
SETELAH 7 BULAN BERLALU
"Hei, apa kau sudah dengar? Katanya, ada seorang murid VIP yang sangat kaya lho." Ujar para murid murid yang lain.
"Ya, aku tahu. Katanya koinnya bahkan sampai lebih dari 1 juta. Hebat ya. Siapa namanya?" Saut yang lainnya.
"Setahuku, dia bernama Adrine. Padahal, dia menjadi murid VIP melalui kemampuannya sendiri. Katanya dia punya banyak pil tingkat tinggi yang dijual Rumah Pil Heyto." Ujar yang lainnya.
Mereka pun terus membicarakan tentang Adrine yang sedang terkenal karena pengawas perpustakaan membaca koin simpanan Adrine dan membocorkannya kepada para murid lain.
"Sistem, berapa tingkatanku yang sekarang?" Tanya Adrine yang sedang bersiap-siap menuju ketempat Heyto.
"[Status tubuh user:
-Nama : Adrine Arnando
-Pencapaian : Tenaga Level-7 (Puncak)
-Kekuatan : 293 -Level : 334
-Daya Tahan : 127 -Gelar : Kelayakan 2
-Kecepatan : 138
-Indera : 79
-Intelegence : 148
-Mentality : 28.]"
"Bukannya aku sering naik level ya? Kok nambahnya cume sedikit?" Tanya Adrine dengan dirinya sendiri karena agak kebingungan.
"[User masih memiliki 35 stats point.]"
"Oh iya ya. Aku lupa. Tambahkan 7 point ke kekuatan, 7 point ke kecepatan, 5 point ke daya tahan, 5 point ke indera, 5 point ke intelegence, dan sisanya ke mentality!" Ujar Adrine.
"[Point telah ditambahkan.]
[Status tubuh user:
-Nama : Adrine Arnando
-Pencapaian : Tenaga Level-7 (Puncak)
-Kekuatan : 300 -Level : 334
-Daya Tahan : 132 -Gelar : Kelayakan 2
-Kecepatan : 142
-Intelegence : 146
-Mentality : 34.]"
"Sekarang kekuatanku sudah genap 300 point. Aku berharap punya point lagi." Ujar Adrine.
"Inilah awal dariku menjadi seseorang yang kaya." Ujar Adrine kepada dirinya sendiri dan tersenyum sendiri memikirkan hal tersebut.
Adrine sedang dalam perjalanan menuju ketempat Heyto. Heyto pun juga sudah tahu kalau Adrine sedang menuju ketempatnya. Mereka akan melakukan bisnis terakhir Adrine sebagai murid dalam. Walaupun bukan pada 3 bulan, tapi itu adalah pertemuan terakhir kalinya Heyto dengan Adrine sebagai murid dalam. Menurut Heyto, Adrine tak boleh terburu-buru ketempatnya.
Setelah 15 menit kemudian, Adrine sampai pada tempat Heyto. Ditempat Heyto kali ini, sangatlah mewah dibandingkan pada biasanya. Seperti menjadi persembahan terakhir untuk Adrine diperguruan murid dalam.
Sesaat Adrine masuk, Adrine langsung bertemu dengan Heyto. Heyto baru saja mengurusi bisnisnya dengan seorang kultivator kaya. Belum selesai perbincangan Heyto dengan kultivator kaya tersebut, Heyto lebih memilih untuk menemui Adrine terlebih dahulu. Dan sebelumnya, Heyto telah mengatakan kepada kultivator kaya tersebut bahwa ia akan menemui seorang kultivator muda yang punya banyak sekali barang bagus dan menjadi sumber utama penjualannya.
"Halo, bagaimana kabarmu? Bukannya lebih baik kau bersiap-siap untuk ketempat pelantikan?" Ujar Heyto.
"Tenang saja, aku telah menentukan jadwalnya. Lagipula, pelantikan akan dimulai 3 jam lagi, aku tak perlu terburu-buru untuk itu." Ujar Adrine.
"Hai. Apakah kau anak yang bernama Adrine?" Tanya kultivator kaya.
"Ya. Lalu, siapa anda? Dan bagaimana anda bisa mengenali saya?" Tanya Adrine.
"Dirimu sering disebutkan oleh Heyto dan istrinya. Oh ya perkenalkan, namaku adalah Faris. Aku adalah kultivator yang memesan Pil Matahari Terbit." Ujar kultivator kaya tersebut yang bernama Faris.
"Aku Adrine Arnando." Ujar Adrine memperkenalkan diri.
"Dia adalah salah satu pebisnis seperti aku. Dia juga punya perusahaan besar diperguruan Matahari Bayangan." Ujar Heyto.
"Iya. Kudengar dari Heyto, stok Matahari Terbit 50% adalah berasal darimu. Maka telah kuputuskan untuk mencari Heyto agar bisa menemuimu." Ujar Faris.
"Ya, kau benar. Bagaimana kalau kita langsung saja masuk ke intinya, aku bawa pil baru yang menurut sahabatku adalah pil yang lebih mahal dari Pil Yang Neraka Es Kedua." Ujar Adrine.
"Pil Yang Neraka Es Kedua? Apa kau punya pil itu sehingga kau bisa menilai mahal tidaknya barang lain?" Ujar Faris yang sedikit meragukan Adrine.
"Hei Faris, dia itu adalah kotak kejutan yang sangat misterius. Mungkin dia punya lebih dari puluhan pil yang seperti itu." Ujar Heyto.
"Kau salah tuan Heyto. Aku punya ratusan Pil Yang Neraka Es Kedua." Ujar Adrine.
"Hebat sekali. Darimana kau mendapatkannya?" Tanya Faris.
"Tak bisa dijelaskan, karena itu adalah rahasia besar dari Adrine, iya kan Adrine?" Ujar Heyto.
"Anda benar tuan Heyto. Oh ya, soal pil tadi. Pilnya berasal dari hewan buas 100%. Pil ini bernama Pil Darah Hitam Gagak." Ujar Adrine.
"APA KAU BILANG? PIL DARAH HITAM GAGAK?" Teriak Heyto dan Faris yang sangat terkejut. Hingga membuat orang lain yang ada disekitar mereka menjadi ikut terkejut.