Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Pertanyaan Maut


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hiro pun kembali ke dunia luar tetapi Raa tidak mau melepaskan Hiro, ia berdiam diri di bahu Hiro sampai akhirnya Hiro membiarkannya .


" Burung kecil ingat jangan terlalu mencolok atau pun menarik perhatian " Ucap Hiro sambil mengelus kepalanya .


Pikkk… Pikkk …


Tak lama kemudian Hiro menunggu pintu di aula pertemuan terbuka dan memperlihatkan beberapa sosok memasuki ruangan .


" Tuan… " Ucap mereka kemudian berlutut .


" Berdirilah " Ucap Hiro sambil tersenyum .


" Bagaimana …Apakah ada masalah saat aku pergi ? " Tanya Hiro .


" Tidak ada tuan " Ucap mereka .


" Ohhh yah perkenalkan Grill … Dia rekan baru kalian " Ucap Hiro memperkenalkan Griffin tersebut .


" Hooo ternyata tunggangan Raja Iblis Azazel " Ucap Diablo .


" Anda ? Jangan-jangan… " Ucap Grill terbata-bata .


" Kau kenal dengan Diablo ? " Tanya Hiro .


" K-kenal tuan … Dia adalah Tangan kanan Yang Mulia Lucifer atau sekarang ia adalah Leluhur Bangsa iblis " Ucap Grill .


Hiro hanya terdiam kemudian tersenyum , " Hooo Diablo berani sekali kamu menyembunyikan status kamu ? "


" Hamba tidak berani tuan … Tetapi masalahnya tuan tidak bertanya pada hamba " Ucap Diablo berlutut ketakutan .


" Ohh yah ada benar nya juga kau … Hmmm baiklah aku maafkan untuk kali ini " Ucap Hiro .


Diablo menghela nafas lega karena Hiro memaafkan nya .


" Baiklah mari kita ke inti pembicaraan " Ucap Hiro serius dan semua orang pun terdiam mendengarkan Hiro .


" Apakah menurut kalian dunia ini sudah aman dari segala sesuatu yang mengancam kehancuran ? " Tanya Hiro .


Para bawahan Hiro tidak menjawab nya terlebih dahulu mereka saling berpandangan seperti berdiskusi lewat akal pikirannya .


" Kami rasa sudah aman tuan " Ucap Rachel mewakili mereka semua .


" Baiklah kalau begitu 3 hari kemudian kita akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro tersenyum tenang.


Semua orang terkejut bukan karena Hiro akan pergi ke dunia atas tetapi karena mereka tidak menyangka akan secepat ini Hiro ke dunia atas .


" Kenapa secepat ini tuan ? Apa anda terburu-buru ? " Tanya Diablo .


" Aku ada urusan penting di sana … Dan kau Diablo bersama Grill kembali lah ke dunia bawah kau kuasai dunia bawah atas perintah ku ! " Ucap Hiro .


" Baik tuan " Ucap Grill semangat namun tidak dengan Diablo karena ia ingin mengikuti kemanapun Hiro pergi .


" Ohhh yah perkenalkan burung ini adalah Raa, rekan kalian juga " Ucap Hiro .


Semua orang melihat burung kecil berwarna merah gelap bertengger di bahu Hiro begitu terkejut karena burung kecil itu ternyata Mahkluk Suci Phoenix ! .


" T-tuan … a-apakah itu Phoenix ? " Tanya Rachel .


" Hmmm benar ? " Ucap Hiro .


" Dari mana anda mendapatkan nya tuan ? " Tanya Raphael .


" Hanya beruntung " Ucap Hiro tidak ingin memberitahukan nya .


Semua orang menggelengkan kepalanya karena tidak mungkin Hiro hanya beruntung mendapatkannya, mereka pun tidak bertanya kembali karena Hiro tidak ingin memberitahukan nya .


" Kalian kembali lah sisanya tunggulah di dunia jiwa dan bawa Raa kembali ke Liya " Ucap Hiro memberikan burung itu pada Rachel .


Setelah pertemuan singkat tersebut Hiro membubarkan mereka dan menyuruh untuk memanggil Ryu, Kaisar terdahulu .


" Anda memanggil saya Tuan ? " Ucap Ryu .


" Seterusnya kau yang memimpin kekaisaran ini karena aku akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro .


" D-dunia a-atas ! T-tuan apakah anda sudah berada di tingkat itu ? " Ucap Ryu terbata-bata .


Hiro tersenyum dan mengangguk . Ryu yang melihat Hiro mengangguk begitu terkejut karena di usianya yang masih muda Hiro sudah berada di tingkat tertinggi ? Bagaimana tanggapan para monster tua yang berusaha untuk naik ke tingkat itu ?! .


" Ingat jangan beritahukan siapapun karena kalau orang-orang tau aku tidak ada mungkin akan ada kekacauan " Ucap Hiro serius .


" Saya mengerti tuan " Ucap Ryu .


" Kau boleh kembali … 3 hari lagi aku akan berangkat " Ucap Hiro .


" Baik tuan " Ucap Ryu kemudian pergi dari ruangan .


" Hahhh… Yue ? Tidak boleh kah aku bercinta ? " Ucap Hiro .


{ Syarat pembentukan tubuh Yue tidak terpenuhi }


{ Tidak bisa }


" Hahh… Liat saja nanti kalau kau sudah terbentuk tubuh mu … Malam nya aku akan memakan mu " Ucap Hiro tersenyum jahat .


Blaarrr… Jederrrrr…


Tiba-tiba petir menyambar Hiro yang sedang membayangkan hal senonoh .


{ Terdeteksi niat buruk dari tuan … Petir Kesucian berhasil di turunkan dan pikiran tuan jernih kembali … Berterimakasih lah }


" Bukankah kau terlalu kejam Yue ? " Tanya Hiro lemas .


Yue tidak membalasnya lagi … Hiro merebahkan tubuhnya di kasur dan tertidur .


Keesokan harinya Hiro terbangun dan pergi ke dunia jiwa .


Pikkk … Pikkkk …


Phoenix kecil terbang dengan gembira di sekitar Hiro kemudian bertengger di bahu Hiro .


" Hahaha anak baik " Ucap Hiro tertawa melihat tingkah anak burung itu .


" Apa kau ingin ikut ke dunia luar ? " Tanya Hiro dan burung tersebut mengangguk .


Hiro pun membawa Phoenix itu di bahunya dan menemui orangtuanya .


Setelah menemui orangtuanya Hiro seperti biasa berpelukan hangat karena ibunya merindukan dirinya dan mereka pun makan bersama .


" Ayah … Ibu sekarang aku akan melanjutkan perjalanan ke dunia atas " Ucap Hiro setelah selesai makan bersama orangtuanya .


" Apa ! D-dunia a-atas ? " Tanya ayahnya terkejut .


" Benar ayah " Ucap Hiro tenang .


" A-apa kamu sudah di tingkat itu nak ? " Tanya ayahnya .


Hiro mengangguk dan tersenyum kecil . Raja dan ratu terkejut mengetahui anak mereka sudah berada di tingkat yang memang seharusnya sudah berada di dunia atas ! .


" Hahahaha … Bagus nak kamu memang anak kebanggan kami … Yah Walaupun aku malu karena anak ku tingkat nya lebih tinggi dari aku sendiri " Ucap Alphonse .


" Tapi nak … Kapan kamu menikah ? " Tanya Chloe dengan tersenyum .


" I-itu Bu … " Ucap Hiro tergagap .


" Apa nak ? … Apa kau ingin ibu dan ayah mu tiada sebelum melihat cucu kami ? Hmmm ? " Ucap Chloe tersenyum manis namun di mata Hiro mengerikan .


" Aku … Aku sudah punya calonnya Bu tetapi belum bisa bertemu " Ucap Hiro .


" Sudah punya calonnya tetapi belum bisa bertemu ? Apa maksud mu nak ? kalau begitu bagaimana cara kamu bertemu sebelumnya ? " Tanya Chloe .


" Ahh… begini Bu maksud ku yah gitu … " Ucap Hiro terbata-bata .


" Sudahlah sayang kasian anak kita kau lihat " Ucap Alphonse membantu Hiro yang kewalahan .


" Hah… Baiklah " Ucap Chloe .


Hiro menghela nafas lega dan berterimakasih dalam hatinya kepada ayahnya .


' Terimakasih ayah … Pertanyaan ibu bagaikan pedang menempel di leher , salah sedikit saja maka tamat sudah ! '


Hiro kemudian pamit pergi karena takut akan di tanya-tanya hal yang aneh kembali oleh ibunya .


Hiro keluar dari dunia jiwa bersama Raa .


" Yue… Kamu dengarkan apa kata ibu ? Jadi mohon maaf " Ucap Hiro tersenyum menggoda Yue .


{ Kalau tuan sampai dekat dengan wanita lain … Yue akan mengurangi setengah kekuatan tuan tidak bukan setengah tetapi 3/4 Kekuatan Tuan ! }


Hiro yang tersenyum tiba-tiba tertegun mendengar perkataan Yue …


" Yue … Aku bercanda kenapa kau menganggap nya serius " Ucap Hiro dengan muka sedih .


{ Yue percaya karena tuan pasti sudah tidak tahan karena tuan kan Jomblo Akut ! }


Jlebbb …


Hiro seperti tertusuk mendengar perkataan Yue .


' Tidak bisakah kamu mengatakan Aku Jomblo Akut terus Yue ?! Lihat saja nanti kalau kau sudah berubah menjadi manusia tidak akan ku biarkan lepas ! '


Setelah memikirkan itu Hiro merasa baikan kembali dan tersenyum lebar .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***Like Oke 👍


See You Next Up 👋***