Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Di Klan Tin


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan harinya di klan Tin, seperti biasa Hiro ikut sarapan bersama keluarga nya Tin Li.


Di meja tersebut terdapat beberapa orang yaitu Tin Fu ayahnya Tin Li, Tin Lu ibunya Tin Li dan Hiro.


"Salam nyonya senang bertemu dengan anda, mohon maaf sebelumnya aku tidak menemui anda secara langsung" Ucap Hiro memberi salam.


"Ahh tuan Hiro jangan berlebihan seperti itu… Tidak apa-apa lagipula anda adalah orang yang sangat berjasa karena telah menyelamatkan putriku" Ucap Tin Lu dengan tulus.


"Tidak masalah nyonya, lagipula aku kebetulan ada disana saat itu jadi yah itu semacam kebetulan saja" Ucap Hiro tersenyum tenang.


{Benarkah kebetulan tuan? bukankah memang dari awal berniat-…}


Sebelum sistem menyelesaikan perkataannya, Hiro terlebih dahulu memutuskan koneksinya.


"Anda memang sangat rendah hati tuan Hiro" Ucap Tin Lu.


Hiro hanya tertawa ringan dan melanjutkan kembali makannya.


Setelah sarapan bersama dengan tenang, Hiro di ajak berkeliling oleh Tin Li, hmmm itupun atas paksaan dari kedua orangtuanya.


"Jadi yah walaupun kecil tetapi klan kami memiliki semua hal yang biasanya ada di klan besar" Ucap Tin Li.


"Benar juga, luar biasa. Kalau begitu kenapa kalian diam saja saat klan Si menyerang? bukankah bisa saja kalian melawan mereka?" Tanya Hiro.


"Bukannya tidak ingin tetapi kami tidak bisa" Ucap Tin Li sedih.


"Mengapa? apa ada alasannya?" Hiro kembali bertanya.


"Karena klan Si adalah penguasa wilayah timur! bagaimana bisa kami melawan klan yang sudah di percayai oleh tuan penguasa?!" Ucap Tin Li frustasi.


"Hmmm jadi begitu, baiklah aku paham. Tenang saja kalian tidak akan lama lagi akan bebas dari belenggu kejahatan itu karena untuk itulah aku kemari" Ucap Hiro tersenyum.


Tin Li hanya mengangguk karena ia telah percaya kepada Hiro bahwa ia pasti akan bisa melakukannya.


"Tenang saja percayakan padaku" Ucap Hiro mengelus-elus kepala Tin Li, tentu saja hal tersebut membuat wajah nya merah malu.


"Hooo jadi kamu berselingkuh lagi yah sayang~?"


Zzrrrrtttt…


Suara yang lembut dan indah terdengar di telinga Hiro, tetapi menurutnya suara tersebut bagaikan petir menyambar di siang hari, seketika Hiro membeku menjadi patung.


"A-anu tuan Hiro anda kenapa?"


"Ingatlah setelah keluar dari klan ini kembali ke dunia jiwa terlebih dahulu!! kita perlu berbicara"


Gabungan antara suara Yue dan Tin Li membuat Hiro tidak bisa mencernanya.


Tetapi satu hal yang ia tahu bahwa setelah keluar dari klan ini datang lah 'Hari penghakiman' untuknya.


***


"Apa yang kalian bilang?!! semua orang suruhan ku tidak kembali? bagaimana bisa?!"


"T-tuan kami juga tidak mengetahuinya"


"Dasar tidak berguna!!!"


DUAKKK…


"Cihh! cepat suruh kembali orang yang bisa di andalkan untuk membawa j*al*ang Tin Li itu ke hadapan ku!!"


"Baik tuan muda!"


Di suatu tempat terlihat seorang pemuda berteriak marah-marah karena orang suruhannya tidak kembali, yang berarti mereka gagal menjalankan perintahnya.


Sosok pemuda tersebut sangat di takuti oleh orang-orang bukan karena kekuatannya tetapi karena 'status'nya.


Ia bertindak seenaknya semenjak kakak pertamanya yaitu ahli waris klan telah mati, hal tersebut tentulah kabar baik untuknya karena dengan begitu hak waris akan otomatis turun kepadanya. Jadi ia saat ini sangat berani dalam melakukan suatu tindakan karena berpikir bahwa tidak akan ada yang berani kepadanya.


Tetapi pemikiran tersebut sangatlah sebuah kesalahan besar yang ia lakukan seumur hidupnya, karena dengan tindakan gegabah nya membuat ia sedikit demi sedikit memasuki lubang mulut buaya yang sedari tadi terbuka lebar.


***


"Di ruangan ini para alkemist kami sangatlah hebat karena berhasil membuat pil tingkat 9 rendah, walaupun begitu tetap saja itu adalah suatu pencapaian yang luar biasa" Ucap Tin Li.


Tetapi reaksi Hiro sangat di luar dugaannya, ia kira bahwa Hiro akan sangat terkejut ataupun kagum tetapi sungguh kebalikannya Hiro hanya diam seperti biasa-biasa saja.


"Berapa modal yang kalian habiskan untuk membuat pil tingkat 9 tersebut?" Tanya Hiro.


Tin Li hanya menggelengkan kepalanya kemudian memanggil salah satu alkemist.


"Berapa banyak modal yang keluar untuk membuat pil tingkat 9?" Tanya Tin Li.


"Sekitar 100.000.000 koin emas nona" Ucap Alkemist tersebut dengan sedikit bangga.


Hiro terbatuk-batuk mendengar angka fantastis tersebut.


"Hahh serius?" Tanya Hiro.


"Tentu saja! jumlah tersebut terhitung sangat rendah untuk pil tingkat 9" Ucap Alkemist sedikit tersinggung dengan Hiro.


"Ahh yasudah lah padahal aku saja hanya menghabiskan 1 koin emas untuk membuat pil tingkat 8" Ucap Hiro pelan.


Tetapi Tin Li dan alkemist tersebut mendengarnya dengan jelas.


"Apa?!!" Ucap mereka berdua terkejut tidak percaya.


"Haishh kalian ini tidak bisakah pelan kan suara kalian?!! sakit telingaku" Ucap Hiro.


"Jangan bercanda nak!" Ucap alkemist tersebut serius.


"Apa aku terlihat bercanda?" Tanya Hiro dengan tenang.


"Tidak mungkin! omong kosong! kalau begitu buktikan!" Ucap Alkemist itu tidak mempercayainya.


"Kalau begitu mana 1 koin emasnya?" Tanya Hiro menyodorkan tangannya.


Kemudian alkemist itu mengeluarkan 1 koin emas dan memberikan nya kepada Hiro.


"Baik tunggu sebentar" Ucap nya memejamkan matanya kemudian sebuah botol kaca yang tertutup rapat muncul di telapak tangan Hiro.


Walaupun botol tersebut tertutup rapat tetapi aroma yang di pancarkan pil di dalamnya masih bisa merembes keluar dan tercium menyegarkan.


"T-tidak m-mungkin!!!" Ucap alkemist itu berteriak gila.


Bahkan Tin Li menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"Apa kalian percaya? kalau tidak silahkan di buka saja apa benar itu pil kelas 8 atau bukan" Ucap Hiro dengan tenang.


Alkemist tersebut secara gemetaran membuka tutup botol tersebut yang mengakibatkan aroma pil tersebut menyebar luar hingga satu ruangan memenuhinya.


Para alkemist lainnya yang sebelumnya sibuk pada pekerjaannya tiba-tiba mendekat ke arah mereka.


"Apa-apaan itu!!! P-pil kelas 8?!!"


"B-bagaimana m-mungkin?!"


"A-apa i-ini nyata?!"


Teriak tidak percaya para alkemist menghebohkan seluruh kediaman klan Tin.


'Haishh seperti memberikan sesuatu yang modern ke orang-orang kuno' Pikir Hiro saat melihat pemandangan di depannya itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Yo author akan memberitahukan kabar baiknya…


Kabar baiknya yaitu crazy up akan segera datang! saat ini author sedang menyusun nya.


Tapi pilih crazy up novel ini atau yang satunya?


Kalau novel satunya berarti double crazy up karena rencananya setelah 20 bab author akan crazy up.


Jadi silahkan di pilih !


Like terlebih dahulu sebelum komen yah!