
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
{Selamat tuan! Anda mendapatkan Sleipnir}
{Sleipnir adalah seekor kuda hitam manifestasi kejahatan, karena Sleipnir kuda yang di selalu di pakai oleh penguasa kegelapan dalam melakukan perjalanannya yang di mulai merangkak dari dasar jurang neraka keputusasaan sampai ke dunia, dapat di katakan hampir sama persis seperti Dark Unicorn cuman perbedaannya Sleipnir tidak ada tanduk di kepalanya}
{Selamat tuan! Anda mendapatkan Black Card, yaitu sebuah kartu yang dapat anda gunakan untuk merubah tampilan status}
{Selamat tuan! Anda mendapatkan Gelar Penguasa Kegelapan}
Setelah pemberitahuan berakhir menandakan semua kotak hadiah misteri spesial telah terbuka.
Walaupun hampir seluruhnya hanya sampah menurut Hiro tetapi hadiah terakhir dapat di katakan berlian di antara sampah lainnya.
Hiro tersenyum puas, tak ada lagi perasaan kecewa ataupun kesal.
"Hahaha bagus-bagus inilah yang aku inginkan dari tadi ! Hadiah yang berguna untuk ku!" Ucap Hiro tertawa senang.
Yue di sampingnya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Hiro.
"Sleipnir? Seekor kuda manifestasi kejahatan? Bagaimana rupanya" Ucap Hiro penasaran.
"Kenapa tidak panggil saja sayang, sekalian kamu beri dia nama" Ucap Yue.
"Sleipnir!" Ucap Hiro.
Seketika suhu ruangan menjadi dingin, hawa hitam mencekam sangat terasa tetapi tidak berpengaruh kepada Hiro dan Yue.
"Hamba Sleipnir yang rendah datang menjawab panggilan anda yang agung tuan!" Ucap seekor kuda yang tiba-tiba muncul di depan Hiro, penampilan nya memang seperti kuda biasa tetapi berambut hitam legam yang sangat lebat dan berekor api hitam.
"Hoo… Sungguh benar-benar luar biasa" Ucap Hiro.
"Terimakasih atas pujian anda yang berlebihan terhadap saya tuan" Ucap Sleipnir.
"Aku akan menanyakan ini terlebih dahulu kepadamu sebelum memberi nama…"
"Apakah kamu ingin menjadi saksi aku yang akan menguasai seluruh dunia ini? Maka ikutlah dengan ku dan jadilah tunggangan ku!" Ucap Hiro dengan serius.
Walaupun perkataan Hiro sedikit agak tidak masuk akal tetapi entah kenapa Sleipnir merasa bahwa itu semua akan terjadi.
Ia bergetar walaupun hanya dengan perkataan Hiro yang sesederhana itu.
"Dengan senang hati tuan, saya akan selalu setia dan patuh kepada anda!" Ucap Sleipnir posisi kepala menyentuh lantai dan badannya di rendahkan serendah-rendahnya.
"Bagus, keputusan yang sangat bijak… Kalau begitu dengan ini aku akan memberikan kamu nama SAVIER!" Ucap Hiro.
"Terimakasih tuan!" Ucapnya dengan senang.
"Baiklah kau kembalilah dulu, saat di butuhkan akan ku panggil kembali" Ucap Hiro kemudian membuka portal menuju dunia jiwa.
"Baik tuan… Saya akan selalu menunggu saat dimana anda memanggil saya kembali" Ucap Savier kemudian masuk kedalam portal.
Setelah kepergian Savier, suasana mencekam yang terasa mengerikan telah hilang sepenuhnya.
"Diablo, Raphael, Long Wang, kalian jagalah keluarga ku karena kita tidak tahu apakah Hyugo benar-benar tidak akan membuat masalah lagi" Ucap Hiro melalu telepati.
'Kumohon berikan aku waktu bersantai…'
"Yue! Jelaskan semuanya kebenaran tentang seluruh alam semesta ini, karena aku yakin pasti ada dunia yang tidak di ketahui" Ucap Hiro.
"Memang benar… Baiklah akan Yue ceritakan bagaimana alam semesta ini ada…"
"Kebenaran ini hanya di ketahui oleh beberapa orang saja yaitu para penguasa dunia atas… Mereka termakan oleh ego sendiri yaitu tidak ingin di kuasai mereka hanya ingin menguasai, jadi semenjak mereka tahu keberadaan kamu mereka menjadi waspada dan mengecap bahwa kamu bisa saja menjadi akar masalah untuk mereka" Ucap Yue secara panjang lebar menceritakan kebenaran tentang alam semesta ini.
"Kalau begitu bukankah sudah jelas ia siapa? Ia pasti Sang Absolut?" Ucap Hiro.
"Bukan sayang… Bahkan Sang Absolut saja tidak dapat di bandingkan dengan sosok tersebut, perlu kamu tahu Sang Absolut adalah bawahan sosok tersebut itu" Ucap Yue.
Hiro terdiam karena terkejut mendengarnya.
'Sang Absolut saja bawahan sosok tersebut? Seberapa kuat sebenarnya dia?' Pikir Hiro dalam diamnya.
Memikirkan hal tersebut membuat seluruh badannya bergetar, baru kali ini ia merasakan ketakutan dan kengerian terhadap seseorang.
"Tidak perlu di pikirkan sayang… Karena bisa saja seseorang yang di bicarakan oleh sosok tersebut adalah kamu?" Ucap Yue.
Setelah mendengar perkataan Yue, senyum mengembang di wajah Hiro yang tadinya pucat pasi.
"Hahaha kau benar… Mungkin saja seseorang yang di bicarakan sosok itu adalah aku" Ucap Hiro tertawa senang.
"Tetapi sosok tersebut tidak pernah mengatakan bahwa seseorang yang ia maksud bukanlah musuhnya" Ucap Yue tersenyum jahil.
Dan benar saja senyum dan tawa Hiro tiba-tiba menghilang di gantikan dengan wajah muram dan pucat pasi.
"K-kalau begitu aku harus bertambah kuat!" Ucap Hiro.
"Untuk apa bertambah kuat lagi? Bukankah belum pasti yang di maksud itu adalah kamu sayang?" Ucap Yue yang terus menggoda Hiro.
"Diamlah! Apa mau mu hah?!" Ucap Hiro kesal.
"Hahaha" Yue tertawa senang.
Tok…Tok…Tok…
"Tuan… Para Raja menunggu anda di aula pertemuan".
Hiro kembali tenang setelah mendengar suara di balik pintu.
"Baiklah suruh mereka menunggu sebentar" Ucap Hiro.
"Hahhh… Apakah kamu lupa memberitahu mereka bahwa masalah sudah selesai?" Tanya Yue.
"Hehe mau bagaimana lagi? Bukankah setelah bertarung dengan Hyugo aku berisitirahat" Ucap Hiro menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ah sudahlah ayo kita temui mereka" Ucap Hiro.
Mereka pun keluar dari ruangan dan pergi menuju ke aula pertemuan.
Di dalam aula pertemuan Hiro melihat para raja memberi hormat kepadanya dan setelah itu mereka menatap dirinya seperti menanyakan keadaan terkini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf banget baru bisa up…
Sungguh author terlilit masalah yang cukup besar dan rumit.
Walaupun kemarin di paksakan menulis pun hasilnya akan mengecewakan.
Sekali lagi maaf 🙏
See You Next Up 👋