
"Ya. Kalau begitu, kau kirim aku keluar. Aku mau berlatih daripada hanya melihatmu bertarung sendirian." Ujar Etern.
"Oke. Sistem, kirim Etern keluar dari dimensi ini!" Perintah Adrine terhadap sistem untuk mengeluarkan Etern dari dimensi tersebut.
'Eh, dia beneran mau mengirimku keluar? Sebenarnya Adrine mau ngapain sih?' Pikir Etern dalam hati.
"[Memproses...]
[Etern telah dikirim keluar dari dimensi.]"
Tubuh Etern menghilang secara perlahan. Etern hanya diam dan menunggu ia keluar dari tempat tersebut.
"Kalau begitu, berhati-hatilah! Jangan sampai terluka, aku pergi dulu." Ujar Etern.
"Ya, silahkan." Ujar Adrine denga percaya dirinya.
Etern pun sudah dikeluarkan oleh drone dari dimensinya. Adrine hanya santai saja melihat Etern telah keluar dari dimensi. Lalu Adrine kebawah dan melihat-lihat Gagak Semesta Petir yang lainnya.
"[Apakah user ingin memilih Gagak Semesta Petir yang ini?]"
"Ya, Aku pilih gagak yang ini!" Ujar Adrine.
Lalu Adrine melawan gagak tersebut, tetapi kekuatan dari gagak tersebut lebih kecil dibandingkan dengan kekuatan gagak yang ia lawan sebelumnya. Adrine juga merasa lebih mudah dengan kekuatan baru yang ia dapatkan.
"Rasakan kekuatan yang baru saja kudapatkan. RANTAI PENGIKAT SPIRITUAL!!" Adrine mengeluarkan rantai yang keluar dari gagak kecil yakni inti jiwa Adrine.
Lalu rantai tersebut mengikat tubuh dari gagak yang sedang Adrine lawan, dan menyerap energi spirit dari gagaknya perlahan-lahan. Disaat kekuatan dari gagaknya mulai melemah, gagak tersebut mulai menyerang sekuat tenaga. Dan kesempatan itulah yang digunakan oleh Adrine untuk menyerang gagak tersebut secara tiba-tiba.
Tanpa Adrine sadari, Adrine juga menyerang sekuat tenaga dan langsung membunuh Gagak Semesta Petir yang ia lawan. Adrine juga terkejut melihat gagaknya langsung mati dalam sekali serang.
"Semudah inikah?" Ujar Adrine bingung.
"Bangkitlah!!" Lalu Adrine membangkitkan jiwa dari gagak tersebut.
Dan Adrine berhasil menjadikan gagak tersebut menjadi pasukannya. Adrine tersenyum bahagia hanya dengan melihat gagak tersebut telah menjadi pasukannya.
"Sebelumnya aku tidak bisa membangkitkan jiwa dari Gagak Semesta Petir yang trlah kujadikan inti jiwa. Karena jiwanya telah kukumpulkan dan kujadikan inti jiwa pertamaku." Ujar Adrine.
Lalu Adrine melihat daftar dari pasukan yang ia miliki. Adrine tersenyum seperti sedang mendengar kabar yang menyenangkan.
"Gagak ini kuat sekali. Kekuatannya sudah diatas dari Dragon Steel. Akan kuberikan nama untuk gagaknya. Namanya adalah Raven." Ujar Adrine.
"Sistem, dimana letak dari Serigala Petir Bermata Tiga?" Tanya Adrine.
"[Anda bisa lihat dari penanda diatas anda.]"
Lalu muncul anak panah penunjuk jalan diatas kepala Adrine. Adrine mengikuti arah yang ditunjukkan oleh penanda tersebut. Melalui hutan didekat gunung tempat Gagak Semesta Petir bersinggah, ditempat itulah Serigala Petir Bermata Tiga.
"Menurutku, semakin besar gambar petir yang ada pada perutnya, maka akan semakin besar pula kekuatannya. Aku akan memilih serigala yang itu."
"[Target telah dipilihnya.]"
Lalu Adrine melawannya seperti tadi. Dengan menggunakan penggabungan jiwa dengan Raven dan Dead Shadow, Adrine merasa bisa melawan serigala tersebut hanya dengan kekuatan tersebut.
Dalam waktu kurang dari 10 menit, Adrine telah mengalahkan Serigala Petir Bermata Tiga. Dan Adrine juga telah menjadikan serigala tersebut menjadi salah satu dari pasukannya dengan nama Dark Wolf.
"[Hell Army telah mengalami peningkatan dan telah dipromosikan menjadi Shadow Hell Army.]
[Union of Soul telah mengalami peningkatan dan telah dipromosikan menjadi Transformation.]
[Immunity telah mengalami peningkatan dan telah dipromosikan menjadi Regeneration.]"