
Hermione keluar dari bentuk segi tiga yang dibuat oleh para iblis. Dia berubah menjadi iblis, setelah itu dia membuat pelindung untuk para iblis dan Reno karena dia tau tenaga para iblis adik dan sahabatnya sudah lemah.
"Jaga Reno biar aku yang urus mereka, aku tau tenaga kalian sudah lemah" ucap Hermione.
"Baik ratu" ucap mereka semua pasrah karena memang kekuatan mereka sudah melemah.
Para siluman anak buah Phoenix dan Mawar berdiri dan menghampiri Hermione perlahan.
"Berhenti atau aku akan melenyapkan kalian" ucap Hermione melihat para siluman yang mengelilinginya. Mawar memberi kode untuk menurut, para siluman sedikit menjauh dari Hermione.
"Lepas" ucap Hermione menatap Phoenix.
"Kau pikir semudah itu hah!? Tidak, jika kau ingin Dimas lepas serahkan semua kekuatan yang ada didalam dirimu kepada kami" ucap Phoenix.
"Enak saja kau bilang seperti itu Phoenix, jika semua kekuatannya diberikan kepada kalian maka ratu Hermione akan lenyap" ucap Evan.
"Memang itu mauku haha" ucap Phoenix.
"Dia anakmu tapi kau ingin sekali ratu Hermione mati" ucap Julio.
"Sudahlah jangan banyak omong, gimana Hermione? Dimas mati atau kau berikan kekuatanmu kepada kami?" tanya Phoenix.
Hermione menatap Phoenix tajam, dia melirik kanan dan kiri lalu melihat kearah Mawar setelah itu Dimas. Dimas menggelengkan kepalanya pelan.
"Jangan lakukan itu, biarkan aku yang mati dari pada kamu yang mati. Kamu sudah banyak berkorban demi aku sekarang biarkan aku yang membalas semua pengorbananmu" ucap Dimas.
"Enak saja kau bicara seperti itu" ucap Hermione.
"Aku akan menyerahkan semua kekuatanku, Mawar kemarilah aku akan mentransfer semua kekuatanku kepadamu" ucap Hermione.
"Jangan Dara" ucap Dimas memberontak.
"Diam kau!" bentak Phoenix.
"Kak" panggil Andre.
"Ratu" panggil sahabat iblisnya. Hermione melihat kearah mereka lalu mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum setelah itu dia melihat kearah Phoenix dan Mawar juga.
"Cepatlah aku sudah tidak punya banyak waktu" ucap Hermione. Mawar berjalan kearah Hermione perlahan, para siluman melihat dari jauh.
"Jika aku sudah memberikannya lepaskan Dimas" ucap Hermione memegang tangan Mawar.
"Iya" jawab Phoenix.
Hermione menutup matanya memfokuskan dirinya. Dia tidak memberikan kekuatannya tapi dia mengambil kekuatan Mawar, Mawar yang merasa aneh ingin melepaskan tangannya.
"Lepaskan tanganku" ucap Mawar, Hermione membuka matanya lalu melihat Mawar setelah itu melihat mata Phoenix.
"Kenapa kau menatapku seperti itu?!" bentak Phoenix.
"Ingin menyerap kekuatanmu hahaha" jawab Hermione. Hermione menghilang bersama Mawar setelah itu dia muncul dibelakang tubuh Phoenix. Hermione menjentikkan jarinya seketika itu juga Dimas sudah lepas dari pegangan Phoenix. Hermione masih memegang tangan Mawar dia lalu memegang pundak Phoenix dan mereka bertiga menghilang.
Pelindung yang melindungi Reno dan para iblis menghilang, para siluman lalu berlari ingin menyerang mereka semua tapi entah kenapa para siluman itu tiba-tiba menghilang.
"Bang" Reno langsung memeluk Dimas.
"Kenapa kau bisa disini?" tanya Dimas, Reno lalu melepaskan pelukannya.
"Dia dibawa oleh Mawar saat ratu Hermione sedang menyelamatkanmu dari Phoenix" bukan Reno yang menjawab tapi Dela.
Terdengar suara keributan didalam istana, tiba-tiba pintu terbuka karena Phoenix terpental dari dalam dan mendarat diteras istana. Hermione lalu menunjuk Phoenix dan menarik Phoenix menggunakan kekuatannya, dia menghempaskan tubuh Phoenix kedinding setelah itu pintu tertutup kembali pada saat Hermione mulai melawan para siluman.
"Sudah 5 jam kau dialam siluman ini Reno, artinya sudah 5 hari kau tidak ada dialam manusia. Sedangkan kau Dimas sudah 1 jam artinya sudah 1 hari" ucap Julio.
"Kita ketamab gaib yang dibuat kakak untuk memulihkab tenaga kita dan mereka" ucap Andre.
"Ayo" ucap Iliana.
"Lalu Dara" ucap Dimas.
"Dia akan baik-baik saja" ucap Mona.
Tiba-tiba istananya roboh, mereka semua langsung melihat kearah istananya.
"Kakak jangan bercanda" ucap Andre.
"Siapa yang bercanda cepat pergi dari sini" ucap Hermione yang ternyata sedang terbang diatas mereka semua. Mereka lalu menengadahkan kepalanya melihat Hermione.
Hermione lalu membuat bola api yang sangat besar setelah itu dia melempar bola apinya keistana yang sudah roboh itu. Hermione menjentikkan jarinya membuat dia dan yang lainnya menghilang.
Duar...
Terdengar suara ledakan yang sangat besar, untung saja Hermione dan yang lainnya sudah menghilang dari sana. Mereka lalu muncul ditaman gaib yang dibuat oleh Hermione.
"Huh selamat" ucap Iliana lalu membaringkan tubuhnya dirumput.
"Akhirnya setelah sekian lama mereka mati juga" ucap Evan membaringkan tubuhnya juga.
"Taman buatanmu dari dulu sampai sekarang gak berubah cuman sekarang bunganya semakin banyak" ucap Drew.
"Hmmm" balas Hermione. Semua para iblis berwujud manusia, mereka berbaring untuk menenangkan diri sambil memulihkan tenaganya kecuali Hermione. Hermione berdiri didepan bunga mawar hitam dan menatap kosong, Reno lalu memeluk Hermione dari belakang dan menangis.
"Maaf" ucap Reno. Hermione melepaskan pelukannya lalu berbalik.
"Untuk?" tanya Hermione menghapus air mata Reno.
"Semua kesalahanku" jawab Reno.
"Emang kamu punya salah perasaan nggak deh" ucap Hermione.
"Banyak banget, maaf ya" ucap Reno.
"Gak perlu minta maaf udah dimaafin kok" ucap Hermione.
"Serius?" tanya Reno.
"Dua rius eh tiga rius aja deh" ucap Hermione.
Reno langsung memeluk Hermione dan Hermione membalasnya, para iblis melirik sekilas lalu menutup matanya kembali memulihkan tenaga mereka. Dimas hanya diam saja hatinya terasa sesak melihat Hermione dipeluk Reno, dia melihat kearah lain pura-pura menyibukkan diri.
"Kamu tenangin diri disini untuk memulihkan tenaga kamu, supaya nanti pas kembali kealam manusia kamu gak akan lemas" ucap Hermione melepaskan pelukan Reno perlahan.
"Caranya gimana?" tanya Reno polos.
"Tutup mata kamu dan kosongkan pikiran kamu, cari tempat yang menurut kamu nyaman" ucap Hermione.
"Hmm ok" ucap Reno lalu pergi mencari tempat yang menurut dirinya nyaman. Hermione menghilang lalu muncul didepan danau, dia memasukkan kakinya kedalam air.
Hermione beberapa kali menghembuskan nafas kasar, dia merasa lega Phoenix dan Mawar sudah lenyap dari muka bumi ini. Dimas mendekati Hermione dia lalu duduk disebelah Hermione.
"Makasih mau nyelamatin aku dan Reno" ucap Dimas canggung.
"Gak perlu makasih" balas Hermione menutup matanya mencoba menenangkan diri.
"Maaf karena selalu ngerepotin" ucap Dimas.
"Sebelum minta maaf udah aku maafin" ucap Hermione masih menutup matanya.
"Ini juga bukan salah kamu, semuanya salah aku karena lalai menjaga kalian" ucap Hermione.
"Tidak, kamu tidak salah, ini semua salah aku" ucap Dimas.
"Coba aja aku gak bilang kekamu untuk berhenti mencintai aku pasti ini gak akan terjadi" ucap Dimas.
"Hmmm" balas Hermione.
"Tenangin diri kamu, jika sudah aku akan mengembalikan kau dan Reno kealam kalian" ucap Hermione.
"Hmm baiklah" jawab Dimas berdiri lalu pergi dari sana. Hermione lalu memasukkan dirinya kedalam danau membiarkan dirinya semakin kedasar danau.
"Maafkan aku cuek padamu ini juga permintaanmu untuk berhenti mencintaimu, jadi aku akan menghindar darimu supaya rasa cinta aku hilang kepadamu" batin Hermione.
Bersambung...