
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
{Status anda akan berubah kembali disaat anda telah mendapatkan hak waris atas kursinya Sang Absolute yang sebelumnya}
{Tetapi untuk saat ini statistik status anda sementara akan banyak yang kosong}
"Cihh sudah kubilang beritahu dimana kursi tahta Sang Absolute sebelumnya? dengan begitu aku pasti akan segera pergi ke sana" ucap Hiro.
{Tidak bisa tuan!}
{Di luar batas kemampuan sistem untuk hal tersebut tuan… Sistem memang dari dulu membantu anda sampai saat ini tetapi untuk selanjutnya anda harus berusaha sendiri. Sistem akan membantu apabila terdeteksi adanya ancaman mengenai nyawa anda}
"Haishh kalau begitu beri aku petunjuk saja" ucap Hiro.
{Akhir adalah awal dan awal adalah akhir. Hidup pasti mati dan yang mati pasti hidup}
"Kejam sekali kamu sistem! mana mungkin aku mengerti apa maksudnya itu semua?!" ucap Hiro kesal.
{…}
"Hahhh baiklah! pikirkan lagi nanti saja" ucap Hiro.
Ia sudah sangat lelah banyak hal yang menganggu pikirannya. Pertama-tama tentang kondisi dunia bawah dan siapa pelaku penyerangannya masih belum di ketahui. Sekarang ia harus berpikir lagi arti makna dari perkataan sistem sebelumnya.
'Meledak lama-lama otakku ini!' ucap Hiro dalam hatinya.
***
Keesokan harinya hari-hari yang Hiro jalani masih tetap sama seperti biasanya, tidak ada perubahan yang signifikan hanya saja rasa bosan kini semakin besar.
Di dalam ruangannya Hiro mengerjakan banyak sekali tumpukan dokumen karena perjalanannya ke kekaisaran membuat pekerjaan nya tertunda.
"Sayang, ini teh nya di minum" ucap Yue dengan lembut memberikannya minuman untuk Hiro.
"Oh Yue tumben sekali kamu pengertian" ucap Hiro.
"Balasan karena kamu telah membelikan aku banyak pakaian" ucap Yue tersenyum senang.
"Hooo kalau begitu kita beli toko nya… Bakalan gimana sikap kamu ke aku?" ucap Hiro tersenyum kecil.
"Hahaha jangan begitu sayang…" ucap Yue.
"Oh yah Elizabeth dan Meng Luo dimana?" tanya Hiro.
"Mereka di dalam kamar sedang mencoba semua baju yang telah mereka beli" ucap Yue.
Hiro hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, ia kembali fokus mengerjakan tugas-tugasnya.
Hari demi hari, bulan demi bulan, dan kini setahun berlalu Hiro tinggal di dunia illahi.
Kini seluruh dunia illahi mengenal Hiro sebagai pemimpin aliansi keempat wilayah.
Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa Hiro sama seperti tuan penguasa.
Penguasa dunia Illahi itu sendiri tidak merasa kesal atau apapun melainkan ia senang karena dengan begitu berarti dunia illahi berada di bawah perlindungan Hiro.
Hiro sendiri tidak merasa seperti penguasa dunia illahi tetapi ia hanya merasa dirinya hanyalah penguasa sebuah wilayah saja.
Penguasa dunia illahi bahkan sering membujuk Hiro agar menggantikannya menjadi penguasa, tetapi Hiro menolaknya karena menurutnya seorang penguasa haruslah bersama dengan yang ia kuasai jangan seperti dirinya.
Tetapi penguasa dunia illahi tidak menyerah, ia terus sampai sekarang masih saja membujuk Hiro untuk menggantikannya dan selalu di tolak oleh Hiro.
"Kembalilah karena jawabanku pasti akan selalu sama setiap harinya" ucap Hiro saat sedang duduk-duduk menikmati waktu santainya bersama para wanitanya.
"Haishh kau ini selalu saja dingin kepadaku" ucap seseorang tiba-tiba muncul di belakang Hiro.
"Baik-baik aku tidak akan mengganggumu tapi bolehkah aku ikut bergabung?" tanya sosok tersebut.
Hiro hanya mengangguk dan menyediakan satu kursi tambahan.
"Beberapa bulan atau mungkin paling lama setahun kemudian aku akan pergi dari sini kembali ke dunia bawah yang sudah lama tidak aku urus" ucap Hiro.
"Sudah kuduga, kamu pasti akan segera pergi karena sejak setahun yang lalu pergerakan mu sangat terburu-buru seperti ada sesuatu dan ternyata hal tersebut menyangkut dunia bawah yah" ucap sosok tersebut yaitu penguasa dunia illahi.
"Hahaha yah aku sangat berterimakasih kepadamu karena tidak menghentikan ku. Kalau tidak, mungkin saja aku harus membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk kembali ke dunia bawah" ucap Hiro sambil tertawa ringan.
"Apa kamu perlu bantuan ku?" ucap penguasa dengan serius.
"Hmmmm sepertinya tidak perlu tetapi kalau tiba-tiba ada sesuatu yang tidak bisa ku tangani sendiri mungkin aku akan membutuhkan mu, bersiap-siap saja" ucap Hiro tersenyum kecil.
"Tapi aku berharap kamu tidak membutuhkan ku, karena kalau sampai masalah tersebut tidak bisa kamu tangani mungkin itu tandanya seluruh dunia dalam bahaya" ucap penguasa merinding.
"Hahaha tidak seperti itu juga… Sekecil dan sebesar apapun masalahnya tidak bisa di selesaikan sendiri karena sudah hukum alam bahwa semua nya yang hidup adalah mahkluk sosial tidak bisa hidup sendiri"
"Kamu memang bijak tetapi terkadang kebijakan mu itu sulit di mengerti" ucap penguasa.
"Sudahlah pokoknya aku tidak bisa menggantikan mu tetapi aku bisa menjadi tuan mu" ucap Hiro tersenyum tenang.
"Tidak bisakah jadi sahabat?" ucap penguasa tersenyum kecil.
"Sahabat? ahh sudah lama sekali aku tidak mendengar perkataan itu" ucap Hiro.
"Baiklah boleh" ucap Hiro kembali sambil mengulurkan tangannya.
Mereka pun berbincang-bincang dengan hangat sampai malam hari.
Hiro saat ini berada di kamarnya berisitirahat bersama Yue.
"Menurut mu Yue, siapa orang-orang yang berniat masuk dengan paksa ke dunia bawah?" tanya Hiro.
"Ahh baiklah karena kamu telah menjadi Sang Absolute mungkin sudah waktunya kamu mengetahui kebenarannya…"
"Akan ku jelaskan secara singkat dan mudah di pahami… Kuberi contoh sederhana saja, di kehidupan kamu yang pertama dunia apa yang kamu tinggali sayang?" ucap Yue.
"Bumi?" ucap Hiro.
"Benar… Terus apakah ada dunia lain selain bumi?" tanya Yue.
"Hmmm ada berbagai planet lainnya seperti Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter,Saturnus, Uranus dan Neptunus"
"Kalau begitu apa ada kehidupan lain selain di bumi?" tanya Yue.
"Mungkin saja ada tetapi para manusia belum menemukan nya saja" ucap Hiro.
"Mungkin? nah kalau di kehidupan kamu yang sebelumnya hal tersebut hanyalah kemungkinan semata tetapi di kehidupan sekarang hal tersebut adalah suatu kebenaran, ada kehidupan yang lainnya selain di alam semesta ini dan mereka menjelajahi setiap dunia untuk di taklukkan dan di kuasai. Karena menurut persepsi mereka semua untuk menjadi Sang Absolute adalah dengan cara menguasai seluruh dunia yang ada" ucap Yue.
"T-tunggu maksud mu ada manusia, dewa, malaikat dan yang lainnya selain di alam semesta ini?" ucap Hiro terkejut.
"Benar… Sebagian ada yang hanya berdiam saja tidak menjelajah ataupun merebut dunia lainnya untuk di kuasai tetapi sebagian besar mereka ingin menguasai seluruh dunia yang ada" ucap Yue.
"Kalau begitu, mungkinkah…" ucap Hiro.
Yue hanya mengangguk sedangkan Hiro terdiam karena terkejut masih tidak percaya akan penjelasan tersebut.
Tetapi ia di paksa untuk percaya karena semua yang terjadi saat ini merujuk terhadap semua yang di katakan Yue.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...