Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Leluhur Shin (4)


"Fase menghapus kematian? Apa-apaan itu?"


Adrine bingung dengan fase itu. Fase yang membuat Adrine berpikir ulang. Dan menghapus kematian, jika dikatakan itu hampir mirip dengan keabadian.


"Fase yang dimana saat hewan spirit tidak bisa mati."


DEG!!


'Fase yang dimana tidak bisa mati? Itu mustahil.'


Adrine sungguhlah terkejut. Bahkan mungkin manusia tak mungkin bisa. Kematian adalah hal yang pasti, dan hal itu dihapus disaat hewan spirit telah mencapai fase menghapus kematian.


"Kalau tidak bisa mati, maka bagaimana aku bisa mengalahkan hewan spirit pada tingkat itu?"


"Kau hanya perlu memusnahkan kehidupannya. Tak boleh menyisakan sedikitpun bagian dari tubuhnya."


"Aku mengerti."


Adrine yang sudah memahami tingkat itu mulai bersiap untuk bertarung melawan Serigala Bermata Kristal. Adrine memunculkan Purgatory Demon untuk melawan serigala tersebut. Purgatory Demon muncul sambil menundukkan kepalanya.


"Ada apa tuan? Apakah ada yang perlu saya bantu?"


"Kau lihat itu!"


Adrine menunjuk kearah Serigala Bermata Kristal. Lalu Purgatory Demon melihat apa yang ditunjuk oleh Adrine.


"Kau sudah lihat? Kau hanya perlu memusnahkannya saja! Jangan sampai ada yang tersisa! Ingat itu!"


Purgatory Demon mengangguk menandakan bahwa ia mematuhi perintah Adrine. Adrine tersenyum disaat melihat Purgatory Demon mulai maju untuk menyerang.


"Kau tak perlu terlalu tegang seperti itu. Serigala ini baru sampai setengah jalan menuju kedalam fase menghapus kematian."


Adrine menoleh kearah Leluhur Shin.


"Aku hanya ingin mempercepat saja. Kekuatan Purgatory Demon cukup untuk melenyapkannya dalam waktu yang singkat."


"Aku tahu kalau kau itu bukan orang yang suka terburu-buru, tapi keputusanmu ini juga bagus."


Adrine tersenyum. Adrine kembali fokus untuk melihat pertarungan dari Purgatory Demon dengan Serigala Bermata Kristal. Leluhur Shin juga menjadi fokus untuk melihat pertarungan tersebut.


Dalam 3 menit, Purgatory Demon berhasil membakar habis seluruh tubuh Serigala Bermata Kristal. Hanya tersisa abu saja.


"Semuanya hanya tersisa abu. Apa aku bisa menjadikan serigala ini menjadi pasukanku?"


"Untung saja serigala ini belum sampai pada fase itu. Kau masih bisa untuk menjadikannya sebagai pasukanmu."


"Benarkah?"


"Ya. Cobalah!"


Adrine mencoba untuk membangkitkan Serigala Bermata Kristal dari abu yang berasal dari mayatnya. Disaat Adrine mencobanya, ada sebuah dorongan yang kuat seperti apa yang terjadi disaat Adrine membangkitkan Red Diamond dan Golden Fire.


"Sepertinya sulit ya?"


"Tenang, itu normal. Jika jiwa yang kau bangkitkan sangat kuat, maka kesulitannya akan menjadi lebih sulit."


"Begitu ya?"


Lalu Adrine berhasil membangkitkan serigala tersebut dan memberinya nama Krystal Wolf. Adrine kini benar-benar tak lagi mau mencari hewan spirit. Baginya, point yang telah didapat adalah cukup.


"Apa kau tak mau kembali ke wilayah whitezone?"


"Betul juga. Aku bisa mengambil point seseorang disana."


"Bukankah kau tadi merasa cukup dengan pointmu sekarang?"


"Hanya tambah-tambah saja. Hehe."


"Terserah kau saja."


Lalu Adrine kembali ke wilayah whitezone. Adrine selalu menemui hewan spirit disetiap perjalanannya kembali. Setelah hampir sampai diperbatasan, Adrine melihat Etern, Senior David, dan Arpha.


"Woi kalian, kenapa kalian diam saja disitu?"


Lalu Etern dan lainnya menoleh kearah Adrine. Ketiganya langsung berjalan kearah Adrine. Adrine pun juga berjalan dan mulai memasuki wilayah whitezone.


"Kalian sedang apa disini?"


"Aku dan Senior David sedang menunggumu."


"Oh ya? Bagaimana denganmu Arpha?"


"Emm... Itu... Apa api yang terang itu berasal darimu?"


Sontak membuat Adrine terkejut mendengar kalau banyak yang tahu kalau ia tadi melawan Fire demon of death.


"Nah, itu dia. Apa kau baru saja melawan Fire demon of death?"


"Ya."


"Hah? Apa kau benar-benar serius?"


"Apa kau tak percaya denganku? Aku ini serius."


Lalu, agar teman-temannya percaya dengannya, Adrine mengeluarkan sebuah bukti yang kuat untuk membuat yang lainnya percaya. Jiwa dari Fire demon of death yang telah dijadikannya pasukan adalah bukti yang kuat untuk membuktikan bahwa Adrine benar-benar menghabisi Iblis api.


"Apa? Kau bahkan mengubahnya menjadi seorang pasukan?"


"Bagaimana mungkin?"


"Ini mungkin, karena buktinya ada didepan mata kalian sendiri. Jiwa dari iblis itu adalah bukti yang kuat. Apa kalian masih tak percaya?"


"Ini..."