ada mereka.
//bersambung//
🔷🔷🔷🔷
Huuu aku nanges lagi nulis ini🤧🤧🤧🤧
Kenapa jadi sad gini sih?astan beneran pergi ngk sih?
🔷🔷jangan lupa like, komen, favorit dan rate 5 yah🔷🔷
♦♦jangan lupa follow akun aku juga♦♦
Laffyouall❤cinta kalyan 🖤
Follow akun instagram saya juga cuy @sopiakim_