
Gimana pun marah, kesal atau ngambek pas perut udah bunyi bakalan ilang tu gengsi karena perut. Apa lagi di kasih iming-iming makanan kesukaan yang gak bakalan bisa nolak pesona dan aromanya seakan nyiur di pantai melambai-lambai, manggil-manggil buat memohon-mohon di masukan ke dalam mulut dan di kunyah hingga berlabuh di dalam perut.
Itu yang di alamin Ella, pas lagi ngambek gak tau nya tanpa rasa bersalah apa lagi berdosa Willy menyiapkan jamuan yang luar biasa bikin ngiler. Pakek acara manggang di samping kamar, jadi asap panggangannya keciuman sampek kemana-mana.
Aslinya emang semua itu di rencanain sama Willy buat mancing Ella keluar dari kamarnya dan ternyata berhasil, kalo tau kayak gini dari tadi aja gak usah buang-buang tenaga buat gedor pintu.
"Habisin, entar Tio bikinin lagi." Meletakkan cumi panggang ke dalam piring Ella.
Ella melirik Tio sebal, bisa-bisanya mereka berdua kompakan bikin drama yang gak asik banget.
"Makan kamu banyak, tapi kok gak gede-gede? Jangan-jangan cacingan?"
Belum sempat Ella menjawab udah keduluan sama sekertaris sableng itu.
"Bukan Tuan, makanan yang masuk ke dalam tubuh Bona gak sampek keserap. Langsung di olah karena sikap Nona yang hyper aktif." Dengan tangan sibuk membolak-balik sayap dan udang yang ia panggang.
"Kenapa sih kalian berdua itu nyebelin banget?"
"Yang Tio bilang itu benar, emang kamu kelewat lincah jadi cewek."
Ella memonyongkan bibirnya, ibarat kata Bimoli alias bibir monyong lima senti.
"Pulang nanti aku antar."
Ella menikmati makan pagi sekaligus siangnya dengan sangat lahap. Mumpung ada tukang kipas jadi di manfaatin sebaik mungkin buat ngelakuim tugasnya.
***************
Saat ia masuk dalam keluarga Aditya, Ella baru berumur dua bulan. Kakek Ella mengambilnya dari panti asuhan saat berusia 6 tahun dan mengadopsinya sah secara hukum. Menyandang nama Aditya membuat Willy bertekad akan melakukan yang terbaik membalas budi yang telah keluarga itu lakukan. Mereka memberikan rumah untuk ia pulang, kasih sayang yang tak ia dapatkan, makanan yang sehat dan enak setiap harinya tanpa harus bersusah payah mencarinya, pakaian yang bagus-bagus setiap hari ia kenakan dan pendidikan dari sekolah yang terbaik untuknya. Apa pun yang ia lakukan tak akan pernah bisa membalas budi baik tersebut.
Johan memperlakukannya seperti adiknya sendiri, bahkan tak jarang ia membelikan mainan atau lainnya tanpa Willy minta. Kasih sayang yang berlimpah ia dapatkan cuma-cuma dari keluarga barunya tersebut.
Willy mendapatkan saham serta aset kekayaan keluarga Aditya, walau tak sebanyak yang Johan terima namun itu lebih dari cukup untuk anak angkat sepertinya. Willy tak pernah merasa iri atau dengki dengan apa yang ia terima, bahkan merasa sangat bersyukur. Tak pernah ia bayangkan akan menjalani hidup berkecukupan selama ini.
Ia bertekad mengembangkan dan mempergunakan warisan itu sebaik mungkin hingga namanya patut di perhitungkan, cibiran orang-orang yang menganggapnya tak pantas mendapatkan segala perhatian dari keluarga barunya itu membuat cambuk untuk bisa bangkit dan pantas menyandang nama Aditya di belakang namanya. Terbukti saat usianya 25 tahun ia menjadi pengusaha muda yang sukses dengan kekayaan yang gak bakalan habis di makan tujuh turunan karena kegigihan dan kemauannya yang keras.
Sejak kecil, Willy sering menghabiskan waktunya bersama Ella yang masih balita hingga ia beranjak dewasa. Ella yang menganggapnya sebagai kakak itu selalu bersikap manja saat mereka bersama. Willy memperlakukan Ella layaknya seorang putri, bukan karena Ella mempunyai darah murni keluarga barunya itu dan Willy cari muka tapi karena sikap Ella yang membuat siapa aja di dekatnya merasa bahagia dan nyaman.
Adik perempuan yang manja dan menggemaskan itu semakin lama mencuri perhatiannya, rasa sayang yang ia miliki berubah dengan rasa ingin memiliki. Memiliki senyum manis dan mata bening dari gadis polos yang akan mengatakan apa pun yang ada isi otaknya saat itu juga. Gadis kecil yang memiliki hati putih bersih, menolong siapa pun di sekitarnya tanpa pilih kasih. Berbadan kecil tapi bernyali besar, tanpa takut pada siapa pun saat apa yang ia yakini itu adalah benar. Gak tanggung-tanggung bakal menghajar siapa pun yang menurutnya salah.
Semua itu mencuri perhatian dan membuatnya memiliki tempat yang spesial di dalam hatinya selama ini. Willy bertekad akan menjaga Ella seumur hidupnya, membahagiakannya di atas kebahagiaannya.
********
Makasih buat dukungan kalian semuanya
🤗🤗🤗🤗🤗
Jangan lupa like dan votenya buat dukung author biar tambah semangat lagi.
😘😘😘😘😘😘😘