Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)

Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)
97.tak sadarkan diri(S2)


❄selamat membaca❄


Author pov:


    Seorang pria bertubuh gagah sedang terbaring diatas lantai berlapiskan sebuah tikar yang dianyam dari sebuah tumbuhan yang sering dibuat sebagai kerajinan tangan itu.


Terdapat beberapa luka kecil dibahu, wajah dan sebuah luka yg dibalut dengan perban tepat dilengan nya dan manik itu masih tertutup rapat seolah tidak ada tanda-tanda akan ia buka.


"Bagaimana ini pak? Apakah anak ini akan tetap seperti ini? " Tanya seorang ibu yang sedang membersihkan wajah laki-laki yang sedang terbaring itu.


"Bapak yakin ia pasti akan sadar buk. Dilihat dari kondisi fisiknya dokter bahkan sudah berkata kalau ia memiliki stamina yang sangat kuat hingga bertahan hidup sampai kini. " Seorang bapak yg sedang berkemas ingin pergi keladang.


"Yasudah kita berdoa saja semoga ia benar-benar baik-baik saja pak. "


"Bapak berangkat kerja dulu yah buk, kalau ada apa-apa panggil aja bapak dibelakang. " Ibu itu mengangguk sembari berjalan mengambil alat kerja bapak dan memberikan nya kearah bapak.


"Bagaimana bisa kamu mengalami hal ini nak? Kamu masih sangat muda dan tampan, mengingatkan kami pada anak kami yang sudah lama tidak kunjung pulang hiks,, " Ibu itu menangis memperhatikan wajah laki-laki yang terbaring itu dengan rasa sedih tanpa sebab.


Kalian pasti sudah dapat menebak siapa gerangan laki-laki yang saat ini terbaring diam itu? Yah,,dia adalah Astan.


Sepasang suami istri yang tinggal disebuah pinggir pantai itu menemukan astan dipinggir pantai dengan keadaan yang sangat memprihatinkan dengan banyak sekali luka dan sebuah luka yg sangat parah. Mereka lamgsung membawa astan kerumah lalu memanggil dokter dengan meminjam uang sebagai bayaran nya. Karena mereka bukanlah keluarga kaya yang memiliki banyak uang sehingga untuk membayar hal seperti rumah sakit mereka harus meminjam uang terlebih dahulu agar bisa membayarnya.


Astan sudah hampir lima hari tidak sadarkan diri bahkan setelah ia diperiksa oleh dokter, hingga ibu itu juga bapak merasa khawatir dengan kondisi astan.


Sedangkan mina saat ini sedang putus asa mencari astan dengan harapan ia benar-benar akan menemukan astan.


Bagaimana bisa ia menemukan astan sedang jarak dari tempat ia saat ini sungguh jauh berbeda dengan tempat astan saat ini. Mina berada dikota sedang astan berada di pedesaan yang letaknya berada sangat jauh.


Selama ini mina sudah mulai meyakini kalau ia dan astan hanya akan mengalami masa bahagia saja karena mereka sudah banyak mengalami masa sulit selama ini, tapi apa? Ia malah dibutakan oleh kebahagiaan hingga lupa dengan dirinya yang selalu membawa penderitaan kepada orang lain. Ia sungguh menyesal karena menempatkan astan dalam situasi seperti ini.


"Mas jahat sama aku hiks,, " Mina terus saja menangis memandangi seisi ruangan yang selama ini ia dan astan tempati itu.


Ia tak habis pikir akan kehilangan astan seperti ini, rasanya seperti mimpi yang sangat kejam namun ini adalah kenyataan yang dipaksa harus ia Terima dengan lapang dada.


Ia tak ingin mengakui bahwa astan benar-benar telah pergi saat ini. Ia benar-benar yakin kalau astan akan datang walaupun akan terlambat nantinya.


Sedang astan masih terbaring lemah kini tak bisa bergerak bahkan untuk sekedar membuka matanya melihat dunia yang kini sangat kejam bagi mina.


Bukan keinginan astan memang, ia juga sangat ingin membuka mata dan kembali pulang kerumah berkumpul dengan mina juga alfa.


BERSAMBUNG...


Maaf yah gaes ngegantung soalnya lagi banyak banget pikiran ku😣😣😣.


Jangan lupa yah like, komen dan vote yah❤.