Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Memecahkan Misteri Dusk


"Itu aneh. Kenapa boss-nya belum menyerang sama sekali? Pasti ada sesuatu dibalik ini semua! Aku harus pergi dan mencari tahunya sendiri." Etern langsung pergi meninggalkan Adrine.


Ditempat Adrine penuh dengan asap bercampurkan dengan butiran butiran pasir. Asapnya pun menghilang karena angin yang berfluktuasi dan terlontar dari gelombang energi Blue Body Charger teknik Adrine.


Pasir bertaburan dimana mana. Tetapi dalam pasir tersebut masih ada aliran aliran petir yang menjalar disetiap butiran butiran pasir. Sama seperti tadi, pasir tersebut kembali akan membentuk tubuh tadi. Tetapi bentuk kali ini menjadi tidak sempurna karena terdapat aliran petir didalamnya.


"Bentuk tubuhmu mulai kacau sekarang." Kata Adrine. Tetapi, ekspresi dari Dusk sangatlah aneh. Dusk malah tersenyum tipis, tetapi dalam senyuman tersebut terselip siasat yang menakutkan.


ZRIIIING!!


Dusk menyerang Adrine dengan kecepatan tinggi. Walaupun tak sekuat dari yang Adrine bayangkan, tetapi hal tersebut tetap saja tidak mudah bagi Adrine untuk dihadapi.


"Serangan normal tidak mempan, aku harus menggunakan kekuatan elemental kali ini. Tapi sebelum itu, aku harus tahu seberapa kuatnya dia ini. Sistem, analisa kekuatan monster yang ada dihadapanku ini!" Semakin lama Adrine semakin tahu apa yang harus ia lakukan.


Tetapi waktu tetap berjalan. Disaat boss muncul, waktu tambahan yang diberikan adalah 30 menit. Dan kini pun tersisa 25 menit.


"[Menganalisa...]"


"[Nama : ??? (Tak diketahui)


-Kekuatan : ??? (Tak diketahui)


-Daya Tahan : ??? (Tak diketahui)


-Kecepatan : ??? (Tak diketahui)


-Intelegence : ??? (Tak diketahui)]"


"Apa? Bagaimana mungkin? Jelas jelas tadi sistem menyebutkan bahwa namanya adalah Dusk, mengapa sekarang tak diketahui namanya? Pasti ada sesuatu dibalik semua ini." Adrine mulai curiga dengan musuh yang sedang ia hadapi.


Adrine langsung kembali menyerang dan kini lawan adrine sudah mulai bergerak kesana-kemari, menyerang balas dan bertahan dari serangan Adrine.


TRIIING!!


Adrine terpikirkan sesuatu yang cukup masuk akal bagi Adrine. Adrine sudah sadar mengapa sistem tidak bisa menganalisa kekuatan dan nama dari monster yang sedang Adrine lawan. Adrine menyerang kembali untuk sedikit mengulur waktu agar ia bisa memikirkan sebuah siasat terbaru.


Ditempat Etern sekarang, Etern masih berputar putar seperti sedang mencari sesuatu. Dia berlari kesana-kemari, masuk kesetiap gedung, dan bahkan hampir keluar dari hutan.


"Mengapa aku tak menemukan siapapun disekitar sini? Aku yakin, pasti ada orang lain." Etern terus mencari dan mencari walaupun tak kunjung ia temukan.


"Benar juga. Dulu aku pernah belajar tentang Penglihatan Spirit. Mungkin aku bisa menemukan siapa orang yang berada dibalik manusia pasir tersebut." Etern langsung berkonsentrasi pada energi yang mengalir pada matanya. Etern memejamkan matanya.


Lalu setelah beberapa detik, Etern membuka matanya. Ia melihat berbagai energi yang ada disekelilingnya. Tetapi, ada tiga energi yang besar dan berbeda. Yang pertama yaitu dari dirinya sendiri. Yang satunya dari Adrine. Dan yang satunya lagi...


"Mungkin itulah yang kucari." Etern segera menuju kearah sumber energi yang mengalir dari tubuh manusia pasir. Energinya berbentuk tali yang sangat panjang. Tetapi energi tersebut berasal dari hutan. Etern memberanikan diri untuk masuk kedalam hutan.


Sementara itu, Adrine sudah tahu bagaimana ia akan menghadapi manusia pasir itu. Adrine melompat kesana sini dan dikejar oleh manusia pasir tersebut. Adrine tahu apa yang sedang ia lakukan. Karena berlari kesana-kemari itu ada alasannya. Yakni untuk mencari titik terlemah dan membuat tali energi yang ada pada manusia pasir tersebut menjadi tak beraturan.


Dan sebenarnya Adrine dan Etern sudah tahu apa yang ada dibalik dari manusia pasir ini. Mengapa sistem pun tidak bisa menganalisa statistik dari menusia petir itu juga ada penyebabnya. Mereka tahu ada yang mengendalikan manusia pasir tersebut dari jauh dan kemampuan yang digunakan olehnya pun sama dengan Adrine, yaitu pembangkitan pasukan.