Bereinkarnasi Bersama System

Bereinkarnasi Bersama System
KEKACAUAN


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Skil Creation : Explosion ! "


Duarrr …


Ledakan dahsyat berskala ratusan meter terdengar oleh semua orang, ledakan tersebut membuat tanah bergetar hebat .


Semua orang yang melihat serangan Hiro terkejut dan ketakutan bukan hanya manusia yang ketakutan bahkan para monster pun terdiam tidak berani bergerak .


Monster yang berawal jumlahnya banyak sekitar ribuan kini tersisa setengahnya saja .


Rentetan pemberitahuan dari sistem pun terdengar namun di abaikan oleh Hiro .


" Hmmm kukira serangan tersebut akan memusnahkan SD semuanya ternyata hanya setengahnya saja yah… wajar saja karena serangan tersebut serangan paling lemah yang kumiliki " Ucap Hiro memecahkan keheningan .


Semua orang yang mendengarnya hanya terdiam…


' Serangan ledakan yang dahsyat bahkan mampu membunuh ratusan monster tingkat berlian kau bilang itu lemah ? Omong kosong ! kau berniat untuk pamer kekuatan kan ? jujur saja ! ' begitu pikir semua orang yang terdiam tersebut.


" Dimana pemimpin kalian ? " Tanya Hiro .


" Manusia siapa kau sebenarnya !? kenapa ada manusia kuat di dunia rendah ini ? " Tanya balik monster tersebut.


" Di tanya malah balik bertanya ! … Skil Creation : Knight of darkness ! " Ucap Hiro kemudian muncul dari tanah sesosok bayangan hitam seperti ksatria dengan aura hitam mencekam.


" Serang habisi mereka dan sisakan 1 monster yang paling kuat di antara mereka untuk di interogasi ! " Perintah Hiro pada ksatria hitam yang sedang berlutut tersebut .


Ksatria hitam tersebut mengangguk dan melesat ke arah para monster .


Hiro sendiri hanya diam berdiri dengan raut wajah seperti memikirkan sesuatu .


Para prajurit di belakang Hiro hanya terdiam mereka terlalu syok berat dengan kejadian tersebut mereka tidak habis pikir karena kekuatan Hiro terlalu tidak masuk akal .


" Sistem Status ! " Ucap Hiro dalam hatinya .


......................


>Nama : HIRO AKAME


>Level : Abadi 1


>Status : PENGUASA TANAH KULTIVATOR


>Ras :


- God ( Dewa )


- Dragon ( Naga )


- Lucifer ( ½ Malaikat - ½ Iblis )


>Gelar :


- Pemilik System


- King of Destruction


>Job :


- Alkemist


- Summoner


- Necromancer


>Elemen :


- Void ( Kehampaan )


>Tipe Tubuh :


- Perfection


>Teknik/Skil :


- Penciptaan ( Creation )


>Poin Sistem : ∞


>Poin Pengalaman : 1.000/10.000.000


>Koin Emas : ∞


>Senjata :


- Pedang Penghancur Surga Dan Neraka(100%)


- Pedang Langit Suci (100%)


>Penyimpanan : Jam Pasir Reinkarnasi


>Partner/Beast Kontrak :


- Long Wang ( Raja Naga )


- Yuki ( Kura-kura )


>Bawahan :


- Raphael ( Malaikat )


- Diablo ( Iblis )


- Rachel ( Dewa )


- Liya ( Elf )


- Gorgon ( Dwarf )


>Shop


>Gacha


......................


" Yue … Kenapa aku bisa berada di Level Abadi ? bukankah tadi hanya aku membunuh setengah monster hanya 3 kali naik tingkat yang berada seharusnya aku berada di level Semi-Abadi tingkat 4 ? " Tanya Hiro .


{ Karena ksatria hitam yang anda panggil membunuh monster yang tersisa … Karena setiap monster yang di bunuh oleh ksatria hitam dapat meningkatkan Poin pemahaman anda }


" Berarti ?… " Ucap Hiro tertunda kemudian sadar melihat ke depan tidak ada satupun monster yang tersisa hanya terlihat sesosok ksatria hitam sedang berlutut di depan Hiro .


" Kau sudah selesai ? cepat sekali " ucap Hiro yang lumayan terkejut .


" Hamba tidak berani membuat anda menunggu Yang Mulia " Ucap nya sopan dengan suara berat .


" Bagus … sekarang kembali lah ! " Ucap Hiro .


Ksatria hitam tersebut mengangguk dan memudar masuk ke dalam bayangan Hiro .


" Sudah selesai saatnya kita kembali … Ehh bukan maksud ku kalian kembali ! " Ucap Hiro .


Semua orang yang mendengarnya hanya mengangguk dan tergesa-gesa pergi menjauhi Hiro namun ada beberapa prajurit yang masih berdiam diri .


" Kenapa kalian tidak kembali ? " Ucap Hiro .


" Kami tidak bisa kembali tanpa anda Yang Mulia " Ucap mereka .


" Kembalilah ! " Ucap Hiro .


" Tapi Yang Mulia… " Ucap mereka ragu-ragu .


" Tidak apa-apa …kembalilah ini perintah ! " Ucap Hiro tegas .


Para prajurit tersebut mengangguk dan pergi dengan berat hati.


" Hah… Sekarang mari mencari Bos Monster nya " Ucap Hiro kemudian pergi terbang menggunakan Skil nya ke arah timur.


******


" Yang Mulia … Saya sudah melakukan semua perintah anda " Ucap Monster berbentuk Gorila .


" Hahaha bagus … kau tahan dulu manusia yang sedang datang kemari itu ! Aku pergi dulu ke dunia luar hahaha " Ucap sosok yang duduk di singgasana sambil menghilang pergi .


Setalah sosok tersebut menghilang Monster Gorila itu duduk di singgasananya dengan menatap tajam ke satu arah.


" Aku menunggumu manusia … aku akan menghalangi mu agar rencana tuan berjalan mulus ! " Ucap nya dingin .


******


Hiro yang masih berada di Dimensi Monster melesat terbang dengan cepat pergi ke timur tanpa memperdulikan apapun itu .


" Yue, apa masih jauh ? " Tanya Hiro .


{ Sebentar lagi tuan … Diperkirakan sekitar 1000 meter lagi }


Hiro mengangguk dan menambah kecepatan terbang nya .


Hingga 15 menit berlalu Hiro melihat Sebuah Istana di depannya .


" Oho kerajaan monster kah ? … Ini menarik " Ucap nya .


Hiro pergi menuju istana tersebut hingga sesampainya di istana itu ia pun masuk ke dalam .


Saat berada di dalam istana Hiro berjalan ke arah satu ruangan dan memasuki nya, di dalam ruangan tersebut Hiro melihat sesosok monster sedang duduk di singgasana sambil menatap tajam ke arahnya, ia pun membalasnya dengan senyuman .


" Apa kau sudah menunggu ku ? maafkan aku karena datang terlalu lama " Ucap Hiro dengan santai .


" Manusia suatu keputusan bodoh karena berani memasuki istana Raja ini ! " Ucap Monster itu dengan dingin .


" Hahaha kau Raja ? Kalau begitu aku adalah Malaikat maut Yang Mulia Raja ! " Ucap Hiro dengan tatapan tajam .


Sekejap monster itu merasakan kengerian saat menatap Hiro entah kenapa ia merasa seperti di tatap oleh sosok yang sangat mengerikan .


" Siapa kamu sebenarnya Manusia !? " Tanya monster tersebut.


" Aku ? Aku adalah seseorang yang akan menjadi Penguasa Seluruh Alam Semesta " Ucap Hiro dengan tegas dan sombong .


" Hahaha begitu berani kau mengatakan akan menjadi Penguasa Seluruh Alam Semesta ? Apa kau tidak menyadari ada sesuatu yang aneh ? " Ucap mosnter tersebut tersenyum penuh arti .


" Jangan-jangan… " Ucap Hiro terkejut .


" Hahaha sepertinya kau menyadari sesuatu namun aku tidak akan membiarkan kau pergi dengan mudah ! " Ucap nya kemudian melesat kearah Hiro .


Hiro yang lengah terkena serangan Monster tersebut dan terpental menabrak tembok ruangan tersebut.


" Sialan ! Aku akan cepat membunuh mu ! " Ucap Hiro kesal kemudian melesat menyerang monster tersebut.


Hiro mengeluarkan kedua pedangnya dan menebas monster Gorila itu namun mosnter tersebut menghindari nya karena gerakannya begitu cepat dan gesit .


Hiro kemudian menggunakan elemen Void nya menciptakan sebuah dinding yang tak terlihat untuk mengurung monster Gorila itu .


" Apa-apaan ini ! kenapa tidak hancur ! " Ucap monster itu panik karena tidak bisa menghancurkan nya .


Hiro kemudian mendekatinya, " Katakan apa ada perkataan terakhir !? " Ucap Hiro .


" Hahaha sekalipun kamu kembali … Kamu sudah terlambat ! " Ucap monster itu tersenyum sinis .


Deg !


Jiwa Hiro terguncang, badan nya gemetar … Ia pun segera menebas leher monster itu hingga putus dan pergi melesat ke arah pintu keluar Dimensi Mosnter .


' Sial… Sial… Sial… Bodoh sekali aku ! kenapa hal sekecil itu pun aku tidak menyadarinya ! ' Gerutu Hiro kesal di dalam hatinya , ia pergi dengan cepat karena takut apa yang ia pikirkan terjadi .


Hiro kemudian hampir sampai di pintu keluar dari Dimensi Monster itu kemudian ia menambahkan kecepatannya dan menuju pintu gerbang tersebut .


Sesampainya di depan pintu gerbang ia pun dengan segera keluar dari Dimensi Mosnter namun saat keluar ia melihat keadaan istana kekaisaran Gaia hancur berantakan rata dengan tanah mayat-mayat bergelimpangan di tanah.


Wajah Hiro semakin memburuk … hati nya sudah tidak karuan antara marah, khawatir dan sedih . Ia pun segera pergi ke kekaisaran Githen dengan berteleportasi .


Saat Hiro sampai di kekaisaran Githen , ia melihat istana hancur porak-poranda . Hiro semakin tidak terkendali aura nya meledak tidak terkontrol saat melihat mayat kaisar dan semua prajurit terkapar tidak bernyawa .


Hiro kemudian berteleportasi kembali ke kerajaan Moonlight dan …


" Arrrggrgggg …… Siapa ! Siapa yang berani membunuh orang tua ku !!! " Teriak Hiro keras dengan aura yang meledak dahsyat , saat melihat di depannya kerajaan Moonlight telah hancur rata dengan tanah dan ia pun melihat mayat orang tuanya dan mayat-mayat raja kerajaan lainnya termasuk wanita-wanita yang menyukai Hiro yang kemungkinan datang untuk membantu kerajaan Moonlight saat di serang namun takdir berkata lain malah mereka ikut mati .


Hiro berjalan dengan tertatih-tatih ke arah mayat orang tuanya dan memeluk 2 tubuh yang berlumuran darah itu .


" Maafkan aku ayah ibu … aku tidak bisa menjadi anak yang berbakti kepada kalian … di saat kalian dalam bahaya aku tidak bisa menyelamatkan kalian !!! " Ucap Hiro menangis kencang hatinya terasa menyakitkan melihat semua orang yang ia sayangi terbaring tak bernyawa .


" Siapapun itu yang membunuh orangtuaku walaupun kau pergi ke ujung dunia pun akan ku kejar ! " Ucap Hiro dengan aura membunuh yang dahsyat .


DUARR !!!


Di saat Hiro sedang bersedih, marah dan kecewa kepada dirinya sendiri karena tidak bisa menyelamatkan orang-orang yang ia sayangi terdengar suara ledakan besar di arah kekaisaran Dewantara .


" DIABLO ! RAPHAEL ! LONG WANG ! RACHEL ! " Ucap Hiro dengan dingin .


Mereka yang di sebutkan Hiro pun muncul dalam posisi berlutut dan menundukkan kepalanya karena tidak berani menatap ke arah Hiro yang sedang murka .


" Kalian Ikuti Aku ! " Ucap Hiro kemudian berteleportasi ke kekaisaran Dewantara .


Sesampainya di sana ia melihat sosok berjubah hitam di atas langit sedang menatap ke arahnya dengan tersenyum .


" Aku sudah menunggu lama kedatangan dirimu …… Karena terlalu lama aku jadi bosan dan karena bosan menghancurkan seluruh kekaisaran ini untuk menghilangkan rasa bosan ku " Ucap nya dengan tersenyum .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ehem…Ehem…Ehem


Bisa Dong Kasih Vote Nya 🤭🤣


Tapi Kalau Tidak Mau Ngevote Juga Tidak apa-apa Yg Penting Like 👍


Kalau Vote Nya Nyampe 50 Crazy Up Deh Suer ✌️


See You Next Up 👋