
Shin kecil terkejut setengah mati melihat hewan spirit yang ada didepannya yang ia sebut sebagai Cerberus. Ia terdiam karena kekuatan yang dimilikinya belum memadai untuk bisa melawan Cerberus.
Cerberus adalah hewan spirit berupa anjing yang konon katanya adalah penjaga neraka atau bisa dibilang berasal dari neraka. Diturunkan kebumi dengan kekuatan rendah dan kelas kekuatan yang berbeda-beda. Kelas kekuatan Cerberus terbagi menjadi 4 kelas, yaitu Bulan, Matahari, Bintang, dan Neraka.
Kelas Bulan adalah yang terlemah, kekuatan tertinggi dari Cerberus kelas ini adalah setara dengan kultivator pencapaian tahap Nirvana Alam Kedua yang dimana adalah hewan spirit tingkat Jelmaan Iblis peringkat 4.
Kelas Matahari adalah kelas yang tepat diatas kelas Bulan. Cerberus pada kelas ini memiliki kekuatan puncak yang setara dengan kultivator pencapaian tahap Kristal Surga, tahap ketiga dari tingkat Permata dan hewan spirit tingkat Jelmaan Iblis peringkat 9. Tingkat Jelmaan Iblis keatas memiliki 10 peringkat yang dimana berbeda dengan hewan spirit dibawah tingkatan tersebut.
Cerberus pada kelas Bintang memiliki kekuatan puncak yang setara dengan seorang kultivator pada pertengahan tingkat Misteri dimana pada detailnya akan setara dengan hewan spirit tingkat Yin-Yang peringkat 2. Semakin tinggi tingkatannya, maka semakin besar pula jarak kekuatan antar peringkat dan tingkatnya.
Dan Cerberus pada kelas Neraka, kekuatan puncaknya akan setara dengan puncak kekuatan dari kultivator dengan kultivasi diatas tingkat Misteri, yang dimana pada kelas Neraka ini setara dengan tahapan terakhir dari tingkatan setelah misteri. Dan untuk tingkatannya termasuk pada hewan spirit tingkat Yin-Yang peringkat 8.
Dari keempat kelas tersebut, mereka dapat dibedakan dengan warna api yang terbakar pada kakinya. Kelas Bulan memiliki warna api putih pucat, kelas Matahari memiliki warna api merah darah, kelas Bintang memiliki warna api emas keunguan, dan kelas Neraka memiliki warna api hitam beserta dengan kulitnya. Bukan hanya kakinya saja yang terdapat api, punggung, leher, mata, dan ujung ekornya juga terdapat api, namun warna apinya tetap sama walaupun berbeda kelas. Ukuran juga menentukan perbedaan kelas dari Cerberus, semakin tinggi kelasnya, maka akan semakin besar pula ukurannya.
Dan yang ada didepan Shin kecil kali ini adalah Cerberus kelas Bulan karena ukurannya yang terhitung kecil dan warna api yang ada dikakinya berwarna putih pucat. Shin kecil memang pernah menemui Cerberus, jadi ia cukup familiar dengan lingkungan hewan spirit tersebut.
"Setidaknya induknya itu berada ditingkat Jelmaan Iblis peringkat 3 atau 4, dan ketiga anaknya itu mungkin setara dengan tingkat Jelmaan Iblis peringkat 2. Pantas saja disekitar wilayah sini hewan spirit jarang ditemui."
Shin kecil memutuskan untuk kembali saja dan meninggalkan tempat tersebut. Cerberus yang tadi tidak menyadari kedatangan dari Shin kecil yang sedang menggunakan mode roh, karena memang tidak dapat dideteksi.
Tempatnya sangat jauh dari Perguruan Bayangan Langit, jarak dari hutan tersebut dengan Perguruan Bayangan Langit adalah sekitar 250 kilometer. Dan perkotaan terdekat berada sekitar 120 kilometer dari hutan tersebut dan tak ada yang mengambil alih atau memiliki kepemilikan tanah dari hutan tersebut. Biasanya memang ada hutan yang berkepemilikan seperti hutan Sindra yang dimiliki oleh Perguruan Bayangan Langit.
Setelah beberapa menit, Shin kecil berhasil keluar dari hutan tersebut. Ia sekarang berada disabana yang cukup luas. Shin kecil masih memiliki titik koordinat Adrine dan bisa berteleportasi langsung kesana, ia bisa berteleportasi kehutan tersebut karena sudah menandai titik koordinatnya dan bisa langsung berteleportasi kehutan ini dengan secepat kilat. Namun karena tak ingin kembali terlebih dahulu, ia ingin melihat-lihat sabana yang luas itu. Sebenarnya Shin kecil mengetahui tempat tersebut karena sebelum ia datang pada hutan tadi, ia melewati sabana ini terlebih dahulu.
Dan disaat Shin kecil tengah menuju kehutan, ia tahu ada beberapa hewan spirit tingkat Langit disabana itu, namun karena ia merasakan aura yang lebih dari hutan, hewan spirit yang ada disabana itu ia masukkan kedalam daftar antrian. Dan kini karena sudah masuk kembali kesabana, ia langsung mencari hewan spirit yang sudah terdaftar dalam daftar antriannya.
Karena hutan yang tadi berada diarah barat dari Perguruan Bayangan Langit, jadi untuk kembali keperguruan Shin kecil harus berjalan kearah timur untuk bisa menemukan hewan spirit yang sebelumnya ditemuinya. Dan Shin kecil memang berjalan kearah timur agar bisa menemukan hewan spiritnya.
Pada malam itu, suasana yang ada disana sangatlah sunyi. Adapun beberapa hewan spirit nokturnal yang masih berkeliaran pada tengah malam, namun kebanyakan dari hewan spirit tersebut tergolong pada tingkat Raja kebawah, jadi Shin kecil tak ingin mengambilnya. Ia memutuskan untuk memburu semuanya pada esok hari.
Namun Shin kecil dikejutkan adanya 3 Harimau Api Perak yang berada pada fase penyempurnaan yang masih terjaga. Ketiga harimau tersebut adalah hewan spirit tingkat Langit peringkat 1 pada fase penyempurnaan. Shin kecil tahu kalau ada 1 diantara ketiga harimau tersebut yang sudah mencapai fase evolusi akhir dan tergolong hewan spirit tingkat Langit peringkat 2.
Karakteristik Harimau Api Perak yang sangat menonjol adalah pada bulunya yang sangat tebal, panas, dan tajam. Serta dinamakan Harimau Api Perak karena bulunya yang tebal itu yang berwarna perak. Untuk ukurannya sama dengan harimau pada umumnya.
Shin kecil tersenyum senang melihat ketiga harimau tersebut.
"Salah satu dari mereka ada yang telah mencapai fase evolusi akhir, lumayan untuk makanan hari ini."
Shin kecil menggesekkan kedua telapak tangannya sambil tersenyum puas. Ia dapat mengetahui kalau ada yang telah mencapai fase evolusi akhir karena dirinya bisa merasakan aura dari hewan spirit. Dan Harimau Api Perak yang telah mencapai fase evolusi akhir akan memiliki kekuatan hewan spirit tingkat Langit peringkat 2.
Karena tak ingin berlama-lama, Shin kecil langsung bergegas menyerang ketiga harimau tersebut dengan mode menyerangnya. Dan seketika ketiga Harimau Api Perak tersebut langsung menyadari keberadaan Shin kecil yang ada didekat mereka.
Dalam waktu kurang dari 30 detik, Shin kecil telah membunuh ketiga harimau tersebut dan menyerap jiwanya agar bisa mengembalikan sedikit kekuatannya. Sesaat setelah ia menyerap jiwa dari ketiga Harimau Api Perak, ia merasakan sesuatu.
"Ada lagi."
Sepertinya keberuntungan sedang jatuh ketangan Shin kecil. Ia merasakan lagi adanya hewan spirit disekitarnya.
Shin kecil langsung bergegas mencari aura yang dirasakannya. Lalu ia menemukan adanya segerombolan Kalajengking Ungu Berekor Tiga, jumlahnya ada 12.
Kalajengking Ungu Berekor Tiga bukan tubuhnya yang berwarna ungu, melainkan ketiga ekornya yang berwarna ungu. Kalajengking ini bukan hewan spirit biasa yang lemah, namun Kalajengking Ungu Berekor Tiga memiliki racun yang sangat mematikan yang dimana dapat membuat paru-paru seseorang akan mengalami berhentinya sistem syaraf secara perlahan dalam waktu 2 menit. Bukan hanya itu saja, warna tubuh seseorang yang terkena racunnya akan berubah menjadi ungu secara perlahan hingga syarafnya memang benar-benar sudah mati.
Ukuran dari Kalajengking Ungu Berekor Tiga pada umumnya akan memiliki panjang 2,5 meter pada saat kedewasaannya dan tinggi dari ekornya sekitar setengah meter. Disaat baru saja lahir atau masih bayi, Kalajengking Ungu Berekor Tiga berukuran sebesar setengah dari ukuran orang dewasa dan setara dengan hewan spirit tingkat Langit peringkat 2. Disaat dewasa atau sudah mencapai fase evolusi akhir, kalajengking ini akan memiliki kekuatan yang setara dengan hewan spirit tingkat Langit peringkat 4. Memiliki panjang hidup sekitar 9 tahun dan dewasa pada umur 2 tahun. Kalajengking Ungu Berekor Tiga hidup secara berkelompok dan yang ada didepan Shin kecil sekarang ini semuanya berada pada fase evolusi akhir.
Shin kecil merasa senang melihat makanan sebanyak itu mendatanginya. Ia tak peduli kalau semua itu memang jebakan dari seseorang, yang terpenting sekarang adalah mengembalikan kekuatannya. Kekuatannya saat ini masih setara dengan kultivator pencapaian tahap Nirvana Alam Pertama level-2.
"Barusan aku mendapatkan jiwa dari 3 ekor Harimau Api Perak, sekarang aku mendapatkan belasan Kalajengking Ungu Berekor Tiga, hari ini juga kekuatanku akan meningkat hingga tahap Nirvana Alam Pertama level-3."
Shin kecil sangat senang sekali sampai tersenyum sendiri. Segera ia langsung menggunakan mode menyerangnya dan menyerang belasan Kalajengking Ungu Berekor Tiga itu. Semua kalajengking tersebut menyadari adanya Shin kecil yang sedang ingin menyerang mereka dan seketika semua kalajengkingnya bergerak menyerang Shin kecil pula.
Shin kecil berhasil menghabisi semua Kalajengking Ungu Berekor Tiga dalam waktu lebih dari 5 menit. Lalu Shin kecil menggunakan mode rohnya kembali dan sedang menyerap semua jiwa dari mayat Kalajengking Ungu Berekor Tiga yang ada disana. Karena tadi disaat proses penyerapan jiwa dari Harimau Api Perak belum selesai, maka Shin kecil juga menghisap jiwa yang masih tersisa.
Membutuhkan waktu lebih dari setengah jam hanya untuk menyerap 15 hewan spirit tingkat Langit. Memang jiwa yang diserapnya cukup besar, maka dari itu waktu yang dibutuhkan juga cukup lama untuk bisa menyerap semua jiwa tersebut dalam waktu yang bersamaan.
"Apa hanya tadi stok yang tersisa pada malam ini? Kenapa aku tidak bisa menemukan Kelelawar Darah Hitam atau Lipan Merah Sabana?"
Tak disangka setelah Shin kecil mengeluh tentang sedikitnya hewan spirit nokturnal pada saat ini, ia merasakan adanya aura yang cukup kuat dari hewan spirit. Bukan hanya aura yang dirasakannya, namun Shin kecil juga mencium aroma darah yang sangat pekat.
"Aku meminta hewan spirit yang kuat, diberikan... Aku meminta Kelelawar Darah Hitam, juga diberikan... Sabana ini memang ajaib."
Shin kecil bisa tahu kalau hewan spirit yang sedang dikejarnya saat ini adalah Kelelawar Darah Hitam karena memiliki aroma darah seperti namanya. Aroma darah yang ada ditubuh Kelelawar Darah Hitam cukup khas karena baunya yang lebih amis daripada darah pada umumnya.
"Nah, itu dia kelelawar jeleknya."
Terdapat sebuah pohon besar yang terlihat kering karena memiliki sedikit daun dan juga dedaunannya berwarna kuning kecokelatan. Dan terdapat 4 kelelawar yang menggantung dibawah dahan besar dari pohon tersebut. Kelelawar tersebut memang Kelelawar Darah Hitam seperti apa yang dikatakan oleh Shin kecil.
Karakteristik dari Kelelawar Darah Hitam yaitu kulitnya yang berwarna hitam dan yang biasanya pada sayap kelelawar bisa terlihat darahnya, pada kelelawar tersebut tidak nampak darah sama sekali. Dan apabila kelelawar tersebut terluka, maka akan mengeluarkan darah yang berwarna hitam seperti namanya.
Panjang Kelelawar Darah Hitam sekitar 1,8 meter dan memiliki lebar dari sisi sayap kanannya hingga sayap kirinya adalah 2,3 meter. Tubuhnya cukup besar dan sekarang ini kelelawar tersebut berada pada fase evolusi akhir dan kekuatannya setara dengan hewan spirit tingkat Langit peringkat 4. Pada saat ini, keempat kelelawar tersebut hampir setara dengan hewan spirit tingkat Langit peringkat 5 dan memiliki lama waktu bertahan hidup sampai 8 tahun, dan mencapai kedewasaannya pada umur 1,5 tahun.
Shin kecil tadinya merasakan kalau sumber auranya bergerak, tapi sekarang sudah tenang karena kelelawarnya malah tidur, padahal sekarang ini waktunya adalah tengah malam dan waktunya berburu bagi mereka.
"Mereka menjadikan diri mereka sendir sebagai sasaran yang mudah, tapi mereka juga punya sedikit kecerdasan. Ketika malam hari dan mereka tidak berburu, maka mereka sudah mendapatkan mangsa dan menunggu mangsa yang lain dengan menjebaknya. Disaat mangsa mereka lengah dan berada pada jarak serang, semua kelelawar akan bergerak memangsa."
Kelelawar Darah Hitam memang mempunyai sedikit kecerdasan untuk mengelabuhi lawan. Dengan tubuh mereka yang gelap, mereka memanfaatkannya untuk mengawasi mangsa dari kegelapan dan akan mulai memangsa disaat jaraknya cukup dekat. Namun karena tubuh mereka yang memiliki aroma darah yang khas, membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa mendapatkan mangsa yang menurutnya cukup bodoh karena berani melintas didaerah serang dari Kelelawar Darah Hitam.
Shin kecil pun langsung mendekati dan memasuki area serang dari Kelelawar Darah Hitam, namun masih dalam mode roh. Dan disaat cukup dekat dengan keempat kelelawar tersebut, ia langsung menggunakan mode menyerangnya dan membuat keempat Kelelawar Darah Hitam tersebut terkejut. Maka disaat itu pula akan membuat mereka kacau dan terbang secara bebas untuk mendapatkan taktik melawan Shin kecil.
KIIIIIT!! KIIIIIT!! KIIIIIT!!
Para kelelawar langsung mengeluarkan suara khas mereka untuk mencari letak dari lawannya.
Shin kecil sudah mendapatkan 1 dari keempat kelelawar tersebut dan kini masih tersisa 3 lagi. Karena Shin kecil itu adalah roh, maka ia juga bisa terbang layaknya kelelawar dan burung. Kecepatan Shin kecil jauh lebih gesit dibandingkan dengan ketiga Kelelawar Darah Hitam yang sedang mengepungnya. Hal itu membuat ketiga kelelawar tersebut semakin kacau dan menyerang tanpa arah.
KIIIIIT!! KIIIIIT!! KIIIIIT!!
Lagi-lagi suara tersebut muncul dengan sangat keras untuk mencari tahu tepatnya dimana Shin kecil sekarang. Para kelelawar langsung bergerak dengan cepat menyerang Shin kecil.
Shin kecil hampir tak bisa menghindari serangan dari ketiga kelelawar tersebut, namun ia berhasil menyerang balik pada sayap salah satu dari mereka. Karena mengenai sayap, kelelawar yang sayapnya terluka itu langsung terbang dengan gerakan yang kacau dan tak menentu. Dan lama-kelamaan kelelawar tersebut akhirnya pun jatuh kebawah karena tak bisa terbang dengan sayapnya yang terluka itu.
"Hehe, tersisa 2 lagi. Setelah ini, maka kekuatanku akan setara dengan kultivator pencapaian tahap Nirvana Alam Pertama level-2 kelas menengah."
Shin kecil sangatlah senang sekali. Ia sangat senang karena lawannya ini cukup kuat untuk bisa memulihkan sedikit kekuatannya dan juga bisa memulihkan lukanya disaat proses penyerapan jiwa.
"Maaf Adrine, aku tidak bisa membawakanmu satupun jiwa untuk menjadi pasukanmu, aku sendiri juga butuh agar bisa memulihkan kekuatanku."
Shin kecil sedikit merasa bersalah ketika tidak bisa membawakan jiwa untuk Adrine. Namun ia berjanji untuk membawakan 1 jiwa untuk Adrine disaat kekuatannya sudah mencapai tingkat Kesempurnaan.
'Tenang saja Adrine, aku berjanji untuk membawakanmu jiwa yang kuat untukmu agar bisa kau jadikan pasukan yang kuat pula. Aku berjanji padamu, aku akan pulang tepat disaat ujian kelulusanmu tiba.' Pikir Shin kecil.
Dan tepat setelah itu, kedua Kelelawar Darah Hitam tersebut menyerang dengan sangat cepat kearah Shin kecil. Dengan sekejap, kedua kelelawar itupun langsung tumbang dengan sekali serang oleh Shin kecil. Serangannya itu adalah sebagai janjinya tadi terhadap Adrine.
Sementara itu, Adrine yang sedang berlatih dan berkultivasi sudah tahu kalau Shin kecil sedang berburu diluar sana untuk bisa memulihkan kekuatannya. Ia membuat janjinya sendiri kepada Shin kecil.
'Shin kecil, aku berjanji akan menjadi kuat dan bisa mengalahkan siapapun yang akan menjadi lawanku nanti disaat ujian kelulusan tiba, aku berjanji padamu, juga pada teman-temanku.' Pikir Adrine.
Dan sementara itu, Etern, Arpha, dan David juga telah berjanji kepada Adrine.
'Adrine, aku Etern/Arpha/David berjanji padamu, aku dan yang lainnya sebagai temanmu akan sekuat tenaga untuk bisa menjagamu dan membantumu dari belakang pada ujian nanti dan pada pertarungan nyata nantinya. Dan kami juga berjanji untuk bisa menyusulmu nantinya, kami berjanji.' Pikir Etern, Arpha, dan David secara bersamaan.
"AKU BERJANJI!!"
Dengan serentak, Adrine, Shin kecil, Etern, Arpha, dan David mengatakan hal tersebut secara bersamaan dan penuh dengan semangat dan ambisi. Mereka berkata sambil tersenyum dan membiarkan semua keinginan mereka untuk bisa terbang kelangit dan terdengar oleh sang Illahi.