Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Mengevolusikan Bolt Demon


Pertarungan antara Adrine dengan robot visual yang setara dengan praktisi di tahap Penciptaan itu telah diselesaikan oleh Bolt Demon dengan serangan yang sangat dahsyat. Adrine sendiri bahkan hampir tak bisa menahan efek ledakan yang timbul dari serangan pasukan miliknya itu.


Ledakan juga sudah mulai mereda, kini hanya tersisa kabur yang berupa debu residu dari ledakan serangan Bolt Demon.


ZRAAAST!!


Sesosok robot tersebut ternyata masih lah hidup dan bergerak menjauhi Adrine dan Bolt Demon.


'Apa? Dia masih hidup?' Pikir Adrine.


Tak disangka jika robot tersebut masih hidup dan kini tubuhnya telah banyak terkoyak dan banyak juga menerima kerusakan parah. Kondisinya sangat mengenaskan jika itu adalah seorang manusia.


Robot visual itu menggunakan sebuah teknik yang di mana ia bisa memunculkan cahaya hijau dari lantai bangunan, teknik tersebut memulihkan bagian tubuhnya yang telah terkoyak, dimulai dari yang paling parah yaitu di bagian kepala. Adrine segera menyadari jika robot visual tersebut sedang memulihkan diri.


"Bolt Demon, serang dia kembali! Dia sedang memulihkan diri, jangan biarkan itu!"


Segera Bolt Demon melaksanakan perintah dari tuannya itu dan bergerak cepat ke arah robot visual.


Sosok robot itu menyadari akan serangan lagi yang akan dilancarkan oleh Bolt Demon, sehingga ia bergerak semakin menjauh dan terus berjalan melingkar di dinding, karena bentuk dindingnya yang berupa tabung, sehingga dindingnya melingkar.


Berbalik lagi ke arah Adrine, ia tengah terpikirkan oleh sesuatu yang menurutnya cukup aneh. Hal yang dimaksudnya itu adalah perkembangan yang sejati dialami oleh Bolt Demon sekarang ini.


'Seharusnya Bolt Demon sedikit berkembang, tapi kenapa dia sama sekali tidak peningkatan akhir-akhir ini? Pertarungan ini juga sama sekali tidak mempengaruhi peningkatan Bolt Demon.' Pikir Adrine.


Merasa cukup aneh, Adrine mengeluarkan satu lagi pasukannya, yaitu Purgatory Demon.


"Purgatory Demon, kenapa Bolt Demon sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda evolusinya? Apa yang terjadi padanya."


"Tuan memiliki kemampuan Upgrader Soul, tidak bisa dipungkiri jika tuan bisa meningkatkan kekuatan jiwa kami, tapi jiwa yang kekuatannya mencapai suatu batasan harus melalui proses evolusi dengan mengorbankan jiwa. Jiwa yang dibutuhkan sendiri juga harus bisa membuat jiwa yang akan dievolusikannya naik peringkat, tidak peduli berapa jumlahnya asalkan kekuatan jiwanya cukup, maka itu akan membuat jiwa yang akan dievolusikan menjadi naik peringkat."


Kini Adrine mulai mengerti dengan kemampuan Upgrader Soul miliknya.


"Di peringkat berapa lagi kalian harus berevolusi?"


"Tidak tahu tuan, tapi yang pasti di peringkat 7 adalah evolusi awal bagi kami."


Walaupun evolusi berikutnya masih menjadi misteri pada peringkat berapa, namun ia sangat menanti-nantikan ada salah satu pasukannya yang akan mencapai peringkat itu.


"Terima kasih, Purgatory Demon."


Purgatory Demon mengangguk dan Adrine mengembalikannya ke dunia bayangan.


Sekarang Adrine sedang menunggu pertarungannya melawan robot visual segera selesai, ia sendiri langsung bergegas menyusul Bolt Demon untuk menyerang bersama.


Bolt Demon sama sekali tidak kesulitan untuk mengejar robot visual yang gerakannya terus melingkar lingkar, justru robot visual itu lah yang kesulitan untuk melakukan gerakan cepat menghindari kejaran dari Bolt Demon. Karena sambil berlarian, teknik pemulihan dirinya menjadi menurun dan melambat.


'Sekarang aku sudah bisa mengeluarkan pedang Api Hitam Ashura-ku tanpa harus mengaktifkan mata jiwa.' Pikir Adrine.


Adrine mengeluarkan pedangnya dan menancapkannya ke dinding.


"Persebaran domain Bayangan Neraka!"


Dengan segera bayangan hitam menyebar ke seluruh dinding, bahkan pijakan Bolt Demon dan robot visual juga sudah dilapisi oleh bayangan.


'Dengan teknik yang kukembangkan ini, aku bisa dengan mudah melakukan teknik memanipulasi bayangan.' Pikir Adrine.


Dengan segera, Adrine melakukan teknik manipulasi bayangannya dan membuat sebuah lengan lengan yang panjang di dekat robot visual. Karena robot itu belum menyadari teknik Adrine, ia terkena teknik tersebut dan terkekang oleh lengan lengan bayangan milik Adrine.


ZRAAAST!!


Adrine bergerak sedikit mendekat ke arah robot visual dan tangannya memancarkan api berwarna biru yang menyala.


PLAK!!


Adrine menapakkan tangannya ke dinding dan lengan yang mengekang tubuh robot visual menjadi terbakar oleh api biru yang barusan dibakar oleh Adrine.


'Walaupun tidak seberapa, tapi ini bisa menghalau gerakannya dan membuat Bolt Demon dengan mudah menyerangnya.' Pikir Adrine.


Robot visual mengerahkan tenaganya untuk membuatnya terlepas dari kekangan Adrine.


WUUUSH!!


Robot visual menghancurkan lengan lengan bayangan Adrine dan membuatnya terbang dan berhembus layaknya angin. Tubuhnya masih sedikit terbakar karena api yang sebelumnya telah menjalar sampai ke tubuh robot visual.


BUAGH!!


Bolt Demon memukulnya dengan serangan berupa pukulan uppercut dengan tangan kanannya.


BLAAARR!!


Robot visual menghantam dinding di atasnya dan dengan segera Adrine mengikatnya dengan teknik manipulasi bayangannya yang telah menjangkau seluruh dinding.


Adrine segera mendekati Bolt Demon dan pasukannya itu segera memukul dan menghancurkannya dengan serangan bertubi-tubi.


BLAAAR!! BLAAAR!! BLAAAR!! BLAAAR!!


Serangannya begitu ganas dan Bolt Demon berusaha menyerangnya sampai benar-benar hancur.


Suara sistem kembali muncul yang memberitahukan jika pelatihannya telah selesai. Pedang Api Hitam Ashura yang menancap di dinding telah berubah menjadi partikel yang berterbangan dan muncul kembali di tangan Adrine, selain itu bayangan hitam yang menutupi dinding pun juga mulai menghilang.


Tubuh robot visual yang sudah sangat hancur kembali menjadi tubuh proyeksi yang berupa cahaya seperti sebelumnya ia diciptakan. Tubuhnya pun menghilang dan gravitasi mulai normal kembali, Adrine yang memang sudah ada di dekat lantai tidak akan jatuh dan langsung berdiri di atas lantai.


Kini Adrine ingin segera mengevolusikan Bolt Demon yang memang sudah masanya, ia sudah tak sabaran dari tadi untuk segera memulai proses evolusi ini.


'Berarti aku membutuhkan jiwa yang kekuatannya hampir sama besarnya dengan Bolt Demon saat ini.' Pikir Adrine.


Kemudia Adrine teringat jika ia memiliki banyak sekali hewan spirit yang sangat kuat yang didapatnya dari dimensi maya atau alam yang pernah ia masuki di laboratorium pusat. Ia mengeluarkan semuanya yang berjumlah 15 ekor hewan spirit yang bermacam-macam jenisnya.


'Aku harus menghematnya sebanyak mungkin karena Purgatory Demon sendiri juga sudah mencapai level-9.' Pikir Adrine.


Kemudian Adrine menyimpan lagi beberapa dan menyisakan 5 ekor hewan spirit. Adrine cukup tahu tentang bagaimana caranya mengevolusikan jiwa, hanya saja diperlukan energi mental untuk menopang prosesnya yang dikarenakan kekuatan Bolt Demon lebih besar daripada yang mengevolusikan, yaitu Adrine.


Prosesnya hampir mirip seperti kombinasi jiwa (Combine Soul), hanya saja memiliki perbedaan kecil di dalam prosesnya, dan perbedaan kecil itu sangatlah penting dan yang paling diperhatikan.


"Memulai proses perubahan tubuh jiwa!"


Kemudian tubuh Bolt Demon berubah menjadi bola-bola jiwa berwarna hitam yang melayang, karena elementalnya adalah petir, masih tersisa tubuhnya yang berupa petir, namun hanya terlihat garis-garis petir saja.


Pada saat yang sama, semua jiwa yang dikeluarkan oleh Adrine berubah menjadi bola-bola jiwa, hanya saja yang meninggalkan tubuh sementaranya hanyalah Bolt Demon saja. Semua bola jiwa mengitari bola jiwa Bolt Demon layaknya sedang mengorbit.


"Proses penyerapan kekuatan jiwa, proses ini agak memakan waktu."


Prosesnya memang cukup perlahan untuk harus dilakukan dengan sempurna, hal.ini dilakukan agar evolusinya tidak membuahkan hasil yang cacat. Energi yang ada pada bola-bola jiwa yang lain terserap sekaligus kekuatan, kehidupan, dan kematian yang sebelumnya diberikan oleh Adrine yang ada di dalam kontrak jiwa.


"Sudah waktunya kalian berguna."


Adrine terus melakukannya secara perlahan dan memang cukup memakan waktu.


***


Satu jam telah berlalu, kini Adrine masih belum juga mendapatkan hasil yang diinginkannya. Masih terdapat 2 bola jiwa yang tersisa setengahnya, walaupun Adrine sudah sedikit mempercepat prosesnya, hanya sedikit saja, tidak lebih dari 3 persen.


Walaupun sudah ada yang terserap habis, namun masih belum ada perubahan sama sekali pada fisik Bolt Demon, namun Adrine cukup pasti jika kesemuanya telah selesai diserap pastinya akan membuahkan hasil yang ditunggunya. Adrine terus berfokus pada evolusinya agar tidak terjadi kesalahan yang fatal nantinya.


***


Waktu sudah berlalu lagi dan terlewat setengah jam, Adrine sudah menyelesaikan penyerapan energi kedua bola jiwanya, namun masih belum juga menunjukkan tanda-tanda evolusinya berhasil dilakukan.


"Kurang apalagi ini?"


Karena cukup kesal, Adrine iseng mengeluarkan beberapa jiwa yang memiliki kekuatan kecil. Ia membaut semuanya terserap hanya dalam 15 menit dan yang terakhir adalah Dragon Steel.


"Aku sudah tak peduli lagi, ribuan pasukan tak akan berarti jika bertemu dengan seseorang yang sangat kuat. Jika itu benar terjadi, pasukanku ini akan roboh dalam sekejap, maka dari itu mereka yang lemah harus dikorbankan untuk yang lebih kuat."


Karena kekuatan jiwa yang dimiliki oleh Dragon Steel setara dengan pasukan peringkat 4 level-10, Adrine meningkatkannya terlebih dahulu ke pasukan peringkat 5 agar kekuatannya lebih menjamin keberhasilan evolusi Bolt Demon.


Setelah selesai, Adrine segera mengubahnya menjadi bola jiwa dan siap untuk dijadikan jiwa terakhir untuk evolusi Bolt Demon.


Namun hal mengejutkan terjadi pada tubuh Bolt Demon.


"Sudah mulai ... Mulai tumbuh sayap!"


Adrine sangat senang evolusinya berhasil. Walaupun belum sepenuhnya selesai, ia terus menjaga evolusinya agar tetap stabil dan terus menjaga kestabilannya secara perlahan. Tubuh petir proyeksi dari tubuh asli Bolt Demon memang menunjukkan bahwa ia menumbuhkan sepasang sayap, sayap tersebut masih cukup kecil dan terus membesar sampai prosesnya berhasil.


Memang tak butuh waktu lama, mungkin saja hanya perlu sampai 5 menit, namun Adrine membuatnya semakin perlahan agar prosesnya semakin sempurna. Keinginannya adalah evolusi yang membuahkan fisik yang jauh lebih kuat dan bisa digunakan dalam pertempuran yang mungkin saja terjadi.


***


WUUUSH!!


Tubuh Bolt Demon kini telah kembali, bukan lagi proyeksi tubuh berupa petir, namun tubuhnya telah menjadi baru dan sedikit berbeda dari sebelumnya.


Adrine menyelesaikan evolusinya dalam 15 menit dan tubuh proyeksi menunjukkan bahwa sayap yang dimiliki oleh Bolt Demon memiliki ukuran selebar lengan Adrine dan sepanjang tinggi badan Bolt Demon sendiri di setiap sayapnya. Selain itu, tubuh Bolt Demon juga semakin tinggi dan membesar, begitu pula dengan massanya yang juga memberat. Kekuatannya juga berkembang pesat karena dievolusikan dengan berbagai jiwa hewan spirit di tingkat Langit peringkat 5.


"Apakah itu hasil dari evolusi yang berasal dari jiwa Dragon Steel?"


"Iya tuan, evolusinya berhasil dengan sangat sempurna dan kekuatan saya meningkat pesat. Selain itu juga sepasang sayap ini sudah menjadi fisik asli saya."


Adrine sangat senang dengan hasilnya, evolusi Bolt Demon yang berjalan dengan lancar sangat membuatnya bahagia.


"Berarti sekarang yang aku prioritaskan adalah Purgatory Demon, dan untuk sementara aku tidak akan memanggilmu terlebih dahulu, Bolt Demon."


Memulai peningkatan Purgatory Demon, Adrine ingin melakukan pertarungan yang sama seperti sebelumnya agar Purgatory Demon bisa mencapai level-10 pasukan peringkat 6, setelah itu barulah ia akan memulai proses evolusi pada pasukannya itu.


"Sistem, mulai kembali pertarungan Reality 3D, atur robot visual dengan kekuatan yang sama dengan sebelumnya!"


"[Perintah diterima, memulai proses pengaturan kekuatan!]"


Tubuh robot visual pun mulai terbentuk kembali dan tubuhnya itu sudah kembali seperti sedia kala, seperti tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.


"Tubuh baru kah? Lawanmu sekarang juga baru, kita mulai pertarungannya!"


Bersambung!!