Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
Seven Deadly Sins


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Patriak kemudian menjelaskan alasan Hiro kemari dan memberitahukan kepada mereka tentang apa yang terjadi di klan Jing.


Sontak hal tersebut membuat beberapa tetua marah dengan sikap klan Si yang membuat keributan dan berniat untuk menguasai wilayah yang sudah di kuasai klan Jing.


"Patriak… Kalau menurut saya lebih baik kita dukung sepenuhnya klan Jing dan memberi peringatan terhadap klan Si agar tidak bertindak seenaknya" Ucap salah seorang tetua mengangkat pendapat nya.


"Hmmm benar juga apa kata tetua Gu" Ucap Patriak menerima sarannya.


"Bukankah lebih baik kita serang saja langsung Patriak, karena klan Si tidaklah seberapa kalau di bandingkan dengan kita" Ucap seorang tetua dengan bersemangat.


"Haishh… Kamu terlalu bersemangat tetua Tu, kalau kita sampai menabuhkan gendrang perang maka kita juga yang akan rugi" Ucap Patriak.


"Aku setuju dengan saran tetua Gu" Ucap Hiro dengan mengangkat tangannya.


Mendengar Hiro setuju, Patriak pun ikut setuju dengan saran yang di berikan tetua sebelumnya.


"Lebih baik kalian kirim kan orang-orang yang kalian miliki untuk menandakan bahwa kalian melindungi klan Jing dan memberi peringatan kepada klan Si, dengan begitu maka klan Si tidak akan berani bertindak gegabah dan hal itu dapat membuat kita mencari solusi lebih baik lainnya" Ucap Hiro.


"Baiklah kalau begitu besok kita akan kirimkan prajurit ke klan Jing" Ucap perintah Patriak.


"Baik Patriak!" Ucap mereka semua, walaupun mereka terkejut karena Patriak seperti menuruti apapun yang Hiro katakan.


Setelah itu rapat pun di bubarkan, para tetua lainnya meninggalkan ruangan yang kini menyisakan Hiro dan Patriak.


"Sekte ku akan selalu mendukung kamu nak Hiro" Ucap Patriak tersenyum lembut.


"Terimakasih atas perhatiannya Patriak, mohon maaf sebelumnya kalau aku membuat kesalahan yang di sengaja atau pun tidak di sengaja kepada anda dan sekte anda… Karena urusan ku disini sudah selesai, aku akan pergi melanjutkan kembali perjalanan" Ucap Hiro.


"Baik hati-hati, kalau kamu membutuhkan bantuan maka pecahkan lah ini" Ucap Patriak memberikan Hiro sebuah lencana yang bergambarkan bangunan di kelilingi gunung-gunung raksasa.


Hiro menerimanya, "Kalau begitu anda terima juga hadiah dariku Patriak" Ucap Hiro kemudian memunculkan 2 peti berukuran besar.


"Sampai jumpa di lain waktu Patriak" Ucap Hiro kemudian menghilang dari ruangan tersebut tanpa meninggalkan jejak sama sekali.


"Dia memang pemuda yang sangat menarik" Ucap Patriak saat melihat kepergian Hiro. Kemudian ia mengalihkan perhatian nya terhadap peti yang Hiro berikan kepadanya, karena rasa penasaran yang tinggi ia akhirnya membuka kedua peti tersebut yang sontak saja membuat patriak ambruk, lututnya lemas dan bergetar.


"A-apa i-ini nyata?! terimakasih tuan Hiro" Ucap Patriak dengan tulus.


***


Hiro pergi meninggalkan sekte Gunung Keabadian dan menuju ke arah selatan tempat sekte Lautan Suci berada.


Hiro tidak lupa di temani oleh Yue dan juga Rachel yang memaksa untuk ikut serta dalam perjalanan kali ini.


"Menghancurkan satu dunia seperti nya menarik sayang" Ucap Yue menambahkan sedikit candaan untuk meramaikan suasana.


"Boleh nanti ku coba" Ucap Hiro serius.


Yue yang mendengarnya melihat wajah Hiro dengan tatapan tidak percaya karena ia menanggapi candaannya dengan serius?.


"Apa kamu ingin di buru oleh semua mahkluk hidup sayang?" Ucap Yue.


"Tidak juga tetapi mereka yang akan di buru oleh ku" Ucap Hiro dengan tenang.


{Selamat tuan! Anda telah menyelesaikan misi… Menjadikan sekte Gunung Keabadian bawahan anda atau bekerjasama dengan mereka (✓)}


{Selamat tuan! Anda mendapatkan Seven Didly Sins}


{Seven deadly sins terdiri atas pride (kesombongan), greed (ketamakan), envy (iri hati), wrath (kemarahan), lust (hawa nafsu), gluttony (kerakusan), dan sloth (kemalasan)}


{Anda baru saja membuka Pride (kesombongan), Wrath (kemarahan), Lust (hawa nafsu), dan Sloth (kemalasan)}


{Apabila anda ingin membuka yang lainnya maka harus ada pemicu kebangkitan nya}


{Seven deadly sins terbentuk senjata-senjata yang berbeda-beda, Pride dalam bentuk kapak berwarna emas yang bernama Divine Axe, Wrath dalam bentuk pedang panjang berwarna merah darah dengan pegangan yang berbentuk tengkorak terbakar pedang tersebut bernama Demon Sword Lostvayne, Lust berbentuk dalam senjata panah yang terbuat dari berbagai inti dunia yang sengaja di hancurkan dan di ambil untuk di olah menjadi sebuah busur, sedangkan anak panahnya terbuat dari elemen listrik tingkat tinggi, dan Sloth terbentuk dalam senjata tombak yang dapat mengejar target yang telah di tentukan tombak tersebut bernama Chasing Spear}


"T-tunggu! tunggu sebentar sistem!… " Ucap Hiro.


"Apa maksud mu? Seven deadly sins? bukankah itu tidak mungkin ada di dunia kultivator?" Ucap Hiro yang terkejut dan heran.


{Apa ada yang mustahil untuk sistem lakukan? keberadaan sistem hampir setara dengan sang pencipta jadi apa yang tidak bisa sistem lakukan?}


Mendengar hal tersebut membuat Hiro mati kutu tidak dapat berkata-kata.


Memang apa yang di katakan sistem adalah kebenaran tetapi bukankah kalau begitu akan berlebihan?


"Tapi tunggu dulu sistem bukankah sekarang aku sudah cukup kuat? kalau dengan adanya hal tersebut maka kapan aku bisa merasakan pertarungan yang sengit dan seimbang?" Ucap Hiro.


{Seorang penguasa harus kuat! apabila anda lemah maka akan banyak celah yang bisa di gunakan orang-orang untuk berkhianat kepada anda!}


"Aku tahu itu tetapi bukankah berkuasa dengan adanya tekanan akan membuat semua orang tidak nyaman dan tidak senang maka hal tersebutlah yang dapat menimbulkan bibit pengkhianatan?" Ucap Hiro.


{…}


"Hahh… baiklah aku terima semua hadiah itu tetapi aku tidak yakin akan menggunakannya atau tidak" Ucap Hiro menghela nafas panjang.


Hiro sudah tidak mau tahu lagi apa yang akan sistem perbuat kepadanya.


Ia memang tidak akan menggunakan kekuatan Seven deadly sins apabila tidak dalam keadaan terdesak.


Hiro akhirnya tidak memperdulikannya lagi.


{Apa anda tidak senang dengan hadiahnya? kalau begitu sistem akan tarik semua hadiah yang pernah di berikan termasuk semua hadiah yang membuat anda kuat}


Mendengar perkataan sistem membuat Hiro diam membeku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedikit pemberitahuan bahwa novel yang satunya akan up apabila ada waktu luang saja jadi author minta maaf kepada kalian yang menunggu up novel tersebut 🙏


Tapi author usahakan bulan depan novel yang satunya akan rutin up tetapi sama seperti novel yang ini hanya 1 hari 1 bab.


Kalau kalian ada saran dan kritik silahkan di komen tetapi sebelum itu harap like terlebih dahulu karena kalau tidak like tidak akan author balas 😏


Ahh jadi kepanjangan deh yaudah segitu saja dari author, terimakasih untuk kalian semua yang sampai saat ini detik ini terus mendukung author 🙏


See You Next Up 👋