
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya Hiro pergi menemui Patriak dan yang lainnya .
" Nak … mari makan dulu " Ucap Patriak .
" Ahh baiklah paman " Hiro pun duduk bersama yang lainnya dan makan bersama terlebih dahulu.
" Paman aku akan pergi ke Kekaisaran untuk mengikuti pelelangan " Ucap Hiro memulai pembicaraan setelah makan .
" Tapi kan nak pelelangan nya masih lama " Ucap Patriak .
" Tidak apa-apa paman, aku pun ingin berkeliling terlebih dahulu " Ucap Hiro tersenyum .
" Hahhh… Baiklah kami nanti akan menyusul " Ucap Patriak .
" Hahaha ku tunggu disana paman dan jangan lupa bawa uang yang banyak mari kita bersaing " Ucap Hiro tertawa .
" Hahaha tentu saja aku tidak akan kalah " Ucap Patriak.
" Baiklah paman mungkin aku sekarang akan berangkat … Terimakasih atas segalanya dan aku minta maaf sebelumnya karena tidak sopan " Ucap Hiro berpamitan .
" Tidak perlu seperti itu anggap saja klan ataupun sekte ini adalah tempat tinggal mu " Ucap Patriak tersenyum senang.
" Baik aku pergi dulu paman … Sampai jumpa di kekaisaran " Ucap Hiro kemudian menghilang dari sana .
" Pemuda jenius dan berbakat " Ucap Patriak saat melihat Hiro pergi .
" Perlakuan dia seperti kalian memperlakukan ku ! " Ucap patriak tegas pada yang lainnya .
" Baik ! "
***
Hiro yang pergi dari klan Yu berteleportasi di luar wilayah barat atau lebih jelas nya ia berada di hutan sebelumnya .
" Yue tolong tunjukkan jalannya " Ucap Hiro kemudian layar hologram muncul di depan Hiro menampilkan tanda arah jalan menuju Kekaisaran .
Setelah berjalan beberapa saat Hiro merasa aneh dengan hutan tersebut karena terlalu tenang dan tidak ada monster .
" Yue kenapa aku merasa hutan ini terlalu tenang ? Bahkan satupun monster tidak ada " Ucap Hiro .
{ Mungkin perasaan tuan saja … Tidak semua tempat ada monster tuan }
" Hmmm kau benar juga tapi kenapa di dunia bawah setiap hutan pasti ada monster ? " Ucap Hiro .
{ Karena di dunia bawah belum ada Kultivator tingkat tinggi yang mampu untuk memusnahkan monster-monster tersebut sedangkan di dunia ini satu orang saja bahkan mampu membunuh puluhan monster yang berada di dunia bawah }
" Haisshh begitu lemahnya ternyata Tanah Kultivator … Pantas saja orang-orang di dunia ini menyebutnya sebagai dunia buangan atau dunia paling rendah " Ucap Hiro menggelengkan kepalanya .
Setelah seharian melakukan perjalanan Hiro kini telah keluar dari hutan tersebut dan kini berada di kota besar .
" Hmmmm dimana ini ? " Ucap Hiro heran .
{ Tuan berada di perbatasan antara Kekaisaran dan wilayah barat }
" Semoga tidak ada masalah saat aku berada di kota itu " Ucap Hiro tersenyum pahit saat memikirkan kalau ia singgah di suatu tempat pasti akan selalu ada masalah .
Hiro perjalanan menuju pintu masuk kota dan di periksa oleh penjaga gerbang .
" Identitasnya tuan " Ucapnya ramah .
Hiro pun mengeluarkan lencana yang sebelumnya di berikan oleh Patriak .
Penjaga gerbang tersebut terkejut saat melihat lencana yang Hiro keluarkan, ia tahu bahwa itu adalah lencana klan Yu pelindung wilayah barat tetapi bukan itu yang membuat ia terkejut melainkan lencana berwarna putih dan emas yang berarti menandakan bahwa Hiro sederajat dengan Patriak .
" S-silahkan m-masuk tuan muda , Mohon maaf ketidaknyamanan nya karena pemeriksaan " Ucap penjaga tersebut kelabakan .
" Tidak apa-apa tenanglah … Kau sudah melakukan pekerjaan dengan baik , terimalah ! " Ucap Hiro memberikan Pil kelas 4 .
" Terimakasih Tuan muda " Ucap penjaga tersebut menunduk senang .
Hiro mengangguk dan pergi memasuki kota .
' Kota yang cantik dan indah ' Pikir Hiro saat melihat-lihat kota .
Hiro berkeliling terlebih dahulu sebelum mencari penginapan dan restoran .
" Selamat datang tuan … Mau pesan apa tuan ? " Ucap pelayan penyambut Hiro .
" Bawakan makanan terenak dan minuman terbaik yang kalian miliki " Ucap Hiro .
" Baik tuan , silahkan di tunggu " Ucap nya ramah .
Hiro mengangguk menurutnya tidak semua penginapan selalu memandang rendah pengunjung yang datang . Hiro menunggu pesanannya dengan tenang hingga tak lama kemudian datanglah pesanan nya ia menikmati makanan dan minuman tanpa ada sedikitpun gangguan .
***
" Hmmm ada surat dari saudara Yun ? " Ucap seseorang .
Ia pun membaca surat tersebut dengan teliti setelah selesai membacanya ekspresi ia menunjukkan seperti menemukan hal yang menarik .
" Hahaha saudara Yun menemukan orang yang menarik dan orang tersebut berada di kekaisaran ku ? Hmmmm aku ingin segera bertemu dengannya, apakah ia menarik seperti yang di katakan saudara Yun " Ucap nya tersenyum senang .
***
" Paman … Apakah tuan Hiro akan baik-baik saja di kekaisaran ? " Tanya seorang gadis .
" Huhh Syukurlah " Ucap nya lega .
***
Hachuuu … Brrrrr
" Ahh sepertinya ada yang membicarakan ku … " Ucap Hiro di dalam kamar nya tiba-tiba bersin berkali-kali .
' Hmmmm bagaimana kabar Diablo dan Grill, apakah mereka telah selesai melaksanakan perintah ku ? '
" Diablo ? Grill ? " Ucap Hiro melalui telepati .
" Tuaannn !!! " Ucap mereka .
" Berisik ! Bagaimana kabar kalian di sana ? apakah sudah selesai ? " Tanya Hiro .
" Ahh tuan sudah lama sekali anda tidak mengabari , kami kira anda telah melupakan kami " Ucap mereka .
" Ahh aku hanya sedang banyak urusan dan aku tidak ingin menganggu kalian … Jadi bagaimana apakah sudah selesai ? " Tanya Hiro .
" Sedikit lagi tuan … Berikan kami waktu sedikit lagi " Ucap mereka kecewa karena tidak bisa cepat-cepat menyelesaikan perintah Hiro .
" Ohhh… tenanglah masih banyak waktu untuk kalian … Baik-baik lah disana jangan terlalu bertindak gegabah yang dapat membahayakan nyawa kalian " Ucap Hiro .
" Tuaannnn~ "
" Berisik ! Cukup sampai disini selanjutnya aku tunggu kabar baik dari kalian " Ucap Hiro Kemudian memutuskan telepati nya .
' Ckckck Seperhatian itu aku pada bawahan ku ? ' Pikir Hiro tersenyum geli .
Setelah itu Hiro memutuskan untuk tidur .
Selama sisa hari untuk pelelangan Hiro habiskan dengan cara meracik berbagai macam ramuan dan obat … Tidak lupa juga ia mempelajari Teknik Array lainnya yang dapat membantu dirinya kalau dalam situasi tidak terduga entah itu kapan dirinya tidak tahu tapi ' sedia payung sebelum hujan ' prinsip itulah yang Hiro terapkan .
Hingga tak terasa hari pelelangan telah tiba Hiro di dalam ruangannya bersiap-siap untuk pergi ke tempat pelelangan .
' Hmmmm ramai sekali … ' Pikir Hiro saat melihat banyak sekali orang pergi ke tempat pelelangan .
" Sepertinya aku harus menggunakan nama samaran agar dapat bergerak dengan bebas saat setelah pelelangan " Gumam Hiro .
Ia pun mengeluarkan Shadow Mask dan memakai .
" Identitasnya tuan " Ucap penjaga .
Hiro kemudian memberikan Lencana klan Yu dan ia pun di antar ke jalur khusus tamu VIP .
" Tunggu sebentar tuan , saya akan memanggil manajer " Ucapnya .
Hiro hanya mengangguk dan melihat ke sekitarnya, saat ini ia di dalam Kamar Dagang Emerald yang sangat terkenal sedunia … Kamar Dagang Emerald adalah sebuah tempat yang mencakup perdagangan Dunia, bahkan restoran dan penginapan . Seluruh orang di dunia ini tahu bahwa Kamar Dagang Emerald sangat lah besar bahkan bisa di bilang ia berada di setingkat di bawahnya kaisar sendiri jadi sangatlah wajar saat Kamar Dagang Emerald mengadakan pelelangan maka seluruh orang di penjuru dunia sangat heboh dan menantikan apa yang di lelang .
' Hmmmm Cukup menguntungkan kalau Kamar Dagang Emerald bisa ku kuasai ' Pikir Hiro .
Tidak lama kemudian datang seorang gadis cantik dan menawan menghampiri Hiro .
" Selamat datang Tuan muda di Kamar Dagang Emerald kami … Maaf sebelumnya membuat anda menunggu lama " Ucap nya .
" Tidak masalah " Ucap Hiro .
" Perkenalkan nama saya Alicia Manager Kamar Dagang Emerald … Apa yang membuat tuan muda jauh-jauh dari wilayah barat datang kemari ? " Ucapnya Alicia .
" Aku hanya ingin mengikuti pelelangan dan ikut serta dalam penjualan barang lelang " Ucap Hiro tersenyum tenang .
" Boleh saya tau barang apa yang ingin anda lelang tuan ? " Tanya Alicia penasaran .
" Hanya barang biasa " Ucap nya kemudian mengeluarkan botol yang menyimpan Pil kelas 9 dan gulungan formasi Array .
" Aku mempunyai Pill kelas 9 yang tidak terlalu berguna untuk ku dan Formasi Array tingkat tinggi tentu masih banyak lagi yang lainnya " Ucap Hiro tenang seperti tidak ada masalah sama sekali .
Sedangkan Alicia terkejut hampir terjatuh dari tempat duduknya mendengar suara Hiro … Ia bahkan sedikit ragu Hiro berbohong kepada nya . Siapa juga yang akan langsung percaya mendengar seorang pemuda memiliki Pil kelas 9 dan Formasi Array tingkat tinggi ? Omong kosong !
Hiro yang melihat wajah Alicia yang nampak ragu tidak percaya, hanya tersenyum dan membuka tutup botol tersebut seketika aroma harum yang menyegarkan bahkan menggetarkan jiwa terasa memenuhi seluruh ruangan tidak lama kemudian Hiro menutup nya kembali .
" Jadi bagaimana nona Alicia ? Apakah saya boleh melelangnya ? " Ucap Hiro tersenyum tenang .
" Tentu boleh tuan ! " Ucap nya bersemangat .
" Tapi dengan 1 Syarat … " Ucap Hiro .
" Syarat ? apa itu tuan ? " Tanya Alicia .
" Aku ingin … "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Yo Halo Para Pembaca Yg Setia Membaca Novel Serampangan Author !
Ada Kabar Baik Untuk Kalian … Mungkin Lusa Author Usahakan Untuk Up 2 Bab Sehari ! Jadi Dukung Terus Author Agar Tidak Patah Semangat 💪
Dan Untuk Yg Kalian Nabung Bab , Tidak Menjadi Masalah Tapi Author Mohon Kepada Kalian Untuk Nabung Nya Sampai Akhir Bulan Saja Dan Pada Saat Akhir Bulan Kalian Stop Nabung 🙏 Karena Penilaian Di Lakukan Di Akhir Bulan Jadi Kalau Sepi Level Karya Author Tidak Akan Naik Dan Tidak Akan Dapat Penghasilan 😪
Kalau Bulan Depan Masih Belum Bisa Dapat Penghasilan Mungkin Dengan Berat Hati Akan Author Hiatus kan Ini Karya 🙏
See You Next Up 👋