
Adrine telah resmi menjadi murid di perguruan Kilat Langit, bukan hanya sebagai murid biasa yang posisinya adalah masih baru, namun dia ditetapkan sebagai murid tingkat Permukaan yang di mana bisa mendapatkan misi dan meningkatkan kontribusi. Pendapatannya juga akan meningkat ia terus menjalankan misi yang di berikan oleh Master dan perguruan.
Adrine juga telah menentukan tempat tinggalnya dan sekarang ia tengah berkultivasi serta menunggu untuk mendapatkan misi dari perguruan. Namun dalam setengah bulan, Adrine belum juga mendapatkan misi yang ditunggunya itu, ia pun berjalan-jalan keluar untuk berkeliling dan melihat-lihat sesuatu yang ada di perguruan Kilat Langit.
"Ada banyak benda bagus di perguruan ini, seingatku ada lebih dari 10000 benda setingkat artifak tingkat Puncak dan Semesta di perguruan ini."
"Apa?"
Adrine sedikit menahan kagetnya, ia hampir tak percaya dengan apa yang barusan di katakan oleh Shin kecil. Adrine hanya berucap dengan nada yang cukup rendah agar orang lain tidak terlalu memperhatikannya.
"Aku ingat ada seorang alkemis yang membuat pil tingkat Semi Surgawi di perguruan ini, pil Roh Buas. Pil itu lebih bagus daripada pil Yang Neraka Ketiga bahkan yang Keempat sekalipun."
"Pil Roh Buas? Semi Surgawi? Apa pil juga ada tingkatannya?"
Adrine agak bingung dengan penjelasan Shin kecil, ia juga baru tahu kalau ternyata pil memiliki tingkatan layaknya kultivasi.
"Pil juga ada tingkatannya, dari tingkat Dasar, Semi Duniawi, Duniawi, Semi Surgawi, Surgawi, Misteri, Semi Omega, Omega, dan Illahi. Pil tingkat Semi Surgawi bisa kau pakai dan biasanya akan menyiksamu mati-matian."
"Kenapa semengerikan itu?"
Adrine masih sedikit bingung, bukan karena takut atau apa, tapi dia hanya mengekspresikan apa yang barusan ia dengar, namun sama sekali tidak menakutkan menurut pemikirannya.
"Tunggu dulu..."
Ternyata Shin kecil masih belum selesai bicara.
"Pil Roh Buas bisa memperkuat jiwamu dan menjadikannya sangat keras serta berketahanan tinggi, sebagai hasil yang cukup bagus resikonya juga bukan main. Jiwamu akan terasa dicabik oleh belasan sampai puluhan hewan spirit yang sangat buas, memiliki efek waktu yang cukup lama, yaitu bisa mencapai 2 Minggu lebih. Pada umumnya digunakan oleh para kultivator di tingkat Kesempurnaan."
Adrine mulai mengerti dengan penjelasan Shin kecil. Pemikirannya terus mencerna penjelasan-penjelasan barusan yang cukup panjang.
"Jika pil itu bisa sebagus apa yang kau katakan barusan, berapa harga satuannya? Terus pil Yin Surga Keempat sampai Kelima itu tingkat berapa?"
"Satuan pil Roh Buas bisa seharga 100000, kalau pil Yin Surga Keempat dan Kelima itu setingkat pil Semi Duniawi. Oh iya, kalau pil Yin Surga Ketujuh, Kedelapan dan Kesembilan itu setingkat pil Duniawi dan pil Yang Neraka Kesembilan itu pil tingkat Semi Surgawi."
Mulut Adrine terbuka lebar karena saking terkejutnya, ia tak percaya jika pil Roh Buas bisa sebegitu mahalnya.
"Apa aku tidak salah dengar? 100000? Mahal sekali!"
"Pil itu masih tergolong murah jika dibandingkan dengan pil Amukan Kilat dan pil 3 Lapisan Bumi lapisan ketiga. Kau mungkin tak bisa percaya lagi kalau aku bilang tentang Cairan Lava Hijau."
Kemudian Adrine dengan cepat menutup telinganya dan tak mau mendengar apapun lagi, ia sudah tak kuat dengan benda-benda yang begitu luar biasanya.
"Aku tahu tentang Cairan Lava Hijau, 1 liter cairan itu bisa meningkatkan kualitas kemampuan artifak jiwa dan mata jiwa. Selain itu, cairannya juga bisa membuat tubuh semakin ringan, namun akan terasa berat jika dihantamkan pada tubuh orang lain. Aku akan merasa tubuh semakin ringan namun orang lain merasakan tubuhku itu semakin berat, benar bukan?"
Shin kecil menganggukkan kepalanya. Adrine sendiri juga sudah tahu kualitas dan nilai jual Cairan Lava Hijau, cairan tersebut seharga 130000 sampai 150000 setiap liternya.
Mereka pun berjalan berkeliling dan mencari benda-benda yang menurut mereka cukup bagus.
Dalam waktu 3 jam berkeliling, Adrine mendapatkan beberapa benda yang cukup bagus di toko toko dan ia juga berencana untuk mengunjungi sebuah tempat pelelangan yang katanya menjual berbagai benda dengan kualitas yang lebih baik dari toko biasanya.
Adrine telah kembali ke apartemennya dan kini ia memeriksa apa yang telah ia beli bersama Shin kecil.
"1 bongkahan Kristal Elektrik, 20 helai Rumput Spirit Mutasi, sepasang Taring Perak Serigala Angin, Padi Api Emas, 3 Ranting Api dari tumbuhan spirit Inti Api. Buat apa itu semua?"
Sekarang Adrine memasang wajah kesalnya lagi, suasana kini menjadi dingin seolah ada es yang mendinginkan udara.
"Aku menghabiskan 93000 dan aku hanya mendapatkan bongkahan Kristal Elektrik yang seharga 13500?"
"Jangan salah, aku membuat pil ini juga untukmu, aku bisa menghasilkan 70 sampai 85 buah pil, pil tingkat Duniawi lho..."
Adrine sedikit terkejut sekaligus bingung, ia mengerutkan dahinya seperti ada yang mengganjal di pikirannya.
"Hanya dengan bahan sesedikit itu kau bisa membuat sebegitu banyaknya? Apalagi pilnya bukan pil biasa, bagaimana cara kau melakukannya?"
"Aku ini alkemis hebat, kau mungkin akan terkejut setengah mati jika aku mengatakan kalau kau menambah 2 bahan saja dan membelikan ku satu lagi bahan tambahan, aku bisa membuat 10 sampai 25 pil lain."
Raut wajah terkejut Adrine telah berubah menjadi datar lagi, ia tahu kalau Shin kecil itu tengah menyombongkan dirinya. Walaupun Adrine hendak menanyakan sesuatu kepada Shin kecil, namun ia tahan karena Shin kecil terlalu sibuk dengan kesombongannya itu.
"Apa kau sudah selesai bicara? Kalau sudah, aku mau pergi berkultivasi dulu, sampai jumpa lagi nanti."
Kemudian Adrine memasuki kamar tidurnya dan ia mulai memeriksa bongkahan Kristal Elektrik yang dibawanya barusan.
"Bagus juga, elemental petir yang ada di dalam kristal ini lumayan kuat, aku bisa merasakannya dengan pasti."
Lalu Adrine mulai mensirkulasikan energinya untuk memulai kultivasi dan energinya mulai mengikat serta mensinkronisasikan dengan energi yang ada di dalam Kristal Elektrik.
PIIIP!!
Tiba-tiba ada notifikasi pesan untuk Adrine.
"Haiish... Baru saja mulai kultivasi, sudah ada pesan baru."
Lalu Adrine memeriksa pesan yang diterimanya itu.
Namun ketika ia memeriksa isi pesannya, ekspresi wajahnya terlihat seperti orang yang tengah terkejut, namun Adrine memiliki raut wajah yang hampir selalu datar dan jarang berekspresi jika tidak bersama dengan Shin kecil yang menurutnya menyebalkan.
Pesan yang diterimanya itu menunjukkan bahwa ia seperti telah mendapatkan sesuatu.
"Eh? Aku dapat misi pertama?"
Secara tak disangka Adrine mendapatkan misi pertamanya ketika akan memulai berkultivasi.
"Oh, ternyata aku masih punya beberapa waktu, misinya akan dimulai dalam 5 hari lagi. Misinya juga dilakukan secara berkelompok, mungkin aku akan bertemu dengan senior lain."
Dalam 5 hari, Adrine berniat untuk berkultivasi terlebih dahulu agar dirinya lebih siap dan dipenuhi oleh energi yang stabil. Kini ia tengah mengejar untuk sampai ke tahap Keberlanjutan level-3 dalam waktu sesingkat-singkatnya.
'Untung saja aku belum menyingkronkan energiku dengan Kristal Elektrik, jadi aku bisa memanfaatkannya lain waktu.' Pikir Adrine.
Setelah itu, Adrine mengeluarkan sebuah pil berwarna putih, pil tersebut adalah pil Yang Neraka Kedua yang akan membantu Adrine berkultivasi dalam waktu 5 hari mendatang.
Adrine pun memulai kultivasinya tanpa menggunakan Kristal Elektrik, ia ingin meminimalisir penggunaan barang berharga agar tidak terlalu boros.
"Seharusnya dalam 5 hari ini aku harus siap, bersiap untuk misi pertama ku!!"
Bersambung!!