Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)

Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)
63.kecanduan(S2)


❄selamat membaca❄


   Aku berdiri bingung karena tak tau harus membeli sop buah yang mana? Banyak sekali jenisnya, ada yang pakai susu, ada yang pakai madu.


Belum lagi kuingat kalau seorang wanita yang hamil menginginkan sesuatu harus sesuai dengan yang ada dalam hatinya. Aku ngk tau sop buah mana yg diinginkan oleh nya. Maklum masih perdana nih😅.


Tanpa pikir panjang aku langsung memborong semua jenis dan rasa yang ada disana. Tergantung mina saja mau milih yang mana.


Setelah itu aku langsung melaju menuju rumah sakit berharap mina masih mau memakan sop buahnya. Terkadang seorang wanita hamil yang mengidam suka berubah ubah mood nya. Dia meminta sesuatu lalu setelah ada dihadapan nya ia tak menginginkan nya lagi.


"Mas ngk lama kan sayang? "Aku memasuki ruangan nya dengan beberapa kantong plastik yang penuh ditanganku.


Ia mengangguk tersenyum lembut "Apa itu mas? "


Aku duduk disampingnya sembari meletakkan beberapa plastik itu"pesanan kamu sayang."


Ia terlihat kaget dengan melihat seluruh plastik yang penuh dengan berbagai jenis sop buah itu.


"Kenapa banyak begini mas? "


"Mas ngk tau kamu suka yang mana sayang,mas pernah liat temen mas istrinya lagi hamil terus pengen ini itu tapi suaminya ngk becus nyari makanan yang ia ingin dan ia malah nangis, aku ngk mau kamu gitu sayang jadi aku beli berbagai jenis untuk kamu, jadi kamu bisa milih mana yang kamu ingin makan."kuelus rambut nya itu dengan sayang.


Ia malah menertawakan ku. Aku memang ngk tau mana yang ia mau"Harusnya ngk usah banyak gini juga kali mas,pemborosan itu namanya, sementang kaya kamu mas, bagi aku itu semua sop buah itu sama aja, gimana kalau mas bagi bagi aja sama pasien di bangsal lain, itung itung sedekah mas."


"Benar juga yah sayang, yaudah tunggu disini dulu mas suapin kamu makan sop nya, tapi mas kasih dulu ke suster buat dibagiin."aku keluar dan tepat sekali ada suster yang lewat.


" Tolong suster bagikan ini kesemua pasien yang ada disini. Terima kasih."suster itu setuju dan berterima kasih juga.


" Kamu sudah lapar yah sayang? "Aku masuk dan buru-buru menutup pintu lalu duduk.


" Mas ngk usah buru buru gitu, aku masih belum terlalu lapar kok."


Aku membuka penutup sop buah itu dan mulai menyuapinya satu sendok.


"Gimana sayang? Enak ngk? Kamu suka ngk? Atau mau yang lain? "Aku takut ia tak suka rasanya.


"Mas kenapa sih?aku suka mas aku suka, rasanya manis banget."ia tersenyum kearahku.


"Benarkah? Mas coba dulu yah."ia kemudian mengangguk. Tandanya mendapat lampu hijau nih.


Aku langsung bangkit berdiri dan mencium bibirnya itu dengan sekali hisapan. Rasa manis dari sop buah itu masih terasa saat aku menghisap lidahnya.


"Kamu benar sayang, rasanya sangat manis, semanis kamu." Kuusap bibirnya hingga ia tersipu malu.


"Hei,, kenapa kamu menunduk begitu?"


"Mas sih buat aku malu aja tiba tiba cium bibir aku mana pake hisap hisap lagi." Ia sangat jujur dan itu membuatku tak bisa menahan tawa karena kepolosan nya itu.


"Masa sih kamu malu karena mas cium? Padahal kita udah lakuin lebih dari itu loh."aku tersenyum menggodanya.


"Sudahlah mas,aku mau sop nya lagi."mengalihkan pembicaraan yah? Baiklah aku punya cara lain untuk mendapatkan bibir canduku itu.


Cup,


Aku bangkit dari tempat duduk ku lalu mencium bibirnya lagi menyalurkan sop buah itu ke dalam mulutnya. Awalnya ia kaget namun ia akhirnya memakan sop itu dengan keadaan bibir kami yang bergesekan. Wahh sensasinya sangat nikmat.


Setelah kupastikan ia menelan sop buah itu, aku langsung melanjutkan aksi bercumbu itu. Dengan menghisap kembali bibirnya yang seolah memiliki nektar manis hingga terus menerus membuat ku merasa candu.


Ia juga menutup matanya perlahan mengalungkan tangannya di leherku. Apa tidak sakit yah?.


Aku pun mencari posisi yang nyaman dengan duduk di tepi ranjang kemudian memperdalam pergulatan bibir kami itu. Ia menutup mata menikmati setiap pergerakan bibir dan lidahku didalam mulutnya itu.


Tanganku hendak travel tiba-tiba pintu terbuka hingga kami berdua kaget dan melepaskan pegutan nikmat itu.


Ck, siapa sih? Mengganggu saja.


"Ahhh maaf mengganggu Pak,, saya hanya ingin mengatakan kalau baju pasien perlu diganti." Seorang suster telah berdiri canggung didepan pintu dengan pakaian yang ada ditangannya itu.


Ia terlihat malu-malu Karena sempat melihat percumbuan kami tadi.


Ku lihat mina yang sudah menunduk malu, apa yang harus ia malukan? Kami kan pasangan sah. Jadi bebas mau ngapain aja.


"Biar saya saja yang menukar baju istri saya, terimakasih. "Kuraih baju itu dari sang suster kemudian menutup pintu setelah suster itu pergi dengan malu-malu.


"Lihat deh mas,kita ketangkap basah kayak tadi, aku malu mas, mas sih suka banget main nyosor aja sama bibir aku."duhh imutnya, lagi marah akan imutnya nambah 😅.


Aku tersenyum melihat kearahnya"Hei sayang,, kita adalah pasangan sah, jadi wajar saja kita berciuman, dia saja yang masuk tanpa ketok dulu." Aku duduk disamping nya yang masih terlihat kesal itu.


"Lagian kenapa kamu marah sayang? Bukannya kamu tadi juga menikmatinya yah?sampai bibir kamu juga melu*mat bibir mas, duhhh nikmat banget, ayok ciuman lagi yuk." Aku bangkit dari dudukku lalu mencoba meraih bibirnya itu namun tangannya sudah lebih dulu menahan bibirku.


"Iihh mas mesum banget sih,udah mana bajunya tadi katanya mau gantiin."menggodanya memang menyenangkan untuk dilakukan karena ekspresi nya itu sangat imut.


"Emang yah kalau ibu hamil itu suka ngambekan,iya sayang maaf kalau kamu jadi malu sama suster itu, salah sendiri punya bibir semanis madu, mas kan jadi ketagihan." Ia langsung melihat kearahku dengan kesal.


"Ihh masih aja dibahas."


"Hahahah yaudah iya mas berenti bahas bibir kamu, yaudah mas bantu kamu ganti baju yah."aku tersenyum smirk Karena aku pasti akan mendapatkan bonus nih😅.


"Janji yah mas cuma bantu ganti doang,jangan modus yah." Baru juga diniatin udah ditegur duluan.


"Iya mas janji, kamu yah udah kayak mas itu genit banget kamu buat."


Janjinya kapan-kapan aja yah😅soalnya aku tak akan tahan jika hanya memandang sesuatu yang sangat indah tanpa harus kusentuh. Seorang astan tidak akan menyia-nyiakan rezeki didepan mata.


Menggodanya pasti menyenangkan.


BERSAMBUNG...


Astan,, astan,, mesum Banget sih jadi laki.


Jangan lupa yah like, komen dan vote❤