Immortal God Cultivator

Immortal God Cultivator
Berlatih (2)


"Hah, bukankah ini BODY CHARGER? Sudah lama tak ada yang mau mengambilnya, padahal kalau teknik ini disempurnakan, akan menjadi sangat kuat oleh penggunanya." Kata penjaga perpustakaan. Teknik Body Charger, hanya ada 3 diperpustakaan tersebut.


"Apakah Body Charger sehebat itu?" Tanya Adrine.


"Iya! Itupun juga tergantung oleh penggunanya. Dan Body Charger akan sangat kuat saat benar-benar disempurnakan." Kata penjaga perpustakaan.


Adrine memahami kata-kata dari penjaga perpustakaan. Setelah Adrine menyerahkan kedua lembaran teknik tersebut, Adrine langsung berterima kasih dan pergi.


"Jangan lupa setiap bulan kau harus ke perpustakaan, kalau tidak, jatah bulananmu akan dikurangi seperti tadi, oke!?" Kata penjaga perpustakaan mengingatkan.


"Iya, terima kasih atas informasinya, aku pergi dulu." Adrine pergi dan melambaikan tangannya.


Saat Adrine sampai dirumahnya, Adrine langsung memasuki ruang pelatihan kultivasi dan fisik. Adrine tak berkultivasi untuk kali ini. Tetapi, Adrine sedang melatih teknik yang baru saja ia peroleh barusan.


Adrine benar-benar serius dalam berlatih. Bahkan, belum sampai 15 menit, Adrine telah menguasai teknik Body Charger. Lalu, Adrine bertujuan untuk menyempurnakan Body Charger selama 1 jam dan ia akan berganti untuk melatih Blue Body.


Tepat satu jam yang telah Adrine janjikan untuk berlatih Body Charger, Adrine langsung mengeluarkan teknik Blue Body untuk ia latih. Seperti Body Charger, Adrine juga menjanjikan untuk melatih teknik tersebut sampai satu jam yang akan mendatang.


"Ah, teknik ini cukup rumit dari pada yang kubayangkan sebelumnya. Tak kusangka, bahkan hingga lebih dari 45 menit pun aku belum bisa menguasai teknik ini sepenuhnya." Adrine sedikit mengeluh karena tak kunjung menguasai teknik tersebut. Hingga pada saat titik gerakan tertentu,jidat dan dada Adrine bersinar cahaya biru.


Dan cahaya biru tersebut kemudian terbengkokkan dan melapisi setiap bagian tubuh Adrine. Tetapi, ada beberapa bagian yang cahaya biru tersebut berubah menjadi petir biru. Bagian yang dilapisi petir biru yakni Kedua lengan hingga dada dan paha sampai ke telapak kaki.


Adrine tak mau terpana dan bangga terlebih dahulu. Ia masih punya waktu untuk menyempurnakan teknik tersebut lebih dalam lagi walaupun waktunya tak banyak.


Walaupun tak banyak berkembang, petir yang melapisi lengan dan kaki Adrine bertambah. Adrine sendiri sebenarnya berpikir agak kecewa karena tak mampu menyempurnakan teknik tingkat rendah 2. Tetapi, sebelum itu terlintas sebuah pemikiran yang lebih menakjubkan. Tak tahu darimana pemikiran tersebut berasal, tetapi itu adalah pemikiran yang hebat. Adrine telah terpikir untuk menggabungkan kedua teknik tersebut.


"Mungkin, untuk menggabungkan kedua teknik ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hmm... tak apalah, yang penting aku akan berhasil. Kali ini, aku akan membutuhkan waktu untuk menyempurnakan teknik Blue Body, aku akan menyempurnakan terlebih dahulu sampai setengah jam, lalu aku akan menggabungkan kedua teknik itu hingga 3,5 jam. Pasti akan cukup." Kata Adrine.


Tak terasa Adrine telah menyempurnakan teknik Blue Body hingga setengah jam. Dan kini Adrine telah bersiap untuk menggabungkan kedua teknik tersebut. Ia mulai mengaktifkan teknik Body Charger dan Blue Body secara bergantian tetapi masih mengaktifkan antara kedua teknik tersebut satu sama lain.