
"Ya. Mata ketiga, hal yang nampak mustahil. Tapi anugerah dari sang penguasa."
'Penguasa? Anugerah?'
Adrine sedikit tak terlalu memahami dengan perkataan yang dikatakan oleh Leluhur Shin.
"Kau pasti tak tahu apa itu penguasa?"
Leluhur Shin seperti telah membaca pikiran Adrine. Dengan mudahnya, hanya dengan melihat ekspresi dari wajah Adrine, Leluhur Shin tahu ada hal yang tak dimengerti oleh Adrine dihati kecilnya.
"Ya."
"Penguasa itu adalah suatu kedudukan yang dimana tingkatannya lebih tinggi dibandingkan kaisar."
Adrine malah menjadi tak tahu apa itu kaisar. Jika baru saja Adrine mendengar kata penguasa, Adrine menjadi lebih tak paham dengan adanya kaisar.
"Sudah kuduga, kau pasti malah semakin tak paham dengan ini. Intinya, kalau penguasa itu sangatlah hebat dan hampir tak mungkin diraih."
"Jika itu hampir, maka pasti ada kemungkinan walaupun sangatlah kecil, itu bisa diraih."
Adrine tahu apa yang dimaksud oleh Leluhur Shin. Leluhur Shin pun juga seperti mengagumi akan semangat Adrine.
'Mungkin penilaianku tak salah. Benar-benar bocah yang baik.'
"Oh ya. Hei Shin kecil, kau tahu tempat terbaik untuk mencari hewan spirit?"
"Apa kau bilang? Shin kecil? Aku ini seorang leluhur yang hebat. Dimasa kejayaanku, aku mungkin bisa menyingkirkanmu hanya dengan satu kedipan mata."
Leluhur Shin sangat marah saat ia tak dihormati oleh kultivator kecil. Adrine seperti tak menghiraukannya. Pamer sedikit, itulah yang ada dipikiran Adrine.
"Ah, lupakan. Untuk tempat ini, tentu aku tahu. Tapi sebentar, aku sedang mengubah sistem ini menjadi tubuhku."
"Apa? Sistem ini bisa dijadikan tubuh bagi roh?"
Adrine terkejut mendengar sistem USC bisa diotak-atik seperti benda murahan. Hanya dengan melihat Leluhur Shin, Adrine tahu kalau dia sedang serius dengan apa yang barusan dikatakan.
"Aku ini penciptanya, apa tak mungkin bagiku untuk tahu rahasia dari apa yang aku ciptakan sendiri?"
"Ya, sudah kuduga jawabanmu akan seperti itu. Lalu, apa kau berhasil?"
"Tenang, aku sudah berhasil."
Drone tersebut berubah menjadi partikel cahaya. Lalu menyatu dengan roh Leluhur Shin dan membentuk tubuhnya sendiri.
"Kau terlihat lebih baik dibandingkan dengan wujud hantumu tadi."
"Apa kau meledekku? Ini normal dengan apa yang barusan kulakukan."
"Oh ya Leluhur Shin. Bagaimana cara kau membuat sistem ini?"
Pertanyaan tersebut seperti selalu berputar-putar dikepala Adrine setiap kali teringat dengan USC.
"Kemampuan ini menggunakan kekuatan dari jimat mental."
Adrine merasa familiar dengan kata mental. Apakah kekuatannya dibentuk dengan teknik mental atau semacamnya.
"Apakah ini ada hubungannya dengan kekuatan mental? Mungkin formasi mental?"
"Ah. Kau mengerti tentang formasi mental?"
"Ya."
"Kau benar. Kekuatan ini bisa dibentuk dengan kemampuan jimat mental. Kekuatan ini bisa membantu seseorang untuk menciptakan sesuatu sesuai apa yang diinginkan."
"Lalu apa aku juga bisa membuat benda seperti USC?"
"Itu mungkin. Tetapi kau belum mengetahui apapun tentang jimat mental."
'Oh iya ya, jimat mental.'
Sebenarnya Adrine merasa asing dengan yang namanya jimat mental. Tetapi dengan adanya kata mental, Adrine jadi seperti tahu tentang apa itu jimat mental.
"Lalu apa itu jimat mental? Apa hubungannya dengan formasi mental dan USC?"
Adrine menjadi penasaran dengan apa itu jimat mental. Leluhur Shin tersenyum disaat Adrine ingin tahu tentang pengetahuan tersebut.
"Tentu ada. Jimat mental adalah suatu ukiran mental yang kau ciptakan. Sebenarnya jimat mental adalah suatu dasar dari kemampuan formasi mental. Namun sayangnya orang-orang lebih memilih untuk hanya mempelajari formasi mental."
"Lalu, apa hubungannya dengan USC?"
"Kau pasti tahu tentang artifak, iya kan?"
Adrine mengangguk.
"Itulah salah satu contoh dari kreasi jimat mental. USC mungkin adalah suatu artifak."
Adrine juga merasa benar adanya dengan kegunaan sebenarnya dari artifak. Adrine pernah menempa sebuah pedang, tetapi tak ada jimat mental yang dimasukkan kedalam pedang tersebut. Jadi, pedang tersebut tak dianggap sebagai suatu artifak.
"Lalu, bagaimana dengan sumber daya yang ada didalam sistem? Apa sumber dayanya tak terbatas?"
"Tenang saja. Sumber daya dalam USC tidak terbatas. Didalam USC, terdapat fragmen alam semesta. Sumber daya dalam USC ini terhubung langsung dengan alam semesta ini."
Adrine telah memahami dengan apa yang dikatakan oleh Leluhur Shin. Dan masuk akal menurut Adrine dengan kemampuan seperti itu dan mendapatkan suatu benda yang bagus untuk membuat sebuah sistem USC.