
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
{Selamat tuan! anda mendapatkan potongan terakhir peta menuju Istana Langit!}
{Misi berhasil terselesaikan! anda bisa pergi atau kembali lagi kesini kapan saja…}
{Anda ingin pergi sekarang tuan?}
"Hemmm? sudah bisa pergi? baiklah tunggu apalagi, kita pergi sekarang menjelajahi dunia lain dan tentunya juga tidak akan ku lupakan tujuan ku satu-satunya yaitu Membantai para hama yang mengganggu ku sebelumnya!" ucap Hiro dengan senyum dingin.
"Tutu! Toto! cepat kemari, kita harus pergi sekarang" ucap Hiro.
"Baik tuan!" ucap Tutu langsung mendekati Hiro.
'Sekarang sistem!'
{Baik…}
SWOSHHHH…
BZRRRRTTTT…
PSSHHHHH…
Setelah Hiro dan sekitarnya di selimuti cahaya putih, mereka pun menghilang entah kemana. Kini tempat tersebut hanya meninggalkan jejak tanah dan tanaman yang hangus terbakar.
***
Setelah keluar dari dunia tersebut, kini Hiro berada di luar angkasa dengan sekitarnya banyak sekali alam semesta mengelilinginya.
'Aku dimana sistem?'
"Tuan ini dimana? apa kita di luar angkasa?" tanya Tutu yang terkejut karena tiba-tiba berpindah tempat.
"Memang benar kita di luar angkasa, tapi aku tidak tahu lebih jelasnya kita berada" ucap Hiro yang memang benar tidak mengetahuinya, saat ini pun ia menunggu jawaban dari sistem.
{Langsung menuju musuh atau bagaimana tuan? sistem saat ini telah mengunci 3 tempat untuk anda pergi}
{Tempat pertama yaitu langsung menuju ke tempat dalangnya penyerang dunia kultivator…}
{Tempat kedua yaitu dunianya markas prajurit penyerang dunia kultivator…}
{Dan tempat terakhir yaitu lokasi dimana dunia jiwa berada}
{Anda pilih saja ingin pergi kemana terlebih dahulu?}
Hiro terdiam sesaat, "Maksud mu dunia jiwa telah di temukan sistem?!" ucapnya dengan spontan setelah tersadar.
"Kalau begitu tunggu apalagi! cepat bawa aku ke tempat dimana dunia jiwa berada!" ucap Hiro dengan terburu-buru.
{Anda yakin tuan?}
"Tentu saja! cepat jangan buang-buang waktu lagi" ucap Hiro.
{Baiklah tuan…}
WUNGGG…
SWOSHHHH…
Hiro dan Tutu kembali menghilang dari tempatnya, walaupun Tutu tidak tahu akan pergi kemana tapi ia senantiasa mengikuti Hiro kemana saja.
***
Hiro kemudian muncul lagi di salah satu dunia alam semesta galaksi Amazon.
{Anda telah sampai tuan… }
{Sistem terakhir kali merasakan aura dunia jiwa berada di dalam dunia ini… Tapi sistem tidak mengetahui dimana lokasi tepatnya dunia jiwa berada}
{Maafkan sistem tuan karena tidak sesuai dengan apa yang anda harapkan}
Hiro yang telah menginjakkan kakinya lagi di tempat baru hanya bisa tersenyum senang.
"Tidak apa-apa, kamu telah berusaha keras mencari keberadaan dunia jiwa. Walaupun kita tidak bisa langsung ke dunia jiwa tapi yang pasti dunia jiwa ada di sini kan?" ucap Hiro.
{Sistem sangat yakin tuan! dunia jiwa berada di sekitar sini}
"Hahaha baiklah terimakasih sistem, sisanya aku yang urus" ucap Hiro.
{Apa perlu saya panggil Deen tuan?}
"Deen? dia ada disini?" tanya Hiro.
{Bena tuan… Mungkin Deen juga tengah berusaha mencari dimana dunia jiwa berada}
"Oh kalau begitu biarkan saja dulu… Tapi pertama-tama bisa kamu jelaskan dimana aku berada saat ini?" ucap Hiro.
{Anda berada di salah satu dunianya galaksi Amazon, lebih tepatnya anda berada di dunia Polut. Hampir sama dengan dunia kultivator tuan, jadi status anda tidak akan berubah sama sekali tidak seperti di dunia sebelumnya}
"Hahh baguslah kalau begitu, agak merepotkan juga kalau kekuatan ku terus-terusan di batasi" ucap Hiro menghela nafas lega.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...