Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Berlatih


TOK!! TOK!! TOK!!


Adrine mengetuk pintu rumah Arpha. Dan kemudian keluarlah si-Arpha.


"Hai... Kau ini sedang apa?"


"Oh, aku baru saja berkultivasi."


"Oh ya, sekarang ini aku tidak punya banyak waktu. Ini hadiahnya dari party kemarin. Hadiahnya nambah, hehe!!"


Adrine menyeringai ketika memberikan Permata Laut Biru kepada Arpha.


Namun, karena tak ingin berlama-lama, Adrine langsung mengatakan ke intinya dan memberikan Permata Laut Birunya kepada Arpha.


"Apa ini?"


"Oh, itu...Ini adalah Permata Laut Biru, kau pasti sudah tahu benda apa ini dan jelas benda ini untuk berkultivasi!"


Adrine menjelaskannya kepada Arpha, dan juga keduanya sama-sama mengerti tentang benda apa itu.


"Oh gitu... Kalau begitu, terima kas.. EH?"


Belum selesai Arpha berterima kasih, Adrine sudah pergi tanpa jejak. Hanya tersisa angin yang ada dihadapannya.


Setelah Adrine pulang kerumah, Adrine langsung berkultivasi sendiri dirumah. Adrine berkultivasi hingga pagi menjelang.


Hingga pagi pun tiba juga.


"Sistem, tunjukan status tubuhku!" ...


"[Status tubuh user :


-Nama : Adrine Arnando


-Kekuatan : 57 -Level : 45


-Daya Tahan : 22 -Gelar : Kelayakan 1


-Kecepatan : 27


-Indera : 14


-Intelegence : 15.]" Status tubuh Adrine.


Note : tulisan sistem diubah, yang sebelumnya adalah Sistem menjadi [Sistem****].


"Hah sejak kapan Indera milikku ditambahkan, dan sepertinya aku tidak naik level?"


Adrine bingung melihat point indera miliknya meningkat 3 point. Ia tak tahu kalau peningkatannya itu berasal dari peningkatan skill Necromancer miliknya.


"[Itu disebabkan oleh adanya peningkatan terhadap level Necromancer.]"


"Yah mungkin saja."


Adrine juga telah paham terhadap skill Necromancer, namun masih belum cukup paham dengan sistemnya. Menurutnya necromancer adalah skill seseorang yang harus memiliki indera dan intelegensi yang tinggi. Setelah itu adrine melanjutkan kultivasinya di arena berlatih.


Adrine memulai kultivasinya dan pulang ke rumah selama 3 hari dan ke arena 3 hari dan begitu seterusnya.


SETELAH 5 BULAN BERLALU


"Uagh... segarnya. Benarkah ini sudah bulan ke 5? Sudah lumayan lama juga aku berkultivasi dan berlatih! Ah... sistem! Analisa statusku dan kultivasiku!" Perintah Adrine terhadap sistem.


"[Menganalisa...


Status tubuh user :


-Nama : Adrine Arnando


-Pencapaian : Sungai Level-6


-Kekuatan : 118 -Level : 134


-Daya Tahan : 52 -Gelar : Kelayakan 1


-Kecepatan : 62


-Indera : 23


-Intelegence : 34.]" Status tubuh Adrine.


"Hmm... Sepertinya ada yang terlewatkan? Hmm... Oh iya, kenapa gelarku masih kelayakan 1 ya?"


Adrine merasa ganjil terhadap gelarnya.


"[Membuka gelar baru dapat membuat user membuka akses akses yang baru. Gelar berikutnya bisa dicapai apabila point kekuatan adalah 100, point indera adalah 25 dan point intelegence adalah 35. Dan kekuatan anda telah memenuhi syarat.]" Instruksi sistem.


"Yah... Untuk indera sih, aku cukup menggantungkan pada skill necromancer, tapi mengapa skill necromancer pada level 4 belum membuka sub-skill yang baru ya? Dan untuk intelegence sih, aku hanya menggantungkan pada pencapaian kultivasi, yah tidak apa apa juga lah."


"[Tuan. Anda masih memiliki 2 point yang tersisa.]" ...


"Kalau begitu langsung saja tambahkan masing-masing point ke stats indera dan intelegence!" Perintah Adrine terhadap sistem.


"[Point telah ditambahkan!]"


"Hmm... Untuk kali ini aku mau mengikuti tournament mingguan. Dan tournamentnya akan dimulai 2 hari lagi, aku harus berlatih."


Adrine teringat akan tournament mingguan yang selalu diadakan setiap minggunya. Ia ingin bertambah kuat agar nanti ketika mengikuti acara tersebut, ia tidak dipermalukan karena kekuatannya yang lemah.


"Aktifkan sistem!"


"[Mulai membuka dimensi.........]


[Meminta tingkat kesulitan.........]"


"Aktifkan tingkat rendah!" Perintah Adrine.


"[Mulai membuka dimensi.........]


[Solo Fighting]


[Kesulitan tingkat rendah]


[Mode : Eliminasi]." ...


Dimensi mulai dibuka. Adrine sudah familiar oleh tempat ini. Belum juga waktu berjalan hingga 1 jam, Adrine telah menghabisi sebagian dari monster yang ada. Pertempurannya menjadi semakin mudah bagi Adrine. Adrine mengeluarkan skill Hell Army untuk semakin mempercepat menyelesaikan misinya. Lalu semua pasukannya menyebar ke beberapa arah.


Setelah beberapa saat, data yang ada dalam sistem menunjukkan bahwa banyak monster yang berkurang. Hal itu dikarenakan pasukan milik Adrine telah membunuh mereka semua.


"[Monster yang tersisa (241/320)]"


Bersambung!!