Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Kekalahan Nanbei Kun


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


{Apa kakak benar-benar akan membunuhnya?}


‘Tentu saja, lagipula dari auranya saja terasa ia akan membunuh sebisa dan secepat mungkin selama 10 menit waktu nya yang di berikan oleh tuan muda nya’ ucap Hiro.


‘Kenapa? Apa kamu takut apabila kita membuat masalah dengan Yaammaa?’


{Tentu saja tidak, kakak bodoh! Kalau aku takut, sia-sia saja rencana kita selama ini!}


‘Oh siapa tahu kan, kamu tiba-tiba ragu untuk melawan Yaammaa’ ucap Hiro sambil tersenyum mengejek.


“Oi sialan! Apa-apaan senyuman mu itu, apa kau mengejek aku?!” ucap Cerberus yang sudah Kembali ke wujud aslinya dimana berupa seekor anjing dengan kepala 3.


“Haishh.. Anjing ini dari tadi menggonggong terus, berisik sekali membuat telinga ku sakit” ucap Hiro sambil mengorek telinga nya.


“Terus lah berbicara sepuas mu karena sebentar lagi kau tidak akan bisa berbicara, karena aku akan merobek mulut sialan mu itu..!!!” ucap Cerberus dengan sangat kesal.


“Ohoo? Aku sangat menantikan nya” ucap Hiro.


SWOSHHH…


“GROAAARR..!”


DUG… DUARRR…


Cerberus melesat cepat dan menabrak tanah dengan keras setelah Hiro melemparnya setelah ekornya terpegang.


Gerakan Hiro yang sangat cepat cukup membuat Cerberus terkejut, tidak hanya dia tetapi seluruh orang yang menyaksikan nya pun membelalakkan matanya saat Cerberus terlempar. Mereka terkejut dan tidak percaya dengan napa yang terjadi barusan.


“Kalian mundur lah… jangan sampai terkena imbas dari pertarungan kami” ucap Hiro.


Dengan segera mereka semua pun sedikit menjauh dari area pertarungan tersebut, tidak cukup dengan itu saja Hiro pun memasang pelindung di sekitarnya agar area sekitar tidak terlalu terkena dampaknya.


“Ughh-.. Groaa!”


Cerberus kini benar-benar sangat marah, ia kemudian mengeluarkan setiap elemen dari ketiga kepalanya dan menembakkan nya kepada Hiro.


SWISHH… TRANG…


Namun Hiro tentu bisa menangkisnya dengan menggunakan pedangnya, tak cukup menangkisnya Hiro bahkan mengembalikan serangan tersebut hingga mengenai salah satu kepala Cerberus dan membuatnya meledak seketika saat itu juga.


“GRAAA..!”


Teriak kesakitan terdengar dari Cerberus yang kehilangan satu kepalanya, ia berjalan terhuyung-huyung berusaha menyerang Hiro Kembali.


SWOSHHH…


SLASHHH..


PLUKK..!


Sebelum itu terjadi Hiro terlebih dahulu melesat dengan sangat cepat dan menebaskan pedang nya ke salah satu kepala Cerberus yang tersisa, potongan kepala itu menggelinding dengan di aliri darah yang muncrat keluar.


Kini tersisa satu kepala pada sosok anjing neraka tersebut, kekuatannya menurun drastis akibat kehilangan 2 kepalanya.


“Apa kau hanya akan membiarkan nya?” tanya Hiro pada Nanbei Kun yang sedari tadi memperhatikan pertarungan nya.


“Tentu saja tidak, hanya saja sepertinya kau tidak akan membiarkan aku menyelamatkannya dengan mudah” ucap Nanbei.


“Pintar juga anda tuan muda..” ucap Hiro sambil tersenyum ringan.


“Tapi apa kau benar-benar berani membunuhnya? Kalau kau berani maka selanjutnya kau akan berurusan dengan ku..” ucap Nanbei dengan nada dingin mengancam Hiro.


“Hooo? Aku takut sekali, tapi apa tuan muda tidak berpikir bahwa aku berani melakukan nya kan?” ucap Hiro kemudian…


SWOSHHH…


SLASHHH…


Hiro benar-benar memenggal kepala Cerberus yang tersisa hingga langsung mati saat itu juga.


Nanbei Kun menatap tajam ke arah Hiro, wajahnya benar-benar dingin yang menandakan ia sangat marah kepada Hiro.


“Kalau anda benar-benar menyayangi nya maka turunlah kemari dan kita bertarung untuk membalas kan dendam nya” ucap Hiro menantangnya dengan terbuka.


BOOM..


Nanbei benar-benar turun dan berdiri di hadapan Hiro sambil menatapnya dengan tajam.


“Siapa kau sebenarnya? Mengapa berani sekali menyinggung kekaisaran Dewa Iblis?!” ucap Nanbei.


“Aku? Aku hanya seorang pemimpin kota kecil ini saja… namun aku penasaran dengan kekuatan Kekaisaran yang sangat di agung-agungkan itu, tetapi setelah melawan anjing kampung barusan aku rasa penilaian orang-orang terhadap kalian terlalu di lebih-lebihkan” ucap Hiro.


“Jangan kau sombong terlebih dahulu hanya karena telah berhasil membunuh salah satu bawahan ku..”


CTRAK!


Nanbei menjentikkan jarinya dan tiba-tiba sekelompok orang muncul mengerubungi Hiro dengan mengacungkan senjata mereka.


“Oh ternyata anda membawa banyak anjing kampung yah.. hemm wajar saja karena tuan muda yang sangat terhormat ini adalah putra Yaammaa kan?” ucap Hiro yang masih saja tersenyum tenang tidak gentar sama sekali walaupun sedang di kepung.


Menanggapi sikap angkuh Hiro yang semakin kesini semakin berlebihan membuat Nanbei jengkel juga akhirnya.


“Tangkap dia… jangan di bunuh dulu, karena aku ingin mengulitinya!” ucap Nanbei menurunkan perintah kepada semua orang yang mengepung Hiro.


SWOSHHH…


TRANG…


DUG!


BUAK..


BOOM…


Mereka menyerang Hiro dari segala arah, namun masih bisa di hindari bahkan Hiro menyerang balik mereka semua yang lengah.


Jumlah keseluruhan mereka adalah 20 orang, namun tidak ada satupun yang dapat menyentuh Hiro.


Tergores saja tidak, bagaimana mereka bisa melukainya dan menangkapnya?!


Hiro pun terlihat masih bermain-main dan belum serius karena di lihat ia belum membunuh satupun dari mereka. Tetapi anggapan mereka bahwa Hiro tidak mampu membunuh mereka, hal itu tentu saja salah besar karena sebenarnya Hiro bisa saja memusnahkan mereka semua dengan sekali serang.


‘Baiklah kekuatan mereka ternyata hanya pada level Dewa tingkat menengah saja… berarti Nanbei berada pada level Dewa Illahi tingkat rendah’ ucap Hiro dalam hatinya.


Mereka yang berada di level tersebut tentu bukanlah lawan yang sepadan bagi Hiro, karena dirinya telah mencapai level Dewa Penguasa tingkat menengah.


‘Hahhh… kalau begitu akan sangat mudah sekali membunuhnya, tidak akan ada perlawanan nanti saat melawan nya..’ ucap Hiro yang masih saja mengobrol bersama Sistem sedangkan dirinya menghindar dan menangkis serangan para bawahan Nanbei di bawah alam sadarnya.


“Menyedihkan sekali..” ucap Hiro sambil menghela nafas.


Ia pun mengepalkan tangan nya dan memukul 5 kali ke sembarangan arah, namun tiba-tiba..


BOOM…


DUARRR…


Suara ledakan terdengar cukup keras sebanyak 5 kali, dimana jumlah nya sama seperti jumlah pukulan Hiro.


Ternyata 5 dari 20 orang bawahan Nanbei mati dalam keadaan kepalanya meledak karena di pukul oleh Hiro.


15 orang sisa nya terkejut membelalakkan matanya karena teman-teman nya mati hanya karena di pukul oleh Hiro.


“Sudah cukup main-main nya..” ucap Hiro kemudian memejamkan matanya dan setelah itu tiba-tiba seluruh area di tertutup oleh suatu energi yang sangat besar.


“A-apa yang terjadi?!” ucap Nanbei yang entah kenapa ia memiliki firasat buruk untuk ke depannya.


Insting iblis nya bahkan memberikan pertanda berbahaya kepada sosok Hiro yang saat ini rambutnya berubah menjadi putih dan bola matanya menyala merah terang.


“Waktunya berpesta!” ucap Hiro kemudian ia menghilang.


BOOM…


Satu kepala hancur..


BOOM… BOOM…


2 kepala hancur..


BOOM… BOOM… BOOM…


3 kepala hancur...


9 orang yang tersisa bergidik ketakutan saat melihat rekan-rekan nya tiba-tiba mati karena kepalanya meledak. Sosok Hiro masih belum terlihat oleh mereka yang berarti penyebab kematian teman-teman nya karena ulah Hiro!


***


Di suatu tempat terdapat sesosok mahkluk yang menggertakkan giginya dan memegang sebuah kristal yang terus-menerus berkelip serta mengeluarkan suara yang cukup nyaring.


*bayangkan saja suara ultraman saat akan kalah.


“SELURUH PASUKAN..!!! PERGI KE WILAYAH TIMUR SEKARANG JUGA!!!” ucapnya berteriak sangat keras hingga seluruh orang di tempat itu dapat mendengarnya.


Mereka bertanya-tanya mengapa tuan nya memanggilnya dan berteriak sangat marah sekali, namun mereka tidak ingin membuat tuan nya semakin marah akibat tidak segera datang menemui panggilan.


Dengan secepat mungkin 100 ribu prajurit berkumpul dan langsung pergi ke wilayah timur secara bersamaan. Kejadian tersebut berhasil membuat wilayah sekitarnya heboh, para warga membicarakan tentang kepergian mereka dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya telah terjadi?!


***


Kembali lagi ke Hiro yang berhasil membunuh 15 orang pengawal yang di panggil oleh Nanbei, kini 5 orang tersisa terdiam dengan tubuh terbujur kaku karena ketakutan yang berlebih.


Mereka menyaksikan dengan mata kepala sendiri, Hiro membantai 15 orang teman nya dengan cara terbilang sangat amat sadis. 10 orang mati karena kepalanya meledak, 3 orang tubuh nya hancur menjadi bubur darah dan 2 orang hanya menyisakan kepala nya saja.


Mereka walaupun iblis tetapi baru pertama kali melihat pembunuhan yang sangat sadis, tidak ada belas kasihan sama sekali di wajah Hiro. Ekspresi nya datar, tetapi seluruh wajah dan tubuhnya berlumuran darah.


Bahkan Nanbei Kun saja di buat gemetaran dengan pemandangan Hiro saat ini, sama hal nya dengan orang-orang kota yang sedari tadi menonton pertarungan tersebut dari jauh. Mereka tidak menyangka sama sekali bahwa pemimpin baru mereka sangat kuat dan sangat kejam.


“Hahhh… badan ku jadi penuh darah iblis yang kotor, aku harus mandi kembang 7 rupa setelah ini” ucap Hiro sambil menyeka wajahnya.


“D-dasar iblis..!!” ucap 5 orang tersebut.


“Gila yah kalian? Iblis kok manggil iblis?” ucap Hiro memiringkan wajahnya dan menatap aneh mereka.


“S-siapa k-kau sebenarnya?” ucap Nanbei Kun terbata-bata.


“Malaikat maut untuk mu dan seluruh pengikut mu..” ucap Hiro dengan tenang.


“T-tidak..! jangan mendekat.. aku akan memanggil ayah ku kalau kau mendekati ku!!” ucap Nanbei Kun mundur perlahan-lahan menjauhi Hiro yang melangkahkan kaki nya dengan tenang menuju ke arahnya.


“K-kalian..? cepat hentikan dia!” ucap Nanbei kepada 5 orang yang tersisa.


Namun saat mereka akan bergerak, Hiro melototi nya hingga mereka mengurungkan niatnya.


“M-maafkan kami tuan muda.. k-kami tidak mampu menghentikan nya” ucap mereka terbata-bata ketakutan.


“S-sialan..! dasar tidak berguna, aku akan memanggil ayahku untuk segera kemari dan menghabisi mu!!” ucap Nanbei Kun dengan tangannya yang gemetar memegang sebuah kristal berwarna merah kehitaman.


“Panggil saja aku tidak takut.. namun sebelum ayah mu datang kemari, mari kita lihat apa dia masih bisa mengenalimu setelah aku hajar?” ucap Hiro sambil tersenyum psikopat.


“T-tidak!! Jangan mendekat, aku mohon jangan mendekat..!!” ucap Nanbei Kun saat melihat Hiro semakin dekat dan mengepalkan tangannya bersiap-siap untuk memukulnya.


BUG!


BUAK!


DUG!


“H-hentikan..”


BUK!


“O-ohok-.. hentikan, kumohon hentikan” ucap Nanbei memohon ampun saat ia benar-benar di pukuli habis-habisan oleh Hiro.


“Belum selesai.. wajah mu masih bisa di kenali kalau hanya segini” ucap Hiro dengan tenang melanjutkan kembali memukuli Nanbei sebanyak mungkin hingga wajahnya bengkak seperti babi dan sebelum Yaammaa datang sehingga mungkin ia tidak akan mengenali putranya lagi.


***


TINGKATAN LEVEL KULTIVASI SAAT INI :


LEVEL DEWA [ AWAL – MENENGAH – AKHIR ]


LEVEL DEWA ILLAHI [ AWAL – MENENGAH – AKHIR ]


LEVEL DEWA SURGAWI [ AWAL – MENENGAH – AKHIR ]


LEVEL DEWA PENGUASA [ AWAL – MENENGAH – AKHIR ]


Terimakasih buat teman-teman sekalian yang telah memberikan Like dan Vote nya serta memberikan Rating bintang lima, dan juga orang-orang yang sering berkomentar positif. Karena itu semua akan membuat Author lebih bersemangat dalam menulis novel ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...