
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seluruh ruangan di Angle Castle merasakan tekanan yang begitu berat . Bahkan mereka seperti di paksa untuk dalam posisi bersujud .
" Berdirilah " Ucap Hiro saat melihat Arphen berlutut hormat .
Arphen pun dengan cepat berdiri tetapi kepalanya menunduk kebawah .
" Apakah kau mengenali wujud ku saat ini ? " Tanya Hiro .
" T-tidak mungkin saya tidak mengenali anda Yang Mulia Lucifer " Ucap Arphen .
" Aku adalah Hiro ! Bukan Lucifer ! " Ucap tegas Hiro .
" T-tapi wujud anda saat ini adalah … " Ucap Arphen ragu-ragu .
" Memang benar wujud ku saat ini mirip dengan Lucifer tetapi tidak bisa kah kau apa yang beda antara dia dan aku ?! " Ucap Hiro .
Arphen pun melihat ke arah Hiro , ia merasa tidak ada yang berbeda namun saat ia melihat sayap putih dan hitam yang begitu sempurna dan saling terhubung tanpa saling menindas begitu terkejut karena wujud Lucifer dahulu pun tidak sesempurna Hiro saat ini Lucifer mati karena tidak kuat menahan persaingan antara darah iblis dan malaikat nya mengakibatkan ia meledakan tubuhnya.
" B-bagaimana m-mungkin ? " Ucap Arphen tidak percaya .
" Sepertinya kau sudah tau apa perbedaan ku dengan Lucifer itu " Ucap Hiro .
Arphen hanya terdiam dengan tatapan tidak percaya .
" Baiklah mulai saat ini Upperworld aku pemimpinnya tetapi aku tidak mungkin berada disini terus jadi akan ku utus bawahan ku untuk menggantikan ku saat aku tidak berada di sini " Ucap Hiro kemudian kembali ke wujud manusia nya .
" Baik Yang Mulia Hiro " Ucap Arphen menundukkan kepalanya dengan hormat . Ia telah sepenuhnya memutuskan untuk mengikuti Hiro .
" Kalau begitu bagaimana cara aku kembali ke dunia Dewa ? " Tanya Hiro .
{ Apakah anda melupakan aku tuan ? Mengapa anda menanyakan hal sepele seperti itu kepada Kecoa terbang ? }
Hiro tersentak saat mendengar Yue berbicara . Ia memang selalu melupakan sesuatu yang sangat berharga bahkan mungkin jika di tukarkan dengan seluruh alam pun tidak bisa di bandingkan .
" Maaf kan aku " Ucap Hiro dalam hatinya sambil tersenyum menggaruk kepalanya yang tidak gatal .
" Tuan ada apa ? " Ucap Arphen yang kebingungan melihat tingkah Hiro .
" Ahh tidak ada apa-apa … Nanti akan ada bawahan ku dari Ras Malaikat juga akan datang kesini mengantikan ku jadi perintah pertama ku adalah saat ini jangan memberitahukan hal ini pada orang-orang tetap bersikap seperti biasa saja walaupun bawahan ku yang akan menggantikan ku tetapi di depan yang lainnya kamu masih pemimpin mereka , Mengerti ?! " Ucap Hiro .
" Baik saya mengerti tuan ! " Ucap Arphen .
" Baiklah kalau begitu karena semua urusan sudah selesai aku akan kembali " Ucap Hiro kemudian menghilang .
" Tungg- … " Ucap Arphen tidak terlambat karena Hiro sudah menghilang .
' Bagaimana tuan bisa kembali tanpa bantuan ku ? ' Pikir Arphen .
***
" Jadi bagaimana cara nya agar aku bisa kembali Yue ? " Tanya Hiro .
{ Anda pikir sendiri saja ! }
Bibir Hiro berkedut saat mendengar suara Yue yang marah .
" Kan aku sudah minta maaf Yue … Jadi tolong beritahu aku cara kembali … " Ucap Hiro dengan memelas .
{ Hmpph … Lain kali kalau ada sesuatu yang tidak tuan pahami atau tuan tidak tahu tanyakan lah pada Yue ! }
" Baik… Baik… Aku akan mengingatnya jadi bagaimana cara aku kembali ? " Ucap Hiro senang .
{ Apakah tuan bodoh ? Bukankah anda memiliki Skil Teleportasi ? Kenapa tidak menggunakannya lagipula anda kan sudah tahu Dunia Dewa jadi tinggal membayangkan nya saja }
Hiro terkejut bahkan ia terduduk dengan tatapan kosong .
***
" Aku tidak percaya ini tetapi apakah benar aku adalah orang bodoh !!! " Ucap pemuda tersebut .
{ Apakah anda baru menyadarinya tuan ? }
" Berisik ! Aku tidak ingin berbicara dengan mu " Ucap pemuda tersebut yang ternyata Hiro .
Ia saat ini dalam keadaan kesal karena di permainkan oleh Yue .
Hiro yang dalam keadaaan suasana yang buruk itu tiba-tiba di datangi oleh sekelompok yang seperti pembunuh bayaran .
" Hahaha kita beruntung karena mangsa yang kita cari akhirnya ketemu " Ucap seseorang .
" Hahaha kau benar bos hari ini adalah keberuntungan kita … Hey Bocah serahkan dirimu secara sukarela atau kami akan melakukannya dengan cara kasar ! " Ucap nya mengancam Hiro .
Hiro hanya melihatnya dengan tatapan tajam dan berkata, " Enyahlah kalian sebelum ku bunuh ! " .
Para bandit tersebut merasa gemetaran melihat tatapan Hiro namun karena mereka berpikir bahwa Hiro hanya menggertak saja jadi tidak terlalu mereka pedulikan ucapan Hiro .
" Hahaha kalian dengar ? Jangan bercanda bocah ! " Teriak seorang pemimpin kelompok bayaran tersebut .
" Sialan … Baiklah kebetulan sekali ada kalian jadi akan aku jadikan pelampiasan ku " Ucap Hiro kemudian mengeluarkan aura nya .
Seketika awan gelap menyelimuti hutan dan bahkan tanah pun terguncang seperti tidak bisa menahan ataupun menerima tekanan dari aura Hiro .
Para pembunuh bayaran pun dalam keadaan terdiam tanpa dapat bergerak . Ekspresi mereka pucat, berkeringat dingin dan badannya bergetar hebat .
" Sudah kubilang enyahlah sebelum ku bunuh namun kalian menganggap perkataan ku sebagai lelucon belaka ? Baiklah akan ku buktikan saat ini bahwa apapun ucapan yang ku keluar kan adalah MUTLAK !!! "
" M-maafkan k-kami T-tuan ! " Ucap para pembunuh bayaran dengan terbata-bata karena ketakutan setengah mati .
Hiro tidak memperdulikannya dan mulai menggunakan Skil nya .
" Skil Creation : Ice Shards ! "
Tiba-tiba sebuah jarum es muncul dan melesat menyerang salah satu pembunuh bayaran .
Swoshhhh … Crackkk…
pembunuh bayaran yang terkena jarum es tersebut perlahan-lahan mulai membeku sampai sepenuhnya .
Para pembunuh bayaran yang melihat hal tersebut pun ketakutan mereka ingin pergi dari sana namun badan mereka tidak mau menuruti keinginan mereka .
" Tolong ampunilah kami tuan … " Ucap pemimpinnya dengan ketakutan .
" Beritahukan aku siapa yang menyuruh kalian ?! " Tanya Hiro .
" K-kami di bayar dan di suruh oleh Patriak Klan Zhao tuan " Ucap Pemimpin pembunuh bayaran tersebut .
" Sudah kuduga … Mungkin aku harus berkunjung ke Klan Zhao dengan hangat dan ramah " Ucap Hiro tersenyum yang meningkatkan ketampanannya namun tidak di mata para pembunuh tersebut senyum Hiro bagaikan malaikat pencabut nyawa yang telah menemukan targetnya .
" Baiklah karena kalian sudah menjawabnya dengan jujur aku akan mengantarkan kalian dengan selamat … " Ucap Hiro yang membuat para pembunuh bayaran tersebut kesenangan .
" Mana mungkin aku bilang begitu dasar kecoa sialan !!! " Hiro kemudian menggunakan skilnya meledakan seluruh tempat itu bersamaan dengan para pembunuh bayaran yang membuat tempat itu kini menjadi danau .
" Klan Zhao ! Bagus tunggu saat waktunya telah tiba akan ku musnahkan seluruh orang yang berkaitan dengan kalian !!! " Ucap Hiro .
{ Selamat tuan ! Anda membunuh ras dewa campuran level Heavenly Mortal tingkat 5 … Anda mendapatkan Kotak Hadiah Misteri Spesial }
Hiro hanya terdiam tetapi terlihat ia tersenyum tipis .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf … Maaf Banget Author Up Nya Jadi Tidak Menentu Gini 🙏
Tetap Dukung Terus Author Dengan Cara Tinggalkan Terus Jejak Kalian ! Siapa Tau Kedepanya Karya Author Rame 👍🤣
See You Next Up 👋