Suami Untuk Keara

Suami Untuk Keara
Ketahuan


Sore harinya Harris pulang ke rumah tepat waktu. Keara sudah menyambut kedatangan suaminya di depan pintu. Dengan senyum terulas manis, ia bersedekap tangan menunggu sang suami turun dari mobilnya.


"Assalamualaikum, cintaku.." Harris langsung menghambur ke pelukan istrinya. Keara pun merentangkan tangan menerima raga tegap itu melesak ke dalam dekapan.


"Waalaikumsalam.."


Harris mendaratkan satu kecupan singkat di bibir manis milik istrinya. Tidak peduli posisi mereka saat ini ada di depan pintu. Ia hanya ingin menyalurkan kerinduannya pada wanita tercintanya.


"Istriku ini aku liat-liat kenapa sering banget pakai bajuku sih? Sengaja mau godain aku yaa..?" Harris menjawil ujung hidung istrinya dengan gemas. Sesuatu di bawah dirinya sudah menegang hanya karena melihat Keara memakai kemeja kebesaran miliknya dipadu dengan celana pendek warna hitam. Sangat se*xy.


"Enak. Hangat. Rasanya kayak dipeluk sama mas Harris kalau aku pakai baju-bajunya mas.."


"Dasar manjaa.. Sini aku peluk beneran." Harris menggiring istrinya agar lekas masuk ke dalam kamar. Sehingga ia bisa bebas menyerang Keara yang sore ini tampak begitu menggoda untuk dilu*mat habis.


Tapi sesampainya di kamar, Harris justru mengalah karena Keara memintanya untuk mandi, sholat, dan makan terlebih dahulu. Ia terpaksa menunda kegiatan bercocok tanam kesukaannya dan menabur benih premium miliknya di rahim Keara.


Setelah makan malam, Harris dengan tidak sabar menunggu Keara merapikan baju-baju di walk in closet. Wanita itu sendirilah yang merawat baju-baju suaminya. Mulai dari mencuci, menyetrika, sampai menatanya sendiri ke lemari. Dia ingin melakukan semua untuk suami tercintanya.


"Sayang, duduklah di sini.. Sudah kubilang, biarkan Bik Santi yang melakukan semua itu.. Kamu tidak perlu terlalu repot begitu sayang.." Harris berusaha membuat istrinya berhenti mengerjakan pekerjaan rumah. Ia ingin istrinya itu bersenang-senang layaknya istri pengusaha lain. Menghamburkan uang, jalan-jalan. Tapi sayangnya Keara berbeda dengan wanita kaya pada umumnya. Dia tidak suka berada di luar rumah tanpa suaminya.


Lima menit kemudian Keara duduk di sofa samping Harris. Ia mengusap lembut rahang sang suami berharap mengendurkan ketegangan di wajah itu. "Cuma sebentar kok.. Lagian yang kulakukan itu buat suamiku sendiri.. Masa suamiku dirawat orang lain sih..? Gak mau laah aku.."


"Ya sudah, terserah kamu, sayang.. Asal jangan terlalu capek.. Aku bayar orang buat kerja di rumah ini, tapi istriku sendiri sampai kecapekan.. Kan gak efisien kalau begitu caranya.."


"Gak capek sama sekali kok sayang.." Keara menciumi wajah tampan suaminya. Kedua kakinya ia tumpangkan di atas kaki Harris. Dengan celana pendeknya membuat kaki mulus itu seolah melambai-lambai meminta sentuhan.


Lengannya melingkari leher Harris. Dan ia masih setia menebarkan kecupan di wajah dan leher suaminya itu. Membuat lelaki itu gemas dan berancang-ancang menerkam wanitanya.


"Mas Harris gak lagi sibuk kan..?"


"Aku mau bicara." raut manis manja itu menguap entah kemana. Yang terlihat hanya ekspresi datar dari seorang wanita yang biasanya sangat ceria dan membuat hidup Harris berwarna.


"Ada apa sayang? Apa bicaranya gak bisa nanti aja, setelah kita melakukan proses penanaman benih premiumku ke rahimmu?" Harris mencoba berkelakar. Berusaha memupus raut tegang istrinya.


"Gak. Aku maunya sekarang." tegas Keara. Dia tidak ingin berubah pikiran kalau lebih mendahulukan kegiatan yang enak-enak. Karena yang akan dibicarakan adalah permasalahan yang baginya cukup serius.


"Baiklah.. Sayangku ini mau ngomong apa?"


"Apa mas Harris bisa janji akan jawab semua pertanyaanku dengan jujur?" tanya Keara.


"Inshaa Allah, akan aku jawab sejujurnya, sayang.." Harris mengusap pipi lembut Keara. "Ada apa, sayang?"


Keara menarik nafas dalam. "Mas, Apa kamu kasih uang ke bapakku setiap bulannya?"


*Uhuk.. Uhuk..!!


...----------------...


Hayoh loh mas.. Ketauan kan...


Btw, makasih buat doanya, teman-teman semua... Doa baik kembali buat kalian 🤗🤗😘😘 Semoga setelah ini bisa balik normal lagi up nya.. Sayang kalian semuaaaahh 🥰🥰


🌹 Happy reading


🌹 jadikan favorit kamu yaa.. biar update teruus kalau ada chapter baru 😉


🌹 klik like, komen, beri hadiah dan vote ... terima kasiih