Cinderella Jaman NOW

Cinderella Jaman NOW
Oppa Rega


"Kita mau kemana nih Om?" Celingak-celinguk liat jalanan sekitar yang gak pernah ia lewati, yang bukan jalan pulang ke rumahnya atau ke apartemen milik Rega.


Rega cuma diem, gak nanggepi omongan cewek tengil itu. Kalo ngomong di jamin dah gak bakalan mau di ajak malah cari ribut di jalan dan bisa membahayakan nyawanya.


"Om, bentar deh minggir dulu." Matanya melihat dua orang yang tengah duduk di pinggir jalan dengan pakaian lusuh dan kotor.


Rega seketika meminggirkan mobilnya dengan mengeremnya mendadak, kontan aja bikin Ella hampir kejedot kalo gak di tahan sama sabuk pengaman badannya.


Ella ngelus dada saking kagetnya, yang bikin perkara cuma pasang wajah tembok gak ngerasa bersalah sama sekali.


"Om tu ya manusia paling nyebelin seantero jagad raya." Pasang wajah jutek saking sebelnya.


"Lo kan yang bilang minggir."


"Tapi gak segitu juga kale om...." Mengambil bungkusan mie ayam dan beberapa lembar uang dari dalam dompetnya.


Brak!!!


Rega kaget saat Ella membanting pintu mobilnya dengan tenaga ekstra dengan sumpah serapahnya yang Rega sendiri gak jelas dengernya. Kalo marah tu anak serem banget, untung pintu mobilnya kokoh jadi gak rontok gitu aja. Ia memperhatikan Ella yang membagikan bungkusan mie ayam pada dua orang pengemis itu. Tanpa sadar Rega menarik ujung bibirnya melihat tindakan mulia cewek bar-bar itu.


"Ayo jalan." Perintahnya saat memasang sabuk pengaman. Gayanya udah kayak bos, padahal disini yang jadi bos Rega.


"Gue kira bakal lo habisin sendiri 10 bungkus itu." Menyalakan mesin mobil.


"Bisa tinggal nama kalo Ella makan semuanya." Menepuk pelan perutnya yang udah full.


"Udah kenyang baru nyadar." Katanya nyindir.


Sepanjang jalan, Ella menyuruh Rega untuk berhenti saat melihat orang yang menurutnya memerlukan makanan. Ia sangat bersyukur bisa makan dengan kenyang, dan masih banyak orang di luar yang kekurangan makanan. Dengan senang ia membagikan dan menambahkan beberapa lembar uang untuk bisa membeli apa yang menurut mereka perlukan.


Rega dengan suka rela memberikan uang yang ia miliki pada Ella untuk di bagikan.


Sejak mengenal cewek itu, Rega terbiasa untuk berbagi. Setidaknya, kehadiran Ella membawa perubahan yang besar dalam hidupnya yang saat ini menjadi lebih berwarna.


"Serius deh, kita mau kemana?" Masih penasaran kemana Rega membawanya, soalnya dari tadi tu gak nyampek-nyampek.


"Tinggal ngikut aja bawel."


"Gak bisa gitu dong Om, siapa tau kan Om mau berbuat jahat sama Ella."


"Jangan kebanyakan mikir, otak lo isi nya cuma adegan drama yang gak mutu."


"Ella gak suka nonton drama yang kayak gitu, tapi kalo drama korea suka sih." Katanya cengengesan.


"Emang apa bagusnya?"


"Cowok nya ganteng-ganteng Om." Katanya bersemangat, apa lagi pas bayangin pemain idolanya tambah sumringah tu senyum yang terus mengembang kayak adonan kue.


"Sama gue gantengan mana?" Tanya Rega penuh harap.


"Tentu aja lah gantengan Om."


Rega tersenyum mendengarnya, walau tengil tu cewek belum rabun ternyata.


"Gantengan Om dikiiiiiiit banget." Memicingkan mata menjentikkan ujung kuku nya.


"Gak ada apa-apanya deh Om kalo di bandingin sama mereka, pastinya lebih ganteng mereka." Katanya yakin.


Ibaratnya tu ya, udah naik ke langit ke tujuh saking seneng nya terus di jatuhin gitu aja ke tanah yang penuh lumpur. Bayangin aja tu gimana rasanya.


"Huahahahahaha..!!!" Ella tertawa terbahak-bahak melihat wajah Rega dari yang tadi secerah matahari pagi jadi sehitam langit yang lagi badai-badainya.


"Muka Om lucu deh kalo lagi ngambek." Berusaha menghentikan tawanya sampai bikin nangis.


Udah deh Ga..., usah ngarep yang macem-macem sama cewek yang kayak gitu Batinnya sambil ngatur emosi.


"Oppa ...?" Ella menggoda Rega dengan memasang wajah imut nya, menatap Rega lembut yang gak kalah ni suaranya di bikin semanja mungkin.


Kontan Rega salah tingkah melihat wajah Ella yang sangat menggemaskan itu. "Mulai sekarang panggil gue Oppa."


"What???"


"Kenapa? Gak suka? Gue potong gajih lo!" Ancamnya yang mampu bikin mulut Ella diam.


"Iya deh." Katanya gak ikhlas.


"Iya apa?"


"Oppa Rega."


********************


Hallo ....


Makasih buat kalian yang udah dukung author dan tetap setia baca novel ini 😘😘😘


pokok nya makasih banget buat kalian semua yang udah nyempetin waktu buat baca sama ngasih jempol kalian.


Jangan bosen ya buat jempol x


☺