
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
{Tuan… Sistem sudah melepaskan kamuflase anda dan sekitar, harap berhati-hati}
'Oh, baiklah terimakasih'
"Nak, kamu ingin pergi kemana?" tanya Hiro.
"Hemmmm ahh Ha'er lapar ayah"
"Baiklah kita makan dulu setelah itu jalan-jalan, bagaimana?"
"Humu, kemanapun ayah pergi Ha'er akan ikut" ucap Hari dengan senyum senang.
Hiro mengandeng tangan putrinya dan terus berjalan menuju ibukota kekaisaran.
Hiro memutuskan untuk tidak melakukan pergerakan terlebih dahulu karena ada putrinya yang takutnya akan membuat titik lemah bagi dirinya.
'Oy sistem… Berikan pelindung terbaik untuk Ha'er, kalau perlu lepaskan juga pelindung yang selalu menempel pada tubuhku dan pasang di Ha'er' ucap Hiro.
{Baik tuan…}
SWOSHHHH…
Tubuh Hiro pun langsung menjadi sangat ringan. Hiro pun melihat ke putrinya yang kini sudah di lindungi oleh 10 pelindung yang sedari dulu terpasang pada tubuhnya.
"Ayah? kenapa tiba-tiba tubuhku agak berbeda, eummmm seperti ada sesuatu yang menempel tapi Ha'er tidak tahu apa itu" ucap Hari dengan bingung.
"Ahh tidak apa-apa, ayah hanya memasang pelindung kepada Ha'er agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan" ucap Hiro.
"Hemmm? tapi aku sudah kuat ayah!" ucap Hari dengan percaya diri.
"Hahaha iya tentu saja ayah tau kamu sudah kuat tapi tetap saja pelindung itu untuk pencegah apabila terjadi sesuatu yang tidak terduga" ucap Hiro sambil mengelus-elus kepalanya.
"Hemmm baiklah kalau ayah sudah bilang begitu, Ha'er bisa apa?" ucapnya dengan lucu.
Setelah berkeliling sebentar akhirnya Hiro menemukan sebuah restoran beserta dengan penginapannya.
"Makanlah pelan-pelan tidak akan ada yang meminta" ucap Hiro tersenyum lembut.
"Ahh maaf ayah tapi ini benar-benar sangat enak walaupun tidak seenak masakan ibu" ucap Hari.
"Hahaha benarkah? hahh ayah sudah lama tidak merasakan masakan mereka" ucap Hiro.
"Kalau begitu setelah pulang nanti Ha'er akan bilang kepada ibu bahwa ayah ingin makan masakan ibu" ucap Hari.
"Baiklah tolong bilang yah?" ucap Hiro.
"Tentu saja ayah" ucap Hari dengan semangat.
Pada saat mereka menikmati makanannya, tiba-tiba sekelompok prajurit memasuki restoran membuat heboh mereka semua.
Mereka bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi, kenapa para prajurit khusus kekaisaran memasuki restoran kecil.
"Apa anda tuan Huroi?" ucap salah seorang dari prajurit tersebut dengan sangat hati-hati.
"Benar, itu aku" ucap Hiro dengan tenang.
"Hahh syukurlah akhirnya kami menemukan anda… Mohon maaf sebelumnya kalau kedatangan saya dan bawahan saya mengganggu waktu anda tetapi karena kaisar memerintahkan saya untuk mencari anda dan memanggil anda untuk menghadap Yang Mulia" ucap prajurit tersebut.
"Ohh? baiklah tapi tunggu sebentar, biarkan putri ku menyelesaikan makannya" ucap Hiro.
"Baik tuan, kami tunggu di luar" ucapnya kemudian keluar secara serentak membuat sebuah barisan di depan restoran tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Oke disini author sekadar memberikan pengumuman bahwa karya ketiga author sudah rilis tapi masih belum terlalu update full tiap hari karena sebelum itu author fokus dulu terhadap proses tamatnya cerita yang sudah hambar ini.
Tetapi author meminta dukungan kalian semua agar mampir dan meninggalkan jejak disana 👍
Sekian saja dan sekali lagi author tidak pernah bosan meminta maaf kepada kalian karena akhir-akhir ini ceritanya selalu tidak jelas atau banyak basa-basi, semoga 3 hari kedepan akan kembali pulih seperti sedia kala.