
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di suatu ruangan atau lebih tepatnya aula pertemuan yang telah di perluas karena untuk acara khusus ini, terdapat banyak sekali orang-orang dari segala arah penjuru dunia, mereka berdatangan ke kekaisaran karena berita tentang upacara kedewasaan putra adik kaisar yaitu Hara telah kembali dan berita tersebut membuat seluruh penjuru dunia dewa di buat heboh, mereka berdatangan karena penasaran dengan seperti apa keponakan dari kaisar itu sebab belum ada informasi lebih lanjut ataupun belum jelas seperti apa wajah dari putra adik kaisar mereka.
Banyak sekali orang-orang berkuasa yang ingin menjodohkan putri mereka dengan keponakan kaisar bahkan mungkin Hiro kenal dengan salah seorang di antara mereka.
"YANG MULIA KAISAR BESERTA KELUARGANYA MEMASUKI RUANGAN!!!" tiba-tiba sebuah suara keras terdengar di depan pintu yang membuat tadinya seluruh ruangan berisik menjadi hening seketika.
Pintu aula terbuka lebar dan menampilkan Kaisar beserta Hiro yang berada di belakang ibunya bersama Yue di sampingnya.
Beberapa orang yang mengenal Hiro terkejut saat melihat dirinya bersama dengan kaisar? Bukankah beberapa hari sebelumnya ia memutuskan untuk berperang dengan kekaisaran tetapi sekarang seperti tidak ada apa-apa yang terjadi ? Dan mereka pun di buat kebingungan karena setelah ada berita kekaisaran di serang tidak ada berita lebih lanjut lagi tentang peperangan tersebut.
"Salam hormat Yang Mulia Kaisar semoga anda jaya selalu!" Ucap mereka semua berlutut dan menundukkan kepalanya memberi hormat.
Escanor tersenyum dan mengangkat tangannya, "Berdirilah…" Ucapnya.
Mereka semua pun berdiri begitu Mendengarnya.
"Pertama-tama aku ingin mengucapkan terimakasih untuk kalian semua yang menyempatkan waktu sibuk kalian untuk hadir disini"
"Seperti yang kalian dengar sebelumnya bahwa hari ini adalah upacara kedewasaan putra adikku yang berarti keponakan ku sendiri"
Sebelum Escanor melanjutkan kembali perkataannya, ia melirik ke arah Hiro menyuruhnya untuk berdiri dan maju ke depan.
"Perkenalkan ia adalah putra sulung dari adikku yang berarti keponakan ku" Ucapnya kemudian menyuruh Hiro berbicara.
"Perkenalkan namaku adalah Hiro Akame, terimakasih untuk kalian semua yang ada disini karena sudi untuk datang ke pesta perayaan kedewasaan ku… Sebelumnya aku memang tidak tahu bahwa keluargaku adalah kekaisaran jadi aku mohon maaf atas kejadian sebelumnya yaitu deklarasi perang yang ku umumkan beberapa hari kebelakang" Ucap Hiro kemudian menundukkan kepalanya yang membuat seluruh ruangan menjadi heboh, mereka panik karena suatu hal yang salah keluarga dari kekaisaran menundukkan kepalanya kepada mereka.
Bahkan Escanor terkejut dengan tindakan Hiro sedangkan ayah dan ibunya di belakang hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat sikap anaknya tersebut.
"Apa sebelumnya ia juga seperti itu kalau dirinya memiliki kesalahan?" Tanya Karmelia.
"Benar… tapi aku menyukai sifat dan sikap nya yang seperti itu bijaksana, rendah hati, dan murah hati" Ucap Chloe tersenyum bangga.
"Haha benar juga apa katamu saudari anak kita itu sangat luar biasa" Ucap Karmelia sedangkan para ayahnya hanya tersenyum.
"Yang Mulia Pangeran… Anda tidak boleh seperti itu, k-kami tidak mempermasalahkannya" Ucap Seseorang.
"Benar pangeran… Kami mohon angkat kepala anda" Ucap nya kemudian bersujud di ikuti yang lainnya.
Hiro yang melihat hal tersebut agak kebingungan namun di jelaskan oleh Yue lewat telepati nya.
'Hahh… Hidup di hukum rimba sangat tidak menyenangkan, karena yang kuat dan berstatus tinggilah yang berkuasa walaupun mereka berbuat salah tetapi orang-orang yang di bawah hanya dapat berdiam diri' Pikir Hiro.
"Benar sayang karena itulah dari dulu aku menyuruh mu untuk kuat ataupun membuat dirimu kuat karena agar dapat bertahan hidup di dunia ini" Ucap Yue.
"Tetapi jangan meremehkan mereka yang lemah ataupun rendahan karena sekalinya mereka bersatu bahkan Sang Pencipta pun tidak bisa berbuat apa-apa" Ucap Hiro serius.
"Maka dari itu kamu harus memperlakukan mereka dengan setara tanpa ada perbedaan" Ucap Yue.
"Tapi lain hal nya kalau mereka adalah musuhku" Ucap Hiro tersenyum mengerikan.
"Baiklah terimakasih karena kalian dapat memaklumi tindakanku sebelumnya" Ucap Hiro kemudian mundur kebelakang.
Mereka pun berbisik tentang mungkin saja Hiro adalah seorang pemuda yang tiba-tiba mengaku sebagai pangeran atau yang lebih parahnya ada yang berkata bahwa dirinya adalah anak haram.
Hiro hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Entah dimana pun tikus selalu bersembunyi saat melihat kucing dan akan keluar saat kucing itu tidak melihatnya" Ucap Hiro yang tidak pelan maupun keras tetapi dapat di dengar oleh mereka semua.
Seketika hawa dingin menjalar ke seluruh ruangan.
"Sudah sayang tenanglah" Ucap Yue mendekati Hiro untuk berusaha menenangkan nya.
Hanya orang-orang nya saja yang tidak terkena oleh aura Hiro jadi semua orang yang berada di ruangan itu tertekan tanpa terkecuali untuk menggerakkan jari mereka saja tidak bisa.
Hiro menghela nafas dan menarik kembali auranya, sebelum kembali ke tempat keluarganya ia menatap tajam ke arah mereka semua, "Sadarilah diri kalian berada dimana, tidak ada kata lain kali lagi ! Kalau tidak percaya cuci bersih leher kalian sebelum kutebas" Ucapnya kemudian pergi kembali.
Escanor, Karmelia, dan Hara hanya terdiam melihat sikap tegas dari Hiro. Mereka belum mengetahui bahwa kekuatan anak mereka begitu luar biasa sampai bisa menekan seluruh orang yang berada di ruangan.
"Kak? Apakah saat perang kamu kalah darinya?" Tanya Karmelia dan Hara.
Escanor hanya tersenyum kecut dan mengangguk, "Kalian lihat sendiri hanya dengan auranya saja walaupun kita tidak terkena efeknya langsung tapi kita merasa merinding bagaimana aku bisa menang darinya? Dan juga pada saat aku berhadapan dengannya ia seperti berniat untuk menghancurkan dunia ini" Ucapnya menjelaskan kejadian saat perang dengan Hiro.
Hiro berjalan ke arah keluarganya dengan ekspresi yang berbeda pada saat kejadian tadi, ia di hadapan keluarganya dengan wajah penuh senyum.
"Ada apa ayah, ibu, paman?" Ucap Hiro.
Mereka menggelengkan kepalanya, "Tidak apa-apa" Ucap mereka.
Hiro melirik Yue, dia mengangkat bahunya pertanda tidak tahu.
"Ayah… Ibu… Paman, cepat lah segera mulai acaranya" Ucap Hiro.
Escanor mengangguk dan maju ke depan memberitahukan bahwa acara selanjutnya adalah makan-makan.
Mereka semua hanya terdiam karena mereka tidak akan pernah bisa melupakan kejadian yang tadi.
Mereka semua terkejut dengan aura yang di keluarkan Hiro berada di level hampir setara dengan Kaisar.
"Lihatlah karena dirimu, mereka semua seperti mayat hidup" Ucap Yue.
"Cihh…" Hiro hanya mendengus dingin.
Yue menggelengkan kepalanya melihat sifat Hiro yang pemarah kalau menyangkut keluarganya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Like nya lebih di tingkatkan teman-teman !!!
Dan jangan lupa hadiahnya karena pada saat bukan puasa pahalanya berlipat ganda 🤣
See You Next Up 👋