
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pertandingan pun selesai dengan kemenangan yang diraih oleh tim Hiro dengan skor 5-1.
Dan hadiah poin tersebut diberikan kepada Hiro selaku perwakilan dari kelas mereka semua.
"Hahh.. omong kosong apa yang mereka serukan? Spiderman?! Konyol sekali" ucap Hiro yang geram karena setelah selesainya pertandingan kemarin, setiap orang yang berpapasan dengannya selalu memanggil dan menatap dirinya dengan aneh.
"Haishh sudahlah, lagipula mereka tidak salah... Karena semua yang kamu lakukan kemarin sangat tidak masuk akal dan tidak dapat di terima oleh akal sehat manusia pada umumnya" ucap Gilbert di sebelah Hiro yang selalu mendengar gumaman kesal Hiro di sepanjang jalan.
"Aku cuman memiliki sedikit kelebihan dari mereka, jadi tidak bisa di katakan aku berbeda dari kalian semua!" ucap Hiro.
"Hahh yasudah terserah kamu saja, terus sekarang apa yang akan kamu lakukan?" tanya Gilbert.
"Perihal apa?" tanya balik Hiro.
"Tuhh.." ucap Gilbert sambil melirik seseorang yang selalu mengikuti mereka sedari tadi.
"Hahhh.." Hiro menghela nafas panjang dan melihat orang tersebut.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Hiro.
"Hehe.. tidak ada, aku hanya jalan-jalan saja" ucap orang tersebut.
"Katakan yang sebenarnya Kayle..!" ucap Hiro dengan tegas.
"Oww.. santai, tenang.." ucap Kayle.
"Benar cepat katakan yang sebenarnya, apa alasanmu mengikuti kami?" tanya Gilbert.
"Tidak ada, aku hanya.."
"Apa?"
"Apa?" ucap Hiro dan Gilbert bersamaan.
"Hem.. kalau di perbolehkan aku ingin berteman dengan kalian, terutama kamu Hiro" ucap Kayle.
"Hah? Apa maksudnya?" ucap Hiro.
"Haishh aku hanya ingin bergabung dengan kalian saja, sungguh tidak ada niatan lain!" ucap Kayle.
"Mencurigakan.." ucap Gilbert dengan tatapan penuh selidik.
Kayle tidak terima dengan kecurigaan tanpa dasar Gilbert terhadap dirinya, mereka berdua pun saling berdebat.
Hiro pun mengabaikan mereka, ia pergi meninggalkan mereka untuk segera memasuki kelas.
***
Di suatu tempat yang megah terdapat beberapa orang berkumpul mendiskusikan sesuatu yang terlihat amat sangat penting.
"Bagaimana? Apa ada kabar tentang dirinya?"
"Tidak ada nyonya.."
"Hahhh.. tidak mungkin, kenapa juga sih dia selalu membuat kita khawatir begini?"
"Anu.. saudari, apa mungkin?"
"Tapi bagaimana mungkin aura kehidupan tiba-tiba menghilang, seolah-olah dirinya tidak ada di kehidupan ini?"
"Entahlah itu yang membuat ku gelisah dan khawatir, karena kalau aura kehidupan menghilang itu berarti.."
Seketika sinar wajah mereka meredup dan aura di sekitar terasa sangat suram. Entah apa yang terpikirkan oleh mereka semua sehingga memasang raut wajah sedemikian rupa.
Tiba-tiba salah satu dari mereka memasang raut wajah terkejut kemudian menundukkan kepalanya.
"Jangan-jangan.."
"Hahh?"
"Kenapa saudari? Ada apa denganmu?" tanya yang lainnya yang samar-samar mendengar gumaman nya.
Saudari yang di maksud mereka pun memasang ekspresi serius sambil menatap mereka semua yang ada di sana.
"Kalian semua, dengarkan aku..." ucap nya.
"Ini benar-benar masalah yang sangat amat serius" lanjutnya kembali.
"Apa?" tanya yang lainnya penasaran.
"Sepertinya kita harus berpisah kembali dan mengulang semuanya dari awal.." ucap nya.
"Hah? Kenapa?" ucap mereka semua keheranan.
"Pokoknya kalian semua harus hapus eksistensi kalian di dunia ini, tidak boleh sampai menunjukkan diri ke dunia luar.. kita akan memulai kembali semuanya dari awal"
"Tetapi kalau sampai berpuluh-puluh tahun atau berjuta-juta tahun masih saja tidak ada kabar dari dirinya, maka kalian semua harus bereinkarnasi ke dunia lain... Kita lupakan semua yang ada di sini" ucap wanita tersebut dengan nada yang sedikit berat.
Mereka semua pun seperti langsung mengerti apa yang di maksud oleh dirinya dan kembali ke dalam pikiran masing-masing.
"Kalian mengerti?" ucapnya.
"Kami mengerti..." ucap mereka dengan penuh penyesalan.
***
Kembali ke Hiro yang saat ini tengah santai di atap sekolah seorang diri sambil sayup-sayup mengulas kehidupannya yang dulu di gang sempit.
'Sungguh aneh tapi nyata, bagaimana bisa aku masih hidup setelah mengalami itu semua?' pikirnya dalam diam.
[Sinkronisasi data pemilik akan segera di mulai..]
[Memulai pengembalian ingatan..]
[Progres di mulai... 1%.. 2%..]
"Hah?!"
"Apa itu sialan??!!" ucap Hiro terbangun terkejut setengah mati karena secara tiba-tiba dirinya seperti mendengar sebuah suara yang entah dari mana asalnya.
[Proses memuat ingatan mencapai 3%... 4%... 5%...]
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...