
Harris membuka laptopnya dan tenggelam lagi pada pekerjaan yang sempat ia tinggalkan selama dua minggu. Meskipun ia masih menerima laporan berupa email dan telepon dari Aswin, tapi mengecek langsung ternyata lebih banyak yang terlewat dari kontrolnya selama dua minggu terakhir.
Sampai jam makan siang hampir berakhir, Harris tidak kunjung mengangkat kepalanya dari layar kecil di hadapannya. Ia kembali ke kehidupan aslinya. Sebelum berbulan madu dan mengenal indahnya nirwana bersama wanita tercintanya. Ia bekerja keras tidak kenal waktu dan lupa makan.
"Sayaang....!" suara riang Keara menyeruak setelah pintu terbuka tanpa diketuk.
Harris mengangkat kepalanya. Senyumnya melebar dan raganya spontan bergerak mendekati asal suara. Wajah cantik istrinya yang menyembul dari balik pintu itu membuatnya seperti mendapat kiriman oksigen setelah sesak yang ia dapat sejak kedatangan Pak Suryo pagi tadi.
"Sayang.. So happy to see you here.." Harris langsung memeluk erat istrinya dan menciumi puncak kepala dan rambutnya.
Keara terkekeh geli. Karena ciuman Harris terus turun sampai ke lehernya. "Mas Harris nih kayak yang gak ketemu satu tahun aja.. Geli ah. Lepasin." Keara menggeliatkan tubuhnya agar dekapan Harris terurai.
"Emang rasanya kangen banget sayang.. Kayak udah puluhan tahun gak ketemu."
"Lebay."
Harris menyerah. Ia melepaskan Keara kemudian menarik istrinya agar duduk di sofa.
"Kamu bawa apa itu?" Harris menunjuk dengan matanya pada paperbag yang dibawa Keara.
"Makan siang buat suamiku tersayang.. Aku yakin mas Harris belum makan. Iya kaan...?"
Harris tersenyum lebar dan mengisyaratkan agar Keara cepat membuka paperbag untuknya.
"Aku gak sabar makan masakan istriku." gumam Harris seraya mengamati istrinya yang sibuk membuka kotak makanan yang dibawanya.
"Kata Bik Santi mas Harris suka seared salmon.. Tapi tadi aku ke pasar gak dapet ikan salmon.. Jadilah cuma masak ayam." celoteh Keara terdengar sedikit kecewa karena tidak bisa memasak apa yang paling disukai suaminya.
“Kamu ke pasar? Sama siapa?
“Sama bik Santi laah..”
"Chicken cordon bleu?" Harris terperangah begitu kotak makanan terbuka.
Keara mengangguk. "Bik Santi bilang mas Harris juga suka cordon bleu ini.."
"Suka banget. Terima kasih, sayang.." Harris berusaha agar istrinya tidak lagi kecewa. Lagi pula, biasanya malah dia melewatkan makan siang. Hari ini ada bidadari yang mengirimkan makanan itu sungguh berkah luar biasa.
“Gak apa-apa kok, sayang.. Lagian aku gak ada kerjaan juga. Tadi pagi setelah dari pasar aku ikut pak Karto siram tanaman.. Terus agak siang masak ini.. Biar pas dibawa kesini masih anget gitu maksudnya..”
“Sayang, kamu bisa melakukan hal lain selain ke pasar dan siram tanaman..”
Keara tergelak. Dia yakin suaminya ini pasti akan protes. “Iya, iyaa tau.. Aku kan pengen akrab juga sama pekerja di rumah kamu.. “
“Di rumah kita, sayang.. Itu rumah kita berdua.” Ralat Harris.
Keara tersenyum. Lalu mengecup pipi suaminya singkat.
Harris langsung melahap makanan yang sudah disiapkan Keara. Sesekali ia menyuapi istrinya agar ikut makan bersama.
"Aku tadi sudah makan di rumah, sayang.."
"Ya memangnya kenapa kalau makan lagi..?"
"Gak mau. Nanti aku gendut." ucapnya menolak suapan ketiga dari Harris. "Mas Harris saja yang makan. Habiskan. Makan yang banyak.. Aku tau mas Harris pasti belum makan siang. Dan kalau aku gak dateng, bisa-bisa mas gak makan, iya kaan?"
Harris tersenyum di sela-sela makannya. "Enaknyaa punya istri..."
"Jangan nakal, sayang... Aku gak mau mas sakit. Apa susahnya sih ninggalin pekerjaan buat makan lima belas menit? Gak akan rugi ratusan juta juga.. Kesehatan itu mahal harganya, mas.. Aku mau kita berdua bisa menua dalam keadaan yang sehat wal afiat."
"Iya, sayang... Iyaa..." Harris senang ada yang menceramahinya. Akhirnya ada juga orang yang mengomel di depannya hanya karena urusan sepele. Makan.
Dan urusan se-sepele itu nyatanya membuat kebahagiaan Harris membuncah. Hingga ia mendaratkan ciuman hangat pada sang istri usai menghabiskan makanannya.
...----------------...
🌹 Happy reading
🌹 jadikan favorit kamu yaa.. biar update teruus kalau ada chapter baru 😉
🌹 klik like, komen, beri hadiah dan vote ... terima kasiih