
Hermione berada dineraka, dia membuka pintu neraka lapisan Azazel, lalu masuk kedalam sana dia melihat sekeliling setelah sampai diruangan Azazel dia membukanya perlahan dan masuk. Hermione melangkah masuk dan ingin menghampiri Azazel tapi langkahnya terhenti karena melihat Azazel sedang berbicara dengan ibunya Reno yang sudah meninggal beberapa tahun lalu dan sudah disiksa tak henti-henti dineraka.
"Anakmu dan anakku Reno dijaga oleh istriku Hermione, dia akan aku jadikan iblis tapi sebelum itu dia akan disiksa dineraka selama 5 tahun supaya dia menjadi lelaki kuat tidak lemah seperti ini" ucap Azazel, Hermione yang mendengar itu terkejut.
"Jangan siksa dia tuan Azazel aku mohon, dia anak kita berdua aku tak mau dia merasakan siksaan yang aku rasakan selama ini" ucap ibu Reno lemah.
"Semua itu tak bisa dibantah karena memang sudah dari dulu seperti itu, setiap anak manusiaku yang akan berubah menjadi iblis akan merasakan siksaan selama 5 tahun dineraka terlebih dahulu baru menjadi iblis. Jika usianya sudah menginjak 20 tahun didunia manusia siap tak siap dia akan dibawa keneraka jiwa maupun raganya" ucap Azazel.
"20 tahun, sekarang usia Reno 16 tahun" ucap Hermione pelan.
"Jangan siksa dia kasian dia merasakan sakitnya, pada saat aku masih hidup aku tak pernah menyakitinya aku selalu memanjakannya hari jangan sakiti dia" ucap ibu Reno.
"Itulah kenapa manusia sekarang lemah karena para orang tua selalu memanjakan mereka" ucap Azazel.
"Bawa dia ketempatnya kembali aku sudah muak melihat wajahnya" perintah Azazel kepada anak buah iblisnya.
"Baik tuan Azazel" ucap kedua iblis lalu membawa ibu Reno.
Hermione berjalan kearah Azazel, matanya melihat kearah ibu Reno yang dibawa 2 iblis itu. Hermione menunduk hormat kepada Azazel lalu melihat Azazel, tangan dia simpan kebelakang tubuhnya.
"Kalian semua pergi dari sini" perintah Azazel kepada iblis yang berjaga diruangannya. Para iblis langsung pergi dari ruangan Azazel tak lupa mereka menutup pintunya.
"Istriku Hermione ada apa kamu menemuiku?" tanya Azazel yang masih duduk disinggasananya.
"Hamba ingin menanyakan soal Reno suamiku Azazel" jawab Hermione.
"Silahkan" ucap Azazel.
"Apakah Reno harus disiksa terlebih dahulu dineraka sebelum menjadi iblis?"tanya Hermione.
"Iya istriku" jawab Azazel.
"Kenapa suamiku?" tanya Hermione.
"Karena memang dari dulu ritualnya seperti itu istriku, jika Reno sudah berusia 20 tahun maka dia akan dibawa keneraka jiwa dan raganya" jawab Azazel.
"Apakah bisa jika tidak disiksa suamiku?" tanya Hermione.
"Tidak bisa istriku, kenapa kamu bertanya seperti itu?" curiga Azazel.
"Tidak apa-apa suamiku" jawab Hermione.
"Kemarilah istriku aku merindukanmu" ucap Azazel.
Hermione berjalan kearah Azazel, dia menaiki beberapa tangga untuk berada disinggasana Azazel, Hermione duduk dipangkuan Azazel dan menatapnya, Hermione berubah wujud menjadi Dara dan Azazel juga berubah wujud menjadi manusia.
Azazel mengusap pipi Hermione, Hermione mengalungkan tanganya keleher Azazel. Azazel mencium bibir Hermione lembut dan Hermione membalas ciumannya. Keadaan mereka berdua tak berbusana saja sekali.
"Kamu sangat cantik istriku, kamu dan adikmu mirip dengan ibumu yang keturunan Belanda dari pada ayahmu yang keturunan Indonesia. Phoenix sama sekali tak cocok menjadi ayah kalian berdua" ucap Azazel setelah ciumannya dilepas. Hermione tersenyum mendengar itu.
"Terima kasih pujiannya suamiku" ucap Hermione.
"Sama-sama istriku" ucap Azazel lalu menjalankan aksinya diruangan itu.
***
Saat para suaminya yang lain mengetahui bahwa Hermione ada dineraka mereka semua tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bercinta dengan Hermione. Hermione sama sekali tak menolaknya karena setiap sentuhan para suaminya membuatnya ingin terbang tinggi saking nikmatnya, sentuhan para suaminya sama seperti sentuhan Andre walaupun sentuhan para suaminya lebih nikmat dari pada sentuhan Andre tapi tak masalah Hermione tetap menikmatinya dengan senang hati.
........
2 hari Hermione tidak ada kabar, Reno sudah menelpon dan mengirim pesan tapi tak dijawab sama sekali.
"Apa kak Dara marah ya sama aku? Apa aku salah nyatain perasaan aku ke kak Dara? Apa kak Dara gak mau sama aku dia aja nganggap aku sebagai adik? Apa kak Dara gak punya sedikit rasa ke aku? Kak aku cinta sama kakak, kakak cinta gak sama aku? Aku harap kakak juga cinta sama aku" batin Reno.
Andre berjalan kearah kantin santai, siswi disana sangat terpesona dengan Andre.
"Padahal gak pakai pelet untuk memikat mereka tapi merekanya udah terpikat" batin Andre.
"Cowok ganteng ya gini" batin Andre. Dia lalu duduk dikursi setelah memesan minum.
"Kakak lagi enak-enak dineraka gak ngajak aku huh" batin Andre.
"Udah lama gak main sama kakak nanti deh nunggu kakak selesai dineraka langsung diajak tempur kalau udah dirumah" batin Andre.
.......
Setelah selesai mandi Hermione menggunakan pakaian lalu turun kelantai 1 menemui Evan dan yang lainnya.
"Istri yang sangat berbakti sampai 2 hari lho tempurnya" ucap Evan menggoda Hermione.
"Bodo amat" ucap Hermione cuek.
"Gimana gimana?" tanya Dela.
"Yang jelas kalau mau nanya bego" Drew memukul kepala Dela pelan.
"Sialan lo main pukul aja" ucap Dela.
"Gimana jadi gak ke Bali?" tanya Dela.
"Jadilah" jawab Hermione.
"Gak sabar liat cowok itu" ucap Dela tersenyum memikirkan cowoknya.
"Heh lo punya gue ye" ucap Drew.
"Punya siapa aja gue mah" ucap Dela.
"Banyak bule di Bali, itu alasannya gue suka Bali" ucap Mona.
"Bukan anda saja saya juga suka Bali" ucap Iliana.
"Enak semua kalau bule" ucap Dela.
"Apanya yang enak La?" tanya Julio.
"Yaelah sok polos lo, kagak cocok sok polos gitu" ucap Mona.
"Kita juga bule njir" ucap Drew.
"Iya kita keturunan bule semua ini" ucap Evan.
"Bosen sama kalian" ucap Iliana, Mona dan Dela kompak.
"Bener gak Ra bosen kan?" ucap Iliana.
"Iya bosen" jawab Hermione.
"Mentang-mentang baru selesai sama para suaminya, jadi bosen nih" Andre tiba-tiba asa disana dan memeluk Hermione dari belakang.
"Gila tiba-tiba muncul kayak hantu aja lo" ucap Julio.
"Sejenisnya tapi lebih tinggi derajatnya" ucap Andre masih memeluk Hermione.
"Bener banget" ucap Drew setuju.
Hermione menoleh menatap Andre, Andre melihat Hermione dan langsung mencium bibir Hermione. Evan, Julio dan Drew saling pandang setelah itu mereka melihat pasangan masing-masing.
"Kagak bener nih" ucap Iliana yang ditatap Evan.
"Perasaan gue kagak enak" ucap Mona.
"Pulang yok pulang" ucap Dela.
"Sayang" panggil Evan, Julio dan Drew kompak.
"Nggak" jawab Iliana, Mona dan Dela kompak. Evan, Julio dan Drew langsung menerkam mereka seperti binatang buas yang mendapatkan mangsanya.
Andre membawa Hermione kekamarnya karena dia tak mau diganggu oleh yang lain. Andre melempar Hermione keranjangnya lalu merangkak naik keatas tubuh Hermione.
"Gila makin cantik aja" ucap Andre.
"Lebay" ucap Hermione. Andre tersenyum lalu kembali mencium bibir Hermione.
Hermione sampai melupakan apa yang dikatakan Azazel tentang Reno yang akan disiksa dineraka selama 5 tahun jika umurnya sudah 20 tahun.
Bersambung...