Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Distorsi Portal (3)


SETELAH 3 HARI BERLALU DIDALAM DISTORSI PORTAL


Tak disangka, Adrine ternyata telah tertidur pulas hingga 1 hari penuh didalam alam Distorsi Portal.


Dan Adrine memutuskan untuk bergerak lebih cepat, segera menyusul tim White Wolf dan meneruskan perjalanannya. Hingga akhirnya, Adrine menemukan sebuah celah dari 2 tebing yang sangat tinggi.


"Tuan, apakah anda bersungguh-sungguh untuk masuk kedalam celah sana? Mungkin akan cukup berbahaya disana untuk anda."


Sebenarnya, Adrine juga tak yakin akankah ia aman jika masuk kedalam sana. Namun setelah kembali lagi Adrine pikirkan, ia menatap Purgatory Demon dan tersenyum.


"Aku percaya, kau bisa membantuku. Aku mengandalkanmu Purgatory Demon!!"


Adrine tersenyum sambil menepuk pundak Purgatory Demon meskipun wujudnya yang kurang solid. Namun, dengan kalimat Adrine barusan, Purgatory Demon mengangguk dan juga terlihat senang karena telah dipercaya oleh tuannya.


"Baiklah tuan. Aku tak akan mengecewakanmu. Mari kita kesana!"


Adrine mengangguk dan segera bergegas berlari menuju kedalam celah raksasa tersebut. Purgatory Demon maju terlebih dahulu untuk menerangi kegelapan yang ada didalam celah.


Setelah Adrine sampai pada celahnya, ia dan Purgatory Demon tak melihat apapun didalam sana, walaupun telah diterangi oleh tubuh Purgatory Demon.


"Semua ini bukan keanehan lagi tuan. Mungkin yang ada disini telah dibersihkan oleh tim White Wolf."


Adrine masih mengawasi sekitarnya dan waspada akan keberadaan yang mungkin masih tersembunyi.


"Tapi kenapa aku merasa kalau Tim White Wolf, ada beberapa yang terluka dan juga aku sudah beberapa kali meregenerasi mereka dari jarak jauh."


"Apa?"


Bukan hanya Purgatory Demon saja yang terkejut akan hal itu, namun Adrine juga terkejut tetapi tidak terlalu mengekspos keterkejutannya.


"Eh? Cepat!! Sekarang kita harus cepat!!"


Dengan sangat cepat Adrine berlari karena sepertinya Adrine merasakan adanya sesuatu.


"Ada apa tuan? Apakah anda merasakan sesuatu? Apa aku bisa menghadapinya?"


Sambil berlari, Purgatory Demon yang melihat tuannya gelisah ikut menjadi cemas akan keadaan yang sedang dikhawatirkan oleh Adrine.


"Bukan seperti itu. Tapi, barusan aku meregenerasi besar-besaran tim White Wolf. Aku merasa kalau ada yang tidak beres, makanya kita sekarang harus bergegas!!"


Adrine sangat cemas dan sangatlah penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Jadi begitu? Tuan, apa aku boleh pergi untuk memeriksanya?"


"Ide bagus. Cepatlah!! Jarak kita dengan tim White Wolf cukuplah jauh. Aku mungkin bisa sampai disana dengan waktu sekitar lebih dari 4 jam."


Purgatory Demon pun mengangguk dan langsung bergegas pergi meninggalkan Adrine.


ZRAAAST!!


Adrine sendiri juga menambahkan kecepatannya dengan menggunakan skill Flashstep. Walaupun tempatnya menjadi gelap karena perginya Purgatory Demon, namun Adrine mengunakan indera miliknya untuk mencari jalan. Dan Adrine juga masih memiliki saluran energi yang masih menyalur antara pasukannya dengannya.


"Apa mungkin mereka bertemu dengan boss-nya?"


Dengan pemikiran yang cukup kacau, Adrine langsung mempercepat gerakannya dan tidak sabaran melihat apa yang sebenarnya terjadi.


Namun, ada hal yang tak disangka. Adrine merasakan adanya keberadaan hewan spirit yang cukup kuat sedang bersembunyi dan berada didekatnya. Dan jumlahnya lebih dari 10.


'Lebih baik aku keluar dari sini dulu. Tempat ini terlalu gelap, aku tidak bisa melihat dengan jelas.' Pikir Adrine.


Adrine lebih memilih untuk pertarungan terbuka daripada harus bertarung tanpa melihat. Lagipula, didepannya Adrine melihat adanya seberkas cahaya.


'Mungkin disana adalah jalan keluar dari celah ini.' Pikir Adrine.


Walaupun Adrine terus mendekati cahaya tersebut, namun Adrine tidak merasa kalau ia semakin mendekati cahayanya.


'Tempatnya terlalu jauh. Aku tak mungkin sampai dengan cepat.' Pikir Adrine.


Seberkas cahaya tersebut seakan tidak pernah membesar sedikitpun, yang membuktikan bahwa memang jalan keluarnya sangatlah jauh.


Namun Adrine tak menyerah begitu saja. Ia masih terus berlari dan ingin keluar dari celah kegelapan itu. Walaupun didalam lubuk hati terdalam Adrine, ia memendam sedikit rasa takut. Bukan takut adanya hewan spirit, namun Adrine takut kalau ia sekarang telah terjebak didalam ilusi yang mengerikan.


"Tidak boleh... Aku tak boleh ketakutan disini!!"


Adrine menampar pipinya sendiri untuk tidak berhalusinasi dan tidak takut lagi. Dan setelah itu, tatapan mata Adrine kembali tertuju lagi kepada arah cahaya. Dan kini, Adrine melihat kalau berkas cahaya itu semakin membesar.


"Aku semakin dekat. Mungkin Purgatory Demon telah keluar dari sini dari tadi."


Hingga saat itu, Adrine semakin melihat kalau berkas cahaya yang sangat jauh itu, semakin dekat dan semakin terlihat jelas. Hingga pada beberapa menit kemudian, Adrine telah sampai pada sumber cahaya dan keluar dari celah.


"Syukurlah sekarang aku sudah keluar. Eh?"


Baru saja Adrine bersyukur karena telah keluar dari celah mengerikan tadi hidup-hidup, sekarang ia dikejutkan dengan pemandangan yang lain.


Adrine melihat seperti hutan yang baru saja dibakar hingga menjadi abu. Banyak pepohonan yang masih dalam keadaan terbakar.


"Apa ini perbuatan dari Purgatory Demon? Mungkin saja... Aku belum sedikitpun meregenerasinya dari tadi. Mungkin tadi dia melawan hewan spirit yang cukup kuat."


Adrine lebih memilih untuk berpikir positif saja daripada berpikir yang tidak-tidak. Dan apalagi kalau unsur utama Purgatory Demon adalah api.


'Purgatory Demon adalah api. Mungkin rerumputan dan pohon yang ada disekitar sini sedikit mudah terbakar.'


Lalu Adrine bergegas kembali untuk menyusul Purgatory Demon dan tim White Wolf untuk mengetahui kebenarannya. Kecepatannya meningkat lagi karena keingintahuannya yang semakin lama semakin membuat Adrine penasaran.


Hingga setelah Adrine berlari sekitar lebih dari 3 jam, ia merasakan energinya yang kembali lagi tergunakan.


"Apa ini? Siapa yang kuregenerasikan barusan? Kenapa sebesar ini? Dan apa itu?"


Adrine berhenti sejenak karena tiba-tiba saja ia meregenerasi beberapa pasukannya. Regenerasi kali ini, lebih besar dari sebelumnya. Dan keberadaan dan tepatnya siapa pasukan yang ia regenerasikan juga tidak jelas, karena posisinya yang dalam keadaan sedang berkumpul.


Dan tidak hanya itu tadi saja. Adrine dikejutkan lagi dengan adanya kubus berwarna putih bersinar yang melayang, dan dikelilingi batu-batu yang tidak terlalu besar yang mengitarinya.


"Benda apa itu?"


Adrine masih bertanya-tanya tentang benda apa itu. Namun pandangannya teralih kepada hal lain. Muncul cahaya yang bergerak kearahnya dan Adrine merasa familiar dengan cahaya tersebut.


"Bukankah itu Purgatory Demon? Dia mungkin sudah menemukan tim White Wolf."


Dan benar apa yang Adrine duga, cahaya itu adalah tubuh api Purgatory Demon yang menyala. Purgatory Demon sedang berlari menuju kearahnya.


Dan setibanya Purgatory Demon ditempat Adrine berdiri saat ini, ia langsung menunduk dan mengucapkan sesuatu kepada Adrine.


"Tuan. Saya ingin melaporkan apa yang saya lihat."


Dengan menunduk, Purgatory Demon meminta izin untuk melapor.


"Silahkan!!"


Adrine mengizinkan.


"Apakah tuan melihat kubus melayang itu?"


Adrine menganggukkan kepalanya.


"Tepat dibawahnya terdapat beberapa monster yang cukup kuat dan sedang menghadapi tim White Wolf."


"Lalu, bagaimana jika yang melawan itu kau atau aku?"


Adrine ingin memastikan apakah yang sedang dilawan oleh pasukannya itu mengerikan atau tidak.


"Jika itu saya , mungkin itu tergolong cukup mudah. Namun akan sedikit kesulitan jika semuanya yang melawan adalah tuan sendiri."


"Aku mengerti. Lalu, apalagi yang ada disana?"


Adrine kembali lagi membahas tentang yang ada disekitar kubus melayang tadi. Ia ingin mengetahui beberapa informasi lagi tentang apa yang ada disana.


"Tuan, mungkin anda akan terkejut kalau mendengar ini. Tepat didalam kubik itu, terdapat lawan yang sangat kuat sedang tidur dan tidak menunjukkan reaksi apapun. Dan kemungkinan besar, itulah boss-nya."


"Apa? Benarkah itu? Apa kau yakin dengan apa yang kau katakan barusan?"


Adrine sangatlah terkejut mendengar kalau didalam kubik raksasa melayang yang ada jauh dipandangan Adrine, ternyata didalamnya terdapat hewan spirit yang katanya cukup kuat.


"Dan bukan hanya itu tuan... Aku rasa, kubik itulah hadiahnya dari Distorsi Portal ini!!"


Bersambung!!