Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Rencana Persekutuan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah 2 hari menginap di istana kekaisaran, akhirnya Hiro memutuskan untuk segera pergi agar tidak terlalu membuang-buang waktu di saat situasi tidak di ketahui jelas aman atau tidaknya.


"Kalian akan pergi? sangat di sayangkan tetapi apa boleh buat juga, kamu harus cepat bergerak sebelum mereka melakukan pergerakan terlebih dahulu" ucap kaisar, ia memang kecewa saat Hiro akan pergi tetapi ia juga senang karena dengan begitu masalah yang selalu melilit kekaisaran akan segera terputus.


"Maaf apabila selama 2 hari ini kami merepotkan anda Yang Mulia, terimakasih dan sampai jumpa lagi" ucap Hiro memberi hormat tulus.


"Selama tinggal paman kaisar~" ucap Hari dengan melambai-lambaikan tangannya dan tersenyum lebar.


Kaisar membalasnya dan mereka pun pergi menghilang dari hadapan kaisar.


***


Hiro yang menghilang dari istana kekaisaran sekarang sedang menuju dunia jiwa untuk memberikan informasi penting mengenai keadaan dunia saat ini.


"Kita akan pulang yah?" tanya Hari.


"Benar, kamu tidak rindu ibumu?" ucap Hiro.


"Ha'er kangen ibu, tapi Ha'er juga tidak mau jauh dari ayah" ucap Hari.


"Tenang putriku yang cantik, imut dan lucu sejagat raya. Ayah tidak akan meninggalkan kamu lagi, tapi jangan nakal yah?" ucap Hiro.


"Um, Ha'er janji tidak akan nakal ayah" ucap Hari dengan tersenyum senang.


"Anak pintar" ucap Hiro sambil mengelus-elus kepalanya.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Hiro telah sampai di pembatas dunia jiwa.


"Umm ayah, kenapa Ha'er tidak bisa masuk lagi ke dalam?!" ucap Hari terkejut.


"Hahahaha memang tidak bisa sayang, tunggu sebentar yah ayah lagi memperbaikinya" ucap Hiro tersenyum lucu saat melihat Hari yang terus-menerus mencoba masuk menerobos penghalang dunia jiwa.


"Ha'er tidak bisa bertemu ibu lagi?" ucapnya Hari dengan sedih.


"Oh tentu bisa sayang tenang saja, tapi hanya bertatap muka saja tidak bisa bersentuhan" ucap Hiro menenangkannya.


"T-tapi Ha'er rindu ibu, Ha'er ingin memeluk ibu" ucapnya.


"Hemm…" ucapnya dengan murung.


Hiro tersenyum sedih, 'sistem! lakukan segala cara agar bisa mempercepat proses nya aku mohon!' ucap Hiro.


{Baik tuan! sistem akan mempercepat proses nya hingga 1 hari…}


'Ahh baguslah terimakasih sistem!' ucap Hiro senang dan lega.


"Yue… Keluarlah dulu sebentar bersama yang lainnya, ada hal yang harus kita bicarakan" ucap Hiro dengan keras dan menggunakan energi alam agar terdengar sampai ke dalam.


SWOSHHHH…


Tap…tap…tap…


Setelah suara Hiro yang bergema menghilang, kini muncul beberapa sosok dengan berbarengan.


"Sayang?"


"Ada apa nak?"


"Tuan?"


"Ibuuuuu~" ucap Hari keras.


"Nah karena kalian sudah datang semua… Aku ingin kalian bekerjasama dengan kekaisaran membantu mengusir para pengkhianat, apapun yang terjadi bantu kekaisaran!" ucap Hiro dengan serius.


Mereka terdiam sesaat tetapi selanjutnya mereka mengangguk setuju tanpa bertanya lebih lanjut.


"Baik sayang, apa yang harus kami lakukan kedepanya?" tanya Elizabeth.


"Bekerjasama dengan kekaisaran… Pukul mundur setiap pasukan ataupun prajurit yang bukan dari kekaisaran, terserah apapun caranya kalian yang penting usir mereka sejauh mungkin dari dunia jiwa" ucap Hiro.


"Baik sayang jangan khawatir kami akan melakukan semua yang kamu katakan" ucap Yue.


"Baguslah kalau begitu, aku serahkan semuanya padamu yah Yue" ucap Hiro tersenyum.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...