
Soundtrack//beautifull goodbye-chen(EXO)//
Mengapa se menyakitkan ini saat kau tak ada disamping ku?
-mina-
Aku sejak tadi masih saja merenung dengan semua yang telah terjadi ini.
Tak ada habisnya aku merenung memikirkan andai saja saat itu aku benar-benar berakhir dengan mas astan, ini semua tak akan pernah terjadi kepada mas astan.
Aku memang penyebab kesialan bagi semua orang yang sangat berharga bagiku. Mulai dari kehilangan ibuku karena keegoisan ku, ayah karena memenuhi kebutuhan ku dan sekarang suamiku sendiri.
Aku semakin membenci diriku ini yang sungguh menjadi malapetaka bagi orang orang terdekat bagiku.
Aku berjalan menaiki tangga dengan lesu menuju kamar karena alfa sendirian tertidur disana.
Aku tadi turun kebawah karena mengantarkan kak adin dan mas ken menuju gerbang meskipun mereka sudah menolak nya.
Lagi lagi tangan ku sangat berat untuk sekedar membuka pintu kamar karena bayangan bayangan kebersamaan kami terus saja membayang dalam pandangan ku.
Aku tau itu semua hanya ilusi, dan karena itu hatiku semakin hancur tak terkendali lagi.
Dengan melawan rasa sepi itu aku membuka kamar dan langsung aku baringkan tubuhku diatas kasur yang sering aku tiduri dengan mas astan.
Bayangan saat kami tidur berdampingan dan ulah mas astan yang tak bisa diam dapat aku ingat dengan jelas sekali hingga pernafasan ku kian menyesakkan saja karena mengingat nya.
Aku perlahan menutup mataku mencoba menenangkan pikiran ku dan membuang jauh jauh kenangan kenangan itu.
Tiba-tiba saja alfa menangis keras dari keranjang tempat ia aku baringkan.
Segera aku bangkit dengan panik dan mengangkat tubuh alfa.
"Kamu panas sekali sayang, kamu demam yah? " Aku sangat panik saat ini.
Buru buru aku menuruni tangga dengan menggendong alfa menghampiri pak umar yang kini berjaga sampai malam karena mas astan tak ada dirumah.
"Pak,,, kita kerumah sakit sekarang, alfa sakit"
Pak umar langsung saja membukakan pintu untuk ku dan melaju menuju rumah sakit.
Aku tak bisa diam saja dan merasa bersalah karena sempat tidak sadar kalau sejak tadi aku terlalu pokus dengan perasaan ku tanpa tau kalau alfa sudah menahan sakit sejak tadi.
"Maafin mamah sayang, mamah lupa kalau kamu itu sensitif orangnya" Ucapku bergetar menahan tangis karena menghawatirkan alfa yang kini mulai diam dalam pangkuan ku.
Aku lagi lagi di ingatkan dengan sosok mas astan yang selalu perhatian dan tau setiap kondisi alfa dibanding aku.
Ia sangat baik untuk jadi ayah bagi alfa, yang paling faham kemauan alfa dan juga tau setiap perkembangan alfa.
Dan saat saat seperti ini mengingatkan aku pada mas astan yang pernah marah padaku saking paniknya takut alfa kenapa napa karena sudah demam malah aku biarkan digendong oleh orang lain saat pernikahan mas ken dahulu.
Aku semakin Merindukan sosok penyayang itu dan aku ingin ia marahi lagi kali ini karena telah lalai menjaga alfa hingga alfa demam saja aku tak sadar kalau bukan karena ia menangis tadi aku tak akan tau itu.
Aku memang seorang ibu yang gagal untuk alfa.
Mulai sekarang aku akan lebih perhatian lagi kepada alfa yang satu satunya yang kumiliki setelah mas astan dikabarkan menghilang tanpa jejak sama sekali.
"Maafin mamah yah sayang" Aku mencium kening alfa yang masih tidak merasa nyaman karena demamnya.
Para medis langsung memeriksa alfa yang saat ini menangis keras karena diraih oleh para medis.
Aku kasihan sekali melihat alfa menangis keras seperti itu.
Apa alfa juga merasa kehilangan mas astan yah? Aku tak ingin alfa terkena efeknya karena ia masih terlalu kecil untuk tau itu.
Panggilan masuk kehape yang saat ini aku genggam.
"Mas dan kak adin datang kerumah tapi kamu ngk ada, kak adin khawatir mulu sama kamu"
Aku terharu sekali dengan kak adin, dia benar tulus perhatian padaku dan alfa.
Padahal kami tidak ada hubungan darah sama sekali, dan aku kenal kak adin hanya karena mas ken adalah suaminya dan mas ken sendiri bukanlah saudara ku juga ia hanya seseorang yang sangat baik yang menganggap aku adalah keluarga baginya.
Aku menghela nafas berat takut kalau mereka akan khawatir jika kuberi tahu kalau alfa sedang sakit saat ini.
Tapi tak ada pilihan lagi karena aku tak bisa membuat alasan yang tepat untuk itu.
"Aku lagi di RS dekat stadion kak, alfa demam" Ucapku lemah.
"Apa?alfa demam? " Langsung aku dengar suara kak adin yang mungkin sedang berada disamping mas ken dengan suara khawatir dan panik.
"I,, iya kak, tapi alhamdulillah udah ditangani sama pihak medis" Tuturku pelan.
"Kita berangkat kesana aja mas, mina juga pasti lagi ngk enak badan jadi kita suruh aja mina istirahat terus biar kita aja yg jaga alfa" Aku mendengar kak adin berbicara di telpon dengan nada yang sangat khawatir.
Aku tak tau lagi harus bagaimana membalas semua perhatian dan kebaikan mereka.
"Yasudah mas tutup yah, kami kesana sekarang" Panggilan langsung berakhir.
Sejak dahulu mas ken selalu baik dan memberikan aku kenyamanan.
Saat orang lain dulu disekolah menyakiti ku ialah yang memberikan aku kenyamanan dan mau menjadi temanku bahkan sempat beberapa murid lainnya ikut membenci dia dan menuduh yang bukan bukan hingga ia hampir saja diberhentikan jadi pelatih atlet lari dari sekolah ku.
Ia sangat ingin jadi atlet lari yang sungguh mengharumkan nama bangsa tapi aku tidak tau apa yang membuat mas ken menyerah dengan itu dan sekarang ku perhatikan ia malah lebih pokus kedunia fashion dengan kak adin yang sungguh berbakat di bidang itu.
Mereka sungguh pasangan yang cocok sekali, mas ken sangat baik dan ditambah lagi dengan kak adin yang kelewat baik.
Benar sekali ungkapan yang mengatakan "Jodohmu adalah cerminan dirimu" Mereka membuktikan itu.
Namun jika diputar kepada hubungan ku dengan mas astan, aku sungguh jauh sekali untuk menjadi cerminan mas astan.
Dia tampan, pintar, penyayang dan juga aktif sedang aku kebalikan dari semua kata itu.
Apa mungkin inilah salah satu penyebab semua kejadian ini? Ingin mengingatkan aku bahwa bagaimana pun aku dan mas astan tak pantas untuk bersama.
Rasanya sangat menyakitkan bahkan hanya sekedar memikirkan itu saja.
Aku sungguh mencintai mas astan dan sangat ingin bersamanya, terdengar egois memang tapi aku sungguh tak ingin kehilangan dia.
Semoga saja aku benar benar jodoh yang baik untuk mas astan dan ia bisa kembali kepelukan ku dan alfa.
//bersambung//
🔷🔷🔷🔷
Hmmm jadi oleng ke ken gua wkwkwk, pengen ngk sih kalian dapat satu yang kayak ken?
Jadi bingung milih astan atau ken?
🔷🔷jangan lupa like, komen, favorit, dan rate 5 yah🔷🔷
♦♦jangan lupa follow akun aku juga♦♦
Laffyouall❤cinta kalyan 🖤
🌿🌿follow akun instagram aku yah beb beb🌿🌿
@sopiakim_