
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Ckckck… Selamat tinggal? Mau kemana emang kalian?" Terdengar suara yang menyadarkan Elizabeth dan Meng Luo yang memejamkan matanya.
"Hiroo!" Ucap mereka terkejut dan senang.
"Haisshh… Maafkan aku karena salahku kalian jadi hampir mati" Ucap Hiro.
"T-tidak apa-apa… I-ini salah kami karena masih lemah dan jadi beban kamu" Ucap mereka dengan sedih.
"Hahhh sudahlah yang penting kalian selamat… Tunggu lah disini aku akan memberi pelajaran kepada monster jelek itu karena mencelakakan wanitaku" Ucap Hiro dengan kesal.
Elizabeth dan Meng Luo hanya mengangguk dan melihat bahwa ternyata tempat mereka berpindah lumayan jauh dari tempat semula.
"ROARRRR!!!" Suara monster tersebut mengaum dengan keras karena sangat marah serangannya tidak berhasil membunuh Elizabeth dan Meng Luo.
"Berisik sekali kau monster jelek!… Akan ku beri kau satu serangan kecil sebagai pelajaran karena hampir membunuh wanitaku!" Ucap Hiro.
"Skill Creation : Amukan Sang Naga Emas!".
Hiro mengeluarkan Skil yang cukup besar hanya untuk melampiaskan amarahnya.
Seekor naga emas dengan aura agung keluar dari tubuh Hiro dan menatap tajam ke arah monster tersebut seperti mengatakan ia telah berurusan dengan orang yang salah.
Walaupun monster tersebut tidak dapat berbicara tetapi auman nya dan gerakan tubuhnya seperti menandakan bahwa ia memohon ampun kepada naga tersebut.
Dapat terlihat seluruh badannya bergetar dan ia menundukkan kepalanya.
Sang Naga Emas menatap ke arah Hiro seperti menanyakan apa yang harus ia lakukan.
"Buat ia sekarat saja" Ucap Hiro dengan dingin.
Naga emas hanya mengangguk kepalanya dan mengeluarkan suara yang sangat keras di sertai kemunculan petir yang mengelilingi seluruh tubuhnya.
"Meonggg~"
"Ehhh? Kau kan singa, kenapa bersuara seperti kucing?" Ucap Hiro terkejut.
Swoshhh…
Boooomm…
Naga emas melesat dengan cepat ke arah monster tersebut tanpa menghiraukan apapun.
Seketika lubang berdiameter 10 meter tercetak dengan jelas di tempat monster melesatnya naga emas, dan king of monster terdiam lemas dengan badan penuh luka-luka , serangan yang di keluarkan naga emas sesuai dengan perintah Hiro yaitu membuat monster itu sekarat.
"Hmmmm… Ku kira naga emas itu akan menyerangnya dengan petir" Ucap Hiro.
"Roarrr"
Auman penuh kesakitan terdengar dari asal king of monster yang sekarat itu.
Hiro bergerak mendekati nya dan tersenyum, "Apakah kamu masih ingin hidup?" Tanya Hiro di depan monster itu.
Monster tersebut mengangguk dengan lemah.
"Kalau kau ingin hidup bersumpah setia lah kepadaku karena kau pasti akan berguna untukku" Ucap Hiro.
Monster terdiam beberapa saat kemudian mengangguk.
Hiro kemudian menggunakan Skil pengikat jiwa agar monster tersebut tidak berkhianat kepadanya walaupun ia berniat untuk berkhianat maka jiwa nya akan hancur terlebih dahulu dan mati.
Setelah proses pengikatan jiwa, Hiro kemudian memberikan Pil penyembuhan dengan cara menghancurkan nya dan meniup kan ke monster yang sekarat tersebut.
Seketika seluruh badannya bersinar dan bergetar sebentar dan luka-luka nya sepenuhnya menghilang secara cepat.
Monster itu bangkit dan menundukkan kepalanya dan seluruh badannya.
"Haha bagus" Ucap Hiro senang sambil mengusap-usap kepala singa monster dan mengusap kepala ular nya.
"Kalian cepatlah kemari, sekarang sudah tidak apa-apa" Ucap Hiro menyuruh Elizabeth dan Meng Luo mendekat.
Dengan langkah ragu-ragu mereka mendekati Hiro yang sedang mengelus-elus monster yang hampir membunuh mereka berdua.
"Tenanglah tidak apa-apa ia telah aku jinakkan, lihat lah ini…"
"Lompat!" Ucap Hiro.
Monster tersebut menuruti perkataan Hiro.
"Nah benarkan ia sudah jinak" Ucap Hiro tersenyum.
"Baiklah karena sekarang sudah ada tunggangan, kita akan melanjutkan perjalanan dengan menunggangi dia" ucap Hiro.
"Tapi kamu bagaimana? Bukankah tidak akan bisa kalau kita bertiga menunggangi nya" Ucap Elizabeth.
Hiro tersenyum dan memanggil, "Savier!".
Seekor kuda hitam dengan aura menakutkan muncul di depan Hiro.
"Aku akan menungganginya" Ucap Hiro kemudian melompat naik ke atas Savier.
"Kalian juga cepatlah naik… Oh dia belum ku kasih nama, eummmm namamu sekarang adalah Combine! Karena kamu campuran jadi berbagai monster" Ucap Hiro.
Setelah itu Hiro dan yang lainnya melanjutkan perjalanan dengan terbang bersama-sama.
Karena walaupun Savier tidak memiliki sayap tetapi ia masih tetap dapat terbang menggunakan skilnya.
"Apakah kamu melupakan aku sayang?" Ucap tiba-tiba Yue muncul dan duduk di depan Hiro.
"Astaga! Kaget aku… Bisa tidak kalau emang kamu akan muncul duduklah di belakang" Ucap Hiro yang terkejut.
"Tidak mau! Aku ingin di depan" Ucap Yue.
"Haishh baiklah terserah kamu saja" Ucap Hiro.
"Kita akan kemana sayang?" Tanya Yue.
"Hmmmm… Hutan Suci tempat para Elf, sudah lama aku tidak kesana" Ucap Hiro.
"Tapi…" Ucap Yue sambil melirik ke arah Elizabeth dan Meng Luo.
"Tenanglah, nanti akan ku suruh mereka untuk menjaga rahasia" Ucap Hiro.
Setelah beberapa saat Hiro menyuruh Savier dan Combine untuk turun.
"Kalian kemari lah dulu, aku ingin kalian jaga rahasia jangan sampai orang lain tahu tempat ini adalah hutan suci tempat para Elf" Ucap Hiro serius.
Elizabeth dan Meng Luo terkejut mendengarnya, karena apa yang mereka tahu bahwa memang para Elf bersembunyi di suatu hutan yang tidak akan pernah di temukan oleh ras manusia dan juga para elf tidak menerima para manusia untuk memasuki tempat tinggalnya tapi bagaimana Hiro bisa mengetahuinya dan ingin memasukinya?.
"Tapi Hiro bukankah para elf tidak menerima manusia yang masuk ke tempatnya?" Tanya Elizabeth khawatir.
"Tidak perlu di pikirkan yang penting kalian berjanjilah tidak akan pernah membocorkannya!" Ucap Hiro.
"Baiklah kami bersumpah atas nama langit bahwa kami berjanji tidak akan pernah memberitahukan siapapun" Ucap mereka berdua.
"Baguslah kalau begitu ayo kita masuk" Ucap Hiro kemudian memimpin jalan.
Saat akan masuk ke dalam hutan, Hiro di sambut oleh seorang Elf wanita bersama beberapa Elf pria yang seperti pengawalnya.
"Selamat datang tuan! Lama tidak jumpa kembali" Ucap elf perempuan tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Oke disini author hanya ingin berbasa-basi karena kata-kata nya kurang 1000 🤣
Keburu mentok ide nya jadi author habiskan saja dengan basa-basi.
Tapi sih di lihat-lihat sekarang like nya menurun lagi, kenapa yah?
Apakah emang sudah gak menarik lagi karya author, atau hanya saja kalian malas like?
Masa kalian gak kasihan sama author? Sudah tidak di bayar masa tidak di kasih like juga?
Tega yah kalian 😪
Setelat-telatnya author up, tapi tetep up juga kan?
Haisshh… Kalian tahu rasanya malas tapi di paksa kan karena tanggung jawab.
Di tambah kerja di real life bukan pekerjaan yang menggunakan otak tapi menggunakan tenaga.
Capek sumpah gak bohong, tapi author selalu pegang prinsip apapun yang di mulai tentu harus di akhiri.
Yasudah sampai sini curhatan author nya, semoga kalian gak terlalu memaki author 🤣
See you next up 👋
^^^^ASMODEUS^^^^