
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah berpindah nya Hutan Suci ke dunia jiwa, Hiro saat ini sedang berkumpul bersama para bawahannya di istana yang di bangun Hiro di dunia jiwanya .
" Jadi menurut kalian selanjutnya aku harus pergi kemana karena semua kerajaan tempat tinggal manusia atau pun elf dan dwarf sudah ku kunjungi dan sekarang aku bingung akan pergi kemana " Ucap Hiro.
" Bagaimana kalau anda pergi ke Benua lain tuan disana mungkin masih ada para elf dan dwarf lainnya" Ucap Liya dan Gorgon.
" Menurut saya bagaimana kalau anda pergi ke underworld tuan dan anda disana menjadi penguasa " Ucap Diablo bersemangat.
" Kita pergi ke Upperworld saja tuan dan anda menjadi pemimpin para malaikat disana " Ucap Raphael .
" Benar kata Raphael tuan, kita pergi ke Upperworld dan ke tempat para ras naga tinggal, anda juga bisa jadi penguasa ras naga disana " Ucap Long Wang setuju dengan Raphael.
" Hahh… tapi orang tua ku masih ada di Tanah Kultivator ini dan aku belum sepenuhnya yakin Tanah Kultivator ini aman " Ucap Hiro.
Mereka pun terdiam beberapa saat , " Kalau begitu Anda jadi penguasa dunia ini saja tuan " Ucap semua bawahan Hiro secara serempak.
Hiro terdiam beberapa saat untuk memikirkan saran dari para bawahannya dan tak lama ia tersenyum, " Baik kalau begitu kita kuasai dahulu dunia ini baru pergi ke dunia lain ! " Ucap Hiro .
" Aku perintahkan kalian semua kuasai dunia ini untuk ku ! " Perintah Hiro dengan tegas .
" Akan kami laksanakan Tuan ! " Teriak semua bawahan Hiro bersemangat.
" Raphael ! kamu pergi ke arah timur ke Benua Githen dan suruh kaisar untuk mengumumkan bahwa aku yang akan menjadi penguasa benua Githen ! kalau kaisar tersebut tidak mau hancurkan saja kekaisaran dan buat kerajaan Moonlight menjadi kekaisaran dan aku pemimpin nya " Perintah Hiro ke Raphael.
" Diablo ! kamu pergi ke arah barat ke kekaisaran Gaia , katakan pada mereka saat aku datang ke sana aku yang menjadi penguasa wilayah barat ! kalau mereka menolak maka hancurkan saja ! " Perintah Hiro ke Diablo.
" Sedangkan Long Wang ! kamu pergi ke arah selatan kekaisaran Bizantium dan sama seperti yang lainnya lakukan seperti itu ! "
" Kalau begitu siapa yang akan pergi ke arah Utara ? " Tanya Hiro .
Liya dan Gorgon mengangkat tangan mereka namun di tolak Hiro karena mereka harus mengurus Hutan Suci di dunia jiwa.
Sedangkan Yu Ki, Hiro masih belum mengijinkannya keluar dari dunia jiwa karena masih belum bisa berubah wujud menjadi manusia.
" Biar aku saja yang pergi ke arah Utara " Ucap Hiro.
Semua bawahannya yang mendengarnya tampak enggan untuk membiarkan Hiro pergi sendiri .
Hiro yang melihat ekspresi mereka yang tampak mengkhawatirkan nya karena pergi sendiri tersenyum, " Tenang aku tidak akan sendiri pergi kesana " Ucap Hiro.
" Kalau begitu dengan siapa anda pergi ke Utara Tuan ? " Tanya Diablo mewakili semua orang.
Hiro hanya tersenyum tidak menjawabnya," Kalau begitu sampai disini saja pembicaraannya kalian kembali dan beristirahat terlebih dahulu karena besok tugas menguasai dunia ini di mulai ! " Ucap Hiro membubarkan mereka .
*******
Hiro yang sedang berada di kamarnya setelah pembicaraan dengan para bawahannya kini ia akan memanggil bawahan baru untuk menemani nya perjalanan ke Utara .
" Sistem lakukan pemanggilan bawahan ! " Perintah Hiro.
{ Pemanggilan bawahan sedang dalam proses… }
{ Selamat Tuan ! anda mendapatkan bawahan dari Ras Dewa, Rachel level Abadi puncak }
***Swoshhh
Bruukkk***
Dalam pusaran lubang hitam keluar sesosok wanita yang cantik dan indah berlutut di depan Hiro.
" Ouhh Dewa yang Agung, pemilik darah dari semua ras yang tinggi … Hamba Rachel menyerahkan jiwa dan raga hamba padamu " Ucap Rachel fanatik.
" Oho …Kau tau aku bukan hanya ras manusia ? " Tanya Hiro yang cukup terkejut.
" Benar dewa ku yang agung, engkau memiliki Darah Ras Naga, Malaikat, Iblis, dan Dewa . Sungguh keberuntungan hamba menjadi pelayan setia anda " Ucap Rachel .
" Sudah cukup kedepannya kamu temani perjalanan ku ke Utara untuk menguasai Tanah Kultivator ini ! " Ucap Hiro tegas.
" Baik tuan "
" Aku pergi dulu, ingat aku ingin kalian sudah menguasai kekaisaran yang aku perintahkan sebelum aku tiba di kekaisaran tersebut , Mengerti ?! " Ucap Hiro mengingatkan kembali .
" Kami mengerti tuan ! " Ucap mereka .
" Bagus kalau begitu aku berangkat sekarang, Ayo Rachel " Ucap Hiro dan menghilang bersama Rachel.
Begitu pun dengan bawahan Hiro lainnya mereka berpencar pergi ke wilayah yang diperintahkan Hiro sebelumnya .
*******
Lima hari kemudian setelah Hiro berpencar dengan para bawahannya, ia telah hampir sampai ke kekaisaran yang berada di wilayah Utara .
Hiro berjalan pergi ke pintu gerbang masuk ibu kota kekaisaran, banyak orang yang melihatnya karena penampilannya mencolok di tambah lagi berjalan bersama Rachel wanita yang keindahannya tiada tara .
" Nona cantik lebih baik kau bersamaku karena aku adalah putra walikota disini " Ucap sombong seroang pemuda yang menghalangi jalan Hiro dan Rachel.
" Benar nona lebih baik anda bersama tuan muda karena ia akan membuat nona bahagia dan puas malam ini " Ucap pemuda lainnya yang ternyata anak buah pemuda sombong tadi .
" Kau pemuda miskin tinggal kan nona ini disini maka kamu boleh pergi dari sini dengan selamat " Ucap pemuda sombong tadi mengancam Hiro.
Hiro hanya diam tersenyum, ia menggandeng tangan Rachel yang membuat wajahnya memerah malu dan pergi mengabaikan pemuda tadi .
Pemuda sombong tadi mukanya merah padam marah karena malu, ia tidak pernah diperlakukan seperti itu di ibukota karena ia anak walikota jadi ia berbuat seenaknya pun tidak akan ada yang berani kepadanya.
Hiro pergi tidak peduli apapun terhadap kejadian tadi karena ia malas meladeni pemuda yang hanya mengandalkan orangtuanya.
" Kita cari terlebih dahulu penginapan dan restoran, Setelah itu baru kita hancurkan ibukota ini karena pemuda tadi pasti mengadu ke orangtuanya " Ucap Hiro tersenyum tenang.
" Apa sekarang saja saya hancurkan rumah walikota tersebut tuan agar anda tidak perlu repot-repot karena mengurus Tikus kecil " Ucap Rachel.
Hiro menggelengkan kepalanya, " Tidak apa-apa cuman melampiaskan rasa bosan, sekaligus memancing perhatian Kaisar " Ucap Hiro dengan tersenyum penuh arti .
Rachel yang mengerti hanya mengangguk .
********
Di sebuah ruangan
" Ayah … kamu harus membalaskan rasa malu ku kepada seseorang dan tolong bawakan wanitanya " ucap seorang pemuda.
" Siapa orang itu beritahukan padaku ? " Ucap pria paruh baya di depannya.
" Aku tidak tahu ayah … tapi sepertinya ia pendatang baru " Jawab pemuda tersebut.
" Baiklah biarkan paman mu yang mengurusi nya " Ucap pria paruh baya itu.
" Baik terimakasih ayah " Pemuda itu tersenyum senang .
*********
Di Tempat Hiro Berada .
" Sistem buka semua kotak hadiah misteri ! "
{ Anda membuka kotak Hadiah Misteri Spesial… }
{ Anda membuka kotak Hadiah Misteri Legendaris… }
{ Selamat Tuan ! anda mendapatkan … }
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Masih 1 Bab Kawan 🙏
Like Bab Ini Kalau Kalian Suka …
Komen Bab Ini Kalau Ada Sesuatu Yg Kurang*** …
See You Tomorrow 👋