Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Di Istana Es


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Kau siapa?" tanya orang tersebut.


"Kamu nanya?! Sini biar aku kasih tahu yah, aku Hiro!" ucapnya dengan senyum meledek.


"Serius, kamu siapa? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya sosok itu.


"Tidak pernah untuk sekarang... Tapi mungkin dulu" ucap Hiro dengan senyum kecilnya yang menjadi ciri khasnya.


"Hemmm.."


"Jangan-jangan..?!" ucap sosok itu dengan wajah kaget dan tidak percaya.


"Hahaha lama tidak berjumpa... Paman" ucap Hiro sambil tersenyum lebar.


Sosok yang di panggil Hiro, paman adalah ternyata Ling San sang penguasa dunia es atau sering di sebut sang Frost Dragon Ice.


"Paman.. apa anda mengenalinya?" tanya Ning Quan yang sedikit keheranan mengapa Hiro memanggil Ling San dengan sebutan paman.


"T-tuan muda?!" ucap Ling San yang langsung berlutut memberi hormat di depan yang lainnya kepada Hiro.


Para prajurit yang di belakangnya pun langsung berlutut saat melihat tuannya berlutut kepada sosok tersebut.


"Eh? Apa ini? Ada apa? Kenapa paman berlutut?" tanya Ning Quan.


"Ning Quan, nak kamu juga harus berlutut kepada tuan muda kita!" ucap Ling San.


Ning Quan langsung di paksa berlutut oleh Ling San, begitu pun dengan yang lainnya.


"Senang bertemu dengan anda kembali tuan muda, wahai reinkarnasi sang Dewa Naga Synhak!" ucapnya dengan hormat.


BOOM...


Hati semua orang bergetar saat mendengar perkataan Ling San saat menyebutkan nama Dewa yang zaman dulu paling berkuasa pada seluruh alam semesta.


Tatapan semua orang membelalak dan tubuhnya bergetar saat melihat pemuda di depannya yang di sebut Reinkarnasi Dewa Naga Synhak oleh Ling San.


"Haishh... Paman, kenapa anda mengatakan nya? Saat ini aku sedang menyembunyikan nya" ucap Hiro menghela nafas panjang.


"Ahh-... Maafkan saya tuan muda!!" ucap Ling San langsung bersujud dan di ikuti oleh semuanya.


"Hah, sudahlah bangun paman tidak usah berlebihan begini" ucap Hiro mengangkat tubuh pria paruh baya tersebut dan saat Hiro melihat wajahnya Ling San kini tengah menangis.


"Ehh? Kenapa anda menangis paman?" tanya Hiro.


"S-sudah lama, sudah lama sekali kami semua menunggu kedatangan tuan muda.." ucap Ling San terisak-isak.


Hiro kemudian tersenyum, "Benar paman, sudah lama sekali... Senang bertemu dengan anda paman" ucap Hiro kemudian memeluknya.


10 menit kemudian akhirnya perasaan Ling San kembali tenang, ia menatap Hiro dengan tatapan tidak percaya dan sekaligus bahagia melihatnya lagi.


"Aku tidak menyangka kita akan bertemu kembali, aku kira akan memakan waktu lebih lama lagi" ucapnya.


"Haha aku pun tidak menyangka nya akan bertemu dengan anda kembali paman, memang sudah lama yah... Tetapi aku pun ingat tentang kehidupan dulu baru-baru ini" ucap Hiro.


"Kenapa anda tidak mengabari saya langsung tuan muda, kalau anda ada di dunia ini?" ucap Ling San.


"Haha tadinya aku ingin menyembunyikan dulu identitas ku, agar mudah menyelidiki apakah ada sisa-sisa dari 'mereka' yang hidup di dunia ini?" ucap Hiro.


"Tidak ada tuan muda! Saya dapat memastikan nya dengan nyawa saya sendiri!" ucap Ling Sang dengan tegas.


"Hemmm, tapi apa kamu tahu bahwa bangsa kura-kura emas itu adalah sebagian dari mereka menurut rumor?" ucap Hiro.


"Ahh itu tidak mungkin tuan muda, saya percaya bahwa rumor itu tidak benar... Makanya saya membiarkan nya, kalau rumor itu benar maka sudah sejak lama saya pasti memusnahkan mereka tanpa tersisa!" ucap Ling San.


"Hahaha yasudah paman aku percaya padamu, aku hanya menguji paman saja" ucap Hiro.


"Haishh tuan muda ini, suka sekali bikin jantung pria tua ini bekerja keras" ucap Ling San menghela nafas panjang.


"P-paman.. apa benar, tuan Hiro adalah sosok reinkarnasi dari tuan penguasa?" tanya Ning Quan yang membuat semua orang menajamkan telinganya untuk memastikan kembali.


"Tentu saja! Aku tidak mungkin salah mengenali satu-satunya penguasa ras Naga yang agung kita ini" ucap Ling San dengan tegas.


Hiro hanya tersenyum kemudian mengeluarkan aura Naga nya yang sangat besar dan terasa agung hingga membuat mereka bersujud kembali.


SWOSHHH...


BOOM...


"Apa sudah cukup membuat kalian yakin?" ucap Hiro dengan tenang.


"Aduh tuan muda, mengapa saya juga kena? Saya kan sudah percaya kepada anda" ucap Ling San mengeluh.


"Hahaha maaf-maaf" ucap Hiro tertawa ringan sambil menarik kembali auranya.


Seketika mereka langsung menghela nafas lega karena tekanan berat dari aura Hiro telah menghilang.


***


Karena ajakan paksa oleh Ling San akhirnya Hiro mampir terlebih dahulu ke istana nya yang berada di tengah-tengah dunia es.


Istana tersebut sangat indah dan megah, terbuat dari es yang berwarna putih menambah kesan elegan.


"Paman sepertinya sangat bekerja keras untuk menguasai dunia ini" ucap Hiro.


"Ah tidak juga tuan muda, karena dengan identitas saya sebagai ras Naga mempermudah penguasaan dunia ini" ucap Ling San.


"Dan juga di bantu oleh ibunya Ning Quan, Naga Api untuk menguasai dunia ini... Sebagai imbalannya ia menguasai sebagian wilayah selatan yang memiliki gunung Merapi sebagai satu-satunya wilayah di dunia es ini" ucap Ling San.


"Ahh begitu rupanya, hemmm nanti aku berkunjung kesana ahh" ucap Hiro.


"Tentu saja tuan muda! Anda harus pergi kesana, karena mereka telah sangat merindukan dan menantikan kedatangan anda" ucap Ling San dengan penuh semangat.


Sedangkan Ning Quan yang mendengar nya tersentak karena takut orang-orangnya akan membuat masalah dengan Hiro dan menimbulkan kekacauan.


"A-anu paman, sepertinya aku harus pulang dulu" ucap Ning Quan.


"Hah? Kenapa buru-buru sekali?" ucap Ling San.


"Ahh jangan-jangan kamu takut mereka membuat masalah dengan tuan muda? Sarankan lebih baik jangan di beritahukan dulu keberadaan tuan muda karena dengan begitu sosok asli mereka akan ketahuan saat tuan muda datang kesana, benarkan tuan muda?" ucap Ling San.


"Benar kata paman, dengan begitu aku jadi bisa memberikan mereka pelajaran agar menjadi ras naga yang lebih baik lagi" ucap Hiro.


"Ahh paman!" ucap Ning Quan.


"Hahaha tenang saja, kalau mereka benar-benar berkelakuan baik maka tidak akan menjadi masalah tetapi kalau sebaliknya malah bagus bukan di didik langsung oleh tuan muda? Lagipula tuan muda juga bukan orang kejam yang akan menghancurkan satu wilayah hanya gara-gara masalah sepele" ucap Ling San.


Sedangkan Hiro hanya tersenyum dan berkata di dalam hatinya, 'mungkin'.


{Cihh mereka tidak tahu saja sifat asli anda yang sangat pemarah dan brutal!}


'Diam kau!' ucap Hiro.


Setelah sampai Hiro di bawa masuk ke dalam istana es tersebut dan secara langsung di adakan jamuan makan besar bersama para anggota penting istana.


Sebelumnya Hiro memerintahkan para prajurit untuk tidak menyebar luaskan tentang keberadaan dirinya dan mereka tentu langsung bersumpah untuk tidak akan membocorkan nya.


Jadi keberadaan Hiro di istana es hanyalah di ketahui oleh beberapa pihak tertentu saja.


Orang-orang yang datang di perjamuan sangat kebingungan karena tiba-tiba di undang oleh Ling San untuk datang.


Mereka mencoba mencerna situasi, namun masih tidak mengerti mengapa Ling San mengundang mereka semua dan terlihat disana ada pemuda yang tidak di kenal, kalau untuk Yan Xiu, Ning Quan dan Ru Jian mereka telah mengenali nya.


"Aku ucapkan terimakasih karena kalian telah bersedia datang menjawab panggilanku..."


"Pada perjamuan kali ini ada sesuatu yang sangat luar biasa yang membuatku sangat bahagia, yaitu kedatangan sosok yang sangat penting dan cetar membahana bagi para ras Naga!" ucap Ling San yang semakin membuat semua orang penasaran.


Hiro hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"Orang itu adalah beliau .." ucap Ling San sambil menunjuk ke arah Hiro.


Semua orang menatap Hiro dengan aneh dan kebingungan, sosok yang luar biasa dan penting itu adalah pemuda ini? apa istimewanya? dia terlihat seperti pemuda biasa. Di dalam pikiran mereka masing-masing.


"Oh mungkin kalian tidak mengenalinya, baiklah aku perkenalkan..."


"Beliau adalah Sang Dewa Naga Synhak yang telah bereinkarnasi dan bangkit kembali!!!" ucap Ling San.


BOOM...


Jantung mereka berdegup kencang dan badan mereka bergetar saat mendengar perkataan Ling San mengenai sosok pemuda itu ternyata adalah Sang Penguasa Naga atau Dewa Naga Synhak yang maha agung!


***


Terimakasih buat teman-teman yang telah memberikan Like dan Vote nya serta memberikan RATING Bintang Lima, juga buat teman-teman yang telah berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat author lebih bersemangat dalam menulis novel ini.


Author doakan semoga sehat selalu buat para pembaca yang suka memberikan Like dan Komen, entah itu komentar positif ataupun negative.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...