Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Altar Poseidon


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Woahhhhhhh! tempat apa ini? laut? darat? sebenarnya dimana ini?!!!" Ucap Hiro yang sangat terkejut saat setelah masuk.


Surga, mungkin begitulah gambaran yang tepat untuk tempat yang Hiro lihat tersebut, karena tempat itu seperti di dalam air tetapi anehnya Hiro masih bisa bernafas dengan normal bahkan ia bisa melihat hewan-hewan laut melewati atau mendekati nya.


{Tubuh Qi telah pada batasan nya tidak bisa menyerap energi lebih banyak lagi…}


{Sistem berusaha untuk memperbaiki tubuh Qi…}


{1%…5%…7%…}


Tiba-tiba pemberitahuan sistem mengejutkan Hiro yang sedang bengong karena terkesima dengan keindahan tempat tersebut.


"Tubuh Qi Abadi sampai tidak mampu menyerap lagi? berapa banyak energi murni disini sebenarnya" Ucap Hiro terkejut.


Hiro kemudian mencoba untuk melangkah kakinya untuk mengelilingi sekitar.


Tetapi di tempat tersebut tidak ada apapun yang mencurigakan, hanya ada sebuah altar yang mengeluarkan energi luar biasa besar.


"Apa mungkin karena altar ini yang menyebabkan energi disini melimpah dengan luas" Ucap Hiro.


Saat Hiro mendekati nya untuk menyentuh altar itu tiba-tiba ia terdorong dengan keras oleh sebuah energi tak kasat mata.


"Ughh… Apa-apaan energi tadi yang mendorong ku" Ucap Hiro memuntahkan seteguk darah.


{Altar Poseidon : sebuah artefak langka yang berfungsi untuk mengeluarkan energi tak terbatas tetapi kekurangannya altar tersebut hanya akan aktif saat berada di dalam air}


"Hah pantas saja aku sampai terpental, ternyata artefak langka… Tetapi apa boleh aku membawanya?" Tanya Hiro yang menginginkannya.


{Untuk itulah sistem membawa anda kemari… Tetapi kalau artefak tersebut hilang maka keseimbangan di laut suci akan hancur dan mungkin saja akan terjadi kekacauan yang luar biasa hebat akan melanda wilayah sekitar}


"Ahh kalau begitu tidak mungkin aku membawanya kan?" Ucap Hiro yang sedikit kecewa.


Ia memang menginginkannya tetapi ia juga tidak bisa karena keegoisannya membuat wilayah sekte Lautan Suci menjadi kacau.


{Sistem bisa mencarikan benda pengganti untuk mencegah hancur nya keseimbangan laut suci}


"Hooo apa itu cepat beritahukan aku" Ucap Hiro kembali bersemangat.


{Altar Hybrid dapat mengeluarkan energi dalam batas 50 tahun tetapi walaupun sudah melewati batas keseimbangan alam sekitar tidak akan terganggu}


"Bagus beli saja! dan cepat beritahu aku bagaimana cara membawa altar itu" Ucap Hiro senang.


{Baik tuan… Anda hanya perlu menyalurkan energi anda ke altar selebihnya biar sistem yang urus}


"Baiklah" Ucapnya kemudian mengalirkan energinya.


Saat energi Hiro menyentuh altar tiba-tiba laut suci menjadi bergetar sesaat tetapi hanya sebentar setelah itu altar Poseidon melayang dan mendekati Hiro.


Altar Poseidon berubah menjadi kecil dan menghilang, saat altar Poseidon menghilang sekitaran Hiro menjadi kacau, laut suci seperti mengamuk karena kehilangan sesuatu, tetapi tiba-tiba sebuah altar yang hampir mirip dengan altar sebelumnya tertancap kembali di tempat altar Poseidon sebelumnya.


Selang beberapa menit laut suci yang awalnya mengamuk menjadi tenang kembali.


"Haishh ku kira akan terjadi badai di dalam laut, ehh tapi apa mungkin badai akan terjadi apabila di dalam lautan? hahh entahlah yang penting aku mendapatkan barang berharga" Ucap Hiro tersenyum senang.


"Sistem, kau taruh dimana altar Poseidon?" Tanya Hiro.


{Di dunia jiwa tuan}


"Oh baguslah… Hmmm karena tidak ada sesuatu yang menarik lagi, lebih baik aku keluar saja" Ucap Hiro.


{Lebih baik anda menetap lebih lama tuan karena energi sisa dari altar Poseidon masih banyak dan itu berguna untuk kenaikan level anda}


"Hoo baiklah kalau begitu" Ucap Hiro yang awalnya akan pergi kemudian duduk kembali di tempat tersebut.


Ia duduk bermeditasi untuk menyerap semua energi yang masih tersisa.


Hingga Hiro sudah tidak tahu lagi berapa lama ia sudah berada di dalam laut suci.


***


"Hahh… Bagus lah tuan Hiro pasti baik-baik saja" Ucap Patriak Le In.


Ia mengkhawatirkan Hiro saat mendengar kabar kalau laut suci tiba-tiba bergelombang dan menghantam sekte.


Tanpa Le In sadari kalau sesuatu yang sangat berharga yang sudah ia jaga selama ratusan tahun telah di curi oleh Hiro.


"Semoga tuan Hiro baik-baik saja dan segera keluar dengan selamat" Ucap Le In.


***


Hiro yang memejamkan matanya bermeditasi akhirnya membuka mata.


"Huft sudah habis sekarang… Hahh sudah berapa lama aku disini?" Ucap Hiro sambil meregangkan otot-otot tubuh nya.


{Sebulan tuan}


"Hahh?! sebulan?!" Ucapnya terkejut.


{Perbedaan waktu di sini sangatlah cepat tuan, sebulan disini berarti 3 hari di dunia luar}


"Ckckck selalu saja ada perbedaan waktu" Ucapnya.


"Sudahlah karena energi altar Poseidon telah habis lebih baik aku keluar sekarang" Ucapnya kemudian pergi.


Pintu raksasa yang berada di ruangan rahasia tiba-tiba terbuka menandakan bahwa ada seseorang yang keluar dari laut suci.


Kebetulan patriak Le In sedang ada disana, ia dengan senyum senang menyambut kedatangan Hiro.


"Selamat datang tuan! saya senang sekali anda kembali dengan selamat" Ucap Le In.


"Hahaha maaf membuat mu khawatir, tetapi ada suatu hal yang harus aku bicarakan denganmu" Ucap Hiro.


"Baik tuan mari" Kemudian patriak Le In menuntun Hiro ke ruangannya.


Di dalam ruangan tersebut hanya ada patriak Le In dan Hiro saja.


"Jadi begini Le In, di dalam laut suci terdapat sebuah altar yang mengeluarkan energi sangat besar" Ucap Hiro.


"Benarkah tuan?" Ucap Le In yang terkejut karena baru mengetahuinya.


"Benar tetapi yang menjadi permasalahannya adalah altar tersebut hanya terbatas sampai 50 tahun untuk mengeluarkan energinya setelah 50 tahun maka altar itu akan menjadi benda yang tidak berguna" Ucap Hiro dengan sedikit berbohong.


"Apa?! kalau begitu itu hanya sebentar lagi" Ucap Le In.


"Benar… Jadi aku menyarankan mu untuk segera menggunakannya sebelum waktunya habis, masukan semua murid-murid ataupun tetua yang menurut mu akan berguna untuk sekte mu untuk menyerap energi tersebut" Ucap Hiro.


Patriak Le In menganggukkan kepalanya dengan serius.


"Baik tuan, besok saya akan segera mengaturnya" Ucap Le In.


"Lebih cepat lebih baik" Ucap Hiro.


Setelah itu Hiro kembali ke ruangannya, sedangkan patriak Le In segera melakukan rapat dan memberitahukan para tetua tentang hal yang Hiro bicarakan sebelumnya.


Akhirnya sekte Lautan Suci bergerak secara cepat, mereka mengirimkan ratusan murid dan puluhan tetua untuk masuk ke dalam laut suci keesokan harinya setelah rapat.


Hiro tidak peduli akan hal tersebut, ia saat ini berada di dunia jiwa dalam keadaan senang karena altar yang sangat berharga dan langka telah ia dapatkan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Like dong masa makin kesini like nya makin sedikit 🥲


Walaupun ceritanya kurang menarik setidaknya berilah author like sebagai penyemangat 🥺