Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Altar Sembilan Warna Api Spiritual (3)


SETELAH 2 BULAN 2 MINGGU BERLALU


Adrine telah selesai dan mendapatkan kitab teknik Tapak Suci Api Hijau Alam. Adrine juga telah benar-benar terlambat untuk mengevolusikan inti jiwanya, padahal ia sudah masuk ketahap Badai lebih dari 1 bulan yang lalu.


"Tak kusangka, kau sangatlah beruntung... Kali bukan lagi beruntung, kau untung besar!!"


"Kenapa?"


"Apa kau tak tahu? Teknik Tapak Suci Api Hijau Alam adalah teknik yang berada ditingkat Kaisar level-1 walaupun belum setara dengan teknik tingkat Kaisar level-1 pada umumnya."


"Hahaha... Aku benar-benar beruntung. Mungkin aku bisa mendapatkan yang lebih baik nantinya. Tetapi untuk yang sekarang, aku masih harus mengevolusikan inti jiwaku terlebih dahulu."


Shin kecil menganggukkan kepalanya. Ia tahu kalau Adrine seharusnya sudah mengevolusikan inti jiwanya semenjak lebih dari 1 bulan yang lalu.


"Panas yang ada disini sudah mulai terkontrol daripada sebelumnya. Sistem USC juga sudah tidak terlalu eror seperti dulu."


"Baguslah, kita harus mulai sekarang juga!!"


Shin kecil mengangguk dan langsung membuka portal dimensi yang biasa digunakan oleh Adrine untuk mencari dan mengalahkan hewan spirit untuk mengambil inti jiwanya.


"Setingkat coklat, kau harus mencari hewan spirit yang inti jiwanya berwarna coklat."


Adrine mengangguk.


"Aku mencari hewan spirit dengan elemental petir dan bayangan atau kegelapan."


Lalu Shin kecil seperti sedang mencari hewan spirit yang cocok dengan Adrine.


"Nah, ini ada 3. Singa Petir Berlian Hitam, Kelelawar Darah Malam, dan Cyclops Kilat Bayangan. Kau mau pilih yang mana?"


"Kelelawar Darah Malam? Aku seperti merasakan sesuatu, seperti perasaan familiar dengan Altar Sembilan Warna Api Spiritual."


DEG!!


Shin kecil juga merasa ada sesuatu yang melekat pada Altar Sembilan Warna Api Spiritual disaat menyebutkan nama Kelelawar Darah Malam.


"Berarti kau memilih Kelelawar Darah Malam. Tempatnya kearah sana."


Shin kecil menunjuk ke sebuah tempat. Adrine langsung bergegas pergi menuju tempat yang dituju tersebut. Setelah Adrine sampai pada tempatnya, ia melihat Kelelawar Darah Malam yang sangat banyak sekali menggantung di pohon yang besar-besar.


"Semakin gelap warna merah pada kelelawarnya, maka semakin kuat pula kelelawarnya."


"Baiklah."


Lalu Adrine menetapkan seekor Kelelawar Darah Malam dan langsung melawannya. Kelelawar yang dipilih oleh Adrine juga bukanlah asal pilih.


Setelah sekitar setengah jam, Adrine telah berhasil mengalahkan Kelelawar Darah Malam dan hanya tinggal mengevolusikan inti jiwa Gagak Semesta Petir dengan inti jiwa Kelelawar Darah Malam.


"Sekarang aku masih harus segera berkultivasi lagi agar mendapatkan kekuatan yang lebih lagi."


Setelah itu, Adrine pun keluar dari dimensi tersebut dan langsung berkultivasi. Shin kecil tersenyum karena melihat kegigihan Adrine agar menjadi semakin kuat.


"Adrine!! Jangan dulu!!"


"Hah? Ada apa?"


Shin kecil ingin memberitahu Adrine tentang sesuatu.


"Apa kau tahu, kenapa para master yang telah kau temui itu tidak memakai zirah dan hanya memakai pakaian normal?"


"Ya. Aku tahu, kau pasti ingin mengajarkan padaku tentang teknik yang bisa menghilangkan zirah itu kan?"


"Haha, kau itu memang cukup peka. Teknik ini juga memang dilatih saat kau berada ditingkat Keabadian. Ikuti saja apa yang kukatakan dan kau juga nanti akan bisa. Lagipula, teknik ini juga sangat mudah."


"Hmm, baiklah."


Setelah itu, Adrine benar-benar mengikuti seluruh instruksi dari Shin kecil, dan langsung bisa hanya dalam 5 menit saja.


"Aku tidak ingat kalau bajuku ini pernah robek hingga seperti ini."


Setelah Adrine benar-benar bisa, Adrine menyadari kalau bajunya robek dan kalau berada dikalangan masyarakat akan seperti pengemis ataupun gembel. Hal itu karena Adrine terlalu banyak melakukan pertarungan yang sangat kuat.


"Kau itu selalu melakukan pertarungan, dan kau juga tak pernah menyadari kalau bajumu itu robek."


"Lalu, bagaimana sekarang?"


"Nanti, setelah kau selesai kau bisa membeli baju di Training Store. Lebih baik sekarang kau cepat, tak lama lagi sudah hampir setahun, dan kau bisa kembali keperguruanmu seperti semula."


"Tak perlu cemas, lagipula aku sudah nyaman disini."


Setelah itu, Adrine pun membuka Training Store dan membeli sebuah baju yang cukup kuat untuk menahan dari fluktuasi energi yang cukup besar. Adrine juga membeli jubah berhoddie dengan kekuatan yang sama dengan baju yang dibeli oleh Adrine sebelumnya.


"Sekarang aku bisa berlatih lagi disini dan mendapatkan keberuntungan lagi, hahaha."


Lalu Adrine berkultivasi dan memasuki alam bawah sadarnya. Ia mendapati hewan spirit yaitu Harimau Berbulu Api Emas yang sama seperti sebelumnya tetapi telah setengah jalan menuju fase Menghapus Kematian.


"Haha, kalau bagiku, kau itu sama lemahnya dengan sejenismu yang sebelumnya kubunuh. Habislah!!"


Adrine pun berhasil membunuhnya dan bukan mendapatkan sebuah kitab teknik, melainkan seperti sebuah gagang pedang yang bernama...


"Mungkin sekarang aku akan mendapatkan artifak berupa pedang yang bernama Pedang Kaisar Api Langit Biru."