
Pada misi pertama yang dijalankan Adrine, ia mendapatkan masalah yang tak diduga. Berkumpulnya 2 orang tingkat Permata dan seseorang di tingkat Kesempurnaan, namun kemampuannya sangatlah besar dan hebat.
Adrine yang melihat mereka semua menjadi merasa seperti semut yang ada di bawah gajah, kecil dan sangat rapuh.
"Kau yang namanya Adrine itu? Wow, kau tinggi juga ya?"
Wanita dengan baju elegan yang berada di depan Adrine bernama Lhila itu memuji Adrine.
"Terima kasih."
Adrine merasa tersanjung dengan pujian dari senior besar Lhila.
"Oh iya, secara resmi kau diterima di perguruan Yin-Yang Fierry Zeronia dan kedua orang yang ada di belakangmu itu dipersilahkan untuk kembali karena kedua grandmaster di perguruan Kilat Langit telah menyiapkan hadiah untuk keluarga Xsue kalian."
GLEK!!
Reihan dan ayahnya itu menelan ludah karena tahu apa yang akan terjadi berikutnya. Mereka pun masuk ke dalam Drone 17B2 yang ada di belakang dan kembali secepatnya ke perguruan Kilat Langit.
"Haha, lucu sekali melihat ekspresi takut mereka berdua."
Adrine tak tahu harus mengatakan apa, ia hanya diam dan ikut tersenyum seperti senior Lhila dan Carlos Halbert.
"Oh iya, sesuai kesepakatan, Adrine boleh mengajak siapapun untuk masuk ke dalam perguruan Fenti Bayangan, siapapun itu."
Ternyata sebelumnya telah ada yang namanya kesepakatan dan senior besar Lhila telah mengingatkannya.
"Oke oke, asalkan bukan orang dengan bakat yang terlalu rendah, dia boleh masuk ke dalam perguruan Fenti Bayangan."
Carlos Halbert menepuk wajahnya sendiri karena ingat tentang kesepakatan itu.
"Hmm, tapi kenapa orang yang aku pilih harus terpisah?"
Adrine merasa kecewa, karena dia sebenarnya ingin menarik Etern untuk masuk ke dalam perguruan yang lebih hebat.
'Tidak apa-apa, asalkan Etern berkembang lebih baik lagi dan berada di tangan master yang tepat, aku bisa tenang walaupun tak bersamanya.' Pikir Adrine.
"Baiklah, aku ada satu teman yang namanya Etern, dia itu sesama murid baru seperti ku, sekarang ini umurnya 18 tahun dan kultivasinya di tahap Kematian level-2 kelas menengah."
Lalu Carlos Halbert memikirkan tentang pilihan Adrine.
"Baiklah, lumayan juga."
Carlos Halbert pun menerima Etern dan ia langsung menuliskan pesan untuk perguruan Kilat Langit. Adrine juga merasa senang dengan hal tersebut.
"Oh iya, kau sudah resmi masuk ke perguruan Yin-Yang Fierry Zeronia, tapi kami punya syarat untukmu, kau harus mencapai tahap Keberlanjutan level-3 dalam waktu 2 tahun, jika kau gagal maka kau akan dikeluarkan dari perguruan, tetapi kau masih bisa berada di dalam kota dengan status murid dari perguruan Yin-Yang Fierry Zeronia."
"Baik!"
Adrine mengangguk paham dengan penjelasan Lhila.
"Sebagai hadiah karena telah menjadi murid undangan di perguruan Yin-Yang Fierry Zeronia, kau bisa memilih salah satu teknik tingkat Kaisar level-3 yang kami miliki."
Muncul banyak gulungan dan kitab yang berisikan pelajaran teknik yang sangat kuat dan hebat, mereka berterbangan di depan wajah Adrine dan siap untuk diambil.
"Perguruan kalian itu terlalu kaya atau rendah hati sih? Memberikan teknik tingkat Kaisar level-3 secara cuma-cuma kepada murid percobaan yang belum resmi, bukankah terlalu bagus?"
Senior besar Lhila hanya tersenyum dan tidak membalas pertanyaan dari Carlos Halbert.
Kemudian Adrine melihat sebuah teknik yang menurutnya cukup bagus dan cocok dengannya, teknik tersebut seakan yang telah memanggilnya untuk diambil. Adrine pun mengambilnya.
"Aku akan ambil teknik yang ini."
"Teknik Pancaran Kunci Yin-Yang, cukup sulit lho untuk melatihnya."
Adrine tetap menggenggam gulungan kertas tersebut dengan erat.
"Tidak apa-apa, hanya saja aku merasa cocok dengan teknik itu."
"Baiklah, karena kau sudah memilihnya, kau tidak boleh menyesalinya."
Setelah itu senior besar Lhila menoleh ke arah Carlos Halbert.
"Apa kau sudah tahu tentang anak yang namanya Etern?"
Carlos Halbert menoleh juga ke arah senior Lhila.
"Sudah. Namanya Etern iya kan? Kultivasinya di tahap Kematian level-2 kelas menengah, umurnya 18 tahun 2 bulan, elemental spesialisasinya adalah bayangan dan petir, tipe mage dengan kelas penyihir dan mata jiwanya bawaan."
"Bayangan dan petir..."
Senior besar Lhila seperti memikirkan sesuatu, ia terlihat tertarik dan entah apa yang dipikirkannya.
Kemudian senior besar Lhila mengeluarkan sebuah gulungan kertas berwarna hitam pekat.
"Teknik Transformers Tangan Petir Hitam, teknik tingkat Kaisar level-1, berikan ini padanya nanti setelah dia bersamamu."
Senior besar Lhila dengan senang hati memberikan teknik tingkat Kaisar yang di mana bukan orang yang pernah dilihatnya. Ia sama sekali tidak pernah mengenal Etern dan dengan baiknya dia memberikan teknik sehebat itu.
'Hebat sekali, teknik yang kuat seperti itu diberikan kepada orang lain tanpa adanya masalah sama sekali, hebat.' Pikir Adrine.
Adrine sungguh terkesan dengan kebaikan dan kekayaan dari seseorang di Megalopolis Zeronia, walaupun hanya seorang senior besar, ia memberikan teknik yang kuat tanpa masalah.
"Apa kau bersungguh-sungguh? Wah wah, baik juga kau."
Tuan Carlos Halbert pun menerima teknik yang diberikan oleh senior besar Lhila. Adrine tersenyum lebar melihat Etern mendapatkan kebaikan lagi.
"Adrine, kita akan mengadakan ujian yang pertama untukmu, anggap saja seleksi. Ratakan semua hewan spirit di wilayah luar hutan ini dan kau akan ku antar sampai ke kota Zeronia."
"Baik, akan aku selesaikan semuanya dalam 1 hari."
Mereka semua terkejut mendengar Adrine mampu untuk meratakan semua hewan spirit yang berjumlah ratusan dalam sehari, tapi mereka masih percaya jika Adrine benar-benar bisa.
"Akan kuberi waktu selama mungkin, bunuh semua."
Senior besar Lhila sangat mempercayai Adrine.
Lalu Adrine segera pergi untuk mencari hewan spirit yang ada. Ia tahu bahwa informasi yang diberikan adalah hampir semua hewan spirit yang ada di tepi hutan Spilleri itu berada di tingkat Suci peringkat 4, namun sebenarnya hampir semuanya berada di tingkat Langit peringkat 1 dan Adrine belum mengetahuinya.
"Apa kita perlu memberitahunya tentang itu?"
Carlos Halbert terlihat khawatir dengan Adrine.
"Tidak perlu, aku yakin dia bisa."
Sementara itu, Adrine sudah bertemu kumpulan hewan spirit, jumlahnya lumayan banyak dan itulah kesempatan Adrine untuk segera menghabisi semuanya.
"Blood Demon, Purgatory Demon, bangkitlah!"
Makhluk yang dipanggil oleh Adrine telah muncul, ia menyuruhnya untuk segera menghabisi semuanya, namun ia juga membantu untuk membersihkan beberapa yang masih tersisa.
Dalam waktu yang cukup singkat, Adrine berhasil menghabisi seluruh kumpulan hewan spirit tersebut, lalu ia memunculkan Iron Steel.
"Iron Steel, terbanglah!"
Kemudian naga itu terbang untuk mencari kawanan hewan spirit yang lainnya.
Adrine yang terbang menggunakan Iron Steel terlihat oleh Carlos Halbert dan senior besar Lhila, mereka tampak terkagum dengan apa yang tengah dilakukan oleh Adrine.
Dalam beberapa jam, Adrine telah menghabisi empat puluhan hewan spirit. Dia hanya perlu memerintahkan beberapa pasukannya untuk meratakan semua yang ada di depan, kekuatannya telah mendominasi hutan tersebut.
"Haiih, aku telah menguras banyak energi, aku butuh istirahat sejenak."
Adrine pun beristirahat sejenak di tepi hutan yang barusan dibereskannya.
CLIIING!!
Mata emas menyala mengawasi Adrine dari dalam hutan.
'Eh?' Pikir Adrine.
"Blootory Demon, maju!!"
ZRAAAST!!
Sekelibat api merah darah lewat dengan sangat cepat, mata emas yang barusan mengawasi adalah Kera Bermata Emas seperti apa yang tadi dikatakan oleh Reihan.
"Sudah kuduga, beberapa dari mereka ternyata berada di fase evolusi akhir, kekuatannya setara dengan hewan spirit tingkat Langit peringkat 2."
Lama kelamaan Adrine mulai tahu, namun ia tak peduli dan menurutnya yang penting adalah untuk meratakan semua hewan spirit.
Sementara itu, di tempat senior besar Lhila dan tuan Carlos Halbert, mereka tidak mengawasi Adrine sama sekali. Mereka hanya sedang membicarakan tentang kemampuan dan kelayakan Adrine yang begitu mengagumkan.
"Waktu aku seumurannya, aku memang berada di tahap yang sama, tapi dia itu lebih jenius karena memulai kultivasi lebih lambat dari umumnya."
Senior besar Lhila sangat menyukai Adrine, namun ia hanya sebatas menyukai bakatnya yang hebat.
"Kau benar, kalau aku belum mencapai prestasi yang sama sepertinya ketika masih seumurannya."
Carlos Halbert pun merasa lebih rendah jika dibandingkan dengan Adrine.
"Teknik Pancaran Kunci Yin-Yang adalah teknik yang sulit, tetapi teknik itu adalah yang terbaik dibandingkan dengan semua teknik yang tadi aku keluarkan. Ku rasa dia mungkin akan segera menguasai teknik itu jika terus berlatih dengan giat, mungkin dalam 5 atau 6 bulan, dia bisa sepenuhnya menguasai teknik itu."
5 atau 6 bulan itu adalah pemikiran paling optimis dari senior besar Lhila, namun hal itu tak mungkin bagi Adrine. Itu karena...
BLAAAM!!
"Apa itu?"
Ledakan besar tiba-tiba muncul di tempat Adrine.
"Itu..."
Senior besar Lhila sangat sulit mempercayai apa yang ia lihat sekarang ini.
Terdapat 2 simbol Yin-Yang yang sangat besar di atas awan, simbol tersebut memancarkan cahaya emas yang sangat terang. Kedua simbol tersebut terlihat seperti susunan paralel,ada yang di atas dan ada yang di bawah. Terdapat banyak hewan spirit di tengah-tengah dari kedua simbol tersebut. Namun di terdapat cahaya emas di setiap sisi lingkaran Yin-Yang tersebut, cahaya tersebut terlihat layaknya penjara yang mengurung hewan spirit yang ada di dalam.
"Meledak lah!"
Bibir yang tiba-tiba bergerak dan melontarkan sebauh kata.
SRIIING!!
Muncul kilatan yang sangat terang dari dalam penjara simbol Yin-Yang tadi.
Senior besar Lhila dan tuan Carlos Halbert terlihat sangat terkejut dan tak tahu lagi harus berkomentar apa.
"Bukankah itu... Teknik Pancaran Kunci Yin-Yang?"
Senior besar Lhila sangat mengenal teknik tersebut, sangat mengenal sekali.
Bersambung!!