
Perseteruan Adrine dengan para murid dari keluarga Longi ternyata dilihat oleh tetua An dari jauh, ia mendatangi tempat kejadian dan melihat Adrine dan para murid dari keluarganya telah berpisah. Dan Adrine juga mengikuti tempat gengnya menginap karena ia telah mencari master Heyto dan tak menemukannya.
Ketika Adrine berada di hotel T-1 dan berada di ruangan yang sangat luas, ia langsung diinterogasi oleh para anggotanya tentang kemampuan yang ditunjukkannya di saat berseteru dengan Zhenfu Longi. Adrine menjawab dengan secukupnya dan keluar karena ingin melihat-lihat. Awalnya Ryu masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Adrine, namun mengingat apa yang pernah ditunjukkan oleh ketua gengnya itu, ia agak ragu dengan ketidakpercayaannya tadi.
Pada saat Adrine keluar, ia melihat sekumpulan orang yang tengah berbincang-bincang di tengah jalan. Mereka tampak sedang membicarakan sesuatu dengan sangat serius, dan tiba-tiba salah satu dari mereka melihat Adrine.
'Hah? Dia kan ... ' Pikir orang yang melirik ke arah Adrine.
Kemudian orang itu kembali membicarakan masalah dengan serius dan mereka pun menoleh ke arah Adrine.
"Hei kau, kemari lah!"
Salah satu dari sekumpulan orang itu memanggil Adrine. Karena merasa terpanggil, Adrine pun mendatangi kumpulan orang itu.
"Ada apa?" Tanya Adrine.
"Apa kau seorang ... "
Tiba-tiba muncul tulisan 'pewaris' di mata Adrine dan tulisan itu adalah kata yang tidak diucapkan oleh orang yang memanggilnya itu, ia agak terkejut melihatnya.
"Bagaimana kalian bisa tahu?" Tanya Adrine.
Mereka pun langsung saling menatap satu sama lain, lalu menatap orang bermata biru yang ada di samping Adrine.
"Apa kau ingat aku?" Tanya seseorang yang yang memanggil Adrine.
Orang itu mengaktivasi topeng zirahnya dan membuat Adrine teringat dengan siapa orang itu.
"Kau ... Maskman?" Tanya Adrine.
Orang yang dipanggil Maskman oleh Adrine itu mengangguk, Adrine agak tak percaya bisa bertemu kembali dengannya di kota Toturao.
"Tenanglah, kita bukan musuh di sini, justru aku ingin meminta bantuan darimu," ujar Maskman.
"Aku memang tidak menganggapmu sebagai musuh dan juga aku masih sedikit penasaran dengan dirimu," ujar Adrine dengan nada yang datar.
Kemudian Maskman menyadari sesuatu dari atas hotel T-1 yang ada di belakang Adrine dan ia memberikan sinyal kepada temannya. Temannya itu membentuk sebuah lingkaran formasi yang mengelilingi mereka dan formasi itu mengeluarkan cahaya.
SRIIING!!
Mereka pun langsung menghilang di tempat.
Dan benar, apa yang dirasakan oleh Maskman tadi benar, terdapat seseorang yang mengawasinya dari atas gedung. Dan ternyata orang yang mengawasi mereka adalah tetua An yang mengenakan jubah.
"Bocah itu ternyata sudah bertemu dengan teman-temannya, setelah keluar dari Monumen Iblis 6 Tahun nanti, nyawa kalian akan kuhabisi dengan tanganku."
Tetua An pun pergi.
***
Di tempat lain yang sangat gelap, terdapat formasi yang sama dengan formasi yang disiapkan oleh teman Maskman. Awalnya formasi itu tidak bercahaya, akan tetapi formasi itu tiba-tiba aktif dan bercahayanya, lalu mengeluarkan Adrine dan Maskman beserta teman-temannya.
"Hah ... Ada apa? Kenapa kalian membawaku ke sini? Di mana ini?" Tanya Adrine.
Adrine sama sekali tidak khawatir dengan kemampuan yang dimiliki oleh Maskman beserta kawan-kawannya, namun ia tidak tahu di mana mereka berada sekarang.
Tempat yang mereka tempati itu sangatlah gelap, cahaya dari formasi teleportasi sebelumnya juga sudah meredup. Maskman pun mengaktifkan pencahayaan yang ada di sana sebelum menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Adrine. Ketika pencahayaan dinyalakan, mereka tampak seperti di dalam ruangan yang tidak terlalu luas.
"Tenang saja, kita masih berada di dalam kota Toturao. Ada suatu kepentingan sehingga kami membawamu ke sini karena tadi ada mata-mata yang berusaha menguping pembicaraan kita."
Kemudian Maskman menjelaskan siapa mereka dan dalam rangka apa mereka saling berkumpul bahkan mengikutsertakan Adrine. Maskman ternyata memiliki nama yang sangat imut dan tidak terduga, Shiny, padahal ia adalah seorang lelaki.
"Jadi namamu Shiny? Hehe, imut sekali. Dan kau, Violet dan Viona, Andre, Razer, Loki, dan, Rendi, dan dasar kultivasinya yang paling rendah adalah Rendi, tahap Keberlanjutan level-2 kelas puncak, sementara yang paling tinggi adalah Loki, tahap Keberlanjutan level-3 kelas akhir. Dan ... Kalian juga seorang pewaris?" Tanya Adrine.
Ketujuh orang itu mengangguk dengan serentak, pewaris yang dimaksud oleh Adrine adalah pewaris Celestialine.
"Seharusnya kita adalah musuh, tapi itu jika kita sudah berada di arena yang sesungguhnya. Dalam sekitar 12 tahun lagi, kita akan ke tempat itu untuk dijemput masing-masing oleh seorang pasukan dari Inner Layer, kau pasti sudah tahu siapa itu pasukan Inner Layer," ujar Shiny.
Dari apa yang telah dijelaskan oleh Shiny, Adrine sendiri juga sudah tahu tentang itu dan ia juga sudah menebak apa tujuan mereka membawanya ke dalam kelompok mereka.
"Aku tahu kalian pasti akan mengajakku untuk bergabung dengan kalian, tapi apa untungnya bagiku?" Tanya Adrine dengan tatapan tidak tertarik.
"Kita bisa saling menjaga dan keamanan kita akan terjamin dari para pemburu dan *******."
Adrine terkejut, baru kali ini ia mendengar status pewaris itu diburu dan dikejar pula oleh para *******.
"Pemburu? Siapa mereka? Apa tujuan mereka memburu kita?" Tanya Adrine yang kini berubah menjadi agak tertarik dan penasaran.
"Mereka adalah mata-mata dari supergugus Shapley, keberadaan mereka tersebar di mana-mana untuk memburu para pewaris. Dan, aku melihat satu dari para pemburu yang datang bersama denganmu," ucap Loki.
Adrine begitu terkejut, ia tahu siapa yang dimaksud oleh Loki, dia adalah master Heyto, seseorang yang sudah dianggapnya sebagai orang tuanya. Tatapan Adrine mulai berubah, yang sebelumnya hanya memasang wajah datar biasa, kini matanya mendelik dan sorotan matanya sangatlah tajam, aura yang dipancarkannya juga sangat mengerikan disertai dengan niat pembunuh yang sangat kuat. Wajahnya mulai tertutup oleh bayangan hitam pekat dengan menyisakan sinar merah di matanya.
"~APA YANG KAU MAKSUD ITU MASTER KU? MASTER HEYTO?~" Tanya Adrine dengan suata yang sangat menekan dan mengerikan.
Adrine sama sekali tidak berteriak, namun nadanya terdengar mengerikan dan suaranya membuat telinga pendengarnya menjadi kesakitan.
"Ka ... Kami bukan asal menuduh, aku bisa merasakan koneksi dari jaringan komunikasi di sini dengan alat-alat buatanku. A ... Alatku juga barusan mendeteksi dua orang lain se ... Selain mastermu itu," imbuh Loki, 'di ... Dia itu siapa ... Sebenarnya?' Pikirnya.
Loki tak kuasa melihat nuansa mengerikan yang diperlihatkan oleh Adrine, kemampuan yang dilihatnya itu membuat bulu kuduknya dan semua orang yang ada di sana berdiri.
'Apa ... Apa dia benar-benar Adrine yang dulu itu? Ke ... Kenapa bisa dia sekuat ini? Ini hanya niat pembunuh saja dan ... Kekuatannya sangat besar ... Mengerikan.' Pikir Shiny.
Shiny bahkan sampai tak percaya jika Adrine yang ada di depannya itu adalah orang yang mengalahkannya dulu, ia tak menyangka jika kemampuan Adrine berkembang dengan sangat pesat.
Namun Adrine menghentikan niat pembunuhnya dan mulai menenangkan pikirannya.
"Haaah ... Maafkan aku, aku terlalu terbawa emosi," ujar Adrine.
Adrine menghela nafas panjang, ia merasa jika pikirannya sudah sangat berat dengan adanya pemburu dan pewaris. Para pewaris yang ada di sana menghela nafas lega pula.
"Tak apa-apa ... Oh iya, Adrine, kau itu berada di tahap apa sekarang ini? Apa kau sudah membuka kunci pertama?" Tanya Shiny
Adrine mengangguk.
"Tahap Keberlanjutan level-5 kelas akhir," ujar Adrine, 'pertarungan terakhir ku dengan Zhenfu dan juniornya itu membuat kelas ku naik.' Pikirnya.
Shiny dan yang lain tertegun mendengar bahwa Adrine sudah sangat jauh melampaui kemampuan mereka, dasar kultivasi yang disebutkan oleh Adrine sudah bisa dibilang jauh dari dasar kultivasi yang dimiliki oleh Loki.
"Apa kau sudah membuka kunci kedua? Bagaimana secepat itu?" Tanya Razer.
"Pil apa yang kau gunakan untuk berlatih? Dasar kultivasi yang kau miliki terlalu tinggi," ujar Andre.
"Iya, itu benar, tak mungkin kalau kau hanya membuka kunci pertama saja," ucap Rendi.
"Itu terlalu cepat jika hanya membuka kunci pertama, kultivasi apa yang terapkan pada dirimu? Apakah itu kultivasi ganda? Dengan siapa?" Tanya Shiny
"Kalau itu benar, kau yang terkuat di sini. Apa rahasia mu itu? Apa kau sudah membuka kunci kedua?" Tanya Loki.
Adrine menggeleng, semua pertanyaan itu bukanlah fakta dari apa yang dilakukannya semasa perkembangannya. Kunci kedua pun juga belum ditembuskan oleh meridiannya.
"Mustahil aku melakukan kultivasi ganda, memangnya dengan siapa aku melakukannya? Apa yang kulakukan semasa ini adalah dengan terus bertarung dan bertarung, hewan spirit, hewan iblis, orang lain, bahkan robot visual pun aku gunakan sebagai pelatihan. Pil hanya sebagai penyokong perkembanganku saja."
Adrine sangat berterus terang dengan apa yang memang telah dilakukannya selama ini, Violet dan Viona memahaminya dengan sangat seksama dan menyadari sesuatu.
"Tubuh Iblis, apa kau benar memilikinya?" Tanya Viona.
Viona menebaknya dengan akurat, namun sebenarnya persepsi itu telah dirubah oleh Shin kecil dengan adanya Jiwa 100 Angka yang di mana itu adalah jiwa yang dimiliki oleh Adrine.
"Dan juga, apa kau menggunakan jiwa orang lain ataupun hewan spirit untuk berlatih?" Tanya Violet.
Violet pun juga menebaknya dengan sangat akurat, tampaknya si kembar itu cukup cerdas dan memiliki intuisi yang tajam. Adrine mengangguk membenarkan pertanyaan si kembar itu.
"Bukankah berarti kau melakukan sejenis kultivasi jalan iblis?" Tanya Viona lagi.
Adrine sedikit bingung, ia bahkan baru kali ini mendengar tentang kultivasi jalan iblis, akan tetapi secara tiba-tiba Adrine langsung tahu dengan apa itu kultivasi jalan iblis.
"Bisa dibilang seperti itu, tapi aku ini adalah kultivator tipe Necromancer, aku menggunakan jiwa hewan spirit yang sudah mati untuk kujadikan pasukanku," ujar Adrine.
Cukup mengejutkan bagi ketujuh orang itu mengetahui bahwa kelas yang dimiliki oleh Adrine adalah seorang penyihir tipe pemanggil roh atau Necromancer.
"Hei hei, kau itu mirip dengan Andre, hewan spirit apa saja yang kau miliki?" Tanya Razer.
Kemudian Adrine menunjukkan keempat pasukan utamanya yang di mana mereka adalah hewan iblis.
"Tempat ini terlalu kecil, aku tidak bisa mengeluarkan semuanya, apalagi ada satu yang sangat besar, jadi ini saja yang bisa aku tunjukkan pada kalian," ujar Adrine.
"Adrine, kau ... " Ujar Shiny yang tak diselesaikan, itu karena matanya sudah melihat empat sosok yang membuat mulutnya tak bisa menyelesaikan ucapannya.
Bukan hanya Shiny yang tertegun, semuanya kecuali Adrine pun juga tak bisa berkata-kata lagi atas apa yang telah diperlihatkan dan dibuktikan oleh Adrine.
Bersambung!!