
Setelah dirasa semuanya aman Xiao Ziya menarik kembali sihir pelindung yang ia buat, semua orang benar benar tercengang nyatanya gadis itu dapat menghukum penguasa alam neraka, mereka kira tak ada yang dapat menghukum Raja Artur. Xiao Ziya melihat kearah Yue Lunzo yang sedang disiksa oleh para arwah penduduk desa yang ada di perbatasan, mereka menyerang penuh dengan amarah dan rasa dendam. Setelah dirasa cukup Xiao Ziya meminta pada arwah arwah itu untuk menghentikan apa yang sedang mereka lakukan pada Yue Lunzo karna kini gilirannya untuk membalas.
Plak plak plak plak plak plak plak plak plak plak plak plak, puluhan bahkan mungkin ratusaan tamparan melayang ke kedua pipi Yue Lunzo, Xiao Ziya benar benar meluapkan amarahnya dengan baik. Gadis itu tak langsung membunuhnya melainkan menyiksa pria itu perlahan lahan, setelah selesai menampar Yue Lunzo gadis itu mulai mengeluarkan sebuah senyuman yang jahat.
"Jika diantara kalian ada yang tidak terbiasa dengan adegan penyiksaan lebih baik pergi saja." ucap Xiao Ziya yang memperingatkan orang orang yang masih berada di lapangan utama istana Kerajaan Hitam, jika gadis itu berkata demikian makan ada hal mengerikan yang akan terjadi. Sebagian dari mereka pergi karna tak yakin sanggup melihat apa yang akan Xiao Ziya lakukan pada Yue Lunzo. Sedangkan sebagian lagi memilih untuk tetap berada di tempat mereka karna penasaran dengan apa yang akan dilakukan Xiao Ziya.
Xiao Ziya menarik lengan kiri Yue Lunzo, gadis itu mematahkan setiap persendian san tulang yang ada pada jari jari pria itu, ia juga melakukan hal yang sama pada tangan kiri Yue Lunzo. Yang terdengar hanyalah teriakan kesakitan dan permohonan agar Yue Lunzo dibebaskan dari hukuman itu, namun Xiao Ziya tak ingin mendengarnya karna yang ia tau adalah pria itu harus mendapat hukuman sesuai dengan apa yang telah ia lakukan.
"Maafkan saya nona Ziya, tolong hentikan penyiksaan ini lebih baik nona langsung membunuh saya saja." ucap Yue Lunzo yang meminta agar dirinya langsung dibunuh saja daripada harus menerima penyiksaan yang sangat menyakitkan seperti itu.
"Melepaskanmu? ah itu tak akan pernah terjadi. Dan langsung membunuhmu hanya akan membuatmu merasa senang." ucap Xiao Ziya dengan nada bicara dingin dan tak berperasaan.
Setelah mematahkan semua jari jari Yue Lunzo, gadis itu melanjutkannya dengan mematahkan pergelangan tangan hingga bagian lengan atas. Rasa sakit yang luar biasa menjalar di tubuh pria itu, ia sangat menyesal karna telah menyinggung sesosok iblis yang sangat kejam seperti Xiao Ziya.
"Ah ini sangat membosankan." ucap Xiao Ziya yang mengeluarkan sebuah cambuk dari cincin semestanya. Ia mengikat tubuh Yue Lunzo menggunakan sulur sulur hitam milknya setelah ikatannya kencang Xiao Ziya mulai mengayunkan cambuknya dengan keras dan membuat luka yang sangat mengerikan di tubuh Yue Lunzo.
"Untung saja kita mengenal nona Ziya sedari awal, jika tidak kemungkinan besar kita akan melakukan kesalahan yang sama seperti Tuan Yue Lunzo." ucap salah seorang Perdana Mentri dari Kerajaan Hitam yang merasa berungung karna ia tak membuat masalah dengan Xiao Ziya.
"Untung saja saya tak ikut campur dalam masalah ini dan memilih diam saja." ucap Kepala Keluarga Bangsawan Algiz yang memang tak mengatakan apapun sedari tadi. Leluhur mereka pernah berpesan perlakukan semua orang dengan baik karna kita tak pernah tau latar belakang seseorang secara pasti.
Xiao Ziya merasa puas setelah melihat bekas luka yang ada di tubuh Yue Lunzo.
"Baiklah saya masih ada urusan sehingga saya harus pergi ke alam neraka sebentar." ucap Xiao Ziya yang berpamitan pada Raja Zeus.
"Cepatlah kembali putriku, saya akan menyiapkan jamuan makan malam untukmu." ucap Raja Zeus yang tersenyum, ia rasa apa yang dilakukan oleh Xiao Ziya bukanlah suatu kesalahan.
Xiao Ziya memanggil harimau kesayangannya untuk keluar dari cincin semesta, setelah itu Xiao Ziya meminta agar Raja Artur naik ke punggung Zier sedangkan Yue Lunzo ia lempar ke atas punggung Zier.
"Zierku tolong antar mereka ke alam neraka paling bawah." ucap Xiao Ziya yang memberikan tugas pada Zier untuk membawa Raja Artur dan juga Yue Lunzo ke alam neraka paling bawah. Zierpun segera pergi untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh nonanya itu, sedangkan Xiao Ziya pergi menggunakan mantra teleportasi.
Semua orang yang ada di sana membubarkan diri mereka, hanya tersisa beberapa orang yang masih harus kembali ke aula karna ada satu hal tambahan yang harus Raja Zeus bahas.
Raja Zeus meminta pada Kepala Keluarga Bangsawan Algiz untuk mengantarkan Pangeran Zeeling pergi ke kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi untuk menyampaikan apa yang telah terjadi pada kepala keluarga mereka dan meminta pada mereka untuk memilih kepala keluarga yang baru.
"Baiklah saya akan mengantar Pangeran Zeeling dan memastikean keselamatannya." ucap Al Wongu yang siap mengantar Pangeran Zeeling.
Akhirnya Pangeran Zeeling dan Al Wongu pergi menuju kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi, setelah beberapa saat menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di sebuah bangunan yang ada di pusat kota, bangunan itu adalah tempat tinggal bagi keturunan Keluarga Bangsawan Yue Funzi. Kedatangan Pangeran Zeeling membuat para penjaga gelagapan dan langsung mempersilahkannya untuk masuk kedalam.
Setelah sampai di pintu masuk Keluarga Bangsawan Yue Funzi mereka berdua disambut oleh beberapa pelayan, mereka mengantar Pangeran Zeeling dan Kepala Keluarga Bangsawan Algiz menuju ruang utama.
"Kami terima salam kalian." ucap Pangeran Zeeling yang mewakili Al Wongu.
"Ada keperluan apa hingga pangeran datang kesini bersama dengan Kepala Keluarga Bangsawan Algiz." ucap seorang wanita cantik yang merupakan istri dari Yue Lunzo, entah apa reaksinya nanti setelah mengetahui bahwa suaminya telah dibawa ke alam neraka untuk mendapatkan hukuman atas apa yang telah ia lakukan.
"Saya datang kesini untuk menyampaikan kabar duka." ucap Pangeran Zeeling yang membuat seluruh anggota Keluarga Bangsawan Yue Funzi merasa cemas karna saat ini yang tak berada di sana hanyalah kepala keluarga mereka saja.
"Apakah ada hal buruk yang terjadi pada ayah?." ucap seorang pemuda tampan yang merupakan putra satu satunya dari Yue Lunzo. Ia sangat berharap jika ayahnya baik baik saja.
"Maaf tuan muda Agze, dengan berat hati saya harus menyampaikan bahwa Kepala Keluarga kalian saat ini sedang ada di alam neraka untuk mendapatkan hukuman yang setimpal atas apa yang telah ia lakukan." ucap Pangeran Zeeling yang membuat mereka semua terkejut bukan main. Apa yang telah kepala keluarga mereka lakukan hingga dibawa ke alam neraka dan menjalankan hukuman di sana.
"Apa yang telah suami saya lakukan hingga mendapat hukuman yang sangat berat?." ucap Yue Yinha istri dari Yue Lunzo yang tak dapat menahan tangisnya lagi. Ia tak menyangka bahwa suaminya akan dihukum seperti ini.
Pangeran Zeeling menceritakan dari awal apa yang sebenarnya terjadi, dan mengapa Kepala Keluarga Bangsawan Yue Funzi harus mendapatkan hukuman yang sangat berat. Setelah mendengar cerita dari Pangeran Zeeling akhirnya mereka semua mengerti. Namun siapa Xiao Ziya itu? mengapa ia begitu kejam padahal kepala keluarga mereka hanya menghinanya saja, bukankah ia bisa membalasnya dengan hinaan juga.
"Namun kepala keluarga kalian telah membunuh ratusan nyawa penduduk, kemudian melakukan perjanjian dengan iblis, seta dengan terang terangan menipu Raja Artur." ucap Pangeran Zeeling yang menegaskan kesalahan kesalahan yang telah dibuat oleh Kepala Keluarga Bangsawan Yue Funzi.
"Dimana nona Ziya itu saya ingin menemuinya." ucap Yue Agze yang ingin bertemu dengan Xiao Ziya, ia ingin meminta agar hukuman untuk ayahnya bisa dikurangi.
"Adik Ziya saat ini sedang berada di alam neraka, sebaiknya tuan muda mengurungkan niat anda jika tak ingin terjadi hal yang lebih buruk lagi." ucap Pangeran Zeeling yang mengingatkan pada Yue Agze agar tak melakukan tindakan yang ceroboh agar tak berakhir mengenaskan seperti ayahnya.
Sedangkan saat ini Xiao Ziya sudah berada di alam neraka paling bawah bersama dengan para penjaga, ia sedang menunggu kedatangan Zier yang masih dalam perjalanan. Setelah menunggu lumayan lama tibalah Zier dengan kedua tawanan yang ada di punggungnya. Raja Artur turun dari punggung Zier degan menundukkan kepala karna ia merasa sangat malu atas apa yang telah ia lakukan. Sedangkan Yue Lunzo ditarik paksa oleh sulur sulur milik Xiao Ziya karna pria itu tak mau turun dari punggung Zier.
"Mengapa Raja Artur juga ada di sini?." ucap seorang penjaga alam neraka bagian paling bawah yang merasa keheranan. Tadinya junjungan muda meminta padanya untuk menyiapkan dua penjara karna akan ada tawanan baru. Namun yang ia lihat hanyalah sesosok pria asing dan juga rajanya.
"Masukkan Raja Artur kedalam penjara, kalian tak perlu menyiksanya biarkan ia berdiam diri di dalam penjara dan merenungkan kesalahannya." ucap Xiao Ziya pada semua penjaga yang membuat mereke terkejut bukan main, tapi mereka tak berani menanyakan apapun.
"Setelah satu tahun kalian bisa membebaskan Raja Artur, sedangkan untuk pria ini masukkan ia kedalam penjara dan siksa hingga kematian yang menyakitkan menjemputnya." ucap Xiao Ziya yang memberikan perintah, para penjaga itu langsung menuruti apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya.
Setelah urusannya di alam neraka paling bawah selesai, Xiao Ziya meminta pada Zier untuk mengantarnya ke Istana Kerajaan Neraka karna selama Raja Artur ada di dalam penjara ialah yang akan menggantikan kakek tua itu untuk melakukan tugas tugasnya dan itu akan sangat merepotkan bagi Xiao Ziya.
"Entahlah kemana perginya otak kakek tua itu, mengapa ia bisa dengan mudah ditipu oleh Yue Lunzo." ucap Xiao Ziya yang menghela nafasnya panjang kemudian merebahkan tubuhnya diatas punggung Zier yang lembut.
"Sepertinya nona lelah karna itu nona istirahatlah." ucap Zier yang tau bahwa nonanya itu belum sempat tidur dengan baik.
Xiao Ziya menganggukkan kepalanya dan mulai memejamkan mata, ia tertidur dengan sangat pulas. Setelah cukup lama akhirnya Zier sampai di depan gerbang masuk istana Neraka, tadinya para pengawal ingin menghentikan langkah Zier untuk masuk kedalam, namun setelah melihat junjungan muda mereka sedang tertidur di atas punggung harimau itu para penjaga gerbang masuk mempersilahkan Zier untuk masuk kedalam.
Hai hai semua akhirnya author update lagi gimana kabar kalian semoga baik baik saja, jangan lupa follow buat yang belum follow, vote yang belum vote, gift hadiah apapun apalagi koin ya kan wkwkwk, like like like, komen, rate, share juga.