
15 menit berlalu. Adrine menunggu tak sabaran. Dan telah diumumkan bahwa tersisa 23 murid saja yang telah berhasil lolos. Ketua telah mengatakan bahwa keberangkatan masuk menjadi murid dalam akan dilakukan pada 3 jam mendatang. Selain itu, Arpha juga berhasil lolos di ujian kedua. Dan juga Etern telah resmi menjadi murid luar dengan verifikasi sebagai seorang fighter.
Dalam waktu 3 jam yang telah diberikan untuk bersiap siap, Adrine menggunakannya dengan latihan melawan monster, dengan mode eliminasi. Selain itu, Adrine juga sedang melatih kemampuannya dalam menggunakan pisau belati dan menjadi seorang assassin.
SETELAH 3 JAM BERLALU
Adrine menang dan mendapatkan hadiah 25 Pil Mutiara Petir Langit (*1). Selain itu, Adrine juga mendapatkan 2 potion peningkat exp dan Pasif Effect Stone. Dan sesuai yang dikatakan, mereka berangkat pada waktu yang telah ditentukan. Mereka berangkat menggunakan pesawat saber 0109, sama seperti Adrine dulu.
Dalam waktu yang cukup singkat, ketua memberikan penjelasan terlebih dahulu. Dan Adrine akan diarahkan secara langsung oleh Senior David disaat Adrine dan yang lainnya sampai di perguruan murid dalam.
Perguruan murid luar, berada di hutan yang tak jauh dari Pegunungan Sindra. Dan perguruan murid dalam, berada digunung Sindra Ap salah satu dari gunung yang berada di Pegunungan Sindra.
Adrine selalu memanfaatkan setiap waktu yang ada. Walaupun perjalanannya cukup singkat, -+15 menit, tetapi ia tetap berkultivasi sejenak. Adrine masih mempertanyakan tentang Pasif Effect Stone (PES).
"Sistem, apa itu Pasif Effect Stone?" Tanya Adrine terhadap sistem.
"[Pasif Effect Stone (PES) adalah sebuah batu yang bisa memberikan sebuah efek terhadap skill/senjata yang ingin user berikan. Jadi, apabila batu tersebut digunakan, maka akan memberikan suatu efek terhadap skill/senjata tersebut dan sifat efek tersebut permanen terhadap skill/senjata yang telah dipilih oleh user.]" Instruksi sistem.
"Kalau begitu, apa efek yang akan dihasilkan oleh batu ini?" Tanya Adrine lagi.
"Baiklah kalau begitu, tambahkan efek ini ke belati ini!" Perintah Adrine terhadap sistem sambil menunjukkan belati miliknya.
"[Pasif Effect Stone telah ditambahkan ke Belati Darah Raja.]" Lalu, pada waktu yang bersamaan, batu yang dipegang oleh Adrine telah menghilang. Setelah itu, Adrine menunggu perjalanannya hingga sampai dengan berkultivasi.
Tak lama kemudian, Adrine telah sampai ke perguruan murid dalam. Perguruan tersebut berada dari kaki gunung Sindra Ap sampai pada puncaknya. Dan perguruan murid dalam akan melantik kultivator mereka dalam waktu 3 tahun sekali. Perguruan murid dalam, lebih megah dan dingin dibandingkan dengan perguruan murid luar, karena yang letaknya saja berada disekitar gunung.
"Wah kita kedatangan murid-murid baru kali ini." Kata seorang senior.
"Yeah, apa mungkin mereka ini sangat kuat?" Kata senior yang satunya lagi.
"Tak mungkin. mereka sama kuatnya dengan semut. Haha." Ejek para senior.
"Kalau kami itu hanya semut, berarti kalian hanyalah semut yang besar, dan itu tak lebih. Karena kalian juga pernah dalam posisi kami." Kata Adrine yang tak ingin dihina oleh para seniornya.
"Kau benar Adrine. Jika kalian itu lemah, maka merekapun pernah menjadi lemah. Bahkan aku dan para ketua pun sama. Iyakan?" Kata Senior David yang tiba-tiba muncul.