Legenda Pendekar Surgawi

Legenda Pendekar Surgawi
Ch.138 - Berlangsungnya Negosiasi


Ye Kong memandang Fu Chen dengan cara berbeda, informasi tentang peperangan klan Tang yang di katakan pemuda ini sangat akurat, bahkan informasi yang tidak di ketahui banyak orang pun ikut ia sebutkan.


Ye Kong sebenarnya masih sulit untuk percaya jika pemuda ini memiliki kekuatan di atasnya, dia menduga usia Fu Chen sebenarnya lebih tua dari kelihatannya, namun ia tidak menyangka justru Fu Chen jauh lebih muda dari yang terlihat.


"Jika anda memang anaknya, lalu dimana Tang Shu sekarang?" Ye Kong berusaha menenangkan diri, ia mulai sedikit mempercayai informasi yang Fu Chen berikan karena lencana ini hanya dimiliki keluarga utama dari klan Tang.


Fu Chen menggelengkan kepalanya pelan, "Dia sudah tiada, lencana dan beberapa informasi keluarga kalian juga aku dapatkan dari catatan yang dia tinggalkan."


"Tiada…?" kening Ye Kong mengerut. Menurut Ye Kong, Tang Shu adalah anak berbakat, jika Tang Shu terus meningkatkan kultivasinya selama ini seharusnya dia telah mencapai tingkatan Pendekar Suci. Ye Kong tidak percaya jika Tang Shu meninggal karena sekelompok bandit yang menyerang Desa.


"Apa yang terjadi pada Tang Shu? Seharusnya dia memiliki kekuatan yang lebih untuk melindungi Desa dan dirinya sendiri." Ye Kong tidak kuasa menahan rasa ingin tahunya.


"Sebelum itu, saya ingin bertanya satu hal pada anda," sahut Fu Chen pelan, ia tidak ingin kembali memikirkan masalah itu dan mengabaikan rencananya, suasana hati Fu Chen akan berangsur memburuk jika ia terus mengingat insiden itu.


Ye Kong menarik napas panjang mengetahui Fu Chen tidak berniat membahasnya, ia kemudian berkata, "Katakan…"


"Hm baiklah… saya ingin memastikan apakah suara anda dapat mewakili keluarga Ye? Jika anda dapat menjaminnya maka saya akan langsung mengatakan maksud kedatangan saya ke tempat ini."


Ye Kong menaikkan alis, tapi setelah mempertimbangkan ucapan Fu Chen ia kembali menarik napas pelan. Meski kedudukannya di keluarga Ye cukup tinggi, namun bukan berarti ia dapat menentukan sesuatu atas keinginannya sendiri.


Fu Chen agaknya mengerti posisi Ye Kong, tapi setidaknya suara pria ini akan di dengar oleh Patriark keluarga Ye.


"Semua informasi yang saya katakan masih terikat dengan syarat yang sudah kita sepakati di awal. Saya akan langsung mengatakannya pada anda, agar anda dapat mendiskusikan negosiasi ini sebelum pertemuan kita kembali."


Ye Kong benar-benar tidak menduga kalimat tadi keluar dari anak berusia 10 tahun. Ye Kong lantas menganggukkan kepala untuk menyetujui usulan Fu Chen, pria itu mulai tertarik untuk mengetahui kemampuan Fu Chen yang sebenarnya.


'Mungkinkah klan Tang akan bangkit kembali di tangan anak ini?' Ye Kong hanya tersenyum kecut saat memikirkannya.


Meski keluarga Ye masih memiliki kekuatan untuk berdiri di benua Tengah namun mereka terlalu takut untuk menghadapi masalah yang datang, mungkin dengan adanya pemuda ini akan membantu mereka mendapatkan ambisinya kembali.


"Pertama-tama saya akan menawarkan sebuah kerja sama pada kalian…" Fu Chen mengeluarkan dua buah botol giok dari balik jubahnya.


"Masing-masing botol giok ini hanya memiliki satu buah pil dan keduanya memiliki fungsi berbeda," lanjut Fu Chen.


Ye Kong sedikit menaikkan alis, ia tahu klan Tang dulunya adalah salah satu klan yang kaya raya, tapi apakah Fu Chen berniat menghabiskan peninggalan klan itu untuk menjalin kerja sama ini?


Ye Kong tidak memikirkannya lebih lanjut, selagi ini memberikan keuntungan yang sepadan maka ia akan menerima tawaran ini. Namun, alis Ye Kong lekas mengerut saat ia memeriksa isi di dalam botol giok itu.


"Apa yang anda harapkan dari pil-pil ini, Tuan Muda Tang?" Ye Kong menghela napas pelan, entah dirinya yang terlalu menganggap tinggi pemuda ini atau memang pemuda ini tidak memahaminya. Tapi pil yang diserahkan Fu Chen adalah pil pengumpul qi yang biasa di jual oleh organisasi Bintang Emas.


Fu Chen hanya tersenyum tipis melihat Ye Kong tidak memeriksanya lebih lanjut, "Cobalah untuk mengamatinya kembali, saya akan mundur jika anda masih tidak berubah pikiran."


Ye Kong mendengus pelan, baginya tidak ada yang perlu di harapkan dari kedua pil ini. Namun, betapa terkejutnya pria itu saat ia memeriksa kemurnian pil-pil itu.


"Ini…" Napas Ye Kong tertahan, ia kembali memeriksa kedua pil tersebut beberapakali dan hasilnya tetap sama.


"Bagaimana?" Fu Chen melebarkan senyuman, pil-pil itu adalah buatan Dou Huang. Meski hanya sebuah pil pengumpul qi namun mereka memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi.


Ye Kong memijat keningnya, ia belum pernah mendengar ada sebuah pil dengan tingkat kemurnian 100 persen, bahkan klan Ye sendiri hanya mampu membuat pil dengan tingkat kemurnian 97 persen dan proses pembuatannya pun memerlukan banyak percobaan dan sumberdaya.


"Ini luar biasa. Hanya saja… pil pengumpul energi itu…" Ye Kong menghela napas panjang, ia mengenal dengan jelas kedua pil itu.


Pil Teratai Darat yang berwarna hijau berkhasiat untuk membantu penyerapan qi sepuluh kali lipat selama 48 jam penuh. Lalu pil Merpati Putih dengan warna kuning keperakan dapat membantu latihan penyerapan qi tiga kali lipat selama lima hari.


Organisasi Bintang Emas biasa menjual kedua pil itu seharga 10 sampai 20 koin emas per butir dengan kemurnian 70 persen. Jika mereka menggunakan pil yang di berikan Fu Chen kemungkinan pil-pil itu dapat di jual hingga 50 koin emas per butir.


Fu Chen hanya tersenyum tipis menyadari maksud Ye Kong, "Seharusnya anda sudah jauh berpengalaman dari saya. Pil-pil ini setidaknya dapat di lirik lebih banyak pendekar ketimbang pil yang kalian jual dengan harga tinggi namun hanya sedikit yang membelinya."


Fu Chen lalu mengatakan bahwa dirinya akan memberikan formula pembuatan pil tersebut asal Ye Kong dapat memastikan keluarga Ye dapat melakukan satu hal. Yaitu, menyingkirkan keluarga Huang dari kursi lima Bangsawan besar.


Ye Kong tersentak saat Fu Chen mengatakan akan memberikan formula kedua pil ini. "Tuan Muda Tang, apa anda yakin?" tanya Ye Kong memastikan.


Keluarga Ye sebenarnya sudah lama menguasai perdagangan sumberdaya di Kekaisaran Song, sehingga bisa di katakan mereka telah memojokkan keluarga Huang.


Namun, keluarga Ye memilih untuk tidak ikut campur dalam urusan politik Kekaisaran ini sehingga mereka menolak saat di beri gelar bangsawan.


"Tentu…" Fu Chen sangat berterimakasih pada Dou Huang dalam hal ini, ia sadar formula dari sebuah pil sangat berharga bahkan beberapa alkemis dunia rela mengorbankan nyawa agar formula mereka tetap terjaga.


Ye Kong mendesis pelan seraya mengelus janggutnya saat memikirkan persyaratan yang Fu Chen berikan. Ia tidak bisa menerima tawaran ini mentah-mentah tanpa mempertimbangkan akibatnya. Mungkin ini akan sangat menguntungkan tapi pasar mereka akan menyempit hingga sebatas aliran putih dan netral.


"Tidak perlu terburu-buru, anda bisa mendiskusikan ini dengan Patriark keluarga Ye. Aku akan membawa formula itu saat anda telah menentukan tanggal pertemuannya." Fu Chen tersenyum penuh makna, sepertinya rencana yang ia susun dapat berjalan mulus.


"Saya tidak yakin, seperti yang anda ketahui organisasi ini bergerak sebagai aliran netral. Jika keluarga Ye menjadi bagian dari bangsawan besar maka bisnis yang mereka jalankan juga akan terhalang oleh aturan Kekaisaran ini."


"Anda bisa tenang untuk masalah itu…" Fu Chen segera menyahut, "Saya dapat menjamin dua dari lima bangsawan besar akan mendukung keluarga Ye agar terbebas dari aturan itu."


Ye Kong seolah tak henti-hentinya dibuat terkejut oleh Fu Chen, apa mungkin pemuda ini juga memiliki hubungan dengan bangsawan lain?


"Siapa yang anda maksud?" Ye Kong cukup yakin jika Fu Chen tidak akan mendapat dukungan dari keluarga Song, jadi yang menjadi kemungkinan hanyalah keluarga Lee, Xiao dan Su.


Fu Chen hanya terkekeh pelan, membiarkan imajinasi Ye Kong semakin liar untuk memikirkannya.


"Mari kita bahas hal itu saat anda berhasil mempertemukan ku dengan Patriark keluarga Ye." Fu Chen merasa informasi ini sudah cukup untuk meyakinkan Ye Kong, Fu Chen memang berniat untuk tidak memberitahukan semuanya agar Patriark keluarga Ye akan mendatanginya secara langsung.


Lidah Ye Kong berdecak pelan, tapi jika keluarga Ye memang berniat mengambil keputusan ini maka kemungkinan besar mereka untuk menguasai Kekaisaran Song semakin meningkat.


"Aku tidak bisa melepas kesempatan ini, pasti anak ini sengaja menawarkan formula itu sebagai pancingan. Peluang untuk mendapatkan keuntungan lainnya masih sangat besar." Ye Kong membatin, ini bisa menjadi peluang untuk kebangkitan klan Ye kembali.


Fu Chen dan Ye Kong pun sampai di titik kesepakatan mereka, dimana Ye Kong berjanji akan segera menghubungi Patriark keluarga Ye secepatnya sementara Fu Chen akan mencari cara agar mereka terbebas dari aturan yang membatasi bisnis dengan aliran Hitam.


"Tuan Muda Tang, tolong terima ini…" Ye Kong menyodorkan sebuah kartu giok berwarna putih dengan tulisan organisasi Bintang Emas. pada Fu Chen.


"Hm, apa ini?" Fu Chen menaikkan alisnya.


"Ini adalah kartu VIP yang hanya dimiliki lima orang saja dalam organisasi ini. Kartu ini dapat memudahkan anda untuk masuk toko-toko organisasi Bintang Emas cabang apapun."


Ye Kong merasa ini adalah hal yang setimpal, mengingat pemuda ini akan memberikan kontribusi besar jika Patriark keluarga Ye akan menerima tawarannya.


"Apa anda memberikannya secara percuma?" Fu Chen tidak menduga jika dirinya akan mendapatkan sesuatu yang cukup istimewa ini. Kartu ini pasti akan membantunya di masa depan.


"Hahaha tentu, Tuan Muda Tang… anggap saja ini hadiah dari ku." Ye Kong tertawa lebar, ia sungguh tertarik untuk melihat kemampuan pemuda ini.


"Baiklah, aku akan menerimanya." Fu Chen mengambil kartu itu dan pergi seraya mengangkat sebelah tangannya. Rencananya bisa di katakan berjalan sangat lancar.


Ye Kong hanya terkekeh pelan melihat pemuda itu pergi begitu saja, entah mengapa jiwa semangatnya seolah terpanggil setelah pertemuannya dengan Fu Chen.


"Tang… kalian memang legenda dunia persilatan, namun legenda baru akan segera menggantikan kalian."