
Reno membawa Hermione masuk kedalam rumahnya. Tiba-tiba turun hujan sangat deras.
"Kakak tunggu dulu ya aku ambil kotak p3knya" ucap Reno.
"Iya No" jawab Hermione. Reno berjalan pergi meninggalkan Hermione diruang tengah.
"Gimana kak berdua dirumah bareng cowok eh tiba-tiba hujan lebat behhh udah paling pas deh kalau gini, malam-malam dingin ditambah hujan lebat buset nikmatnya dunia sesaat memang paling kece" suara Andre terdengar oleh Hermione, Hermione hanya tersenyum mendengar perkataan Andre.
"Jangan ganggu pergi sana" batin Hermione.
"Yaudah aku gak mau ganggu kakak, emangnya kakak aja yang mau enak enak aku juga mau kali bay kakak sayang" suara Andre terdengar lagi.
Reno datang menghampiri Hermione dengan membawa air teh panas dan juga kotak p3k.
"Jadi ngerepotin" ucap Hermione.
"Gak repot kok kak tenang aja" ucap Reno.
"Sini kak aku obatin luka yang ada diwajah kakak dulu" ucap Reno.
Hermione menghadap kearah Reno menatap matanya, Reno mulai mengobati luka Hermione pandangan mereka bertemu dan terkunci. Reno menatap mata Hermione terpesona dengan mata berwarna biru milik Hermione.
Hermione langsung mengalihkan pandangannya, Reno jadi salting tapi dia tetep fokus mengobati luka Hermione.
......
"Yang wajah udah, lukanya ada dimana lagi kak?" tanya Reno.
"Biar kakak aja" ucap Hermione.
"Gak apa-apa kak biar aku aja dimana lukanya" ucap Reno.
"Bukannya tadi kakak dipukul dipunggung sama diperut ya sini aku obatin" ucap Reno.
"Gak usah No" ucap Hermione.
"Gak apa-apa kak pasti kakak susah ngobatinnya sendiri" ucap Reno.
"Tapi No" ucap Hermione.
"Gak ada tapi-tapi kak ayo cepet naikin aja bajunya sampai perut yang luka itu keliatan biar aku mudah ngobatinnya" ucap Reno.
"Bisa jadi kesempatan nih" batin Hermione.
Hermione menarik bajunya perlahan keatas, Reno yang melihat perut Hermione tanpa berkedip.
"Reno" ucap Hermione.
"Eh astaga eheheh maaf kak" ucap Reno mulai mengobati perut Hermione yang luka. Mau bagaimana pun Reno lelaki normal jadi dia berusaha menahan hasratnya.
"Udah kak sekarang yang punggung" ucap Reno yang pindah duduk disamping Hermione karena tadi dia pindah duduk jongkok dihadapan Hermione.
"Biar aku ada deh" ucap Hermione.
"Gimana coba kakak ngobatinnya yang dipunggung pasti susah" ucap Reno.
"No gak usah deh kalau yang dipunggung, nanti aja kalau udah pulang minta obatin Andre atau siapa gitu yang ada dirumah" ucap Hermione.
"Dirumah ada siapa?" tanya Reno.
"Hmm mereka semua yang ada rumah kebetulan lagi pergi sih" ucap Hermione.
"Nah berarti dirumah kakak gak ada orang kan?" tanya Reno.
"Gak ada" jawab Hermione.
"Yaudah berarti biar aku aja obatinnya supaya cepet sembuh" ucap Reno, Reno membalikkan tubuh Hermione supaya memunggunginya. Reno menaikkan baju Hermione keatas dengan perlahan.
"No gak apa-apa jangan deh" ucap Hermione.
"Udah kak diam" ucap Reno lalu mengobati punggung Hermione.
Celana Reno semakin sesak melihat punggung mulus Hermione tapi dia berusaha melupakan masalah itu dan fokus mengobati Hermione, Hermione tersenyum miring mencium aroma nafsu Reno yang seharusnya sudah tak bisa ditahan lagi.
......
"Huh udah kak" ucap Reno menurunkan baju Hermione.
"Makasih No" ucap Hermione.
"Sama-sama kak, mending minum dulu tehnya mumpung masih hangat" ucap Reno memberikan segelas teh untuk Hermione.
"Makasih banget No" ucap Hermione.
"Kamunya baik banget sih" ucap Hermione.
"Kakak bisa aja" ucap Reno.
Hermione meminum tehnya tapi tiba-tiba terdengar suara petir membuat Hermione dan Reno kaget, gelas berisi teh yang dipegang Hermione tumpah kebajunya.
"Ahh panas" ucap Hermione menyimpan gelasnya lalu mengusap bagian dadanya.
"Astaga hati-hati kak" ucap Reno ikut mengusap dada Hermione refleks. Mata mereka bertemu pandang, tangan Reno masih berada didada Hermione, tanpa sadar Reno malah sedikit meremas dada Hermione.
"Eghh" Reno tersadar saat mendengar suara Hermione, dia langsung menarik tangannya supaya menjauh dari dada Hermione.
"Maaf kak gak sengaja sumpah" ucap Reno memalingkan wajahnya karena malu.
"I iya gak apa-apa" ucap Hermione.
"Ohh iya baju kakak basah lebih baik kakak ganti baju deh" ucap Reno.
"Aku gak bawa baju ganti" ucap Hermione.
"Aku ada hoodie mungkin cukup deh dipakai sama kakak" ucap Reno.
"Ayo kak ikut aku" ucap Reno menarik tangan Hermione.
Reno membawa Hermione masuk kedalam kamarnya, Reno mencari hoodie yang pas digunakan oleh Hermione.
"Ini kayaknya cocok deh" ucap Reno menunjukkan hoodienya.
"Nih kak coba aja tuh dikamar mandi" ucap Reno menunjuk pintu kamar mandinya.
"Oh iya makasih" Hermione mengambil hoodienya berjalan kearah kamar mandi lalu masuk.
"Astaga Reno tahan kamu pasti bisa" ucap Reno.
"Besar juga ya punya kak Dara sama saat waktu beberapa kali dimimpi main sama dia eh apaan sih aku" Reno memukul kepalanya pelan.
"Kamu tidur ya jangan bangun malu kalau misal ketahuan" ucap Reno mengelus perut bagian bawahnya.
Hermione keluar dari kamar mandi dengan menggunakan hoodie milik Reno, dia berjalan mendekati Reno, Reno pun ikut mendekati Hermione. Saat sedang melangkah tiba-tiba Reno tersandung ntah disengaja atau mungkin karena gugup jadi jalannya tak beraturan, Hermione menangkap tubuh Reno tapi karena Hermione tak seimbang jadi mereka berdua terjatuh dilantai.
Bibir Reno dan bibir Hermione menempel, posisi tubuh Reno berada diatas tubuh Hermione.
"Ciuman pertama aku" batin Reno.
"Ini yang kesekian kalinya Reno, ciuman pertamamu waktu dimimpimu beberapa bulan lalu" batin Hermione.
"Srepet kak gas kenlah, nafsu Reno udah level paling tinggi gak bisa ditahan lagi, aku denger-denger kalau nahan nafsu kayak gitu besoknya meninggal" ucap Andre yang tiba-tiba ada disana.
"Pergi lo sialan ganggu aja" batin Hermione.
"Santai dong kak aku tau kakak juga sama lagi nahan hahahaha" Andre langsung menghilang.
Reno menutup matanya dan mulai memasukkan lidahnya. Hermione yang tadi fokus kepada Andre langsung tersadar. Dia mencoba mendorong tubuh Reno tapi Reno langsung menggenggam jari jemari Hermione dan menahannya.
Hermione membalas ciumannya dan menutup matanya, beberapa menit kemudian Reno melepaskan ciumannya lalu menatap mata Hermione lekat.
"Maaf kak aku gak bisa nahan lagi" ucap Reno beranjak dari tubuh Hermione lalu mengangkat tubuh Hermione dan mendudukkannya diatas ranjang sedangakan Reno berjongkok.
"No jangan gitu dong" ucap Hermione pura-pura menolak padahal memang itu rencananya dari awal.
"Sekali lagi maaf kak" ucap Reno membuka hoodie yang digunakan Hermione dan melemparnya.
"Reno" Hermione menutup bagian dadanya. Reno menyingkirkan tangan Hermione dan membuka br4 Hermione lalu menindihnya.
"No" panggil Hermione. Reno tak menjawab dia langsung melahap salah satu benda kenyal tersebut membuat Hermione mengeluarkan suara indahnya.
......
Darah mengalir dari **** ********** Hermione, Reno yang melihat itu langsung mencium bibir Hermione.
"Masih sakit?" tanya Reno, Hermione hanya menggeleng pelan, Reno mulai bermain perlahan supaya Hermione tak merasakan sakit.
"Sial enak banget punya dia" batin Hermione.
"Rasanya sama seperti milik Andre" batin Hermione.
"Dunia nyata lebih enak dari pada lewat mimpi dia" batin Hermione lagi.
Bersambung...