Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Perkembangan Kota


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah beberapa saat menata kembali pikirannya, semua orang dengan cepat berlutut memberi hormat kepada Hiro.


"Terimakasih banyak tuan!!" ucap mereka mengutarakan rasa senang dan syukurnya, bahkan ada yang sampai berlutut menangis terharu.


"Tidak perlu sampai segitunya, menurutku ini biasa saja karena sudah jadi tanggungjawab ku dalam perkembangan kalian dan kota ini.."


"Berterimakasih lah kepada diri kalian sendiri yang sudah mau mempercayai diriku sebagai pemimpin kalian" ucap Hiro sambil tersenyum hangat.


Hati orang-orang yang sebelumnya menolak keberadaan Hiro kini telah berubah. Mereka saat ini merasa bersalah karena memiliki pikiran jahat kepada Hiro sebelumnya, kalau sampai Hiro tidak menjadi pemimpin mereka maka mungkin mereka akan sangat menyesal karena tahu bahwa hanya Hiro lah satu-satunya orang yang dapat membantu mereka keluar dari kondisi kritis tersebut.


Kini mereka semua bersumpah di dalam hati masing-masing akan selalu setia dan patuh kepada Hiro, walaupun di suruh mati sekalipun maka mereka akan melaksanakannya tanpa berpikir kembali.


Melihat tatapan pemujaan orang-orang di depannya terhadap dirinya, Hiro tersenyum kecut karena tahu bahwa kedepannya mungkin saja akan terbentuk sekte sesat yang ajarannya sangat fanatik terhadap dirinya.


"Baiklah baik sudah cukup, sekarang lakukan tugas kalian masing-masing!"


"Pertama-tama aku akan memberi perintah untuk memperkuat pagar yang melindungi kota dan perkuat juga pintu masuknya..." ucap Hiro dengan keras dan tegas.


"Baik tuan penguasa!!!" ucap mereka dan setelah itu kota menjadi sangat sibuk.


Perbaikan dan renovasi di lakukan secara besar-besaran, para penduduk juga ikut membantu setelah mendengar bahwa pemimpin mereka telah memberikan biaya untuk mengembangkan kota dalam jumlah sangat besar.


Mereka tidak ingin di sebut sebagai orang tidak tahu balas budi, pemimpin mereka telah memberikan semuanya untuk kota maka mereka hanya perlu memberikan kontribusi dalam bentuk pekerjaan.


Hiro saat ini tengah rapat bersama orang-orang yang sebelumnya bertugas sebagai komandan prajurit, menteri keuangan, menteri perdagangan dan yang lainnya.


Rapat tersebut di adakan agar Hiro dapat mengetahui situasi terkini pada kota ini. Karena kalau di lihat saja tanpa adanya bukti data maka semua yang akan ia lakukan akan selalu kurang tepat. Maka dari itu rapat kali ini sangat penting sekali dan orang-orang terkait bersedia datang untuk memberikan laporan kepada Hiro.


"Untuk masalah pertahanan mungkin bisa di urut kan ke no 2 atau 3 tetapi yang paling penting adalah menyetabilkan terlebih dahulu kehidupan para warganya.." ucap Hiro dengan serius.


"Kami setuju dengan anda tuan, beruntung nya kami dapat bergerak cepat menangani nya karena bantuan biaya dari anda" ucap mereka.


"Baguslah kalau bisa sedikit membantu karena aku ingin dalam waktu kurang lebih 1 bulan ini pengembangan kita telah selesai dan kita dapat berjalan kembali dengan stabil tanpa takut terhadap siapapun" ucap Hiro.


Mereka semua menatap terkejut Hiro, mereka tidak menyangka bahwa Hiro telah mempersiapkan semuanya dan dalam waktu sesingkat itu? Apa mungkin bisa, karena dalam pandangan mereka hal tersebut sangat mustahil. Tetapi balik lagi terhadap kejadian sebelumnya dimana Hiro dapat mengeluarkan segitu banyaknya kekayaan yang mustahil di miliki oleh siapapun, bahkan kekaisaran pun tidak mungkin berani melakukan hal tersebut hanya demi sebuah kota kecil.


"Baik tuan! Akan kami usahakan menyelesaikan nya secepat mungkin!" ucap mereka dengan tegas dan percaya diri.


"Kalau ada sesuatu tidak usah sungkan-sungkan, bilang saja langsung kepadaku" ucap Hiro.


Setelah itu mereka membahas hal lainnya seperti apa saja yang di butuhkan untuk perkembangan kota dan apa saja keinginan atau harapan para penduduk terhadap perkembangan kota ini.


Hiro mendengarkan semua itu dengan seksama dan serius, ia tidak ingin mengecewakan semua orang yang telah percaya kepadanya. Sekalipun kota ini hanya di jadikan pijakan saja tetapi ia ingin kota ini di kenal selamanya sebagai awal mula legenda yang akan tercipta di dunia ini nantinya.


***


"Kerja yang benar! Jangan sampai mengecewakan tuan penguasa!"


"Baik!"


"Kalau bisa semua ini harus selesai sekarang!"i


"Baik!"


"Kita harus buat tuan penguasa bangga dan senang dengan pekerjaan kita!"


"Baik!!!"


Hiro mendengar semua itu hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya karena semangat mereka benar-benar membara dan tidak akan bisa di padamkan.


Padahal dirinya tidak meminta mereka untuk sekeras itu dalam melakukan pekerjaannya, namun sepertinya otak mereka telah di cuci oleh orang-orang yang fanatik terhadap dirinya.


'Orang-orang gila mana yang mencuci otak mereka?!'


"A-anu tuan.. apa ada masalah?"


"Ahh tidak, maafkan aku karena melamun.. boleh jelaskan lagi ke awal?" ucap Hiro.


Saat ini dirinya sedang melakukan pemeriksaan rutin terkait pembangunan tembok pelindung kota serta pengamanan yang lainnya. Sebenarnya ia malas namun karena menteri pertahanan nya yang selalu memaksa dirinya untuk melakukan pemeriksaan, maka mau tak mau Hiro harus melakukannya apalagi hal tersebut baik untuk meningkatkan semangat kerja mereka semua.


"Di sebelah ujung sana, niatnya akan kita bangun sebuah menara pengawas dimana jarak pantauan nya mencapai 100-200 meter dari kota dan menara pengawas itu akan di bangun sebanyak 6 buah dimana sekitar penjuru kota akan bisa di awasi.."


"Kemudian di depan kota kita akan menyiapkan sebuah formasi jebakan apabila suatu saat kota di serang maka tembok kota tidak akan mudah di tembus begitu saja.."


"Dan yang terakhir adalah sebuah formasi pelindung yang mencakup seluruh area kota, titik pusat formasi tersebut berada di tengah-tengah kota dan terdapat pada sebuah patung yang menyerupai wujud anda tuan penguasa" ucapnya dengan mata berbinar-binar menjelaskan semua proyek yang sedang berjalan di kota tersebut.


Hiro mengerutkan keningnya saat mendengar sebuah patung? Apalagi itu patung dirinya? Dimana dan sejak kapan patung itu mulai di buat?!


"T-tuan, apa ada sesuatu yang salah sehingga tidak cocok dengan anda?" ucap pria di sampingnya menatap takut ke Hiro.


"Ahh tidak, hanya saja mengapa harus ada patung diriku?" ucap Hiro.


"Ahh itu adalah bangunan yang wajib di dirikan di kota ini.. patung anda akan di jadikan sebagai satu-satunya bangunan berharga di kota ini, adanya patung tersebut membuktikan bahwa keberadaan anda di kota ini sebagai anugerah yang diturunkan oleh Sang Pencipta kepada mereka semua" ucap sosok itu sambil berpose seperti berdoa dan sangat menghayati sekali.


Alis Hiro berkedut mendengar perkataan menggelikan orang tersebut, ia benar-benar sangat geli dengan tutur katanya yang sangat fanatik!


'Aku benar-benar menciptakan sekte sesat yang di penuhi para fanatik yang sangat sesat!!!'


***


Waktu berlalu begitu cepat... Kini sudah 1 minggu berlalu Hiro tinggal di kota Arlotte sebagai pemimpin nya. Kota telah banyak perubahan selama 1 minggu ini dan perubahan tersebut terlihat jelas di mulai dari selesai nya pembangunan tembok kota yang membentang panjang ke seluruh penjuru kota dengan aura kokohnya memancar keluar.


Hiro pun telah banyak belajar mengenai tentang hal-hal dasar alam kematian ini. Namun masih banyak pula yang belum ia ketahui karena belakangan ini Hiro tidak bisa menghubungi sistem, ia tidak tahu kemana dan apa yang terjadi pada sistem.


"Kemana lagi anak itu?! Disaat aku membutuhkan sesuatu, ia malah tidak ada" ucap Hiro kesal. Ia pun mencari angin segar terlebih dahulu agar pikirannya kembali jernih.


Di luar maupun di dalam kota para penduduk masih bekerja dengan giat untuk membangun kota mereka agar menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, yah walaupun Hiro telah menyarankan mereka untuk tidak perlu terburu-buru namun dengan keras kepala mereka menolaknya dan berkata bahwa kesempatan untuk membangun kota telah lama mereka harapkan jadi di saat kesempatan tersebut telah datang, mana mungkin mereka Sudi menunda-nunda kembali. Mereka ingin segera menyelesaikan nya!.


"Anda memanggil saya tuan?" ucap seseorang yang baru datang dan langsung berlutut memberi hormat kepada Hiro.


"Oh Ru Det, bagaimana perkembangan tambang yang kalian gali?" ucap Hiro.


Sebelumnya Hiro membeli sebuah pertambangan yang berisikan material-material khusus untuk membuat senjata dan sebagainya di toko sistem.


"Selama seminggu ini kami telah berhasil mendapatkan 1 ton batu material mentah.."


"Bagaimana dengan para pengrajin? Apa mereka mampu mengolahnya?" ucap Hiro.


"Jangan di tanya lagi tuan! Mereka sangat bersemangat sehingga lupa untuk tidur, mereka telah lama menantikan nya untuk mendapatkan pekerjaan yang berat.." ucap Ru Det.


"Hooo~ aku kira mereka tidak mampu karena terlalu banyak" ucap Hiro.


"Tentu saja tidak tuan... Mereka benar-benar sangat senang karena sudah lama sekali tidak melakukan pekerjaannya" ucap Ru Det.


"Baiklah kau atur-atur saja semuanya, berikan laporan mu seminggu sekali agar aku dapat menentukan bagaimana ke depannya" ucap Hiro.


"Baik tuan!"


Setelah itu Hiro berjalan jalan ke kota dan memantau bagaimana kehidupan mereka semua. Tetapi sepertinya kehidupan para penduduknya kini sudah lebih baik dari sebelumnya, tidak ada yang mengemis ataupun gelandangan karena Hiro memberi mereka semua pekerjaan.


Para penduduk kota pun sangat berterimakasih kepada Hiro selaku penyebab perubahan yang terjadi pada mereka, semenjak Hiro menjadi penguasa kota banyak sekali keuntungan yang mereka dapatkan.


Kalau ada orang yang tidak memiliki tempat tinggal maka akan langsung di bangunkan oleh Hiro secara gratis, bahkan Hiro memberikan bantuan dana ke semua panti asuhan yang ada di kota tersebut.


Kehidupan kota mulai perlahan-lahan membaik dan berkembang, kota yang dulu terlihat suram sudah berubah menjadi cerah kembali.


"Apa ada guild petualangan atau yang lainnya disini? Tapi tidak mungkin sih karena ini kan alam kematian haha, mana mungkin ada orang yang selama hidupnya menjadi petualangan pas mati pun menjadi petualangan kem..bali...?!"


Hiro terhenti saat melihat sebuah bangunan yang cukup familiar dan papan namanya pun terlihat sangat jelas bertuliskan 'Guild Petualang Lotus'.


"Aku tarik kembali perkataan ku sebelumnya.." ucap Hiro sambil tersenyum kecut.


***


Terimakasih buat teman-teman sekalian yang telah memberikan Like da Vote nya serta memberikan Rating bintang lima, dan juga orang-orang yang sering berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis novel ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...