Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Latih tanding berujung serius


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di dalam dunia jiwa, Hiro sedang beristirahat dengan tenang bersama Yue.


"Sayang, kenapa semakin kesini tujuan mu semakin tidak jelas?" Tanya Yue.


"Entahlah aku juga tidak tahu, awalnya tujuan ku hanya ingin menjadi orang kuat tetapi setelah kuat seperti ini aku menyesal karena rasa bosan terlalu kuat sangat-sangat menyedihkan" Ucap Hiro.


"Nah dari itu tujuan mu awalnya sangat lah tidak bagus, bukan karena aku tidak ingin kamu menjadi kuat tetapi tahu kan sekarang bagaimana rasanya" Ucap Yue.


"Kalau begitu kenapa kamu tidak menghentikan ku?" Ucap Hiro.


"Bukannya tidak ingin tetapi aku hanya melakukan tugasku sebagai pembantu agar semua keinginan mu terwujud, entah apapun keinginan mu pasti akan ku bantu untuk terwujud" Ucap Yue.


"Hahh benar juga… Semua ini gara-gara aku yang terlalu terobsesi dengan kekuatan" Ucap Hiro sambil meregangkan tubuhnya.


"Kalau begitu sekarang apa tujuan mu sayang?" Tanya Yue.


"Tujuan ku? bagaimana kalau menguasai alam semesta ini?" Tanya Hiro.


"Terserah, keputusan mu akan selalu ku dukung sepenuhnya" Ucap Yue dengan memeluk Hiro.


"Baiklah kalau begitu, mari kita kuasai alam semesta ini!" Ucap Hiro dengan penuh keyakinan.


Tok…Tok…Tok…


"Tuan… Apa anda bisa keluar sebentar?" Tanya seseorang di balik pintu kamarnya.


"Ada apa?" Jawab Hiro.


"Ada yang perlu kami bicarakan" Ucapnya.


"Baiklah tunggu sebentar" Ucap Hiro kemudian merapikan diri dan berjalan keluar.


Di depan pintu terlihat Diablo yang tengah berlutut.


"Ada apa Diablo?" Tanya Hiro.


"Begini tuan… Kami semua ingin berlatih tanding dengan anda, mohon maafkan kelancangan kami tetapi kami harap anda mengabulkan nya untuk menguji kemampuan kami" Ucap Diablo.


"Ooh baiklah kalau begitu, tunggu di luar" Ucap Hiro.


"Baik tuan" Ucap Diablo terlihat senang.


Ia pun menghilang dan Hiro kembali ke kamarnya untuk berganti pakaian.


"Jangan terlalu keras kepada mereka sayang" Ucap Yue.


"Tenanglah aku hanya menguji kemampuan mereka saja" Ucap Hiro tersenyum.


Setelah berganti pakaian, Hiro menuju ke tempat yang telah di tentukan untuk latih tanding.


Disana ia melihat semua bawahannya telah bersiap.


"Hoo sepertinya kalian sangat senang sekali untuk melawan ku" Ucap Hiro.


"Tentu saja tuan, dengan cara berlatih tanding dengan anda baru lah kami tahu sampai mana batas kemampuan kami… Jadi tolong serius tuan" Ucap Diablo, begitu pun dengan yang lainnya mereka menganggukkan kepalanya setuju dengan Diablo.


"Hahaha bagus aku suka dengan semangat kalian… Baiklah aku akan serius melayani kalian semua" Ucap Hiro kemudian membuka semua segel kekuatannya.


Swoshhhh…


Aura kuat meledak keluar dari tubuh Hiro, menerpa mereka semua.


Hanya dengan auranya saja mereka semua telah gemetar hebat tetapi karena tekadnya yang kuat mereka dapat melawan rasa takutnya masing-masing.


"Hoo lumayan" Ucap Hiro saat melihat para bawahannya masih sanggup berdiri ketika terkena auranya.


"Baiklah maju!!!" Ucap Hiro dengan keras.


Seketika mereka semua menerjang menyerang gila-gilaan ke Hiro.


Trangg…


Swoshhh…


Boommmm…


Dentingan pedang dan ledakan elemen meriahkan pertarungan tersebut.


Tanpa ada yang menahan diri mereka semua mengeluarkan semua kemampuan, kekuatan dan segalanya hanya untuk melukai Hiro.


Tetapi tidak ada satupun serangan mereka yang dapat membuat Hiro terluka.


"Apa cuman segini kekuatan kalian hah?! cepat serang aku kembali jangan terikat dengan yang namanya batasan!!! lewati dan paksa diri kalian untuk melampaui batas!" Hiro berteriak keras kepada para bawahannya untuk lebih, lebih dan lebih memaksakan diri untuk melampaui batas kemampuan mereka semua.


Dan benar saja setelah Hiro berteriak seperti itu mereka semua yang tumbang bangkit kembali walaupun dengan tubuh yang terluka parah.


"Bagus-bagus!… Jangan takut mati! karena kalaupun kalian mati aku akan menghidupkan kalian kembali!" Ucap Hiro kemudian mengeluarkan kedua pedangnya.


Hiro mengganti posisinya yang awalnya bertahan menjadi menyerang, tanpa menahan dirinya ia menyerang mereka semua yang terlihat serius bahwa kalau mereka tidak bisa bertahan maka akan mati dengan sekali serang.


"Perkuat elemen mu!"


"Tingkatan kembali kepekaan mu terhadap serangan kejutan!"


"Terlalu banyak rencana dalam pikiran dapat mengganggu pertarungan!"


Hiro menyerang mereka sambil memberitahukan apa kekurangan yang mereka miliki dan celah yang dapat membunuh mereka kapanpun itu saat bertarung.


BOOMMMM… DUAARRRR…


Long Wang mulai berubah menjadi seekor naga raksasa, sedangkan Diablo berubah menjadi iblis yang terlihat menakutkan.


"Bagus-bagus… Ayo kita coba apa perubahan kalian dapat hasil yang bagus" Ucap Hiro kemudian memakai zirah yang sedari dulu tidak pernah ia pakai.


"Skill Creation: God of Slash!"


Hiro mengayunkan kedua pedang bersilangan menyerang ke Long Wang.


Tranggg…


Tetapi karena tubuh naga nya serangan Hiro mampu Long Wang terima dengan mudah tanpa adanya luka.


"Hoo lumayan" Ucap Hiro tersenyum saat serangannya tidak berpengaruh.


Syutttttt… Slashhhh…


Sebuah cakaran melintas di depan Hiro, untungnya ia dapat menghindari nya.


"Ahh aku lupa dengan adanya dirimu" Ucap Hiro kemudian melihat ke arah Diablo yang berubah menjadi iblis.


Rachel dan Raphael tidak mau kalah oleh mereka berdua pun berubah menjadi wujud aslinya yaitu malaikat dan dewa.


Tetapi ada yang aneh dari mereka semua yaitu seperti aura yang tidak terkendali membuat mereka tidak bisa mengontrol tubuhnya.


"Hahaha bagus-bagus… Ini baru menyenangkan" Ucap Hiro tertawa senang karena baru kali ini ia merasakan pertarungan yang nyata dan mendebarkan, ia tahu bahwa para bawahannya kini telah tidak sadarkan diri karena kekuatan yang berlebihan keluar karena tanpa sadar mereka semua telah melampaui batas yang bisa di tahan oleh tubuh mereka.


"King of Destruction, aktifkan!…"


"Dragon Lord, aktifkan!…"


"The Great Ruler, aktifkan!…"


"The Dark Lord, aktifkan!"


Hiro mengaktifkan keempat gelar nya yang mengakibatkan tekanan luar biasa hebat dan besar keluar dari tubuhnya.


Aura agung dan aura menakutkan keluar secara bersamaan yang menyebabkan dunia jiwa terguncang dengan sangat keras.


Sedangkan Yue yang tengah duduk dengan tenang di halaman istana tiba-tiba di kejutkan dengan guncangan yang hebat.


"Cih… Sudah kubilang jangan terlalu berlebihan! tetapi dia malah sebaliknya!" Ucap Yue yang mengetahui kenapa dunia jiwa terguncang.


Kembali ke Hiro yang saat ini ia berwujud kan naga emas dengan zirah hitam pekat.


"Grooaaarrrr!"


Hiro yang berwujud naga meraung keras sampai seluruh dunia jiwa mendengarnya.


Long Wang yang melihat Hiro dalam wujud agung menundukkan kepalanya tidak berani menatap Hiro secara langsung.


Diablo yang merasakan aura gelap yang melebihi aura nya seketika seluruh badannya bergetar hebat.


Rachel dan Raphael pun merasakan aura agung keluar dari tubuh Hiro membuat mereka tunduk.


Hiro tahu bahwa mereka tunduk bukan karena telah sadar tetapi karena alam sadar mereka tahu bahwa Hiro bukanlah sosok yang bisa mereka lawan.


"Dragon Rage!" Ucap Hiro mengeluarkan sebuah petir yang bercampur dengan api dari mulut nya.


Kemudian menembakkan nya kepada mereka semua yang telah tertunduk.


Swoooosshhh… BOOMMMM… Drrkkkk…Drkkkk…


Suara ledakan terdengar keras yang di susul dengan suara petir yang merambat di semua tanah yang telah hancur karena serangan tersebut.


"Cancel!" Ucap Hiro kembali ke semula.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ehh malah turun lagi ya yang baca nya 🥲


Boleh lah kalau kalian yang bosen pindah ke novel author yang satunya tetapi kalau pindah karena semua novel author membosankan itu agak sedikit kecewa 🥲


Yaudah lah mau gimana lagi 🤣