
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hiro pun kembali ke dunia luar tetapi Raa tidak mau melepaskan Hiro, ia berdiam diri di bahu Hiro sampai akhirnya Hiro membiarkannya .
" Burung kecil ingat jangan terlalu mencolok atau pun menarik perhatian " Ucap Hiro sambil mengelus kepalanya .
Pikkk… Pikkk …
Tak lama kemudian Hiro menunggu pintu di aula pertemuan terbuka dan memperlihatkan beberapa sosok memasuki ruangan .
" Tuan… " Ucap mereka kemudian berlutut .
" Berdirilah " Ucap Hiro sambil tersenyum .
" Bagaimana …Apakah ada masalah saat aku pergi ? " Tanya Hiro .
" Tidak ada tuan " Ucap mereka .
" Ohhh yah perkenalkan Grill … Dia rekan baru kalian " Ucap Hiro memperkenalkan Griffin tersebut .
" Hooo ternyata tunggangan Raja Iblis Azazel " Ucap Diablo .
" Anda ? Jangan-jangan… " Ucap Grill terbata-bata .
" Kau kenal dengan Diablo ? " Tanya Hiro .
" K-kenal tuan … Dia adalah Tangan kanan Yang Mulia Lucifer atau sekarang ia adalah Leluhur Bangsa iblis " Ucap Grill .
Hiro hanya terdiam kemudian tersenyum , " Hooo Diablo berani sekali kamu menyembunyikan status kamu ? "
" Hamba tidak berani tuan … Tetapi masalahnya tuan tidak bertanya pada hamba " Ucap Diablo berlutut ketakutan .
" Ohh yah ada benar nya juga kau … Hmmm baiklah aku maafkan untuk kali ini " Ucap Hiro .
Diablo menghela nafas lega karena Hiro memaafkan nya .
" Baiklah mari kita ke inti pembicaraan " Ucap Hiro serius dan semua orang pun terdiam mendengarkan Hiro .
" Apakah menurut kalian dunia ini sudah aman dari segala sesuatu yang mengancam kehancuran ? " Tanya Hiro .
Para bawahan Hiro tidak menjawab nya terlebih dahulu mereka saling berpandangan seperti berdiskusi lewat akal pikirannya .
" Kami rasa sudah aman tuan " Ucap Rachel mewakili mereka semua .
" Baiklah kalau begitu 3 hari kemudian kita akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro tersenyum tenang.
Semua orang terkejut bukan karena Hiro akan pergi ke dunia atas tetapi karena mereka tidak menyangka akan secepat ini Hiro ke dunia atas .
" Kenapa secepat ini tuan ? Apa anda terburu-buru ? " Tanya Diablo .
" Aku ada urusan penting di sana … Dan kau Diablo bersama Grill kembali lah ke dunia bawah kau kuasai dunia bawah atas perintah ku ! " Ucap Hiro .
" Baik tuan " Ucap Grill semangat namun tidak dengan Diablo karena ia ingin mengikuti kemanapun Hiro pergi .
" Ohhh yah perkenalkan burung ini adalah Raa, rekan kalian juga " Ucap Hiro .
Semua orang melihat burung kecil berwarna merah gelap bertengger di bahu Hiro begitu terkejut karena burung kecil itu ternyata Mahkluk Suci Phoenix ! .
" T-tuan … a-apakah itu Phoenix ? " Tanya Rachel .
" Hmmm benar ? " Ucap Hiro .
" Dari mana anda mendapatkan nya tuan ? " Tanya Raphael .
" Hanya beruntung " Ucap Hiro tidak ingin memberitahukan nya .
Semua orang menggelengkan kepalanya karena tidak mungkin Hiro hanya beruntung mendapatkannya, mereka pun tidak bertanya kembali karena Hiro tidak ingin memberitahukan nya .
" Kalian kembali lah sisanya tunggulah di dunia jiwa dan bawa Raa kembali ke Liya " Ucap Hiro memberikan burung itu pada Rachel .
Setelah pertemuan singkat tersebut Hiro membubarkan mereka dan menyuruh untuk memanggil Ryu, Kaisar terdahulu .
" Anda memanggil saya Tuan ? " Ucap Ryu .
" Seterusnya kau yang memimpin kekaisaran ini karena aku akan pergi ke dunia atas " Ucap Hiro .
" D-dunia a-atas ! T-tuan apakah anda sudah berada di tingkat itu ? " Ucap Ryu terbata-bata .
Hiro tersenyum dan mengangguk . Ryu yang melihat Hiro mengangguk begitu terkejut karena di usianya yang masih muda Hiro sudah berada di tingkat tertinggi ? Bagaimana tanggapan para monster tua yang berusaha untuk naik ke tingkat itu ?! .
" Ingat jangan beritahukan siapapun karena kalau orang-orang tau aku tidak ada mungkin akan ada kekacauan " Ucap Hiro serius .
" Saya mengerti tuan " Ucap Ryu .
" Kau boleh kembali … 3 hari lagi aku akan berangkat " Ucap Hiro .
" Baik tuan " Ucap Ryu kemudian pergi dari ruangan .
" Hahhh… Yue ? Tidak boleh kah aku bercinta ? " Ucap Hiro .
{ Syarat pembentukan tubuh Yue tidak terpenuhi }
{ Tidak bisa }
" Hahh… Liat saja nanti kalau kau sudah terbentuk tubuh mu … Malam nya aku akan memakan mu " Ucap Hiro tersenyum jahat .
Blaarrr… Jederrrrr…
Tiba-tiba petir menyambar Hiro yang sedang membayangkan hal senonoh .
{ Terdeteksi niat buruk dari tuan … Petir Kesucian berhasil di turunkan dan pikiran tuan jernih kembali … Berterimakasih lah }
" Bukankah kau terlalu kejam Yue ? " Tanya Hiro lemas .
Yue tidak membalasnya lagi … Hiro merebahkan tubuhnya di kasur dan tertidur .
Keesokan harinya Hiro terbangun dan pergi ke dunia jiwa .
Pikkk … Pikkkk …
Phoenix kecil terbang dengan gembira di sekitar Hiro kemudian bertengger di bahu Hiro .
" Hahaha anak baik " Ucap Hiro tertawa melihat tingkah anak burung itu .
" Apa kau ingin ikut ke dunia luar ? " Tanya Hiro dan burung tersebut mengangguk .
Hiro pun membawa Phoenix itu di bahunya dan menemui orangtuanya .
Setelah menemui orangtuanya Hiro seperti biasa berpelukan hangat karena ibunya merindukan dirinya dan mereka pun makan bersama .
" Ayah … Ibu sekarang aku akan melanjutkan perjalanan ke dunia atas " Ucap Hiro setelah selesai makan bersama orangtuanya .
" Apa ! D-dunia a-atas ? " Tanya ayahnya terkejut .
" Benar ayah " Ucap Hiro tenang .
" A-apa kamu sudah di tingkat itu nak ? " Tanya ayahnya .
Hiro mengangguk dan tersenyum kecil . Raja dan ratu terkejut mengetahui anak mereka sudah berada di tingkat yang memang seharusnya sudah berada di dunia atas ! .
" Hahahaha … Bagus nak kamu memang anak kebanggan kami … Yah Walaupun aku malu karena anak ku tingkat nya lebih tinggi dari aku sendiri " Ucap Alphonse .
" Tapi nak … Kapan kamu menikah ? " Tanya Chloe dengan tersenyum .
" I-itu Bu … " Ucap Hiro tergagap .
" Apa nak ? … Apa kau ingin ibu dan ayah mu tiada sebelum melihat cucu kami ? Hmmm ? " Ucap Chloe tersenyum manis namun di mata Hiro mengerikan .
" Aku … Aku sudah punya calonnya Bu tetapi belum bisa bertemu " Ucap Hiro .
" Sudah punya calonnya tetapi belum bisa bertemu ? Apa maksud mu nak ? kalau begitu bagaimana cara kamu bertemu sebelumnya ? " Tanya Chloe .
" Ahh… begini Bu maksud ku yah gitu … " Ucap Hiro terbata-bata .
" Sudahlah sayang kasian anak kita kau lihat " Ucap Alphonse membantu Hiro yang kewalahan .
" Hah… Baiklah " Ucap Chloe .
Hiro menghela nafas lega dan berterimakasih dalam hatinya kepada ayahnya .
' Terimakasih ayah … Pertanyaan ibu bagaikan pedang menempel di leher , salah sedikit saja maka tamat sudah ! '
Hiro kemudian pamit pergi karena takut akan di tanya-tanya hal yang aneh kembali oleh ibunya .
Hiro keluar dari dunia jiwa bersama Raa .
" Yue… Kamu dengarkan apa kata ibu ? Jadi mohon maaf " Ucap Hiro tersenyum menggoda Yue .
{ Kalau tuan sampai dekat dengan wanita lain … Yue akan mengurangi setengah kekuatan tuan tidak bukan setengah tetapi 3/4 Kekuatan Tuan ! }
Hiro yang tersenyum tiba-tiba tertegun mendengar perkataan Yue …
" Yue … Aku bercanda kenapa kau menganggap nya serius " Ucap Hiro dengan muka sedih .
{ Yue percaya karena tuan pasti sudah tidak tahan karena tuan kan Jomblo Akut ! }
Jlebbb …
Hiro seperti tertusuk mendengar perkataan Yue .
' Tidak bisakah kamu mengatakan Aku Jomblo Akut terus Yue ?! Lihat saja nanti kalau kau sudah berubah menjadi manusia tidak akan ku biarkan lepas ! '
Setelah memikirkan itu Hiro merasa baikan kembali dan tersenyum lebar .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Like Oke 👍
See You Next Up 👋***