Suami Untuk Keara

Suami Untuk Keara
Singa Betina


Satu bulan kemudian, Keara lebih sering datang ke kantor suaminya. Hampir setiap hari. Dia datang di jam berapapun yang dia mau. Tidak tentu datang dengan membawa makanan. Kalau pun tidak membawa apa-apa, mereka akan memilih makan siang bersama di luar.


Keara juga jadi lebih manja. Dia tidak suka sendirian dan ditinggal lama oleh suaminya. Ia sering mendamprat Harris kalau lelaki itu terlalu lama saat buang air. Bahkan seandainya bisa, ia ingin menempel pada suaminya selama dua puluh empat jam.


Saat di rumah, Keara akan sangat suka memakai baju-baju Harris. Entah kaos oversize ataupun kemeja. Dia ingin merasakan sensasi dipeluk sang suami ketika memakai baju milik Harris. Karena aroma maskulin khas Harris yang melekat di kain bajunya membuat Keara merasa nyaman.


Pagi ini mereka sedang sarapan. Keara memanggang roti dan memberikan olesan selai coklat dan kacang untuk Harris. Sedangkan untuk dirinya sendiri hanya selai coklat dan keju. Dan untuk Stella selai strawberry. Tante Martha tidak ikut sarapan bersama karena sudah berangkat pagi-pagi sekali.


"Sayang, nanti kamu mau aku masakin apa?" tanya Keara seraya mengunyah roti panggang coklat keju di tangannya.


"Terserah." jawab Harris singkat. Pagi ini dia memeriksa bahan meeting di ipadnya sambil sarapan roti panggang buatan sang istri.


"Kalau ayam goreng mentega gimana, sayang? Kamu mau juga kan, Stella?"


"Hmm.."


"Mau kak.. Enak banget ayam goreng mentega buatan kakak.." jawaban Stella berbeda jauh dari Harris yang hanya ber-hmmm saja.


Keara tersenyum pada Stella dan mengacungkan jempolnya. Sedangkan melirik tajam pada suami yang sedari tadi amat menyebalkan karena mengacuhkannya.


"Tapi nanti kamu bisa pulang sebentar di jam makan siang kan, sayang? Makan siang di rumah sama aku.. Aku akan masakkan sesuatu yang spesiaaal banget buat kamu.." bujuk Keara. Sebenarnya hari ini ia merasa malas kalau harus keluar rumah dan pergi ke kantor suaminya. Tapi kalau tidak kesana sehari saja, itu membuatnya resah tak karuan.


"Maaf sayang, aku gak bisa.." jawab Harris tanpa memalingkan netranya dari ipad yang ia simpan di atas meja di depannya.


*Tingg!!


Harris terkesiap. Ia melihat Keara meletakkan roti panggang yang baru dimakan setengah ke atas piring. Ia tetap mengunyah rotinya meski bingung dengan atmosfir aneh di meja makan. Stella pun tetap makan dalam diam, dengan sesekali melihat sepasang suami istri yang sedang perang dingin, tapi dengan salah satu kubu yang tidak paham jika sedang ada perang. Sedangkan Keara cemberut menggemaskan, tapi khusus pagi ini Harris cukup ngeri untuk menyentuhnya.


"Sayang, kenapa rotinya tidak dihabi....."


"Aku lupa kalau aku menikah dengan CEO! Jadi terima saja kalau dikalahkan sama pekerjaan." sarkas Keara. Dia langsung berdiri sebelum Harris berhasil membuka suaranya. Wanita dengan kemeja putih milik suaminya itu melangkah meninggalkan meja makan dengan hentakan kaki yang disengaja agar berbunyi dengan keras. Dia lalu masuk ke dapur dan membuat sesuatu di sana.


Harris menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia melihat Stella mencoba mencari jawaban atas sikap aneh istrinya. Tapi Stella yang tadinya melihat Harris, seketika langsung menunduk cepat begitu tatapannya bertemu dengan Harris. Tak lupa ia tahan senyumnya agar tak meledak.


"Heh. Sstt... Dia kenapa??"


Stella mengendikkan bahu tanpa balas melihat. "Kak Keara lagi PMS mungkin.." jawab Stella asal.


Bagi Stella, lucu sekali pemandangan pagi ini. Biasanya mereka akan sangat mesra dan seolah bisa mengerti bahasa kalbu masing-masing pasangannya. Sekarang si CEO jenius ini sedang kebingungan karena dicuekin, dan bertanya-tanya ada apa gerangan dengan istrinya yang sedang uring-uringan tidak jelas.


"Duhh.. Gawat juga kalau lagi PMS.. Bisa jadi singa dia kalau gak diturutin maunya..." gumam Harris pada dirinya sendiri. Tapi cukup terdengar oleh Stella sehingga gadis kecil itu semakin ingin tertawa.


...----------------...


🌹 Happy reading


🌹 jadikan favorit kamu yaa.. biar update teruus kalau ada chapter baru 😉


🌹 klik like, komen, beri hadiah dan vote ... terima kasiih